Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Gravitasi

Identifikasi sebaran Aquifer Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis di Wilayah Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong Deriz Landjoma; Moh. Dahlan Th. Musa; Badaruddin Badaruddin
Gravitasi Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v16i2.9480

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini tentang Identifikasi Sebaran Aquifer Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis di Wilayah Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sebaran lapisan aquifer yang diidentifikasi dengan 9 titik bentangan pengukuran dan terbagi dalam 4 bagian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode geolistrik hambatan jenis dan untuk teknik pengukuran yang digunakan adalah metode Automatic Array Scanning (AAS) dengan konfigurasi Wenner. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Earthimager 2D dilakukan untuk memperoleh distribusi nilai hambatan jenis bawah permukaan bumi. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh nilai hambatan jenis yang merupakan lapisan aquifer yang berkisar 75 Wm-160 Wm dengan nilai faktor formasi 2-4. Lapisan aquifer tersebut terdeteksi menyebar di kedalaman ± 1m bmt hingga ± 45 m bmt, dimana pola sebaran aquifer ini menuju ke arah utara. Kata kunci: Aquifer, Earthmager, Geolistrik hambatan jenis, Wenner.
Identifikasi Sebaran Bijih Besi Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis 2D di Desa Laemanta Kecamatan Kasimbar Asari Frie Anugerah; Moh. Dahlan Th Musa; Badaruddin Badaruddin
Gravitasi Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.91 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v17i1.10667

Abstract

Telah dilakukan penelitian di Desa Laemanta Kecamatan Kasimbar yang bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran batuan pembawa bijih besi di bawah permukaan tanah. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik hambatan jenis dengan konfigurasi Wenner. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 lintasan yang tersebar di daerah penelitian. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Res2dinv untuk memperoleh nilai hambatan jenis lapisan dengan range 330 – 610 Ωm yang diduga sebagai batuan pembawa bijih besi. Keberadaan batuan pembawa bijih besi tidak tersebar merata pada lokasi penelitian. Kandungan Fe pada lokasi penelitian sebesar 24,90% yang di uji menggunakan metode analisis XRF. Kata Kunci: Geolistrik, Hambatan Jenis, Bijih Besi, XRF
Uji Penerapan Metode Geolistrik Time-Lapse untuk Memonitoring Pergerakan Fluida Bawah Permukaan (Air Tanah) Di Lokasi Sumur Produksi Air Tanah Warga Kelurahan Tondo Kota Palu Ahmad Imam Abdullah; Badaruddin Badaruddin; Moh. Dahlan Th. Musa; Sahabuddin Sahabuddin; Abdullah Abdullah
Gravitasi Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.252 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v16i2.9482

Abstract

Studi kasus dipilih pada wilayah Kelurahan Tondo Kota Palu, karena banyak pemukim yang menggunakan sumber air tanah, serta secara geografis berdekatan dengan pantai. Berdasarkan kondisi wilayah tersebut, kemungkinan terdapat sifat dinamika pergerakan fluida bawah permukaan dari pengaruh pengisian dan produksi air tanah, serta keberadaan air laut. Untuk mendeteksi pergerakan fluida tersebut, kami menerapkan metode geolistrik. Metode ini diuji sebagai teknologi monitoring pergerakan fluida bawah permukaan (air tanah) pada selang waktu tertentu (time lapse). Untuk menggambarkan pergerakan dinamika air tanah tersebut, kami membuat 1 lintasan pengukuran geolistrik 2-D di sekitar lokasi sumur air tanah warga serta melakukan survei kondisi fisik sumur tersebut. Hasil yang diperoleh terdapat 3 buah sumur air tanah. Level muka air tanah berada di sekitar kedalaman 9 m. Kedudukan air tanah tersebut merupakan jenis lapisan air tanah dangkal pada sistem lapisan akuifer semi bebas atau akuitar. Lapisan tersebut memiliki litologi pasir lempungan dan kerikil. Air tanah setempat memiliki nilai DHL 700 – 1000 µS/cm, dimana semakin ke arah laut rasa air tanah telah payau atau terkadang asin. Berdasarkan hasil monitoring yang diturunkan dari data geolistrik time lapse, vektor pergerakan air tanah akan semakin besar (cepat bergerak) menuju nilai resistivitas tinggi 40-100 Ohm-m, dan ditemukan pergerakan tersebut berakumulasi pada kedalaman lebih dari 9 m. Pola pergerakan air tanah pada lapisan akuitar setempat, lebih dominan dipengaruhi oleh faktor gravitasi, infiltrasi dan perkolasi, aktivitas produksi sumur, serta pengaruh intrusi air laut. Untuk pengaruh intrusi air laut, ini cukup signifikan kenampakannya di sisi barat lintasan (jarak 90-100 m). Terlihat dari waktu ke waktu pola anomali resisitivitas yang terdefinisi mengandung air di bawah permukaan (terutama di sekitar sumur) tidak mengalami perubahan pola secara signifikan, hal ini mengindikasikan volume air tanah pada sistem lapisan tersebut cenderung konstan atau tetap adanya dari faktor pengisian dan produksi sumur air tanah warga. Kata Kunci :Geolistrik, Sumur, Air Tanah, Resistivitas
Identifikasi Sebaran Lapisan Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis Di Wilayah Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong Rosita Y. Sa'adah; Moh. Dahlan Th. Musa; Badaruddin Badaruddin
Gravitasi Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v16i2.9478

Abstract

ABSTRAK Penelitian tentang identifikasi sebaran lapisan akuifer menggunakan metode geolistrik hambatan jenis di wilayah kecamatan parigi selatan kabupaten parigi moutong telah dilakukan untuk mengetahui sebaran lapisan akuifer di Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian dilakukuan dengan 11 titik Lintasan pengukuran yang terbagi dalam 3 bagian untuk mengetahui letak sebaran akuifer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode geolistrik hambatan jenis dan untuk pengukuran dilakukan dengan metode Automatic Array Scanning (AAS) menggunakan konfigurasi Wenner. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Earthmager 2D dilakukan untuk memperoleh nilai distribusi hambatan jenis bawah permukaan. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh nilai hambatan jenis yang merupakan lapisan aquifer yang berkisar 54 Ωm - 133 Ωm dengan nilai faktor formasi 2 - 5. Arah penyebaran lapisan akuifer dominan ke arah bagian tengan lokasi penelitian. Kata kunci: Akuifer, Earthimager, Geolistrik hambatan jenis, Wenner.