Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Gravitasi

Identifikasi Sebaran Batubara Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis di Desa Lemban Tongoa Fitriani, Ida; Th. Musa, Moh. Dahlan; Kasim, Sandra
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.186 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7889

Abstract

Telah dilakukan penelitian di Desa Lemban Tongoa Kecamatan Palolo yang betujuan untuk mengidentifikasi sebaran batuabara di bawah permukaan. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik hambatan jenis konfigurasi dipol-dipol. Pengukuran dilakukan sebanyak 4 Lintasan yang tersebar di daerah penelitian. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Res2dinv diperoleh nilai hambatan jenis batubara berkisar antara 152 Ωm – 227 Ωm. Ketebalan lapisan minimal 0,3 meter dan ketebalan maksimal 1 meter. Penyebaran lapisan batubara diduga menebal secara merata dari arah utara ke selatan. Kata Kunci : Geolistrik, Hambatan Jenis, Res2dinv, Batubara
Studi Sebaran Temperatur Menggunakan Metode Hambatan Jenis Konfigurasi Dipole-Dipole di Daerah Panasbumi Desa Namo Ristiani, Ristiani; Efendi, Rustan; Th. Musa, Moh. Dahlan
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.21 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7890

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui struktur perlapisan bawah permukaan dan sebaran temperatur daerah panasbumi Desa Namo Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik hambatanjenis konfigurasi dipole-dipole. Data hasil pengukuran diolah menggunakan software Earthimager2D dan Rockwork. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa nilai hambatan jenis lapisan yang mengandung air panas adalah zona rekahan tersaturasi air dengan nilai hambatan jenis 22 Ωm – 430 Ωm. Temperatur maksimum yang diperoleh dari hasil perhitungan adalah 68oC dan temperatur minimum adalah 32oC. Berdasarkan penampang temperatur bawah permukaan arah penyebarannya dari Utara ke Selatan lokasi penelitian. Kata Kunci: Geolistrik, Hambatan Jenis, EartImager2D, Panasbumi.
Identifikasi Sebaran Aquifer Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis di Wilayah Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong Th. Musa, Moh. Dahlan; Anwar, Anwar; Kasim, Sandra; Maskur, Maskur
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.317 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7892

Abstract

Penelitian untuk mengetahui sebaran lapisan aquifer telah dilakukan di Wilayah Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong dengan menggunakan metode geolistrik hambatan jenis. Pengukuran dilakukan dengan metode Automatic Array Scanning (AAS) menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengolahan data menggunakan program inversi Earthmarger 2D. Lapisan dengan nilai hambatan jenis antara 10 m – 39,4 m dengan faktor formasi >2 merupakan lapisan aquifer bebas yang terdapat pada seluruh lintasan yang berada pada kedalaman ± 2 m bmt – ± 69 m bmt. Sedangkan lapisan aquifer tertekan terdapat pada Lintasan 3 danLintasan 6 yang berada pada kedalam ± 35 m bmt Lapisan ini terdiri dari pasir, kerikil dan pasir lempungan dari satuan batuan endapan danau dan sungai. Kata Kunci: Aquifer, Geolistrik hambatan jenis, Wenner-Schlumberger
Alat Ukur Volume Fluida Cair Berbasis Mikrokontroller Farhamsa, Dedy; A. Mayusa, Rihston; Th. Musa, Moh. Dahlan
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.647 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7895

Abstract

Dalam rangka membuat suatu sistem instrumentasi yang dapat mengetahui volume zat cair secara otomatis dalam suatu wadah yang telah diketahui volumenya, dibuatlah “Alat Ukur Volume Fluida Cair Berbasis Mikrokontroller". Perancangan alat ukur ini memanfaatkan sensor ultrasonik. Sensor ultrasonik yang digunakan adalah sensor “Ping” yang membangkitkan frekuensi 40 kHz. Gelombang ultrasonik yang dipancarkan dengan kecepatan 340 m/s dan ditangkap kembali oleh penerima gelombang ultrasonik yang ada pada sensor tersebut. Data waktu, jarak dan volume diproses oleh mikrokontroler ATmega328 (Arduino) dengan menggunakan bahasa C. Hasil pengujian menunjukan tingkat presisi atau penyimpangan alat yang tertinggi adalah 0,125 dan terendah adalah 0. Hasil pengukuran volume fluida cair dilakukan secara otomatis kemudian ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display). Kata Kunci : Mikrokontroler ATmega328 (Arduino), Ping Ultrasonik, LCD
Identifikasi Sebaran Aquifer Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis di Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong Manawu, Nurafni; Musa, Moh. Dahlan Th.; Sandra, Sandra
Gravitasi Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.508 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v16i1.9465

Abstract

Penelitian untuk mengetahui sebaran lapisan aquifer telah dilakukan di Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong dengan menggunakan metode Automatic Array Scanning (AAS) dengan konfigurasi Wenner-schlumberger. Pengolahan data menggunakan program inverse Earthimager 2D. Lapisan dengan nilai hambatan jenis 30Ωm-100Ωm dengan faktor formasi >1,5 diduga merupakan lapisan aquifer yang terdapat pada seluruh lintasan yang berada dekat permukaan hingga kedalaman >95m bmt. Lapisan ini terdiri dari pasir, kerikil dan batu pasir dari satuan batuan Molasa Celebes. Kata Kunci: Aquifer, Geolistrik hambatan jenis, Wenner-Schlumberger
Aplikasi Metode Geolistrik Hambatan Jenis Untuk Pendugaan Sebaran Airtanah di Desa Labuan Toposo Kabupaten Donggala Maskur, Maskur; Wahyuni, Sri; Musa, Moh. Dahlan Th.; Abdullah, Ahmad Imam
Gravitasi Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.121 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v16i2.9622

Abstract

Telah dilakukan penelitian aplikasi metode geolistrik hambatan jenis untuk pendugaan sebaran airtanah di Desa Labuan Toposo Kabupaten Donggala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lapisan akuifer. Pengukuran dilakukan pada 5 lintasan dengan menggunakan metode Automatic Array Scanning (AAS) konfigurasi dipole-dipole. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan software Res2Dinv 3.53 dan Surfer 11. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa lapisan akuifer mempunyai nilai hambatan jenis antara 31 – 81 Ωm dan nilai faktor formasi 2 – 5. Lapisan akuifer tersusun oleh pasir dan kerikil. Sebaran lapisan akuifer dominan berarah dari timur laut ke barat daya. Kata kunci: Akuifer, Dipole-dipole, Geolistrik hambatan jenis, Res2dinv, Surfer.
Penyelidikan Kedalaman Bidang Gelincir Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis Pada Ruas Jalan Tavaili - Toboli, Kabupaten Donggala Seniwati, Seniwati; Abdullah, Abdullah; Musa, Moh. Dahlan Th; Abdullah, Ahmad Imam
Gravitasi Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.11 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v17i1.10670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan yang berperan sebagai bidang gelincir pada ruas jalan Tavaili - Toboli. Metode yang digunakan adalah geolistrik hambatan jenis dengan menggunakan kofigurasi dipole-dipole yaitu dengan menginjeksikan aliran arus listrik ke dalam bumi. Dengan cara tersebut maka akan didapatkan nilai arus dan beda potensial untuk memperoleh nilai hambatan jenis yang akan dianalisis dalam softwere RES2DINV sehingga diperoleh penampang 2D dan dapat diinterpretasikan lapisan bawah permukaan dengan nilai hambatan jenis material. Selanjutnya dapat ditentukan struktur dan litologi bawah permukaan sehingga dapat memberikan informasi mengenai bidang gelincir. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa penyusun tanah wilayah penelitian adalah kerikil, batu pasir, dan genes. Nilai hambatan jenis setiap lapisan batuan yaitu kerikil berkisar antara 10 Ωm – 84 Ωm, lapisan batu pasir berkisar antara 84 Ωm – 158 Ωm, dan lapisan genes berkisar antara 232 Ωm – 565 Ωm. Pada wilayah penelitian lapisan genes diduga merupakan bidang gelincir. Bentuk bidang gelincir yang diperoleh pada wilayah penelitian yaitu gelincir rotasi. Setiap lintasan memiliki kedalaman bidang gelincir berbeda – beda, yaitu L-1 dan L4 terletak pada kedalaman 8 m, L-2 terletak pada kedalaman 3 m, dan L-3 terletak pada kedalaman 7 m. Kata Kunci : Bidang Gelincir, Geolistrik, Konfigurasi dipole-dipole, RES2DINV
Groundwater investigation Geolistrik Methods In Regional District of Parigi Parigi Moutong Musa, Moh. Dahlan Th
Gravitasi Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v13i1.4444

Abstract

The research of groundwater investigation conducted by applying the method of geoelectric in the District Parigi Parigi Moutong. Identification of the substance of the study, conducted by survey / observations and measurements in the field.Field measurements using elektrical Vertical Sounding (VES) with Schlumberger electrode configuration. The results obtained indicate that the groundwater aquifer layer in the study area are the two lithologies are lithologies alluvium and coastal sediment and rock units molasa celebes. In the alluvium and coastal sediment units are at least 3 layers of the aquifer from surface to a depth of ± 25m bmt where perlapisannya alternating with layers aquiclude. Distribution of the aquifer layer on a flat stone units tend to follow the surface topography. In lithologies molasa celebes obtained their aquifer layer that is as aquifer (+). The upper limit of this layer is at a depth ±24.6m bmt decreases eastward at a depth ±40.2m bmt. The thickness of this layer is the average ±42m. allegedly sumurbor positive groundwater measuring point 16, 17 are located in the region kampal, 23 (Maesa), 24 (Mertasari), 30 (Bambalemo) and 35 (Maesa Coast) derived from this aquifer layer. Parigi district region is an area of discharge (discharge area), while the catchment area (recharge area) is located in the west area of research. Keywords: groundwater, geoelectric method, the method vertial Eletrrial Sounding, Schlumberger configuration
Plant Watering System Design Using Soil Moisture Automatic Sensor Microcontroller Based Sen0057 ATmega328P Gani, Sitti Hardianti; Musa, Moh. Dahlan Th.; Nismayanti, Anis
Gravitasi Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v13i1.4445

Abstract

It has been designed and created a plant watering system that is expected to help watering plants from a manual system to an automated system. The watering system is designed for watering plants at the right time and humidity. This tool utilizes SEN0057 soil moisture sensors to detect the level of soil moisture and ATmega328P microcontroller as the main controller. This tool is also used as a stop relay contact or disconnect from the current to flow to the pump, the LCD to display the time and the level of soil moisture and pump to drain the water. The working principle of this device when the sensor detects kelambaban ground level is less than the pre-defined limit, the microcontroller will command the process of watering until the soil moisture value equal to or greater than the pre-defined. Pepper plants as objects of research have suitable soil moisture ranging from 50% - 60%. Thus limits for soil moisture for plant watering is 3:38 volts. Watering the plant is operated at 5:45 pm and 17:45 pm.Keywords: Soil Moisture Sensor SEN0057, ATmega328P, Relays
Identifikasi Aliran Panas Bawah Permukaan di Desa Lemba Harapan Kabupaten Tolitoli Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis Muhammad Ifal Armada; Moh. Dahlan Th. Musa; Maskur Maskur; Badaruddin Badaruddin
Gravitasi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.028 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v17i2.12422

Abstract

Penelitian tentang panasbumi di Desa Lemba Harapan Kabupaten Tolitoli telah selesai dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik hambatan jenis dengan konigurasi Wenner. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aliran panas bawah permukaan. Pengambilan data dilakukan sebanyak 4 lintasan yang tersebar di daerah penelitian. Pengolahan data menggunakan software Surfer11 unuk memperoleh hasil berupa penampang dengan perhitungan faktor formasi dan software Res2dinv sehingga diperoleh nilai hambatan jenis lapisan dengan range 24,44 – 61,1 Ωm yang diduga sebagai aliran panas yang tedapat di bawah permukaan. Kata Kunci : Geolistrik, Hambatan Jenis, Aliran Panas