Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMETAAN DAN INTERVENSI LITERASI DASAR DI SEKOLAH DASAR INPRES BETUN KOTA Seran, Lukas; Fernandez, Aloysius Joakim; Ke Lomi, Aplonia Nelci; Maing, Claudia Mariska Mardikawati; Lakapu, Meryani; Boo, Maria Febrianti Herlina; Sau, Antonius Arnoldus Janssen
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i2.222

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa dan memperkuat kapasitas guru melalui pelaksanaan Reading Camp di SD Inpres Betun Kota. Kegiatan diawali dengan pemetaan kemampuan membaca siswa menggunakan instrumen berbasis Teaching at the Right Level (TARL), yang menghasilkan lima kategori kemampuan. Berdasarkan hasil pemetaan, siswa dikelompokkan dan diberi intervensi sesuai levelnya. Di sisi lain, guru mengikuti pelatihan strategi pembelajaran diferensiasi berbasis data hasil asesmen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori membaca pemahaman, sementara guru menunjukkan respons positif terhadap pelatihan yang diberikan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi kontekstual dan partisipatif dapat mendorong peningkatan literasi secara signifikan di lingkungan sekolah dasar. Program ini berpotensi direplikasi di sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa.
Pelestarian Gamelan dan Tari Tradisional melalui Program COP sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Dilem Ke Lomi, Aplonia Nelci
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38310

Abstract

This community service program was conducted in Dilem Village as part of the Community Outreach Program (COP) 2025. The main objective of the program was to preserve local cultural heritage, particularly traditional gamelan music and dance, as the primary focus of community empowerment, while also implementing several supporting programs in education, environment, and village administration. The implementation method consisted of needs analysis, training and mentoring, cultural workshops, collaborative performances, and monitoring and evaluation involving local communities and COP participants. The results of the program showed increased community participation, improved skills of local youth in playing gamelan and performing traditional dance, and stronger awareness of cultural preservation. In addition, supporting programs, such as educational infrastructure improvements, mural creation, green public space development, foreign culture classes, and administrative assistance, contributed to the community's overall empowerment. This program demonstrates that integrating cultural preservation with various community-based activities can effectively strengthen social engagement and local development.
Pengenalan Huruf, Angka, dan Warna Melalui Permainan Edukatif dan Interaksi Sosial Pada Anak Paud di TBM Plus Rumah Literasi Cakrawala NTT Ubaldus Djonda; Beatrix Yunarti Manehat; Aplonia Nelci Ke Lomi; Maria M Rosari Nahak; Mediatrix Deva Tafuli; Angela Kasimira Behar; Blasius Noven Banfatin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i7.26505

Abstract

ABSTRAK Banyak anak usia PAUD dan anak yang belum bersekolah di TBM Plus Rumah Literasi Cakrawala NTT, Desa Tanah Merah, Kupang Tengah, Nusa Tenggara Timur, belum mampu mengenali huruf alfabet, angka 1–10, dan warna dasar akibat keterbatasan stimulasi kognitif serta kurangnya metode pembelajaran yang sesuai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf, angka, dan warna pada 15 anak usia PAUD dan anak yang belum bersekolah. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Teori Perkembangan Kognitif-Psikologis Lev Vygotsky, khususnya konsep Zone of Proximal Development (ZPD), kolaborasi, dan pembelajaran berbasis interaksi sosial. Program dilakukan melalui permainan edukatif di dalam dan luar ruangan, kegiatan mewarnai huruf dan angka, permainan sembunyi kertas, pengenalan warna menggunakan kosakata bahasa Inggris, serta lagu-lagu pengenalan huruf dan angka. Pendampingan dilaksanakan secara bertahap selama empat minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% anak peserta program mampu mengenali huruf, angka, dan warna setelah mengikuti seluruh rangkaian pendampingan. Program pengabdian kepada masyarakat ini efektif dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali huruf, angka, dan warna. Temuan ini mendukung efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis interaksi sosial dan scaffolding sebagaimana dikemukakan dalam teori Vygotsky untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini. Kata Kunci:  Anak PAUD, Huruf Angka Warna, Vygotsky, Permainan Edukatif.  ABSTRACT Many preschool-aged and out-of-school children at TBM Plus Rumah Literasi Cakrawala NTT, Tanah Merah Village, Central Kupang, East Nusa Tenggara, had not yet recognized alphabet letters, numbers 1–10, and basic colors due to limited cognitive stimulation and the lack of appropriate learning methods. This community service program aimed to improve the recognition of letters, numbers, and colors among 15 preschool-aged and out-of-school children. The program was implemented based on Lev Vygotsky’s Cognitive-Psychological Development Theory, particularly the concepts of the Zone of Proximal Development (ZPD), collaboration, and social interaction-based learning. Activities included indoor and outdoor educational games, coloring letters and numbers, paper-hiding games, color recognition using English vocabulary, and songs introducing letters and numbers. The mentoring program was conducted gradually over four weeks. The findings showed that 90% of the participating children were able to recognize letters, numbers, and colors after completing the program. The community service program effectively enhanced children's recognition of letters, numbers, and colors. The results support the effectiveness of social interaction-based learning and scaffolding approaches as proposed by Vygotsky’s theory in improving early childhood cognitive development. Keywords: Preschool Children, Letters, Numbers, and Colors, Vygotsky, Educational Games. 
Konstruksi Desain Pesan Visual dalam Kampanye Kesetaraan Gender di Instagram Meylisa Yuliastuti Sahan; Maria Florencia Yunita Bello; Aplonia Nelci Ke Lomi
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 15 No 2 (2026): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v15i2.10097

Abstract

Kesetaraan gender masih menjadi tantangan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sehingga media sosial dimanfaatkan sebagai salah satu ruang kampanye untuk membangun kesadaran publik melalui komunikasi visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana desain pesan visual pada akun Instagram @tenggarantt dikonstruksi serta bagaimana pesan kesetaraan gender direpresentasikan dalam konteks sosial-budaya NTT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis visual berbasis Visual Grammar dari Kress dan van Leeuwen serta teori representasi Stuart Hall. Data penelitian berupa lima unggahan visual Instagram yang dipilih secara purposif berdasarkan relevansinya dengan isu gender, feminisme, dan kritik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @tenggarantt secara konsisten memanfaatkan elemen visual seperti ilustrasi, warna, simbol, dan komposisi untuk membangun narasi kesetaraan gender yang kritis dan kontekstual. Perempuan direpresentasikan sebagai subjek berdaya dan agen perubahan sosial, sementara relasi gender ditampilkan secara inklusif dan kolaboratif. Visual kampanye tidak bersifat netral, melainkan berfungsi sebagai praktik representasi yang mengonstruksi makna dan menantang nilai-nilai patriarkal yang dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, dapat berfungsi sebagai ruang edukasi digital yang aman dan efektif untuk meningkatkan literasi gender, terutama bagi remaja dan generasi muda di wilayah 3T.
Investigating Indonesian pre-service English teachers: perceptions and motivations to enter the teaching profession Aplonia Nelci Ke Lomi; Concilianus Laos Mbato
Journal on English as a Foreign Language Vol 11 No 1 (2021): Issued in March 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jefl.v11i1.2396

Abstract

Teaching is one of the fundamental professions in society. Pre-service English teachers