Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGEMBANGAN AGROWISATA KEBUN JERUK AMPERA WONOSARI DI KABUPATEN BOALEMO PROVINSI GORONTALO. Desrika Talib
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.2.110-115.2021

Abstract

Ampera Wonosari Orange Garden is the only agri tourism in Boalemo Regency. The Ampera Wonosari orange orchard is managed independently by Mr. Jadi Purwanto which is located in Panggea Village, Ampera Hamlet, Wonosari District. Ampera Wonosari Citrus Gardens Agri tourism is still classified as undeveloped agri tourism, this is influenced by its not yet optimal in terms of management, and the need for facilities and infrastructure to support tourism activities. The location of the Ampera Wonosari Orange Garden Agri tourism is far from the main road so it is difficult for tourists to go to tourist attractions and there are no signposts. Ampera Wonosari Citrus Garden Agri tourism has also not carried out promotional activities so that not many tourists know information about Ampera Wonosari Orange Garden Agri tourism. This research method uses SWOT analysis. The results of this study are to present a development strategy which in its development can cooperate with the village government and local communities and can carry out promotional activities through social media and can add facilities and infrastructure that do not yet exist in Ampera Wonosari Orange Garden Agri tourism.
Development of Community and Digital Marketing Based Bongo Religious Tourism Village Jafar Lantowa; Nikmasari Pakaya; Desrika Talib
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1867.884 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.2712

Abstract

Bongo religious tourism destinations consist of homestays, Dulanga beach, Bongo Tourist Park, Walima Emas mosque, and the Central Museum of Indonesian Wood Fossils. This tourist destination also provides a variety of souvenirs and culinary specialties of Bongo, which SMEs of Bongo Village market. These various tourism potentials are unfortunately still not widely known by tourists. The team's initial discussion with the management of the Bongo Village Tourism Awareness Group (POKDAWRIS) showed that there is a potential for tourism villages that need to be developed but is still constrained by the lack of community involvement and the knowledge and skills of human resources in marketing digital-based tourist destinations. Therefore, the solutions that we apply to deal with these problems are 1) increasing community participation, 2) making by rearranging the infrastructure of the Bongo Religious Tourism Village with the concept of a Halal Tourism Village, 3) implementing a strategy for developing local tourism wisdom in Bongo Village based on CBT and Digital Marketing, 4) increasing tourist attraction through Digital Marketing, 5) creating and managing digital marketing media, and 6) implementing program sustainability strategies. The implementation of the activities carried out included 1) dissemination of the development of the Bongo religious tourism village, 2) workshops on the development of potential religious tourism villages based on Community and Digital Marketing, 3) English training for Bongo Village tour guides, 4) the creation of website pages and applications for marketing Bongo religious tourism village, 5) training on the use of applications and websites for Tourism Awareness Groups, and 6) training on institutional and organizational management of POKDARWIS.
The Contribution of English Language Mastery toward Sustainable Tourism in Gorontalo Dahlia Husain; Ana Mariana; Yulan M. Puluhulawa; Desrika Talib; Happy Anastasia
Journal of Universal Community Empowerment Provision Vol. 1 No. 1 (2021): Journal of Universal Community Empowerment Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.322 KB) | DOI: 10.55885/jucep.v1i1.48

Abstract

The main objective of this community service activity is to increase the knowledge and understanding of the Dumati village community in general about the importance of English language in relation to managing tourist objects. The future of the world tourism industry has such a bright prospect as stated by the World Tourism Organization (WTO), even the world tourism organization estimates that tourism will grow with an average growth of 4.2% per year. One of the regions that will experience the greatest growth rates are countries in Asia, including Indonesia. Of course, it is very important for the parties to receive foreign language assistance to the community in implementing the concept of tourism for the realization of sustainable tourism. And how to do it so that tourists do not experience language barriers so that sustainable tourism can be realized. The current community service uses focus group discussion and in-depth interviews that aims to develop the community’s awareness toward the importance of English language mastery as the key factor for sustainable tourism in Gorontalo. This activity received a very good response and went well. Dumati village officials and the village community were very enthusiastic about participating in this seminar, it was seen from the many people who participated by asking questions and discussing the concept of English language ​​that could be developed in the Embung Dumati tourism village. This community service is hoped to form basic information on how’s the community’s level of English and how to develop from there.
Implementasi Sapta Pesona dalam Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata di Kabupaten Gorontalo Talib, Desrika
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.2.74-78.2024

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan strategi penting dalam mendukung ekonomi lokal. Artikel ini menganalisis pelaksanaan pelatihan pengelolaan desa wisata berbasis Sapta Pesona di Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi kelompok, dan praktik lapangan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep Sapta Pesona serta keterampilan pengelolaan desa wisata secara profesional, termasuk pengelolaan potensi lokal dan penguatan jejaring promosi. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Keberlanjutan program ini memerlukan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak.
Pengembangan Pariwisata Halal Berbasis Kearifan Lokal dan E-Commerce di Desa Wisata Religi Bongo Malabar, Sayama; Lantowa, Jafar; Talib, Desrika
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i2.8593

Abstract

Potensi Desa wisata religi menggambarkan potensi pariwisata halal yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, namun masih banyak wisatawan yang belum mengenal berbagai objek wisata yang ada di dalam Desa Bongo sendiri. Solusi yang ditawarkan dari masing-masing permasalahan diantaranya (1) Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam hal pengembangan desa wisata religi melalui kegiatan pengelolaan Desa Wisata berdasarkan sistem klaster, (2) Membangun kemitraan antara masyarakat (dengan Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan program untuk pengembangan desa wisata religi dengan menyatukan semua sumber daya yang ada sehingga mempercepat proses pengembangan desa wisata, (3) Menata kembali insfrastruktur Destinasi Wisata Religi Bongo dengan konsep Desa Wisata Halal agar lokasi wisata tertata baik, religious, kondusif, edukatif, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Hasil pelaksanaan PMM dapat membantu menyelesaikan masalah destinasi wisata rleigi Bongo. Dalam hal ini, ikon Desa Bongo sebagai Desa Wisata Religi yang perlu untuk dikembangkan menjadi pusat pariwisata halal di Provinsi Gorontalo. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan baik sosialisasi, workshop, pelatihan, dan pendampingan bagi Kelompok Sadar Wisata dan Kelompok UMKM. Semua tahapan berjalan dengan lancar dan didikung oleh berbagai pihak terutama Pemerintah Daerah, Dinas Pariwisata dan Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo, Pemerintah Desa, dan Mitra Pelaksanaan PMM.
Penerapan Sapta Pesona dalam Pengembangan Destinasi Wisata Pantai Botutonuo Kabupaten Bone Bolango Talib, Desrika
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.2.1.1-11.2023

Abstract

Penerapan sapta pesona pada pengelolaan destinasi wisata menjadi selusi terhadap destinasi wisata berkelanjutan. Tujuan pengabdian adalah mensosialisasikan terkait penerapan sapta pesona dalam pengembangan destinasi wisata pantai kususnya pada wisata pantai Botutonuo Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah sosialisasi/ceramah kepada peserta yang terdiri dari beberapa stekholder pariwisata, dalam hal ini mahasiswa dan pengelola wisata. Dari hasil observasi ditemukan bahwa beberapa pengelola belum memahami sapta pesona pariwisata yang berdampak pada tidak optimalnya pengelolaan destinasi wisata. Dari kegiatan  ini diharapkan berimplikasi pada kesadaran stekholder pariwisata dalam penerapan sapta pesona dalam Pengembangan Destinasi Wisata.
Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengembangan Daya Tarik Wisata Danau Limboto Desa Pentadio Barat Kabupaten Gorontalo Olii, Siti Mulghimma; Lagalo, Anggraeni; Talib, Desrika
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 5, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.5.1.30-34.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat terhadap pengembangan daya tarik wisata. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan berpatokan pada komponen pariwisata yang menggunakan what to see, what to do, what to buy dan what to arrived. Penelitian ini sudah menjawab hasil rumusan masalah yang sudah di dapati dari hasil observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat terhadap pengembangan daya tarik wisata danau limboto desa pentadio barat kabupaten gorontalo sudah berjalan dengan baik. Tak hanya masyarakat namun peran dari pemerintah desa dalam bekerjasama untuk mengembangkan danau limboto sudah sangat berpengaruh kepada masyarakat. Tinggal bagaimana cara pengoptimalan dalam pengembangan danau limboto
Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati Di Kabupaten Gorontalo Padjuli, Nurtin; Talib, Desrika; Lagalo, Anggraeni
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 5, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.5.2.68-74.2022

Abstract

Gorontalo merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia tidak kalah dengan provinsi lainnya dimana Gorontalo memiliki daya Tarik wisata yang patut diperkenalkan baik kepada wisatawan domestik maupun wisatawan dan kekayaan yang dimiliki oleh Gorontalo yaitu Embung Dumati yang berlokasi di Desa Dumati Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Pengelola wisata Embung Dumati sudah berupaya melakukan strategi pengembangan dengan menambahkan berbagai fasilitas di Embung Dumati, namun seiring berjalannya waktu pengembangan yang belum optimal ini membuat daya tarik wisata Embung Dumati sudah tidak ramai pengunjung lagi. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengembangan daya Tarik wisata Embung Dumati di Kabupaten Gorontalo. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian bahwa secara umum pengembangan daya Tarik wisata Embung Dumati bahwa dalam pengelolaanya masih kurang baik dan masih minimnya sarana prasarana, sehingga dapat ditentukan bahwa daya tarik wisata Embung Dumati ini terdapat pada kuadran III, yaitu strategi W-O, strategi yang meminimalisir kelemahan dan memanfaatkan peluang yang ada. 
PENGEMBANGAN BOHULO CAMP AND EAT SEBAGAI WISATA ALTERNATIF DI KABUPATEN GORONTALO Dani, Cindi S.; Talib, Desrika; Lagalo, Anggraeni
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 1: Juni 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.1.69-80.2024

Abstract

Pariwisata alternatif merupakan wisata tematik dimana fokus utamanya adalah pemanfaatan potensi alam, keunikan, dan karakteristik lokal di suatu daerah. Dimana Pariwisata alternatif yakni menjadi pergeseran tren wisata dari pariwisata massal ke arah pariwisata alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Bohulo Camp And Eat Sebagai Wisata Alternatif Di Kabupaten Gorontalo. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang didapatkan pada Pengembangan Bohulo Camp And Eat sebagai wisata alternatif di Kabupaten Gorontalo yakni strategi stabilitas atau strategi WO yang terdapat pada kuadran III yaitu dengan meminimalisir kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Implementasi strategi pada pengembangan Bohulo Camp And Eat yaitu perlunya perbaikan akses menuju ke daya tarik wisata, memanfaatkan lahan yang luas sebagai penambahan atraksi wisata, menjalin kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo khususnya dinas pariwisata, memanfaatkan fasilitas Glamping sebagai satu- satunya daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo, dan memberikan harga promo atau diskon.
Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati Di Kabupaten Gorontalo Usu, Nur Fadhlyah; Lagalo, Anggraeni M.S; Talib, Desrika
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 5, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.5.1.13-19.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Stakeholder dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati di Kabupaten Gorontalo dan bagaimana meningkatkan Peran Stakeholder dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati. Daya Tarik Wisata Embung Dumati merupakan salah satu daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo. Dimana Daya Tarik Wisata Embung Dumati diresmikan pada awal tahun 2019, terletak di Desa Dumati Kecamatan Telaga biru Kabupaten Gorontalo. Daya Tarik wisata ini dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes). Jenis peneltian yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penerikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Stakeholder dalam hal pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan daya tarik wisata Embung Dumati belum maksimal, sehingga daya tarik wisata ini mengalami stagnasi. Serta belum mangantongi izin dari pihak Balai Wilayah Sungai (BWS II) untuk pengembangan Embung Dumati dijadikan sebagai daya tarik wisata. Sehingga menjadi kendala utama yang menghambat dalam proses pengembangan daya tarik tersebut.