Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kontribusi dan Tugas Utama Perawatan Paliatif dalam Perawatan pada Seorang Pasien yang Memiliki Penyakit yang Tidak Dapat Disembuhkan (Perawatan Paliatif) Malaha, Naomi; Zulkarnaen, Iskandar; Pannyiwi, Rahmat; Hardianti, Hardianti; Noviar, Rizki Andita; Rahmat, Rezqiqah Aulia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2756

Abstract

Perawatan paliatif merupakan pendekatan yang menekankan kualitas hidup pasien dengan penyakit kronis maupun terminal yang tidak dapat disembuhkan, seperti kanker stadium lanjut, gagal organ, dan penyakit neurodegeneratif. Peran perawat dalam pelayanan ini sangat penting, mengingat mereka menjadi tenaga kesehatan yang paling dekat dengan pasien dan keluarga dalam keseharian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi dan tugas utama perawat dalam perawatan paliatif, mencakup dimensi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Metode penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Sumber data diperoleh dari 20 artikel ilmiah dan dokumen pedoman resmi (2018–2024) yang relevan dengan topik perawatan paliatif dan peran perawat. Data dianalisis menggunakan metode content analysis untuk mengidentifikasi tema utama terkait kontribusi perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat memiliki kontribusi krusial dalam manajemen nyeri dan gejala fisik, dukungan emosional dan psikologis, edukasi pasien dan keluarga, koordinasi interprofesional, serta pendampingan spiritual. Perawatan paliatif yang diberikan oleh perawat tidak hanya berfokus pada penanganan medis, tetapi juga mendukung pasien untuk hidup bermartabat, mengurangi penderitaan, dan mempersiapkan keluarga menghadapi fase terminal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perawat merupakan aktor utama dalam pelaksanaan perawatan paliatif dengan kontribusi yang bersifat holistik. Saran dari penelitian ini yaitu perlunya peningkatan kompetensi perawat melalui pelatihan, dukungan kebijakan kesehatan, dan penguatan tim multidisipliner agar perawatan paliatif lebih optimal di fasilitas kesehatan maupun komunitas
Simulasi Pertolongan Pertama Luka Bakar Sebagai Upaya Pencegahan Keparahan Cedera Rahmat, Rezqiqah Aulia; Noviar, Rizki Andita
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Burn injuries are among the most common types of injuries in the community and can lead to tissue damage and serious complications if not managed properly. Appropriate first aid is essential to prevent the severity of injury and to accelerate the healing process. However, public knowledge regarding first aid for burns remains limited. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in providing first aid for burn injuries. The methods included health education, demonstrations, and hands-on simulation. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills after the intervention. This program proved effective in enhancing community preparedness in managing burn injuries appropriately, thereby preventing further complications. Keywords: Burn Injury, First Aid, Simulation, Health Education ABSTRAK Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di masyarakat dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan serta komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan awal yang benar sangat penting untuk mencegah keparahan cedera dan mempercepat proses penyembuhan. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama luka bakar masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus luka bakar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan simulasi praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah diberikan edukasi dan simulasi. Program ini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menangani luka bakar secara tepat sehingga dapat mencegah keparahan cedera. Kata Kunci: Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Simulasi, Edukasi Kesehatan