Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan Teknik Penerjemahan Berbasis Teori Appraisal Pada Brosur Pariwisata Bilingual Kabupaten Gorontalo (Suatu Studi Analisis) Husain, Dahlia; Talib, Desrika
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 6, No 1: JUNI 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.6.1.34-40.2023

Abstract

Sekarang ini, kebutuhan akan pariwisata sudah menjadi kebutuhan primer. Pergi ke tempat yang berbeda, merasakan pengalaman yang berbeda, makan makanan eksotis adalah salah satu hal yang diharapkan orang ketika mendengar kata pariwisata. Sayangnya, tidak semua tempat wisata menyediakan informasi yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat yang berminat untuk mengunjunginya. Untuk mengakomodir pertumbuhan wisatawan yang cepat, digunakan beberapa strategi promosi, salah satunya dengan menggunakan brosur. Untuk memastikan bahwa brosur digunakan secara efektif, bahasa yang digunakan dalam brosur harus benar terutama dalam brosur dwibahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahasa yang digunakan dalam brosur pariwisata dwibahasa yang digunakan sebagai alat promosi oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui isi brosur yang terdiri dari beberapa objek wisata di Kabupaten Gorontalo seperti; Menara Pakaya, Pantai Talua’a, Bantayo Poboide, Festival Budaya Gorontalo, Museum Iluta, Resor Pentadio, Desa Wisata Religi Bubohu, Diving Center Pantai Itoduti, dan sebagainya. Kemudian dianalisis berdasarkan metode error translation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 macam kesalahan yang terdapat pada brosur wisata bilingual yang diterbitkan oleh Disporapar Kabupaten Gorontalo yaitu kesalahan penghilangan, kesalahan penambahan, kesalahan pembentukan dan kesalahan penempatan. Oleh karena itu, penggunaan teori appraisal disarankan untuk meningkatkan kualitas terjemahan pada brosur pariwisata dwibahasa di Kabupaten Gorontalo yang selanjutnya akan berdampak pada peningkatan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Gorontalo. Kata Kunci : Brosur, Terjemahan, Teori Appraisal 
Persepsi Wisatawan Domestik Terhadap Desa Wisata Religi Bubohu Bongo Kabupaten Gorontalo Talib, Desrika; Lagalo, Anggraeni M.S; Talib, Boby H.
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 6, No 2: DESEMBER 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.6.2.75-83.2023

Abstract

The Religious Tourism Village of Bubohu Bongo is one of the tourist destinations in the Gorontalo Province and is a sought after destination due to its ancient religious ceremony tradition, namely the implementation of walima conducted every Maulid of Prophet Muhammad SAW. The traditions and rituals held by the Religious Tourism Villageof Bubohu Bongohave long been evolving and attract tourist in searchof something authentic. This research aims to determine Tourist Perceptions of the Bubohu Bongo Religious Tourism Village, Gorontalo Regency. The method used  is a quantitative study with a cross sectional approach. The sampling technique used was accidental sampling with a sample of 30 respondents. Data collection uses a questionnaire sheet. From the results of statistical tests using the Chi Square test, it was obtained a P-value of 0.003 where <0.05 was a significant level, so that Ha was accepted and H0 was rejected and it can be concluded that there is a relationship between tourist perceptions of the tourist attraction of the Bubohu Bongo Religious Tourism Village.
Potensi Pantai Kurenai Sebagai Daya Tarik Wisata Bahari Di Kabupaten Gorontalo Nusi, Aditya Firmansyah; Talib, Desrika; Sunarti, Sri
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 5, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.5.2.50-57.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Potensi Pantai Kurenai Sebagai Wisata Bahari di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian yang digunakan adalah Metode analisis deskriptif kualitatif dengan melakukan pendekatan 3A (Atraksi, Aksebilitas, dan Amenitas). Data di kumpul melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pantai Kurenai memiliki potensi daya tarik wisata untuk dikembangkan menjadi wisata bahari. Pantai Kurenai ini memiliki kekayaan biota laut yang melimpah, sehingga wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas di Pantai Kurenai ini dengan atraksi berupa memancing, berenang, snorkeling dan diving. Peneliti merekomendasikan beberapa atraksi Water Sport seperti Paraselling, Wake Board, Banana Boat dan Jetski yang akan menjadi potensi wisata bahari untuk sebagai sumber pendapatan ekonomi bagi masyarakat maupun pemerintah.
Potensi Kebun Jeruk Wonosari Sebagai Agrowisata Di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Kasim, Refliyanti; Talib, Desrika; Lagalo, Anggraeni
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 5, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.5.1.25-29.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Potensi Kebun Jeruk Wonosari Kabupaten Boalemo. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November hingga Desember 2021 di Kebun Jeruk Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Potensi Kebun Jeruk Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo adalah penelitian yang menggunakan teknik analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan berpatokan pada komponen pariwisata yaitu Atraksi wisata, Amenitas, Aksesbilitas, dan Anciliary. Penelitiian ini sudah menjawab rumusan masalah yang sudah didapati dari hasil observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kebun Jeruk memilliki potensi untuk dijadikan sebagai Agrowisata karena dilihat dari segi sumber daya alam dan lingkungan, Kebun Jeruk adalah satu satunya Kebun Jeruk yang memiliki lahan seluas 4 hektar dan memiliki 3.000 pohon jeruk di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.
Sosialisasi Penerapan 4A untuk Pengembangan Pantai Dudepo sebagai Daya Tarik Wisata Bahari Talib, Desrika; Hatibie, Irma Kharisma; Sunarti, Sri; Husain, Yeristiawati; Lagalo, Anggraeni M.S.; Paputungan, Putri Diana; Napai, Moh. Bayu Bramantio
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.4.2.58-61.2025

Abstract

Potensi kawasan pesisir yang besar di Indonesia, khususnya Pantai Dudepo di Gorontalo Utara, pengembangan wisata bahari menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena memiliki potensi bahari yang indah serta masyarakat yang berperan aktif dalam kegiatan pariwisata tersebut. Pengabdian ini bertujuan mensosialisasikan dan menerapkan konsep 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services) sebagai strategi pengembangan daya tarik wisata wisata bahari yang berkelanjutan. Metode yang digunakan yakni pendekatan sosialisasi dengan melibatkan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan terkait melalui diskusi interaktif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam mengelola daya tarik wisata, perbaikan aksesibilitas, pengembangan fasilitas, dan layanan tambahan yang mendukung kenyamanan wisatawan. Sosialisasi ini juga membuka peluang kolaborasi multi-stakeholder dan memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan di Pantai Dudepo. Pelaksanaan sosialisasi penerapan konsep 4A dalam pengembangan Pantai Dudepo sebagai daya tarik wisata bahari menunjukkan hasil positif.
POTENSI DESA BAJO SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DI KABUPATEN BOALEMO Desrika Talib; Anggraeni M.S Lagalo
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 2: DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.2.117-121.2024

Abstract

Bajo Village has beautiful natural scenery and there are exotic islands around it. This study aims to determine the potential of Bajo Village as a natural tourist attraction in Boalemo Regency through the application of tourism components (Attraction, Amenity, Accessibility and Ancillary). This research is a qualitative study with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the research are Attraction in Bajo Village in the form of beautiful natural scenery and there are several small islands and can see natural panoramas (sunset) and there are also photo spots. Amenity there are villas that can support tourist activities staying in Bajo Village, there are food stalls owned by the bajo community and mosques. Accessibility is good because there is an easy way to reach Bajo Village, this can be seen from the paved highway and there are direction boards to Bajo Village. However, the road that will be passed to Bajo Village is a little narrow. Ancillary there is an active youth organization that can support tourism activities in Bajo Village
Potensi Al-Fattah Garden Sebagai Wisata Edukasi: Sebuah Analisis Komponen Pariwisata (4A) Sufriyanto Igirisa; Anggraeni M.S Lagalo; Desrika Talib
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.8.1.15-22.2025

Abstract

Al-Fattah Garden berpotensi dijadikan sebagai wisata edukasi karena terdapat kegiatan edukasi, dimana wisatawan yang berkunjung diajarkan nama, jenis dan manfaat tanaman. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi potensi Al-Fattah Garden sebagai wisata edukasi yang dianalisis menggunakan komponen pariwisata (4A) Attraction, Amenities, Accessilibility, Ancilliary. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara bersama 10 informan, dokumentasi. Kajian ini mengindikasikan Al-Fattah Garden berpotensi sebagai wisata edukasi karena wisatawan berkunjung memperoleh edukasi seperti nama, jenis, manfaat tanaman. Selain itu, memperoleh pengalaman baru dengan terlibat dalam proses menanam hingga memanen. Amenitas perlu fasilitas penunjang seperti toilet, tempat berkumpul wisatawan. Kelembagaan harus dibentuk guna mengelola Al-Fattah Garden. Al-Fattah Garden sebagai wisata edukasi termasuk wisata edukasi berbasis agrobisnis, dimana memanfaatkan lahan pertanian sebagai atraksi utama. Kajian ini sebagai pengetahuan tambahan bagi para akademisi, dinas terkait dengan memperkenalkan konsep wisata edukasi berbasis agrobisnis, kepada pemilik Al-Fattah Garden bahwa terdapat potensi untuk dijadikan sebagai wisata edukasi
MANAJEMEN DAYA TARIK WISATA DI DESA BARAKATI KABUPATEN GORONTALO Ainun Makrun; Anggraeni M.S Lagalo; Desrika Talib
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 2: DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.2.87-95.2024

Abstract

This research was conducted because it concerns aspects of the management of Taluhu Barakati and Snake Cave tourism thus it can be maintained sustainably, and receive serious attention from stakeholders. This research aims to identify the management of tourism attractions that have become the village's main tourist attraction. This research used a descriptive qualitative approach carried out at the Taluhu Barakati and Snake Cave tourism sites, by interviewing 18 informants who were trusted to know the problems of managing tourism attractions from various sectors, namely the government, tourists and the community around the research location. Data collection techniques, namely observation, documentation and interviews, were carried out to complete the primary data. The results showed management in Barakati Village is very lacking at the planning stage, governance, management activities, and monitoring efforts from tourist attraction stakeholders are not optimal due to the inability of the management organization structure which is not orderly. Therefore at the planning and movement stages of managing tourism attractions, it is necessary to fulfill the planning conceptualization
PENGEMBANGAN SUNGAI BOTU KAPALI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DI KABUPATEN GORONTALO Sri Mariyati R. Nani; Anggraeni Lagalo; Desrika Talib
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 2: DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.2.122-134.2024

Abstract

Sungai Botu Kapali adalah daya tarik wisata di Kabupaten Gorontalo yang baru diresmikan. Daya tarik wisata sungai Botu Kapali ini berlokasi di Desa Bihe, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Daya tarik wisata sungai Botu Kapali menawarkan pemandangan alam yang masih asri. Wisatawan dapat menikmati aktivitas river tubing sepanjang 500 meter di sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan daya tarik wisata sungai Botu Kapali sebagai daya tarik wisata alam di Kabupaten Gorontalo. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan daya tarik wisata sungai Botu Kapali berada pada kuadran III yaitu strategi stabilitas atau strategi WO (Weakness, opportunity). Implementasi dari strategi WO adalah memanfaatkan jaringan internet sebagai media dalam memberikan informasi tentang daya tarik wisata sungai Botu Kapali, bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo (Dinas Pariwisata dan Dinas PUPR) dalam upaya pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur di daya tarik wisata sungai Botu Kapali.
Community Readiness Model: Kesiapan Masyarakat Lokal Menghadapi Tantangan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Bihe Desrika Talib; Putri Diana Paputungan; Sufriyanto Igirisa; Moh. Bayu Bramantio Napai
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 8, No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.8.2.185-193.2025

Abstract

Pariwisata berkelanjutan menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat lokal sebagai prasyarat pembangunan yang seimbang antara aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan. Namun, pengembangan desa wisata di Indonesia masih cenderung berfokus pada indikator administratif dan ekonomi tanpa mengkaji kesiapan komunitas secara komprehensif sebagai proses sosial yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan masyarakat Desa Bihe dalam menghadapi tantangan pengembangan pariwisata berkelanjutan menggunakan kerangka Community Readiness Model (CRM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen dengan menilai enam dimensi CRM, yaitu upaya yang sudah ada, pengetahuan tentang masalah, pengetahuan tentang metode alternatif, kepemimpinan, sumber daya, dan iklim komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bihe memiliki kesiapan awal yang ditandai dengan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi wisata, dukungan kepemimpinan desa, serta iklim komunitas yang relatif positif. Namun demikian, penguatan pengetahuan strategis, integrasi kebijakan formal, kapasitas manajerial, dan dukungan infrastruktur masih diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan dasar telah terbentuk, tetapi perlu penguatan kelembagaan dan perencanaan strategis untuk mencapai tata kelola pariwisata berkelanjutan. Studi ini berkontribusi pada pengembangan kajian kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan pariwisata berkelanjutan.