Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI TEKNIK PILIN KERTAS (TPK) UNTUK PENDIDIK Sugiana, Sugiana; Prasetyo, Tommy Rizki; Irzalinda, Vivi; Nawangsasi, Devi
DEVOSI Vol 3 No 1 (2022): Devosi Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/devosi.v3i1.3275

Abstract

This workshop aims to provide training in coiling techniques for Early Childhood Education teachers to improve teacher skills in providing learning activities to improve fine motor skills for early childhood. Specifically, the objectives of this training are to 1) Help teachers in Early Childhood Education institutions to improve their ability to arrange learning activities related to fine motor skills, 2) Help teachers in Early Childhood Education institutions to develop their potential by creating innovative activities using the Pilin method, 3) Assisting teachers in developing their abilities related to the twisting method, 4) To find out the description of the fine motor level of teachers in Early Childhood Education institutions through the Paper Pilin Technique. The method chosen in this service activity is to provide assistance training in coiling techniques, either through counseling, discussions, simulation exercises, and giving assignments. The training is carried out in several stages, namely, socialization, implementation stage, and evaluation. The target of the activity is 30 kindergarten teachers in Bandar Lampung City. Service is carried out online. The results of this Community Service can be concluded that the improvement of fine motor skills in early childhood through the Paper Pilin Technique is very effective. This can be explained by the difference in the results of the mean on the pretest and posttest. This means that there is an increase in the knowledge and skills of kindergarten teachers regarding the improvement of fine motor skills in early childhood.
Motivasi Kerja Guru PAUD dan Kompetensi Pedagogik Chairany Fadilah; Riswanti Rini; Devi Nawangsasi
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the importance of pedagogical competencies that must be mastered and applied by anearly childhood education teacher. The purpose of this research was to determine the correlation of early childhood education teacher work motivation with pedagogic competence. This research used a type ofnon-experimental quantitative research with correlational research design. The data was collected using technique of questionnaire and documentation, while technique of the sampling used was cluster random sampling. The results showed that there was very strong and significant positive correlation between of early childhood education teacher work motivation and pedagogic competence with the number 0.801. The results of work motivation data obtained from 54 respondents were 88.46% and pedagogic competence were 83.50%. Both results are in the good/high category. This means that the better/higher work motivation of a early childhood education teacherwill cause the pedagogic competence to be good/high as well. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi pedagogik yang harus dikuasai oleh seorang guru PAUD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedagogik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan desain penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket dan dokumentasi, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedagogik sebesar 0,801. Hasil data motivasi kerja yang diperoleh dari 54 responden sebesar 88,46% dan kompetensi pedagogik sebesar 83,50%. Kedua hasil tersebut masuk dalam kategori baik/tinggi. Hal ini berarti semakin baik/tinggi motivasi kerja seorang guru PAUD akan menyebabkan kompetensi pedagogiknya baik/tingi pula.Kata kunci: guru PAUD, kompetensi pedagogik, motivasi kerja
Pengetahuan Guru PAUD tentang Alat Permainan Edukatif dalam Pembelajaran Nadia Hasanah Tsalisah; ari sofia; Devi Nawangsasi
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this study was the lack of teachers knowledge especially in using learning educational games. This study aimed to describe teachers knowledge of educative tools in learning. The study population was all early childhood teachers qualified as bachelor degrees with a total of 87 teachers. The research sample was 47 teachers by using purposive sampling techniques. Data were collected by using tests and analyzed by using descriptive quantitative. The results showed that 60% teachers has lack understanding in using educational tools, while there were 13% teachers who do not even know about the using of educational tools. From all the indicators it can be showed that teachers has a lack of understanding in benefits (64%), requirements (55%) and management of tools educative learning (75%). It can be concluded that teachers still has a lack understanding in managing educative tools in learning.Masalah penelitian ini adalah kurangnya guru memanfaatkan alat permainan edukatif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan guru PAUD tentang alat permainan edukatif dalam pembelajaran. Populasi penelitian yaitu seluruh guru TK berkualifikasi S1 dengan jumlah guru sebanyak 87, sampel penelitian berjumlah 47 guru dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan tes. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif, adapun hasil penelitian yakni sebagian besar guru berpengetahuan rendah, berada pada tingkatan kurang paham sebanyak 60%, bahkan terdapat guru yang tidak paham tentang alat permainan edukatif sebanyak 13%. Dari semua indikator dapat disimpulkan bahwa guru masih memiliki pemahaman yang rendah terutama mengenai manfaat (64%), persyaratan pembuatan (55%), serta pengelolaan alat permainan edukatif (75%). Nilai terendah berada pada indikator pengetahuan guru PAUD tentang pengelolaan alat permainan edukatif.  Kata kunci : alat permainan edukatif, paud, pengetahuan guru.
Efektifitas Pelatihan Teknik Pop-Up Untuk Meningkatkan Kreativitas Pendidik Anak Usia Dini Vivi Irzalinda; Devi Nawangsasi; Sugiana
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i4.4991

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian untuk memberikan keterampilan media pop-up dalam peningkatan kreativitas pendidik anak usia dini. Adapun secara khusus tujuan dari pelatihan ini adalah agar guru terampil dalam hal berikut: (1) memiliki keterampilan dalam menstimulasi anak usia dini, (2) memilikiketerampilan dan pemahaman tentang pengetahuan kreatvitas pendidik anak usia dini, (3) memiliki pemahaman dan keterampilan dalam kreativitas teknik pop-up pendidik anak usia dini, (4) menganalisis efektifitas pelatihan teknik pop-up untuk meningkatkan reativitas pendidik anak usia dini. Pemilihan lokasi pengabdian di TK Tunas Bangsa menggunakan teknik purposive sampling. Sasaran kegiatan adalah guru berjumlah 25 orang. Peserta pelatihan adalah perwakilan guru yang berada di Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan pelatihan diklat pendidik anak usia dini melalui penyuluhan (pemberian materi), praktek pembuatan media teknik pop-up, serta pemberian tugas (workbook), monitoring dan evaluasi. Dari hasil analisis diketahui bahwa terdapat perbedaan signifikan positif pengetahuan dan keterampilan peserta antara sebelum dan sesudah pelatihan.
PENGARUH DIGITAL LITERASI TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK USIA DINI Rizky Drupadi; Devi Nawangsasi; Nia Fatmawati; Sugiana Sugiana
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 2 (2022): Sept-Feb
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan mengetahui pengaruh literacy digital terhadap perilaku sosial anak usia dini. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang positif dan berbeda bagi pembelajaran di pendidikan anak usia dini khususnya pembelajaran sosial untuk anak usia dini. Sebuah model pengembangan pembelajaran kempauan sosial yang mampu memberikan warna berbeda dalam proses pembelajaran sosial secara menyeluruh, menyenangkan dan sesuai dengan tahap usia perkembangan anak usia dini yang mengaitkan dengan berbagai aspek perkembangan lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian regresi sederhana. Subyek penelitian ini adalah 23 guru yang memiliki anak usia 4-6 tahun untuk mendapatkan gambaran pengaruh literacy digital terhadap perilaku sosial anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku sosial anak usia dini. Artinya, literasi digital dapat memprediksikan perilaku sosial pada  anak usia dini. Literasi digital memberikan sumbangan efektif sebesar 12,7% terhadap perilaku sosial anak usia dini.
Peningkatan Kemandirian Anak Usia Dini melalui Program Pengembangan Kemandirian Devi Nawangsasi; Asih Budi Kurniawati
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 2 No. 02 (2022): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.494 KB) | DOI: 10.56872/elathfal.v2i02.834

Abstract

Pendidikan anak usia dini yang dilaksanakan di posyandu selama ini hanya menekankan pada aspek fisik semata tanpa melihat dari aspek kemandirian anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan program pengembangan kemandirian untuk anak usia dini agar penanaman nilai kemandirian pada anak usia dini dapat dikembangkan lebih optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research), yang dilaksanakan dengan beberapa tahap yaitu; 1) perencanaan 2) tindakan 3) evaluasi 4) refleksi. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dengan menggunakan beberapa instrumen, yaitu; observasi, wawancara, catatan lapangan dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian kemandirian anak usia dini melalui program pengembangan kemandirian anak yang disusun bersama antara peneliti dan kader menunjukkan peningkatan kemandirian anak, baik kemandirian emosi maupun kemandirian perilaku. Rekomendasi bagi kader; 1) kader menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung dalam menanamkan kemandirian anak, 2) kader hendaknya dalam menanamkan kemandirian kepada anak melihat karakteristik anak yang berbeda-beda 3) kader dalam proses pembelajaran sebaiknya melakukan pembelajaran yang berpusat pada anak dan 4) kader perlu mengikuti pelatihan/diklat untuk meningkatkan kemampuan profesional kader.
Pelatihan Pembuatan Media Big Book Bagi Guru PAUD/TK di Kota Bandar Lampung Tahun 2021 Asih Budi Kurniawati; Devi Nawangsasi; Nopiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2022): Mei 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.463 KB) | DOI: 10.23960/jpmip.v1i01.56

Abstract

Interest in reading can be increased through interesting learning for children by learning through play. This play activity can arouse children's interest and interest in reading. For this reason, adequate competence is needed for teachers to be able to arouse the interest and interest of the child. This service activity is intended to provide training in making big book media for PAUD teachers in Bandar Lampung City as well as to see how the efforts of teachers in making big book media for early childhood are varied. The method used in this activity is the informative – participatory method, which requires the participants to have theoretical and practical insights about making big book media for PAUD teachers through stages of activities that include information presentation, discussion and simulation. The technique used in delivering the training material is a workshop using multimedia aids in the form of a laptop, LCD, teaching aids, post test and pretest. After the implementation of the training on making big book media, there was a significant increase in teacher knowledge. It was proven that the teacher was able to answer all the post-test questions correctly. Therefore, it is hoped that teachers can use this knowledge to optimize and implement it in learning.
PELATIHAN PENYUSUNAN MENU SEHAT SEIMBANG BAGI GURU PAUD DI TULANG BAWANG BARAT PROVINSI LAMPUNG Asih Budi Kurniawati; Devi Nawangsasi; Een Yayah Haenilah
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : LP3M STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i2.1289

Abstract

Malnutrition and obesity are health problems that often occur in society due to an imbalance in the intake of nutrients consumed. Community service with balanced healthy menu counseling activities aims to prevent health problems of malnutrition and obesity that are rife in the community. The method used in this community service activity is an informative - participatory method with the technique of delivering training materials on general guidelines for balanced nutrition. Balanced menu counseling activities were given to 30 PAUD teachers in the West Tulang Bawang area. Post test results of participants who were able to answer all the questions given were 32%. This shows that there is a significant increase in the knowledge of PAUD teachers.
Pelatihan pendampingan orang tua dalam edukasi gizi dan makanan sehat anak usia dini Ari Sofia; Vivi Irzalinda; Annisa Yulistia; Devi Nawangsasi; Sugiana Sugiana
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v4i2.211

Abstract

One of the key factors that affects a child's development is their level of  health and nutrition. Health and nutrition are very important because it can support optimal growth and development.  Children need balanced nutrition to stay healthy and have optimal development. The intention of this activity is to educate the public and conduct workshops on the advantages of a healthy diet for kids' growth and development.  The target of this training is mothers who have early childhood (0-8 years) who are in Way Hui Village.  Three steps are taken to resolve a problem, these are; 1) Stage of initial; 2) Stage of implementation; and 3) the last stage.  The evaluation activity is carried out for every stage by collecting and concluding data. The results of the correlation test showed that there were differences in skill abilities before and after the training given to parents. This is evidenced by the difference in the average  pretest score of 48.33 and the average  posttest of 80.33.  By increasing the value of the posttest, It showed that a person's abilities and skills can be developed through existing knowledge and followed up with training that supports improving the expected skills.
Pelatihan Perancangan Proposal Classroom Action Research bagi Guru PAUD di Bandar Lampung Ari Sofia; Asih Budi Kurniawati; Ulwan Syafrudin; Devi Nawangsasi
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v3i1.81

Abstract

Masalah sering terjadi dalam proses pembelajaran untuk itu dalam proses penyelesaikan masalah tersebut guru perlu melakukan penelitian. Namun masih banyak guru yang jarang melakukan penelitian dengan berbagai macam alasan. Padahal dalam proses pembelajaran yang dilakukan sehari-hari di kelas guru dapat melakukan penelitian. Penelitian yang dapat dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Karena guru adalah orang yang paling mengetahui kondisi kelasnya. Sehingga saat masalah timbul guru dapat menggunakan berbagai metode dan strategi pembelajaran untuk menyelesaikan masalah peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara umum pelatihan yang diselenggarakan dapat menimbulkan perbedaan dan peningkatan pemahaman peserta dalam merancang proposal penelitian tindakan kelas pada guru TK di Bandar Lampung, Lampung. Hal tersebut juga diperkuat dengan terjadinya kenaikan rata-rata/mean sebesar 7.00 poin dari sebelum dan sesudah dilakukannya pelatihan.