Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA ANAK KELOMPOK B DI TK BA AISYIYAH SIDOWAYAH Yuliyantiningrums, Christina; Hafidah, Ruli; Syamsuddin, Muhammad Munif
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penerapan pembelajaran matematika yang ada di TK BA Aisyiyah Sidowayah Tahun Ajaran 2022/ 2023. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskiptif dengan desain penelitian fenomenologi. Responden dalam penelitian ini adalah guru kelompok B dan Kepala sekolah. Teknik pengambilan data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran matematika pada anak usia 5-6 tahun di TK BA Aisyiyah Sidowayah memiliki berbagai komponen yang diperhatikan oleh guru mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penialain pembelajaran anak yang dipantau setiap minggu oleh guru dan kepala sekolah melalui hasil laporan minguan. Guru juga memperhatikan terkait cakupan dalam pembelajaran matematika yang berkaitan dengan materi pembelajaran, media, dan metode yang langsung memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah. Peran guru dan sekolah sangatlah penting dalam pengelolaan kelas dan mengkomunikasikan kebutuhan anak dengan tuntutan dari orang tua. Sehingga penerpan pembelajaran yang diberikan kepada anak dapat memaksimalkan potensi dan kemampuan matematika anak tanpa adanya paksaan dan tekanan terhadap capaian yang harus anak capai.
KORELASI ANTARA FAMILY ATMOSPHERE DENGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN Rostamaji, Aris; Rasmani, Upik Elok Endang; Syamsuddin, Muhammad Munif
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 1 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i1.101474

Abstract

Kecerdasan emosi anak usia dini merupakan ketrampilan penting yang menjadi penentu dalam keberhasilan anak di masa mendatang, baik dari segi prestasi akademik dan hubungan sosial. Berkaitan dengan hal tersebut, banyak peneliti yang mengangkat topik kecerdasan emosi dan korelasinya dengan berbagai variabel. Penelitian ini berfokus pada family atmosphere sebagai variabel yang berkorelasi dengan kecerdasan emosi. Penelitian ini melibatkan 14 anak usia 5-6 tahun di TK Mojoroto untuk mengisi kuisioner yang berisi 14 item pernyataan dari kedua variabel. Hasil penelitian ini adalah family atmosphere berkoleasi dengan kecerdasan emosi anak usia 5-6 tahun dengan koefisiensi sebesar 0,564
EFEKTIVITAS SCOUTING FOR KIDS TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Aini, Fisa Nur; Syamsuddin, Muhammad Munif; Nurjanah, Novita Eka
Early Childhood Education and Development Journal Vol 3, No 3 (2021): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v3i3.101468

Abstract

Kemandirian anak usia lima sampai enam tahun adalah sikap atau perilaku individu untuk mengerjakan suatu aktivitas sehari-hari mulai dari pikiran, perasaan maupun tindakan dan serta mampu menyelesaikan masalah dan mempertanggung jawabkan perbuatannya tanpa bantuan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode scouting for kids terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Al Amaanah 2 Mojogedang. Metode yang digunakan yakni kuantitatif dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 18 anak yang berusia 5 hingga 6 tahun di TK Al Amaanah 2 Mojogedang. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dengan alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa behaviour ceklis. Uji Validitas menggunakan Product Moment Pearson, sedangkan reliabilitas instrumen menggunakan Alpha Cornbach yang menghasilkan 12 item valid. Analisis data menggunakan uji sample paired t-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan antara pretest dan posttest, artinya scouting for kids efektif dalam menstimulasi kemandirian anak usia 5-6 tahun. Kemandirian anak meningkat secara signifikan setelah treatment dibandingkan dengan keadaan sebelum treatment. Anak-anak dapat menunjukkan kemandirian dengan terlibat dalam kegiatan scouting tanpa bergantung pada guru atau teman sebaya.
PENGASUHAN PADA ANAK USIA DINI DENGAN TAHAPAN TRUST VS MISTRUST Novianti, Erintika Putri; Syamsuddin, Muhammad Munif; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102362

Abstract

Banyak orang tua kurang memahami mengenai pentingnya pola asuh yang tepat untuk bayi, terutama pada usia 0-18 bulan dimana pada masa ini bayi mulai mengembangkan rasa percaya atupun tidak percaya dalam dirinya, namun kebanyakan orang tua menganggap bahwa bayi belum bisa membedakan kebenaran dan kebohongan sehingga orang tua seringkali membohongi bayi untuk mengelabuhinya tanpa disadari kebiasaan inilah yang dapat mempengaruhi bagaimana rasa percaya atau tidak percaya berkembang pada diri bayi kedepannya. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan pola asuh yang dilakukan oleh orang tua pada anak usia 0-18 bulan dengan tahapan trust vs mistrust. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah lima orang ibu atau pengasuh yang memiliki anak dengan usia 0-18 bulan. Sumber data dari penelitian ini adalah ibu atau pengasuh, foto dan hasil rekaman suara. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi data atau sumber. Teknik analisis data menggunakan model  analisis  interaktif  Miles  dan  Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dari lima orang tua dengan anak usia 0-18 bulan di Desa Sembalun lebih cenderung menggunakan pola asuh autoritatif atau demokratis, satu orang tua lainnya menggunakan pola asuh otoriter, faktor yang mempengaruhi pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua adalah kepribadian orang tua, pengalaman pengasuhan yang diterima dari orang tua terdahulu, usia, pendidikan, keterlibatan pasangan serta pengalaman pengasuhan sebelumnya.
PERSONAL GROWTH GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Fauziani, Sonia Alfi; Syamsuddin, Muhammad Munif; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102460

Abstract

Kebutuhan serta keterampilan guru sekarang dengan dahulu sangat berbeda. Pola pengajaran guru jaman dahulu yang bersifat konvensional sudah tidak cocok jika diterapkan ke pembelajaran guru jaman sekarang. Rendahnya kualitas pendidikan dapat bersumber dari guru, input siswa, kurikulum, fasilitas dan dana. mereka salah satu faktor penentu tinggi rendahya pendidikan, perlu adanya perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas serta mutu seorang guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei menggunakan kuisioner sebagai instrumen yang ditujukan kepada guru anak usia dini di Gugus Asoka sebanyak 31 guru. Skala Guttman dipilih untuk memperoleh jawaban yang tegas. Kemudian dibagi menjadi 3 kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Peneliti mendeskripsikan rendah sebagai kurang baik, sedang sebagai cukup baik dan tinggi sebagai sangat baik. Hasil penelitian sebanyak 23 guru PAUD masuk dalam kategori tinggi atau sangat baik dengan presentase sebesar 76,12 %, lalu sebanyak 6 guru PAUD masuk dalam kategori sedang atau cukup baik dengan presentase sebesar 18,55 %, dan sebanyak 2 guru masuk dalam kategori rendah atau kurang baik dengan presentasi sebesar 5,32 %.. Perlu perhatian khusus dari instansi , lembaga, pemerintah di bidang pendidikan, dan kesadaran pribadi setiap guru untuk terus mendorong pertumbuhan pribadi guna mencapai kesejahteraan psikologis yang lebih baik.
EFEKTIVITAS DIGITAL EDUCATIONAL GAME UNTUK MENINGKATKAN PROBLEM SOLVING ANAK USIA DINI Putri, Vivin Auldina; Syamsuddin, Muhammad Munif; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas dari digital educational game terhadap peningkatan perkembangan problem solving pada anak usia 5-6 tahun. Penerapan digital educational game dilaksanakan sebanyak enam pertemuan dengan durasi waktu 60 menit. Pengukuran tingkat kemampuan problem solving anak menggunakan metode test yang terdiri dari tes unjuk kerja dan tes wawancara. Partisipan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun (N=26) di TK Aisyiyah 20 Pajang Surakarta. Data dalam penelitian dianalisis menggunakan uji sampel paired t-test untuk mengetahui efektivitas penerapan digital educational game. Hasil dari pengolahan data menunjukkan nilai signifikansinya 0,00 yang artinya yaitu penerapan digital educational game dapat efektif meningkatkan kemmpuan problem solving anak usia dini. Kemampuan problem solving yang baik pada anak usia dini dintandai dengan anak mampu memecahkan masaah sederhana dalam kehidupan sehari-hari, memahami konsep sebab akibat, mengaitkan pengetahuan dan pengalaman ke dalam konsep yang baru, mampu mengorganisir objek atau peristiwa ke dalam konsep baru yang bermakna, dan kreatif untuk menciptakan karya berdasarkan pemikirannya sendiri.