Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi IoT pada Sistem Parkir Pintar Berbasis ESP32 dengan Monitoring Real-Time ThingSpeak Yosafat Exel Osdela Gutomo; Lukman Aditya; Nurhabibah Naibaho
JURNAL ELEKTRO Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ELEKTRO
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v14i1.807

Abstract

The rapid advancement of technology has made daily life more efficient and practical. Technology has begun to replace conventional parking methods that lack real-time information and are prone to human error. This study introduces a smart parking system innovation based on the ESP32 microcontroller as a solution to the limitations of conventional parking systems that are unable to provide accurate real-time information. The objective of this research is to design and test an ESP32based smart parking system capable of providing real-time and precise information on parking slot availability. The method employed is prototype engineering with a descriptive approach, which includes device design, component testing, and documentation. The test results show that the smart parking system works optimally and responsively. Infrared sensors are able to detect vehicles and activate servo motors that operate for 5 seconds. The LCD displays real-time parking information, while ultrasonic sensors provide accurate readings at distances of ≤15 cm. A red LED lights up as an indicator when a parking slot is occupied (distance <15 cm), while a green LED lights up when the slot is available (distance >15 cm). Integration with ThingSpeak and ThinkView applications runs smoothly with a fast update interval of approximately ±15 seconds, and the ESP32-CAM successfully records vehicles entering and exiting with clear results. Component power consumption is stable, with voltage and current measurements in line with their functions: the infrared sensor recorded an average voltage of 3.7 V without load and 0.15–0.16 V with load, with currents ranging from 3.7–4.1 mA without load to 7–9 mA with load. The SG90 servo motor maintained a stable voltage of around 4.9 V both with and without load, while current increased from 2.7–2.8 mA to 1213 mA during operation. In conclusion, the ESP32-based smart parking system has proven effective in providing real-time parking information, with recommendations for large-scale implementation and the addition of a license plate recognition feature to further enhance functionality.
Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Implementasi PLTS Atap On-Grid Pada Kantor Kelurahan Gedong, Jakarta Timur Aditya, Lukman; Purwo Santosa, Slamet; Bayu Kusumo; Dian Hakim, Teten
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1935

Abstract

Pemanfaatan energi surya menjadi solusi strategis dalam efisiensi penggunaan energi listrik untuk menekan biaya operasional di sektor publik di tengah ketidakpastian geopolitik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan penghematan dari implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap sistem On-Grid di Kantor Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kegiatan ini meliputi observasi lapangan menentukan area yang efektif untuk dipasang panel surya dan analisis teknis menggunakan simulasi PVSyst untuk mendapatkan data pendukung terkait potensi solar irradiance, kapasitas PLTS, energi listrik yang dihasilkan dan skema instalasi dari sistem PLTS yang dirancang. Bentuk pengabdian yang diberikan adalah penyediaan dokumen Studi Kelayakan teknis dan ekonomis secara komprehensif kepada pihak kelurahan. Hasil simulasi menunjukkan potensi irradiance di area Kelurahan Gedong rata–rata 4,79 kWh/m2/hari, atau 1750 kWh/m2/ tahun. Kapasitas nominal PLTS yang dapat dipasang sebesar 20,48 kWp, yang menghasilkan energi listrik 30.594 kWh/tahun pada performance ratio (PR) 83,8%, atau dapat menyuplai 41,53 % dari total konsumsi energi listrik pada Gedung Kelurahan Gedong. Dari aspek ekonomis, jika investasi ini dilaksanakan, maka masa pengembalian modal sekitar 6,5 tahun. Dengan diserahkannya hasil studi kelayakan ini, Kelurahan Gedong kini memiliki landasan data ilmiah dan ekonomis yang valid sebagai dasar pengajuan usulan anggaran pengadaan fasilitas PLTS kepada Pemerintah Daerah pada masa mendatang.
Implementasi Dispenser Air Minum Otomatis dan Monitoring Volume Air Galon Berbasis IoT Menggunakan Mikrokontroler ESP32 Nurhabibah Naibaho; Muhammad Jihad Adnan; Lukman Aditya
JURNAL ELEKTRO Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ELEKTRO
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v14i2.917

Abstract

Dengan kemajuan teknologi dan bertambahnya kebutuhan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari, otomatisasi sistem penyediaan air minum muncul sebagai solusi kreatif untuk mengurangi interaksi manual pengguna dan meningkatkan kenyamanan. Penelitian ini menciptakan prototipe dispenser air minum otomatis yang terhubung dengan Internet of Things (IoT) dan dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32, dilengkapi dengan sensor inframerah untuk mendeteksi keberadaan gelas, load cell untuk memantau jumlah air galon, serta sistem notifikasi secara langsung melalui aplikasi Telegram. Inovasi yang dihadirkan dibandingkan penelitian sebelumnya adalah penggabungan fitur preset volume 200 ml dengan pengaturan pompa air dan solenoid valve serta konversi pembacaan load cell langsung ke satuan liter. Metodologi penelitian meliputi desain perangkat keras, pengkodean perangkat lunak, integrasi sensor, dan pengujian fungsi serta akurasi. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa sistem memiliki rata-rata kesalahan relatif pembacaan load cell sebesar 6,3%, waktu respons pengiriman notifikasi rata-rata 3,34 detik, dan volume air aktual pada preset 200 ml mencapai rata-rata 198,6 ml dengan kesalahan relatif 1,5%. Uji waktu siklus menunjukkan rata-rata 10,23 detik dari pendeteksian gelas hingga proses pengisian selesai, dengan variasi waktu yang minimal, menunjukkan kestabilan kinerja sistem. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam menyediakan volume air yang tepat, mengawasi kondisi galon secara tepat, dan mengirimkan pemberitahuan dengan cepat, sehingga berpotensi untuk digunakan secara luas di rumah tangga serta kantor