Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Penerapan Desain Biofilik Untuk Meningkatkan Produktivitas Ruang Bekerja Pada Industri Kreatif Hanafi, Muhammad Hasan; Maharani, Rizka Tiara
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 8 No 1 (2024): July
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33510/marka.2024.8.1.23-34

Abstract

Creative industries have great potential and will continue to grow with the advancement of time. As a result, communities in the creative industries will continue to be formed, creating a space for collaboration that is contained in the creative workspace. The activities carried out in the workspace often require high productivity and creativity. If this is done continuously, it can lead to emotional and physical fatigue that can reduce work productivity. The solution to address this is to improve the comfort of working in the creative workspace environment with a biophilic approach in order to create a comfortable workspace that can improve productivity and creativity while working. This study aims to conduct a study of literature and journals that discuss biophilic design in the workplace that has an impact on the performance of creative industry actors. The research method chosen for this study is short communication by filtering journals and taking keywords "Biophilic", "Workspace", "Productive", and "Creative" in journal databases such as ResearchGate, ScienceDirect, Google Scholar, and Green Plants for Green Building. This study is expected to provide recommendations for researchers and architectural designers in designing workspaces. The results of this study are expected to produce workspace design criteria that can provide comfort and improve productivity and creativity of its users in the creative industry environment
Analisis penerapan arsitektur neo-vernakular pada Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow Purbo, Fahri Gunar; Elviana, Eva; Maharani, Rizka Tiara
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 7 No. 2 (2024): Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v7i2.1433

Abstract

Jawa Timur merupakan wilayah yang kaya akan budaya dan seni tradisional. Arsitektur tradisional Jawa Timur, seperti Joglo, memiliki ciri khas yang  unik dan mencerminkan nilai-nilai budaya yang kuat. Namun, seiring perkembangan zaman dan permintaan pasar yang berubah, beberapa resort mungkin cenderung mengadopsi desain yang lebih modern dan menghilangkan elemen-elemen tradisional tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan arsitektur neo-vernakular pada Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow. Arsitektur neo-vernakular menggabungkan elemen-elemen desain tradisional dengan pendekatan kontemporer, menciptakan bangunan yang memadukan nilai-nilai budaya lokal dengan kebutuhan dan harapan masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan studi kasus terhadap resort tersebut dengan melihat bagian bagiannya. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan arsitek, pemilik resort, serta pengunjung resort. Data sekunder diperoleh melalui studi literatur yang relevan, termasuk buku, jurnal, dan artikel terkait arsitektur neo-vernakular. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur neo-vernakular pada Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menghadirkan pengalaman yang unik dan menggugah di antara pengunjung. Melalui penggunaan elemen-elemen desain tradisional seperti material lokal, ornamen, tata letak, dan pola ruang, resort ini berhasil menciptakan atmosfer yang terkait erat dengan budaya lokal dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, arsitektur neovernakular juga memberikan manfaat dalam hal keberlanjutan dan konservasi lingkungan. Penggunaan material lokal dan metode konstruksi yang ramah lingkungan membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan alam sekitar dan mendorong praktek yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan  dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang penerapan arsitektur neovernakular pada Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow.
PERILAKU ANAK TERHADAP PENGGUNAAN FASILITAS BERMAIN DI TAMAN BUNGKUL SURABAYA Maharani, Rizka Tiara; Harmunisa, Yusvika Ratri; Perdana, Adithea Syaputra
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Bungkul Park, located in Surabaya, Indonesia, is a prominent urban park distinguished by its captivating architectural style. The park is frequently used by youngsters, who are drawn to its setting and amenities that have been purposefully tailored to facilitate play and social interaction. However, further investigation is required to examine the behavioral patterns exhibited by children during their visits to Surabaya, as well as the safety measures implemented in various recreational facilities. The objective of this study is to gain insight into the behavioral patterns exhibited by youngsters in Taman Bungkul. The employed research methodology entails a qualitative approach, incorporating observation, behavior mapping, and questionnaires as data collection tools. The target population for this study comprises children aged 2-13 years who frequent Bungkul Park. The analysis of the existing text data will be conducted using the JMP analysis program. Researchers employ observational methods to examine the behavior of children, including activities such as running, playing, and engaging with architectural features such as benches, parks, and other recreational spaces. The behavior of the child is subsequently delineated using behavior mapping. In addition, the researchers employed questionnaires consisting of inquiries to obtain a more profound understanding of children's views and preferences about architectural designs within park settings. The findings of this study suggest that Bungkul Park exhibits considerable appeal as a recreational space for children. However, it is imperative to address some aspects, particularly pertaining to the safety of children, in order to enhance their overall experience. The behavior of children is subject to notable influences from both gender and age, although the magnitude of these influences may not be very substantial. The implications of the study's findings hold significance for urban garden designers and architects, as they pertain to the creation of spaces that effectively engage children and align with their preferences.Keyword: architecture; child behavior; city park; SurabayaAbstrak: Taman Bungkul merupakan salah satu taman kota di Surabaya, Indonesia, dengan desain arsitektur yang menarik. Taman ini sering dikunjungi oleh anak-anak dimana lingkungan dan fasilitas yang ada telah dirancang khusus untuk bermain dan berinteraksi. Namun, perlu dikaji mengenai bagaimana pola perilaku anak saat berkunjung di Surabaya serta keamanan yang ada di seluruh fasilitas bermain. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana anak-anak berperilaku di Taman Bungkul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan observasi, behaviour mapping dan kuisioner terhadap anak-anak berusia 2-13 tahun yang mengunjungi Taman Bungkul. Data text yang ada akan dianalisis dengan menggunakan software analisis JMP. Melalui observasi, peneliti mengamati perilaku anak-anak seperti berlari, bermain, berinteraksi dengan elemen arsitektur seperti bangku, taman, dan area rekreasi lainnya. Perilaku anak tersebut kemudian digambarkan melalui behaviour mapping. Selanjutnya kuisioner yang berupa pertanyaaan digunakan untuk memperoleh wawasan lebih dalam tentang persepsi dan preferensi anak terhadap desain arsitektur di taman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Taman Bungkul merupakan area bermain yang cukup diminati oleh anak-anak tetapi masih ada beberapa yang harus dibenahi terutama dari segi keamanan untuk anak-anak. Perilaku anak sangat dipengaruhi berdasarkan jenis kelamin dan usia tetapi tidak terlalu signifikan. Temuan dari penelitian ini memiliki implikasi penting bagi perancang taman kota dan arsitek di dalam merancang lingkungan yang merangsang partisipasi anak agar dapat lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.Kata Kunci: arsitektur, perilaku anak, Surabaya, taman kota.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA HOTEL HILTON BANDUNG Syafaat, Alfarizy Terra; Maharani, Rizka Tiara
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Hotel is a building that requires a concept in attracting visitors, one of which is by using the concept of contemporary architecture. Contemporary architecture is an architectural style that uses the latest technology and follows the times so that it can match the interests of the community. A hotel that uses contemporary architecture is the hilton hotel located in Bandung. The hotel has a facade with dynamic patterns and square compositions so that it seems modern and creative. This research uses a qualitative approach. This research uses a visual analysis method that comes from various sources and is compared with the basic theory of contemporary architecture. The purpose of this study is to describe the principles of contemporary architecture in the Hilton Bandung Hotel building. Hilton Hotel Bandung is a good example of the application of contemporary architecture concept in hotel design. The result of the research shows that Hilton hotel can fulfill the principles of contemporary architecture. This can be seen from the transparent elements, open space, structured landscape exploration, renewable technology, harmonization of indoor space with outdoor space, and the addition of cultural elements into the exterior and interior of the hotel.Keyword: Architecture Contemporary, Bandung, HotelAbstrak: Hotel merupakan bangunan yang memerlukan konsep dalam menarik pengunjung, salah satunya dengan menggunakan konsep arsitektur kontemporer. Arsitektur kontemporer adalah gaya arsitektur yang menggunakan teknologi terkini dan mengikuti perkembangan zaman sehingga dapat sesuai dengan minat dari masyarakat. Hotel yang menggunakan arsitektur kontemporer adalah hotel hilton yang berlokasi di bandung. Hotel ini memiliki fasad dengan pola dinamis dan gubahan persegi sehingga terkesan modern dan kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis visual yang berasal dari berbagai sumber dan dikomparasi dengan teori dasar arsitektur kontemporer. Tujuan dari ini mendeskripsikan prinsip-prinsip arsitektur kontemporer pada bangunan Hotel Hilton Bandung. Hotel Hilton Bandung merupakan contoh yang baik dari penerapan konsep arsitektur kontemporer dalam desain hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hotel Hilton dapat memenuhi prinsip arsitektur kontemporer. Hal ini terlihat dari elemen transparan, ruang yang terbuka, ekplorasi lanskap yang terstruktur, teknologi yang terbarukan, harmonisasi ruang dalam dengan ruang luar, dan penambahan elemen budaya ke dalam eksterior maupun interior hotel.Kata Kunci: Arsitektur Kontemporer, Bandung, Hotel
Pola Ruang Sosial Terhadap Perilaku Lansia di Atedia Senior Living Surabaya Diva, Rahma Almyra; Maharani, Rizka Tiara
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i1.15115

Abstract

Interaksi sosial melekat pada masyarakat Indonesia sebagai cerminan dari keanekaragaman budaya. Interaksi individu dan ruang fisik berubah secara dinamis membentuk ruang sosial. Kurangnya pemahaman tentang karakteristik dan kebutuhan kelompok masyarakat dalam memproduksi ruang sosial perlu ditindaklanjuti, khususnya bagi kelompok lansia yang mengalami penurunan kondisi fisik, psikologis, maupun sosial.  Objek penelitian difokuskan pada ruang sosial Atedia Senior Living sebagai hunian lansia di Kota Surabaya yang dirancang eksklusif untuk mewadahi aktivitas lansia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola perilaku lansia saat melakukan interaksi sosial dan mengetahui sejauh mana Atedia Senior Living mampu menciptakan ruang sosial yang dapat mengakomodasi aktivitas lansia di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi perilaku lansia secara langsung serta studi literatur melalui jurnal terakreditasi dan buku. Analisis data digambarkan melalui behaviour mapping dengan pendekatan place-centered mapping, kemudian diinterpretasikan dengan teori ruang sosial Lefebvre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang sosial Atedia Senior Living telah mewadahi aktivitas lansia, tetapi ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan dalam meningkatkan efektivitas ruang yang inklusif untuk menghindari isolasi sosial serta mendorong keterlibatan lansia dalam komunitas, seperti keleluasan sirkulasi, kemudahan aksesibilitas, dan penciptaan rasa aman dalam pencapaian ruang.
EVALUASI JALUR PENUMPANG STASIUN BERDASARKAN AKSESIBILITAS TUNA DAKSA (STUDI DI STASIUN KAMPUNG BANDAN JAKARTA) Saniy, Zakiyyatus; Maharani, Rizka Tiara
MODUL Vol 25, No 1 (2025): MODUL vol 25 nomor 1 tahun 2025 (6 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mdl.25.1.2025.36-42

Abstract

Stasiun Kampung Bandan memiliki peron bertingkat yang menjadi tantangan dalam mobilitas. Namun, sebagai stasiun transit yang melayani rute padat seperti KRL Cik EVALUASI JALUR PENUMPANG STASIUN BERDASARKAN AKSESIBILITAS TUNA DAKSA (STUDI DI STASIUN KAMPUNG BANDAN JAKARTA) arang dan Tanjung Priuk, penting bagi stasiun ini untuk memberikan layanan inklusif bagi penyandang disabilitas tuna daksa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mobilitas bagi penyandang tuna daksa di stasiun kampung bandan. Kemudian mengidentifikasi dan menetapkan standar fasilitas dan sarana yang sesuai untuk stasiun ini agar dapat digunakan secara optimal oleh kaum disabilitas fisik. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan sarana dan prasarana mobilitas stasiun dan memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang kondisi fisiknya, dapat dengan mudah mengakses dan menggunakan layanan transportasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif observasi. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari jurnal dan observasi lapangan, di mana peneliti mensimulasikan menjadi penyandang tuna daksa menggunakan tongkat jalan. Hasil observasi kemudian dibandingkan dengan prinsip desain universal yang telah dikaji penerapannya di stasiun pada pnelitian sebelumnya. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menyoroti urgensi perlunya perubahan dalam desain dan pengelolaan stasiun publik, terutama untuk memastikan bahwa aksesibilitas bagi semua pengguna menjadi prioritas.
Penataan Ruang dan Kenyamanan Sirkulasi Pengguna pada Minimarket (Studi Kasus: Alfamart Drive Thru Gading Serpong) Prasetyo, Rizal Luhur; Maharani, Rizka Tiara
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 8 No. 2 (2025): JAUR April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v8i2.14392

Abstract

The development of the retail industry in Indonesia is experiencing rapid development, for example a large company in the retail sector which already has branch stores throughout Indonesia, namely PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk or what we often call Alfamart. Buyer comfort is the main focus in services at minimarkets, one of which is the convenience of circulation in minimarkets. This research exists because some visitors to minimarkets feel uncomfortable with the wide circulation provided by the store, especially in the area between the shelves of the products being sold. The method used is qualitative observation, where the data obtained is taken from the observation process which is presented in detail. The data analysis process will be supported by literature insights from books, journals and Alfamart Company data. The formulation of the problem from this research is that visitors feel that the space between the shelves for circulation is too narrow when picking up the product they want to buy. The purpose of this research is to determine the spatial arrangement at Alfamart Drive Thru Gading Serpong and whether the circulation of users in the store meets comfort standards for users inside.
Penerapan Arsitektur Multisensori sebagai Stimulus Multiple Intelligence Anak pada Taman Prestasi Surabaya Nabila, Faizah Ayu; Maharani, Rizka Tiara
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v9i1.14459

Abstract

The sensory system is an effort created to increase intelligence for children, one of which is through rides. Visitors to Taman Prestasi are predominantly aged 24-120 months, guided by parents. Taman Prestasi as a children's companion facility should be able to reveal how multisensory principles are applied to hone intelligence not only with theory, but great intelligence in the real world. The research aims to describe the extent of multisensory principles in the park design, by analyzing aspects of children's multiple intelligence consisting of visual-spatial, linguistic, gestural, mathematical logic, musical, intrapersonal, interpersonal, and naturalist intelligence. It is expected that Taman Prestasi can support the stimulation of children to achieve multiple intelligence. The research used descriptive method of qualitative approach by comparing journal samples and combining observations by means of interviews and observations of a sample of 10 children aged 12-72 months divided into 2 age ranges. The results of the study explained that in terms of macro, Taman Prestasi rides meet the criteria of multisensory architecture, but in micro the rides only apply some multisensory theories so that the stimulation of multiple intelligence is less realized.
Pengaruh Fleksibilitas Ruang terhadap Penerapan Konsep Arsitektur Tropis pada C2O Library & Collabtive Artanti, Daffa Maulidia; Maharani, Rizka Tiara
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16082

Abstract

Surabaya, kota yang berada di kawasan beriklim tropis, dengan penduduk yang beragam. Hal ini mendorong kebutuhan akan ruang berkumpul yang multifungsi dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna, namun dapat tetap mempertahankan kualitas iklim yang mendukung kenyamanan pengguna. Tantangan utama terletak pada bagaimana fleksibilitas ruang dapat dihadirkan tanpa mengganggu prinsip arsitektur tropis, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, serta perlindungan terhadap panas dan curah hujan. Salah satu ruang berkumpul yang menerapkan konsep tropis sekaligus mengadopsi fleksibilitas ruang di Surabaya adalah C2O Library & Collabtive, sebuah perpustakaan swadaya yang juga difungsikan sebagai coworking space, tempat diskusi, serta tempat berkumpul komunitas kreatif untuk event-event tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana fleksibilitas ruang dapat mempengaruhi prinsip arsitektur tropis di C2O Library & Collabtive. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung dan studi literatur melalui jurnal terakreditasi, yang kemudian dikaji berdasarkan prinsip-prinsip arsitektur tropis untuk memahami sejauh mana fleksibilitas ruang berperan dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas ruang di C2O Library & Collabtive memungkinkan adaptasi fungsi ruang tanpa mengorbankan kenyamanan termal, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara. Hal ini mendukung penerapan prinsip arsitektur tropis secara pasif, efisien, dan adaptif terhadap berbagai aktivitas pengguna.
Penerapan Arsitektur Ekologis Pada Desain Revitalisasi Kasawan Wisata Alam Gunung Beruk Ponorogo Elviana, Eva; Maharani, Rizka Tiara; lesmana, diyan
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 4, No 2 (2023): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2023.v4i2.4863

Abstract

Kawasan wisata alam Gunung Beruk Ponorogo, mengalami degradasi semenjak adanya pandemic Covid 19, yang mengharuskan kawasan ini ditutup sementara waktu untuk kunjungan wisata. Dengan tidak adanya kegiatan dalam kawasan, menjadikan beberapa fasilitas menjadi rusak, tanaman tumbuh liar tanpa pemeliharaan, sehingga menjadikan kawasan disini menurun kualitasnya. Arsitektur Ekologis merupakan arsitektur yang berwawasan lingkungan, sangat mempertimbangkan hubungan antara manusia dengan lingkungannya dengan meminimalisir kerusakan lingkungannya. Dengan mengandalkan unsur pokok pada udara, air, tanah (bumi) dan energy (api), akan digunakan sebagai pertimbangan dalam mendisain kembali kawasan wisatanya melalui upaya revitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan arsitektur ekologis dalam mendisain fasilitas dan merevitalisasi kawasan, agar tidak hanya diperoleh peningkatan ekonomi namun juga peningkatan kualitas visualnya. Metode penelitian digunakan teknik observasi lapangan pada kawasan Gunung Beruk, dan dianalisis secara kualitatif. Selanjutnya digunakan metode pragmatic dalam menghasilkan desain kawasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan arsitektur ekologis dapat diselaraskan dengan alam sekitarnya, serta dapat mengurangi efek kerusakan lingkungannya.