Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Oehonis

Perilaku Pemanfaatan Jamban Masyarakat Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Iren Maubana; Ragu Theodolfi
Oehònis Vol 5 No 01 (2022): Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sanitation Departement of Health Polytechnic of Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.683 KB)

Abstract

Lebih dari 56 juta penduduk di Indonesia masih memiliki prilaku BABS. Ketersediaan jamban sebagai sarana untuk mengurangi dampak penyebaran penyakit yang ditimbulkan akibat BABS, masih sangat rendah. Cakupan jamban yang rendah pada beberapa wilayah di NTT menyebabkan angka penyakit yang ditularkan melalui air cukup tinggi. Cakupan jamban di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur adalah 98% (558 jamban untuk 569 KK). Meskipun cakupan tinggi, namun pemanfaatan jamban belum secara maksimal dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat tentang pemanfaatan jamban di Desa Oelnasi. Jenis penelitian adalah deskriptif. Populasi penelitian 596 KK, sampel penelitian adalah 100 KK, diambil secara acak. Hasil penelitian untuk aspek pengetahuan, 56% kategori baik, 26% cukup dan 16% kategori kurang. Aspek sikap, 76% kategori baik, 14% cukup dan 10% kategori kurang. Aspek tindakan, 95% dalam kategori baik, 4% menggunakan jamban bersama (sharing), 1% BABS. Disimpulkan bahwa aspek pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat Desa Oelnasi akan pemanfaatan jamban masuk kategori baik. Disarankan bagi pihak Puskesmas untuk melakukan advokasi pada tokoh masyarakat, memberikan pemicuan bagi masyarakat, monitoring dan evaluasi dalam penerapan kegiatan Stop BABS.
Surveilans Vektor dan Pemetaan Daerah Reseptif pada Wilayah Rendah Kasus Malaria di Propinsi NTT Theodolfi, Ragu; Rahmawati, Ety; Sila, Oktofianus
Oehònis Vol 7 No 1 (2024): Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sanitation Departement of Health Polytechnic of Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perubahan iklim berefek pada transmisi malaria melalui perubahan ekologi dan prilaku manusia, nyamuk Anopheles dan parasit (Plasmodium). Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang surveilans vektor serta pemetaan daerah rendah kasus malaria di Provinsi NTT. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Sampel penelitian adalah 3 kecamatan di Rote Ndao yang memenuhi kriteria pantai dekat pemukiman, pantai jauh pemukiman dan dekat pusat kecamatan untuk mendapatkan data iklim dan habitat jentik. Data prilaku masyarakat terkait pencegahan malaria diperoleh dari wawancara menggunakan program Epicollect terhadap 40 responden yang dilakukan secara accidental. Hasil penelitian menunjukan kondisi suhu, kelembaban, curah hujan dan kecepatan angin berpotensi dalam penularan penyakit malaria, meskipun indeks habitatnya <1. Masyarakat memiliki prilaku yang mendukung dalam pencegahan penularan malaria di Kabupaten Rote Ndao. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk melakukan pemantauan secara berkala pada tempat yang potensial untuk perkembanbiakan jentik Anopheles dan penyuluhan rutin kepada masyarakat untuk pencegahan malaria secara personal.