Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

MASSAGE COUNTER PRESSURE MEMPENGARUHI INTENSITAS NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI Henniwati Henniwati; Dewita Dewita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i2.4011

Abstract

MASSAGE COUNTER PRESSURE AFFECT THE INTENSITY OF HAART PAIN IN ADOLESCENT PRINCESS Background: Menstrual pain is pain that almost all women feel during menstruation. In Indonesia, the incidence of dysmenorrhea is 64.25%. Treatments that can be given to reduce menstrual pain are suggested pharmacologically and non-pharmacologically. One of the non-pharmacological therapies that can be given is the counter pressure technique.Purpose: This study aims to determine the effect of counter pressure on the intensity of menstrual pain in adolescent girls.Method: the type of research used is a quasi-experimental design with a pretest-posttest one group design. The sampling technique used total sampling technique, the number of samples in this study were 36 young women at SMPN 9 Langsa City.Results: The results of the study were obtained at the pretest time the severe pain scale was 50%, and at the posttest after being given the treatment the pain scale decreased to a mild pain scale of 83.3%. The results of the Paired T-Test analysis showed that there was an effect of counterpressure on the intensity of menstrual pain in adolescent girls with a sig. 0,000.Conclusion: The couter pressure technique affects the intensity of menstrual pain in adolescent girls (P = 0,000).Suggestion: IUKS department in schools can provide counter pressure therapy to reduce menstrual pain that is felt by young women. Keywords: Menstrual Pain, Counter pressure,Adolescent ABSTRAK Latar Belakang : Nyeri haid merupakan nyeri yang hampir seluruh wanita rasakan pada saat haid. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 64,25%. Penanganan yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri haid yang disarakan secara farmakologi dan nonfarmakologi. terapi nonfarmakologi yang dapat diberikan salah satunya adalah tehnik counter pressure.Tujuan : penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian counter pressure terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri.Metode: jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimendengan densain pretest- posttest one group desain. tehnikpengambilansampelmenggunakan Tehniktotal Sampling, jumlahsampel pada penelitian ini yaitu 36 remaja putri di SMPN 9 Kota Langsa.Hasil  saat pretest skala nyeri berat sebesar 50%, dan pada saat posttest setelah diberikan perlakuan skala nyeri turun menjadi skala nyeri ringan 83,3%. Hasil analisis Paired T-Test menunjukan ada pengaruh pemberiaan counter pressure tehadap intensitas nyeri haid pada remaja putri denga  nilai sig. 0,000.Kesimpulan : Tehnik counter pressure berpengaruh terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putrid (P = 0,000).Saran : UKS di sekolah agar dapat memberikan terapi counter pressure untuk mengurangi nyeri haid yang dirasakan remaja putri. Kata Kunci  : Nyeri Haid, Counter pressure,remaja
Pengembangan Video Basic Life Support Terhadap peningkatan Keterampilan Warga Desa Paya Bujuk Beuramo, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa Magfirah Magfirah; Nora Veri; Cut Mutiah; Dewita Dewita; Sri Wahyuni Ms; Barirah Madani; Kasad Kasad; Idwar Idwar
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 2 (2022): April 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13254

Abstract

 Sudden cardiac arrest has become a major cause of morbidity and mortality, and is responsible for one-third of all deaths in Indonesia. Sudden heart attack has become a public health problem that is often encountered in the community. Currently, the treatment of cardiac arrest can not only be handled by health workers, but can also be handled by ordinary people and families. Cardiac arrest can be treated immediately by performing Basic Life Support (BLS). The purpose of this study was to determine the effect of developing Basic Life Support videos distributed via Whatsapp on the skills of Gampong residents of Paya Bujuk Beuramo Village, West Langsa District, Langsa City. The design of this study was a non-randomized post-test only with a control group. The sample in this study was 26 residents of Gampung Paya Bujuk Beuramo aged 20-45 years, selected by purposive sampling technique, which was then divided into an intervention group and a control group, each consisting of 26 people. BLS skills are measured by means of observation. Data were analyzed using independent sample t-test. The results of the analysis showed p value = 0.0001, so it was interpreted that there was a significant difference in BLS skills between the intervention group and the control group. Furthermore, it was concluded that the development of BLS videos was effective in improving the skills of citizens in carrying out BLS.Keywords: basic life support; videos, Whatsapp; skills ABSTRAK Serangan jantung mendadak telah menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, serta bertanggung jawab atas sepertiga dari semua kematian di Indonesia. Serangan jantung mendadak telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sering ditemui pada masyarakat. Saat ini penanganan terhadap henti jantung tidak hanya dapat ditangani oeh petugas kesehatan, tetapi juga dapat ditangani oleh orang awam dan keluarga. Henti jantung dapat ditangani segera dengan melakukan Basic life Support (BLS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengembangan video Basic Life Support yang disebarkan melalui Whatsapp terhadap keterampilan warga Gampong Desa Paya Bujuk Beuramo, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Rancangan penelitian ini adalah non-randomized post-test only with control group. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 warga Gampung Paya Bujuk Beuramo yang berusia 20-45 tahun, yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yang selanjutnya dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri atas 26 orang. Keterampilan BLS diukur dengan cara observasi. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,0001, sehingga diinterpretasikan bahwa ada perbedaan keterampilan BLS secara signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Selanjutnya disimpulkan bahwa pengembangan video BLS efektif untuk meningkatkan keterampilan warga dalam melakakukan BLS.Kata kunci: basic life support; video, Whatsapp; keterampilan
Edukasi Pemanfaatan Pijat Oksitosin pada Ibu Hamil Trimester III sebagai Upaya Relaksasi Saat Masa Nifas Dewita M.Nasir; Emilda AS; Nonong Hanis
Jurnal Abdi Medika Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Abdi Medika Desember 2021
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.112 KB)

Abstract

Pada masa nifas sebagian ibu postpartum tidak langsung mengeluarkan ASI, karena pengeluaran ASI merupakan suatu interaksi yang sangat komplek antara rangsangan mekanik, saraf dan bermacam-macam hormon yang berpengaruh terhadap pengeluaran oksitosin. Pengeluaran hormon oksitosin selain dipengaruh oleh isapan bayi juga dipengaruhi oleh reseptor yang terletak pada sistem duktus, bila duktus melebar atau menjadi lunak maka secara reflektoris dikeluarkan oksitosin oleh hipofise yang berperan untuk memeras air susu dari alveoli, oleh karena itu perlu adanya upaya mengeluarkan ASI pada masa nifas dengan cara pijat oksitosin. Masalah dalam pengabdian masyarakat ini adalah kurangnya pemahaman ibu hamil tentang pemanfaatan pijat oksitosin sebagai upaya relaksasi serta meningkatkan produksi ASI. Target kegiatan pengabdian masyarakat adalah ibu hamil Trimester III. Luaran yang dihasilkan adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil Trimester III tentang pemanfaatan pijat oksitosin sebagai upaya relaksasi di Desa Karang Anyar Kota Langsa. Metode atau bentuk kegiatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dengan ceramah dan tanya jawab. Penilaian mengenai pemahaman ibu hamil tentang pijat oksitosin dengan 3 tahap (tahap pretest, tahap penyuluhan, tahap posttest). Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 21 s/d 23 November 2018 di Desa Karang Anyer Kecamatan Langsa Baro, dengan hasil rata-rata pengetahuan Ibu hamil setelah diberikan edukasi menjadi meningkat dari sebelumnya 5,6 ( 56% ) menjadi 8,2 ( 82 % ). Edukasi tentang pemanfaatan pijat oksitosin pada ibu hamil trimester III sebagai upaya relaksasi saat masa nifas tebukti meningkatkan pengetahuan pada ibu sebesar 82 %.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEMANFAATAN BIT MERAH (Beta vulgaris L) DAPAT MENURUNKAN HIPERTENSI DAN SKRINING RESIKO PENYAKIT PADA IBU PREMENOPAUSE Dewita Dewita; Vonna Aulianshah; Henniwati Henniwati; Alchalidi Alchalidi; Jasmiati Jasmiati; T Iskandar Faisal; Lili Kartika Sari Hrp
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.3035-3040

Abstract

Hipertensi disebabkan oleh faktor genetik, pola makan yang kurang asupan serat, kurangnya aktivitas fisik, berat badan melebih dari normal, stres. Bit merupakan salah satu jenis sayuran yang berserat tinggi dan nitrat yang berfungsi dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan Bit Merah (Beta vulgaris L) berfungsi menurunkan hipertensi dan melakukan deteksi dini resiko penyakit dengan pemeriksaan laboratorium sederhana pada ibu premenopause di wilayah Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa. Metode pelaksanaan yaitu penyuluhan, dilakukan pretest dan posttest, pengukuran tekanan darah, deteksi dini dengan pemeriksaan laboratorium kadar kolesterol, glukosa darah. Kegiatan dilaksankan di wilayah Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa pada tanggal 27 juli sampai dengan 6 Agustus 2022.Jumlah peserta 90 orang ibu premenopause, kader dan kelompok PKK Hasil kegiatan terjadi peningkatan tingkat pengetahuan sebesar 100 %, yang mengalami hipertensi sebesar 58,89 %, yang mengalami koleterol tinggi sebesar 48 %  glukosa darah tinggi sebesar 29 %. Seluruh peserta diberikan Bit merah untuk menurukan hipertensi. Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan Bit Merah (Beta vulgaris L) untuk menurunkan hipertensi dan telah dilakukan deteksi dini resiko penyakit dengan pemeriksaan kadar kolesterol, glukosa darah pada ibu premenopause
Edukasi Pencegahan Covid-19 dan Stunting melalui Pemanfaatan Pekarangan sebagai Sumber Pangan dan Gizi Keluarga di Desa Bukit Rata Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang Berwi Fazri Pamudi; Nonong Hanis; Munira Munira; Dewita Dewita; Zuliani Zuliani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7871

Abstract

ABSTRAK  Angka Stunting di Indonesia sekitar 18,5% balita dalam kategori sangat pendek dan 17,1% balita dalam kategori pendek. Anak-anak yang kerdil biasanya tumbuh menjadi orang dewasa yang kerdil. Stunting dapat menyebabkan pertumbuhan gizi kurang, mengalami keterlambatan dalam pematangan atau pertumbuhan tulang dan tinggi badan. Begitu juga dengan Covid-19 masih banyak masyarakat yang kurang patuh perilaku pencegahan Covid-19 yang dikenal dengan istilah 5M pada setiap kesempatan keluar rumah masalah Covid-19 dan Stunting dan kurangnya masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk pemenuhan pangan dan gizi keluarga khususnya ibu dan anak. Maka dari itu perlu melakukan edukasi pencegahan Covid-19 dan stunting dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan dan gizi keluarga Di Desa Bukit Rata Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. bentuk kegiatan pengabdian masyarakat adalah dengan metode penyuluhan dan Tanya dan jawab. Sedangkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dilakukan pendampingan tanam TOGA dan sayur-sayuran serta pembuatan kolam mini untuk memelihara ikan. setelah dilakukan posttest maka terjadi perubahan peningkatan pengetahuan sebesar 86 %, telah dilakukan penanaman TOGA dan pemeliharan ikan sebagai asupan gizi keluarga. adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi pencegahan Covid-19 dan stunting melalui pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.  Kata Kunci: Covid-19, Sunting, Pemanfaatan Ekarangan, Masyarakat  ABSTRACT  Stunting rate in Indonesia is around 18.5% under five in the very short category and 17.1% under five in the short category. Dwarf children usually grow up to be stunted adults. Stunting can cause malnutrition, delays in maturation or bone growth and height. Likewise with Covid-19, there are still many people who do not comply with Covid-19 prevention behavior known as 5M at every opportunity to leave the house. The problem of Covid-19 and Stunting and the lack of people using their yards to fulfill food and family nutrition, especially mothers and child. Therefore, it is necessary to conduct education on preventing Covid-19 and stunting by utilizing the yard as a source of food and family nutrition in Bukit Rata Village, Young Vocational District, Aceh Tamiang Regency. The form of community service activities is the method of counseling and question and answer. Meanwhile, the use of the yard as a food source is carried out with assistance in planting TOGA and vegetables as well as making a mini pond to raise fish. Results: after the posttest, there was an increase in knowledge of 86%, TOGA planting and fish rearing were carried out as family nutritional intake. There was an increase in knowledge after being given education on preventing Covid-19 and stunting through the use of the yard as a source of food and family nutrition. Keywords: Covid-19, Edit, Utilization of Yard, Society.
Pengaruh Minum Jus Bit Merah (Beta Vulgaris L) Untuk Menurunkan Hipertensi Pada Ibu Perimenopause Dewita Dewita; Nora Veri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1450

Abstract

Pendahuluan: Menurut WHO tahun 2015, menunjukkan bahwa 1,13 milyar orang di dunia mengalami hipertensi dan setiap tahunnya kasus hipertensi terus meningkat. Di perkirakan tahun 2025 akan ada orang terkena hipertesi seanyak 1, 5 milyar orang dan setiap tahunnya 9,4 juta orang  meninggal dunia akibat hipertensi dan komplikasinya. Hipertensi disebut juga the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh Jus Bit merah (Beta vularis L) terhadap penurunan tekanan darah pada ibu perimenopause dengan hipertensi di Puskesmas Langsa Lama. Metode: Jenis penelitian yaitu quasi experiment dengan desain one group pretest dan posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan 2 kali uji pengukuran tekanan darah pada pretest (sebelum diberikan jus Bit merah) dan post test (sesudah diberikan jus Bit merah). Ibu Perimenopause diberikan Jus Bit merah selama 7 hari dengan dosis 250 ml. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa dari bulan Juni sampai Agustus 2021. Sampel penelitian adalah ibu perimenopause hipertensi. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling berjumlah 30 responden. Analisa data adalah uji Wilcoxon. Hasil: Pengukuran tekanan darah sistol didapatkan pada asymp.Sig (2-tailed) menunjukkan hasil 0,000 dimana nilai tersebut ≤ 0,05 berarti hipotesis diterima. Sedangkan pengukuran tekanan darah diastol didapatkan hasil uji pada asymp.Sig (2-tailed) menunjukkan hasil 0,000 dimana nilai ≤ 0,05 berarti hipotesis diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh Jus Bit Merah (Beta vulgaris L) terhadap penurunan tekanan darah pada ibu perimenopause dengan hipertensi di Puskesmas Lama Kota Langsa.
PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN EKSTRAK BIT MERAH (Beta vulgaris L) PADA TIKUS Rattus norvegicus BUNTING ANEMIA Dewita Dewita; Nova Sumaini Prihatin; Jasmiati Jasmiati
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v9i1.1182

Abstract

Anemia is a major community health problem and is often found in communities and countries, especially in developing countries including Egypt and Saudi Arabia. norvegicus anemia. The study design was a pure experimental design with a pre-posttest control group design on 30 pregnant Rattus norvegicus white rats which were divided into 5 treatment groups randomly. There were 5 treatment groups, namely the negative control group, the positive control group was only induced into 5 treatment groups randomly. There were 5 treatment groups, namely the negative control group, the positive control was only induced, treatment I was induced by phenylhydrazine, treatment I was induced by phenylhydrazine with a dose of 0.04 mg/kg/BW + Red beet extract 150 mg/KgBW, treatment II was induced by phenylhydrazine. with a dose of 0.04 mg/kg/BW + red beet extract 300 mg/KgBW and treatment III was induced by phenylhydrazine at a dose of 0.04 mg/kg/BW + red beet extract was given 450 mg/KgBW. Samples were selected according to inclusion criteria, namely pregnant female white rats, female, 2-3 months old, body weight 120-200 grams, healthy and not anatomically deformed. Analysis of the data used is one-way ANOVA. there was a significant difference between data on hemoglobin levels of pregnant rats before and after treatment in the negative control group, treatment I and treatment II with p value <0.05. Giving red beet extract to pregnant rats with anemia can increase hemoglobin levels.
PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT DAN AROMATERAPI MAWAR TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN Fazdria Fazdria; Dewita Dewita; Henniwati Henniwati; Teti Heriyani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.12727

Abstract

Nyeri saat bersalin meningkatkan kecemasan pada ibu yang dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan lama. Intervensi yang dapat diberikan untuk mengatasi nyeri persalinan yaitu dengan teknik farmakologi dan non farmakologi. Teknik non farmakologi yang dapat diberikan yaitu kompres air hangat dan aromaterapi mawar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kompres air hangat dan aromaterapi mawar terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Metode desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental comparative study 2 sampel berpasangan dengan pretest dan post test. Sampel yang digunakan adalah ibu bersalin kala I fase aktif primigravida sebanyak 60 orang untuk 2 (dua) kelompok. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann-Whitney. Instrumen yang digunakan adalah Numerical Rating Scale (NRS). Hasil penelitian kelompok kompres air hangat dan aromaterapi mawar menunjukkan nilai p=0,000 < dari nilai alpha 0,05 bahwa ada pengaruh setelah intervensi terhadap skala nyeri persalinan. Sedangkan pada Uji Mann-Whitney mean rank pada kelompok aromaterapi mawar lebih besar dari kelompok kompres air hangat dengan selisih 12,26 dan nilai p value 0,002 (<0,05) bahwa aromaterapi mawar lebih efektif dalam mengatasi nyeri persalinan kala I fase aktif. Simpulan didapatkan berdasarkan penelitian diatas, kompres air hangat dan aromaterapi mawar dapat dijadikan sebagai metode dalam mengatasi nyeri persalinan.
Literatur Review: Manajemen nyeri persalinan kala I dengan aromaterapi Alchalidi Alchalidi; Abdurrahman Abdurrahman; Dewita Dewita
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v2i2.267

Abstract

Latar Belakang: Ambang nyeri menyebabkan frekuensi nyeri yang dialami sangat beragam bagi setiap ibu bersalin. Intensitas nyeri selama persalinan akan meningkat jika ibu mengalami cemas dan takut secara berlebihan. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi intensitas nyeri persalinan adalah dengan aromaterapi. Tujuan: Literatur review ini disusun untuk mengetahui informasi tentang manajemen nyeri persalinan kala I dengan terapi aromaterapi. Metode: Metode review ini menggunakan metodologi berdasarkan sistematika dan pedoman review. Hasil Penelitian:. Terapi komplementer non-farmakologi guna meringankan intensitas nyeri persalinan bisa dilakukan dengan aromaterapi. Aromaterapi yang sering digunakan adalah lavender, mawar, bitter orange Kesimpulan: Pentingnya ibu hamil untuk mengetahui langkah-langkah dalam mengurangi nyeri persalinan guna menurunkan kecemasan dan ketakutan ibu akan nyeri persalinan.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS RENDAM KAKI DAN METODE BIRTH BALL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN Dewita Dewita; Veri Nora; Julidar Julidar; Mutiah Cut
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v3i1.350

Abstract

Latar Belakang: Persalinan merupakan proses alamiah yang menimbulkan rasa sakit yang dirasakan oleh setiap wanita. Kadang-kadang wanita merasakan sakit yang berlebihan dan lebih parah dari seharusnya yang dipengaruhi oleh rasa panik atau stress dalam menghadapi persalinan. Rasa takut dan panik dapat membuat otot-otot menjadi tegang dan kaku sehingga menimbulkan rasa sakit. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan efektivitas rendam kaki dan metode birth ball terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I diwilayah kerja Puskesmas Manyak Payed Aceh Tamiang. Metode: Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain posttest only with control group. Penelitian dibagi 3 kelompok. Kelompok perlakuan 1 intervensi latihan birth ball, Kelompok perlakuan 2 intervensi rendaman kaki dengan air hangat dan kelompok kontrol tanpa intervensi. Pengukuran kecemasan menggunakan instrument skala HRS-A. Sampel dalam penelitian ibu bersalin kala I dengan jumlah sampel sebanyak 24 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendam kaki dengan air hangat mampu menurunkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I dengan p value 0.000 dibandingkan dnegan kelompok kontrol. Hal sebaliknya metode birth ball tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I dengan p value 0.085 dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Rendam kaki lebih efektif dibandingkan dengan metode birth ball dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I diwilayah kerja Puskesmas Manyak Payed Aceh Tamiang