Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting Anna Malia; Farhati Farhati; Siti Rahmah; Dewi Maritalia; Nuraina Nuraina; Dewita Dewita
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1015

Abstract

Stunting menunjukkan adanya masalah gizi yang kronis pada seorang anak. Hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh kondisi calon ibu, asupan gizi selama ibu hamil, hingga penyakit komplikasi yang menyertai selama balita. Dampak stunting yang paling dominan adalah terganggunya pertumbuhan fisik, kurangnya kemampuan kognitif, hingga lemahnya kekebalan tubuh seorang anak. Upaya penanggulangan stunting salah satunya adalah dengan mengoptimalkan periode kritis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), meliputi masa kehamilan, masa menyusui, hingga anak berusia 23 bulan. Kelas ibu hamil merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai upaya tersebut. Melalui kelas ibu hamil dapat disampaikan edukasi dan informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki pemahaman ibu tentang stunting dan dampaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Metode penelitian ini adalah survei deskriptif dengan menggunakan total sampling sebanyak 23 responden yang terdiri dari bidan desa wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan kelas ibu hamil telah rutin dilaksanakan (100%) oleh bidan desa, materi tentang stunting (69,9%) ada pada kelas ibu hamil. Kader pelaksana kelas ibu hamil terdiri 95,7% adalah kader posyandu, jumlah kader posyandu yang pernah mengikuti pelatihan kelas ibu hamil sebanyak 30,1%. Seluruh responden setuju (100%) bahwa adanya manfaat pelaksanaan kelas ibu hamil dalam pencegahan stunting.
Pengaruh Minum Jus Bit Merah (Beta Vulgaris L) Untuk Menurunkan Hipertensi Pada Ibu Perimenopause Dewita Dewita; Nora Veri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1450

Abstract

Pendahuluan: Menurut WHO tahun 2015, menunjukkan bahwa 1,13 milyar orang di dunia mengalami hipertensi dan setiap tahunnya kasus hipertensi terus meningkat. Di perkirakan tahun 2025 akan ada orang terkena hipertesi seanyak 1, 5 milyar orang dan setiap tahunnya 9,4 juta orang  meninggal dunia akibat hipertensi dan komplikasinya. Hipertensi disebut juga the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh Jus Bit merah (Beta vularis L) terhadap penurunan tekanan darah pada ibu perimenopause dengan hipertensi di Puskesmas Langsa Lama. Metode: Jenis penelitian yaitu quasi experiment dengan desain one group pretest dan posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan 2 kali uji pengukuran tekanan darah pada pretest (sebelum diberikan jus Bit merah) dan post test (sesudah diberikan jus Bit merah). Ibu Perimenopause diberikan Jus Bit merah selama 7 hari dengan dosis 250 ml. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa dari bulan Juni sampai Agustus 2021. Sampel penelitian adalah ibu perimenopause hipertensi. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling berjumlah 30 responden. Analisa data adalah uji Wilcoxon. Hasil: Pengukuran tekanan darah sistol didapatkan pada asymp.Sig (2-tailed) menunjukkan hasil 0,000 dimana nilai tersebut ≤ 0,05 berarti hipotesis diterima. Sedangkan pengukuran tekanan darah diastol didapatkan hasil uji pada asymp.Sig (2-tailed) menunjukkan hasil 0,000 dimana nilai ≤ 0,05 berarti hipotesis diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh Jus Bit Merah (Beta vulgaris L) terhadap penurunan tekanan darah pada ibu perimenopause dengan hipertensi di Puskesmas Lama Kota Langsa.