Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh terapi Qur’anic terhadap halusinasi pendengaran pada pasien dengan skizofrenia di Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan tahun 2023 Rohim, Abdal; Haqi, Puspita Abdilla; Aini, Khusnul
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i02.935

Abstract

Latar Belakang:. Angka kejadian gangguan jiwa menurut WHO (World Health Organization) sekitar 450 juta jiwa termasuk skizofrenia. Hasil studi pendahuluan didapatkan informasi mengenai data Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dengan jumlah keseluruhan pasien 144. Tujuan penelitian yaitu untuk mengurangi tingkat halusinasi pendengaran yang biasa dialami oleh skizofrenia dengan terapi Qur’anic. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan The One Group Pre test-Post test Design. Responden dalam penelitian ini sejumlah 32 skizofrenia. Analisis uji statistik menggunakan uji Paired T-Test. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Auditory Hallucinations Rating Scale (AHRS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi Qur’anic, didapatkan hasil responden mengalami halusinasi pendengaran sangat berat (9,4%), berat (43,8%) dan sedang (46,9 %). Sedangkan setelah dilakukan terapi Qur’anic, hampir seluruh responden mengalami penurunan gejala dari yang sangat berat, berat, dan sedang menjadi ringan (12,5%) dan sedang (87,5 %). Hasil analisis bivariat didapatkan p value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat halusinasi pendengaran sebelum dan setelah pemberian terapi Qur’anic pada skizofrenia di Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2023. Peneliti menyarankan kepada keluarga untuk memperhatikan keadaan halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia dan memberikan terapi Qur’anic secara mandiri.
Efektivitas terapi benson terhadap kualitas tidur pada lansia di Desa Mekarmulya Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka Rohim, Abdal
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1134

Abstract

Latar Belakang: Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan 28 juta penduduk di Indonesia akan berusia lanjut yaitu 60 tahun lebih. Proses degeneratif pada lansia menyebabkan waktu tidur efektif berkurang. Terapi non farmakologi yang aman dan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur lansia yaitu dengan terapi Benson.Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy eksperiment pre and post test with control group design. Jumlah sampel 30 orang lansia. Penetapan responden menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis bivariat menggunakan uji paired sample t test dan independent sample t test.Hasil: Hasil analisis univariat diperoleh bahwa rata-rata nilai kualitas tidur sebelum dan sesudah diberikan terapi Benson pada kelompok intervensi adalah 12,53 (kualitas tidur buruk) – 4,73 (kualitas tidur baik) dan rata-rata nilai kualitas tidur pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah dilakukan penilaian adalah 11,27 (kualitas tidur buruk) – 11,00 (kualitas tidur buruk). Hasil analisis bivariat dengan uji paired sample t test diperoleh nilai p value pada kelompok intervensi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh antara sebelum dan sesudah dilakukan terapi Benson.Kesimpulan: Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas terapi Benson pada lansia di Desa Mekarmulya Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka.
Pemberdayaan Keluarga dengan menggunakan Terapi Qur’an untuk membantu menurunkan tanda dan gejala halusinasi pasien ODGJ Rohim, Abdal
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i02.1156

Abstract

Latar Belakang: WHO (World Health Organization) meyatakan sekitar 450 juta jiwa di dunia menderita skizofrenia. Halusinasi adalah gangguan sensori persepsi yang sering pada pasien skizofrenia. Penanganan pasien dengan gangguan halusinasi bisa dilakukan dengan memberikan terapi Al-Qurʻan yaitu terapi penyembuhan dan solusi penyakit fisik, spiritual dan sosial bagi umat Islam.Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan cara pemberian pelatihan kepada keluarga yang memiliki ODGJ dengan diagnosa halusinasi. Kemudian keluarga dipandu untuk merawat pasien tersebut dengan pemeberian edukasi Strategi Pelaksanaan untuk Keluarga pasien halusinasi dengan tambahan terapi komplementer terapi Qur’an. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling.Hasil: Keempat responden memiliki respon yang cenderung ke respon maladaptif sebelum diberikan Terapi qur’an pada pasien dengan gangguan persepsi sensori : halusinasi di Desa Mekarmulya Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan Tahun 2023. Setelah diberikan Terapi qur’an pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: keempat responden mengalami perubahan respon dari maladaptif menjadi respon adaptif.Kesimpulan: Terapi qur’an ini dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan persepsi sensori: halusinasi dengan melakukan komunikasi yang baik verbal maupun non verbal secara efektif.
Analisis standardisasi dan pemanfaatan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Reduce, Reuse, Dan Recycle (3R) pada prosess pengolahan sampah di Kabupaten Kuningan Rohim, Abdal
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1159

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan sampah perlu mendapatkan perhatian khusus dalam proses pengelolaannya. Sarana prasarana yang digunakan dalam proses penanganan dan pengurangan sampah yaitu tempat pengolahan sampah (TPS) dengan prinsip reduce, reuce dan recycle (3R). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis standardisasi dan pemanfaatan TPS 3R pada proses pengolahan sampah di Kabupaten Kuningan Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari DLH Kabupaten Kuningan, Dinas PUPR Kabupaten Kuningan, Pemerintahan Desa, Petugas Pengelola Sampah dan Masyarakat setempat. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Berdasarkan analisis data observasi dan wawancara, didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa standardisasi dan pemanfaatan TPS 3R Desa A dan Desa C termasuk ke dalam kategori baik karena sudah memenuhi minimal lima ketentuan, namun ada satu ketentuan yang tidak terpenuhi yaitu desain bangunan TPS. Sedangkan Desa B termasuk ke dalam kategori cukup dengan memenuhi tiga kategori. Namun dalam tiga ketentuan lainnya masih kurang yaitu desain bangunan TPS 3R, keterlaksanaan, dan proses pengolahan sampah. dari ke tiga Desa tersebut terdapat hasil karya dari pengolahannya. Kesimpulan dan saran: Standardisasi sarana TPS 3R di Kabupaten Kuningan rata-rata termasuk ke dalam kategori memenuhi standar yang telah ditetapkan Permen PU No 03 Tahun 2013. Namun, pada segi pemanfaatannya belum maksimal. Berdasarkan penelitian ini, saran yang dapat diberikan yaitu perlu dilakukan upaya standardisasi sarana serta bantuan pembangunan TPS 3R. Pada pemanfaatan, perlu upaya sosialisasi dan pemberian motivasi yang diberikan oleh dinas terkait dan pemerintah desa setempat untuk petugas pengelola dan masyarakat
Pengaruh kombinasi jus wortel dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah Moonti, Mutia Agustiani; Subantara, Dandi Oka; Rohim, Abdal; Hakim, Ridwan Nurul
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1435

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah masalah kesehatan global. Kombinasi jus wortel (Daucus Carrota L) dan belimbing manis (Averrhoa Carambola L) dapat menjadi alternatif nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas kombinasi tersebut dalam menurunkan hipertensi di Desa Kapandayan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan one group pre-test post-test pada 15 responden, dipilih secara purposive sampling. Instrumen meliputi lembar observasi, SOP pengukuran tekanan darah, dan SOP pembuatan jus. Data dianalisis secara univariat (karakteristik responden) dan bivariat menggunakan uji Paired T-Test.Hasil: Nilai median sistolik sebelum sebesar 160,00 dengan standar deviasi 8.452 dan sesudah didapatkan nilai median 126,67 dengan standar deviasi 12.910. Hasil uji statistik Paired Sample T-test didapatkan nilai p-value 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh kombinasi dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah.Kesimpulan: Adanya perbedaan antara tekanan darah sistol dan diastol sebelum dan setelah diberikan kombinasi dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah.
Spiritual building dan sex education untuk mencegah pergaulan bebas pada remaja Aini, Khusnul; Wulan, Nur; Rohim, Abdal; Mawaddah, Anggi Ulfah
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1591

Abstract

Latar Belakang: Sex education merupakan upaya memberikan pemahaman kepada anak-anak sesuai dengan usianya mengenai fungsi alat reproduksi dan berkaitan dengan alat kelamin. Beberapa masalah yang biasanya juga ditanyakan oleh remaja seperti kehawatiran tentang masa transisi dari anak-anak ke dewasa yaitu pubertas, terinfeksi penyakit menular (IMS), HIV/AIDS, kehamilan, alat kontrasepsi dan berbagai mitos atau kesalahpahaman yang terlanjur menyebar luas di masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi remaja tentang pendidikan seksual remaja sebagai bentuk upaya meminimalisisr terjadinya perilaku seksual pra nikah pada remaja.Metode: Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan Partisipatori Action Research (PAR) yang menghasilkan pemahaman dan kesadaran tentang pendidikan seskualitas dan pengembangan spiritual pada usia remaja. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan bahwa setelah mendapatkan sex   education dan spiritual building, siswa memiliki pemahaman yang baik tentang  pentingnya sex education untuk mencegah perilaku bebas pada remaja.Kesimpulan: Spiritual Building dan sex education dapat meningkatkan pemahaman remaja terhadap perilaku yang aman dan sehat dalam pergaulan dan dapat mencegah pergaulan bebas  diantara mereka.
Legal Protection and Rights Fulfilment of People with Mental Health Disorders: An Analysis of Islamic and Health Legal Perspectives Rohim, Abdal
As-Siyasi: Journal of Constitutional Law Vol. 4 No. 2 (2024): As-Siyasi: Journal of Constitutional Law
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/as-siyasi.v4i2.25467

Abstract

This study investigated the protection of rights, equality, and justice for people with mental disorders (ODGJ) from the perspectives of health and Islamic law. This study aimed to determine and analyze the legal protection and fulfilment of health rights for people with mental disorders. This study employed the normative juridical approach and analytical descriptive research. It relied on primary and secondary data collected through library and field research, encompassing primary, secondary, and tertiary legal sources. The collected data were subjected to qualitative and quantitative analyses using a deductive method. These findings indicate that neglected people with mental disorders face barriers to healthcare access, such as a lack of health insurance and the absence of responsible family members. The government must ensure justice in mental health initiatives for neglected people with mental disorders, as they have the same rights as healthy individuals. Social justice should be upheld without discrimination. Islamic teachings emphasize fairness as a universal principle applicable to everyone, including those with mental illnesses. The government must provide legal protection for neglected patients with mental disorders and secure their rights, as outlined in the 45th Constitution (Article 28D, paragraph 1), Mental Health Law (Article 3C), and Human Rights Law. These regulations affirm the entitlement of all citizens to legal protections.
The Effectiveness of Mindfulness-Based Intervention Programs in Reducing the Symptoms of Anxiety in Adolescents in Indonesia Pranatha, Aria; Kasmad, Kasmad; Rohim, Abdal; Hermansyah, Heri; Hendriana, Yana
World Psychology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v4i1.798

Abstract

Anxiety is a common mental health issue among adolescents, particularly in Indonesia, where socio-cultural factors contribute to the challenges they face. Mindfulness-based interventions (MBIs) have been shown to alleviate symptoms of anxiety across various populations. This study investigates the effectiveness of MBIs in reducing anxiety symptoms among adolescents in Indonesia. The primary aim is to assess how these programs can help adolescents manage anxiety and improve their overall well-being. A mixed-methods approach was used, involving both qualitative interviews and quantitative surveys with 150 adolescents who participated in a 6-week MBI program. Pre- and post-program anxiety levels were measured using standardized tools such as the State-Trait Anxiety Inventory (STAI). The results revealed a significant reduction in anxiety symptoms among participants, indicating the potential of MBIs in promoting mental health in adolescents. The findings suggest that incorporating mindfulness practices in educational settings could be an effective approach to addressing adolescent anxiety in Indonesia. The study concludes that MBIs are a viable and beneficial intervention for reducing anxiety symptoms in adolescents, with broader implications for school-based mental health programs.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU VERBAL ABUSE IBU RUMAH TANGGA DI DESA MEKARSARI KECAMATAN WALED KABUPATEN CIREBON TAHUN 2023 Mawaddah, Anggi Ulfah; Rohim, Abdal; Azriliyani, Raeisya
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.872

Abstract

Banyaknya tuntutan dan peran yang dibebankan pada ibu rumah tangga menyebabkan ibu rumah tangga rentan akan stress. Stress yang dialami ibu rumah tangga dapat mempengaruhi perilakunya dan rentan melakukan kekerasan terhadap anak. Salah satunya kekerasan melalui perkataan atau kekerasan verbal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara tingkat stress dengan perilaku verbal abuse ibu rumah tangga di desa Mekarsari Kecamatan Waled kabupaten Cirebon. Metode: Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 444 ibu rumah tangga yang mempunyai anak dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang didapat menggunakan Teknik propotionated stratified random sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Uji ststistik menggunakan chi square. Hasil: analisis univariat diperoleh variabel tingkat stress sebagian besar memiliki stress normal (36,6%), variabel verbal abuse sebagian besar memiliki perilaku verbal abuse sebanyak (54,9%). Hasil uji chi square menunjukan ada hubungan antara tingkat stress dengan perilaku verbal abuse ibu rumah tangga diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05. Simpulan: terdapat hubungan antara tingkat stress dengan perilaku verbal abuse ibu rumah tangga di desa Mekarsari kecamatan Waled Kabupaten Cirebon Tahun 2023. Disarankan kepada ibu rumah tangga agar mampu memanajemen stress yang baik agar berpotensi rendah melakukan perilaku verbal abuse.
HUBUNGAN ANTARA RASA SYUKUR DENGAN TINGKAT INSECURE PADA REMAJA DI SMA NEGRI 1 KUNINGAN TAHUN 2023 Rahmadyani, Cahya Galuh; Rohim, Abdal; Wulan, Nur
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.893

Abstract

Rasa insecure yang berlebihan membuat semakin tinggi rasa cemas yang dirasakan. Insecure adalah perasaan ketidaknyamanan didalam hati yang dirasakan oleh individu ketika seseorang merasa khawatir dan kurang percaya diri terhadap sesuatu. Data Riskesdas 2018 menunjukan prevalensi gangguan mental yang ditunjukan dengan gejala kecemasan dan depresi pada anak usia 15 tahun ke atas mencapai 6,1% atau setara dengan 11 juta penduduk Indonesia, sedangkan pada remaja usia 15-24 tahun memiliki presentase depresi sebesar 6,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara rasa syukur dan tingkat insecure pada remaja di SMA Negeri 1 Kuningan tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa SMA Negeri 1 Kuningan kelas X, pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling didapatkan sampel 80 orang. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan kuisioner, analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Rank-Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa memiliki rasa syukur sedang sebanyak 55 responden (68,7%), tingkat insecure sedang sebanyak 56 responden (70%). Analisis bivariat hubungan antara rasa syukur dengan tingkat insecure pada remaja di SMA Negeri 1 Kuningan tahun 2023 menunjukan nilai ρ = 0,000. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara rasa syukur dengan tingkat insecure pada remaja di SMA Negeri 1 Kuningan tahun 2023. Diharapkan kepada remaja untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diperoleh, menerima segala kekurangan dan kelebihan yang ada dalam diri sendiri sehingga dapat terhindar dari rasa insecure.