Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pola Ruang Sosial Terhadap Perilaku Lansia di Atedia Senior Living Surabaya Diva, Rahma Almyra; Maharani, Rizka Tiara
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i1.15115

Abstract

Interaksi sosial melekat pada masyarakat Indonesia sebagai cerminan dari keanekaragaman budaya. Interaksi individu dan ruang fisik berubah secara dinamis membentuk ruang sosial. Kurangnya pemahaman tentang karakteristik dan kebutuhan kelompok masyarakat dalam memproduksi ruang sosial perlu ditindaklanjuti, khususnya bagi kelompok lansia yang mengalami penurunan kondisi fisik, psikologis, maupun sosial.  Objek penelitian difokuskan pada ruang sosial Atedia Senior Living sebagai hunian lansia di Kota Surabaya yang dirancang eksklusif untuk mewadahi aktivitas lansia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola perilaku lansia saat melakukan interaksi sosial dan mengetahui sejauh mana Atedia Senior Living mampu menciptakan ruang sosial yang dapat mengakomodasi aktivitas lansia di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi perilaku lansia secara langsung serta studi literatur melalui jurnal terakreditasi dan buku. Analisis data digambarkan melalui behaviour mapping dengan pendekatan place-centered mapping, kemudian diinterpretasikan dengan teori ruang sosial Lefebvre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang sosial Atedia Senior Living telah mewadahi aktivitas lansia, tetapi ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan dalam meningkatkan efektivitas ruang yang inklusif untuk menghindari isolasi sosial serta mendorong keterlibatan lansia dalam komunitas, seperti keleluasan sirkulasi, kemudahan aksesibilitas, dan penciptaan rasa aman dalam pencapaian ruang.
EVALUASI JALUR PENUMPANG STASIUN BERDASARKAN AKSESIBILITAS TUNA DAKSA (STUDI DI STASIUN KAMPUNG BANDAN JAKARTA) Saniy, Zakiyyatus; Maharani, Rizka Tiara
MODUL Vol 25, No 1 (2025): MODUL vol 25 nomor 1 tahun 2025 (6 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mdl.25.1.2025.36-42

Abstract

Stasiun Kampung Bandan memiliki peron bertingkat yang menjadi tantangan dalam mobilitas. Namun, sebagai stasiun transit yang melayani rute padat seperti KRL Cik EVALUASI JALUR PENUMPANG STASIUN BERDASARKAN AKSESIBILITAS TUNA DAKSA (STUDI DI STASIUN KAMPUNG BANDAN JAKARTA) arang dan Tanjung Priuk, penting bagi stasiun ini untuk memberikan layanan inklusif bagi penyandang disabilitas tuna daksa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mobilitas bagi penyandang tuna daksa di stasiun kampung bandan. Kemudian mengidentifikasi dan menetapkan standar fasilitas dan sarana yang sesuai untuk stasiun ini agar dapat digunakan secara optimal oleh kaum disabilitas fisik. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan sarana dan prasarana mobilitas stasiun dan memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang kondisi fisiknya, dapat dengan mudah mengakses dan menggunakan layanan transportasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif observasi. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari jurnal dan observasi lapangan, di mana peneliti mensimulasikan menjadi penyandang tuna daksa menggunakan tongkat jalan. Hasil observasi kemudian dibandingkan dengan prinsip desain universal yang telah dikaji penerapannya di stasiun pada pnelitian sebelumnya. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menyoroti urgensi perlunya perubahan dalam desain dan pengelolaan stasiun publik, terutama untuk memastikan bahwa aksesibilitas bagi semua pengguna menjadi prioritas.
Penataan Ruang dan Kenyamanan Sirkulasi Pengguna pada Minimarket (Studi Kasus: Alfamart Drive Thru Gading Serpong) Prasetyo, Rizal Luhur; Maharani, Rizka Tiara
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 8 No. 2 (2025): JAUR April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v8i2.14392

Abstract

The development of the retail industry in Indonesia is experiencing rapid development, for example a large company in the retail sector which already has branch stores throughout Indonesia, namely PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk or what we often call Alfamart. Buyer comfort is the main focus in services at minimarkets, one of which is the convenience of circulation in minimarkets. This research exists because some visitors to minimarkets feel uncomfortable with the wide circulation provided by the store, especially in the area between the shelves of the products being sold. The method used is qualitative observation, where the data obtained is taken from the observation process which is presented in detail. The data analysis process will be supported by literature insights from books, journals and Alfamart Company data. The formulation of the problem from this research is that visitors feel that the space between the shelves for circulation is too narrow when picking up the product they want to buy. The purpose of this research is to determine the spatial arrangement at Alfamart Drive Thru Gading Serpong and whether the circulation of users in the store meets comfort standards for users inside.
Penerapan Arsitektur Multisensori sebagai Stimulus Multiple Intelligence Anak pada Taman Prestasi Surabaya Nabila, Faizah Ayu; Maharani, Rizka Tiara
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v9i1.14459

Abstract

The sensory system is an effort created to increase intelligence for children, one of which is through rides. Visitors to Taman Prestasi are predominantly aged 24-120 months, guided by parents. Taman Prestasi as a children's companion facility should be able to reveal how multisensory principles are applied to hone intelligence not only with theory, but great intelligence in the real world. The research aims to describe the extent of multisensory principles in the park design, by analyzing aspects of children's multiple intelligence consisting of visual-spatial, linguistic, gestural, mathematical logic, musical, intrapersonal, interpersonal, and naturalist intelligence. It is expected that Taman Prestasi can support the stimulation of children to achieve multiple intelligence. The research used descriptive method of qualitative approach by comparing journal samples and combining observations by means of interviews and observations of a sample of 10 children aged 12-72 months divided into 2 age ranges. The results of the study explained that in terms of macro, Taman Prestasi rides meet the criteria of multisensory architecture, but in micro the rides only apply some multisensory theories so that the stimulation of multiple intelligence is less realized.
Pengaruh Fleksibilitas Ruang terhadap Penerapan Konsep Arsitektur Tropis pada C2O Library & Collabtive Artanti, Daffa Maulidia; Maharani, Rizka Tiara
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16082

Abstract

Surabaya, kota yang berada di kawasan beriklim tropis, dengan penduduk yang beragam. Hal ini mendorong kebutuhan akan ruang berkumpul yang multifungsi dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna, namun dapat tetap mempertahankan kualitas iklim yang mendukung kenyamanan pengguna. Tantangan utama terletak pada bagaimana fleksibilitas ruang dapat dihadirkan tanpa mengganggu prinsip arsitektur tropis, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, serta perlindungan terhadap panas dan curah hujan. Salah satu ruang berkumpul yang menerapkan konsep tropis sekaligus mengadopsi fleksibilitas ruang di Surabaya adalah C2O Library & Collabtive, sebuah perpustakaan swadaya yang juga difungsikan sebagai coworking space, tempat diskusi, serta tempat berkumpul komunitas kreatif untuk event-event tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana fleksibilitas ruang dapat mempengaruhi prinsip arsitektur tropis di C2O Library & Collabtive. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung dan studi literatur melalui jurnal terakreditasi, yang kemudian dikaji berdasarkan prinsip-prinsip arsitektur tropis untuk memahami sejauh mana fleksibilitas ruang berperan dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas ruang di C2O Library & Collabtive memungkinkan adaptasi fungsi ruang tanpa mengorbankan kenyamanan termal, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara. Hal ini mendukung penerapan prinsip arsitektur tropis secara pasif, efisien, dan adaptif terhadap berbagai aktivitas pengguna.
Penerapan Arsitektur Ekologis Pada Desain Revitalisasi Kasawan Wisata Alam Gunung Beruk Ponorogo Elviana, Eva; Maharani, Rizka Tiara; lesmana, diyan
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 4, No 2 (2023): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2023.v4i2.4863

Abstract

Kawasan wisata alam Gunung Beruk Ponorogo, mengalami degradasi semenjak adanya pandemic Covid 19, yang mengharuskan kawasan ini ditutup sementara waktu untuk kunjungan wisata. Dengan tidak adanya kegiatan dalam kawasan, menjadikan beberapa fasilitas menjadi rusak, tanaman tumbuh liar tanpa pemeliharaan, sehingga menjadikan kawasan disini menurun kualitasnya. Arsitektur Ekologis merupakan arsitektur yang berwawasan lingkungan, sangat mempertimbangkan hubungan antara manusia dengan lingkungannya dengan meminimalisir kerusakan lingkungannya. Dengan mengandalkan unsur pokok pada udara, air, tanah (bumi) dan energy (api), akan digunakan sebagai pertimbangan dalam mendisain kembali kawasan wisatanya melalui upaya revitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan arsitektur ekologis dalam mendisain fasilitas dan merevitalisasi kawasan, agar tidak hanya diperoleh peningkatan ekonomi namun juga peningkatan kualitas visualnya. Metode penelitian digunakan teknik observasi lapangan pada kawasan Gunung Beruk, dan dianalisis secara kualitatif. Selanjutnya digunakan metode pragmatic dalam menghasilkan desain kawasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan arsitektur ekologis dapat diselaraskan dengan alam sekitarnya, serta dapat mengurangi efek kerusakan lingkungannya.
PENGARUH PENATAAN RUANG PESANTREN BUDI GUNA TERHADAP KENYAMANAN SANTRI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Alfionisystrya, Okeu; Maharani, Rizka Tiara
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i1.005

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan yang pada pengajarannya lebih menekankan pada pendidikan Islam. Namun tidak sedikit anak-anak menganggap bahwa pesantren merupakan tempat yang membosankan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan santri ialah melalui pendekatan Arsitektur Perilaku pada pesantren. Penerapan Arsitektur Perilaku pada Pesantren Budi Guna dapat dilihat dari pesantren yang memiliki komposisi konfigurasi massa bangunan yang tersebar luas sehingga pesantren memiliki solid blok medan, selain itu void pada pesantren ini berjenis sistem tertutup linier dikarenakan ruang dibatasi oleh massa bangunan yang memanjang dan terkesan tertutup. Penelitian ini dilakukan guna mencari tahu pengaruh penataan ruang pada Pesantren Budi Guna terhadap kenyamanan santri di dalamnya. Pendekatan pada penelitian ini ialah kualitatif melalui pengisian kuesioner dan behavior mapping. Hasil penelitian yang telah dilakuakan kali ini ialah terdapat beberapa penempatan fasilitas yang kurang tepat sehingga membuat santri merasa kurang nyaman seperti lapangan upacara yang berdekatan dengan dapur, dan kurang tertatanya lahan parkir kendaraan. Meskipun demikian, penataan ruang pada bangunan asrama maupun sekolah pada Pesantren Buni Guna ini berjenis linier sehingga memudahkan santri menjangkau ruangan-ruangan di dalamnya, hal tersebut secara tidak langsung dapat mempengaruhi tingkat kenyamanan santri dalam berkegiatan di pesantren.
Mempromosikan Desain Parametrik Untuk Pengajaran Arsitektur di Indonesia: Strategi Model Pembelajaran Sunarya, Wendy; Harmunisa, Yusvika Ratri; Maharani, Rizka Tiara; Subiyantoro, Heru
RUAS Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2022.020.02.2

Abstract

Parametric design is a new architectural design approach which is developing for the last decade. This development is supported by the advance of digital architecture technology, allowing designers to engage in complex geometry modelling and design optimization efficiently using parametric design software. One of parametric design software, Rhinoceros-Grasshopper, has been interconnected to several building simulation packages, which gives new usefulness for architectural design process. Parametric design is likely to be a standard skill that should be possessed by Architect in the future. This study discusses parametric design application for architectural design process and its trend for the context of architectural education in Indonesia. It aims to give a strategy and model instruction for parametric design teaching, especially in the university level. Literature review and Youtube Channel exploration were conducted to discuss the implementation of parametric design. In order to examine the trend of parametric design in Indonesia, the data analysis was conducted based on channel analytics from one of Youtube channel promoting parametric design and survey aiming architecture lecturer.
Design Criteria of Vertical Housing for Social Communities Maharani, Rizka Tiara; Harmunisa, Yusvika Ratri; Almahmudah, Almahmudah; Oktavianti, Cindy
RUAS Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2023.021.01.11

Abstract

Population growth, increased housing requirements, and a lack of available land in urban areas motivate developers to construct vertical housing. Vertical occupancy reduces social interaction between occupants, leading to the development of individualistic characteristics. This is due to the fact that the design does not encourage inhabitants to interact with one another. This research seeks to identify the design criteria necessary to construct a social structure in a vertical residence. This study's methodology consisted of three stages: data collection, analysis, and synthesis. Where quantitative and qualitative data are collected using a combined research methodology. Retrieve quantitative data through questionnaires to ascertain the social interaction habits of vertical occupancy users. While qualitative methods, such as literature and precedent studies, such as Home Farm Singapore and The Rosebay Surabaya, are used to identify existing issues. The analysis phase consists of descriptive statistics to interpret the questionnaire results, as well as a description of the analysis based on the research variables used, such as accessibility, users, individuality, adaptability, and others. The results of the synthesis phase will be design criteria that can enhance the social value of vertical housing
Visitor Circulation Analysis and Accessibility at Royal Plaza Mall Surabaya in the Comfort of Public Space Miftahurahman, Rezaldy Andriansyah; Maharani, Rizka Tiara
RUAS Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2025.023.02.2

Abstract

Royal Plaza Mall Surabaya experiences significant increases in visitor numbers during weekends and holiday seasons. This tendency is leading to circulation congestion and limited accessibility. This study analyzes the relationships among circulation patterns, visitor accessibility, and public space comfort using a mixed-methods approach with a convergent parallel design. Quantitative data were obtained through escalator and elevator capacity evaluations using the Handling Capacity and Round Trip Time methods. Qualitative data were collected through field observations and thematic analysis supported by relevant literature. The findings indicate that the mall employs grid, linear, and radial circulation patterns; however, several areas, such as the 3rd-floor corridor, do not meet the required width for wheelchair users. Although escalators provide adequate capacity at 405,288 people/hour, the elevator capacity of 1,069 people/hour is insufficient during peak periods, requiring an additional 2-3 units. Furthermore, the accessibility design does not fully comply with PUPR standards, including the absence of a ramp at the main lobby. These results highlight the importance of integrating circulation patterns with accessible design to create a comfortable and inclusive public space.