Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Self Concept- Indigenous Local Leadership Dukun Pandita Sebagai Pemangku Adat Suku Tengger Di Desa Tosari Kabupaten Pasuruan Zainul Ahwan; Anwar, Khoirul; Ninuk Riswandari
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v4i2.1227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri kepemimpinan (Leadership-Self Concept) Dukun Pandita sebagai pemangku adat Suku Tengger di Desa Tosari Kabupaten Pasuruan. Konsep diri kepemimpinan Dukun Pandita Suku Tengger menarik untuk diteliti mengingat adat dan tradisi Suku Tengger lahir dari nilai-nilai lokalitas (local wisdom) yang bersumber dari ajaran nenek moyang Suku Tengger dan ajaran agama Hindu Mahayana. Dalam praktiknya, Dukun Pandita mayoritas beragama Hindu namun dalam konsep kepemimpinan Dukun Pandita dalam hal penyelenggaraan upacara adat & budaya Suku tengger, bukan hanya menjadi pemimpin pada masyarakat Suku Tengger yang beragama Hindu saja melinkan ada yang beragama Islam dan Kristen. Untuk melihat Leadership-Self Concept tersebut dalam penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik yang dicetuskan oleh Hubert Mead sebagai pisau analisis dengan 3 elemen didalamnya yaitu Mind, Self dan Society. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan eksplanatory research. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep Mind merujauk pada nilai-nilai yang dijunjung dari ajaran agaman yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti rasa toleransi kepada sesama manusia.  Konsep self diri dukun adat memiliki konsep diri siap memandu dan mengayomi tanpa melihat latar belakang keyakinan serta Konsep Society selalu mengedepankan musyawarah.
TEKNIK PENYAMPAIAN PESAN KOMIKA DISABILITAS DALAM STAND UP COMEDY PADA KOMUNITAS STAD UP INDO PASURUAN Riswandari, Ninuk

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.5349

Abstract

Kondisi disabilitas menyebabkan penderitanya merasa tertekan, stress, rendah diri dan merasa kesepian. Seringkali mereka juga mendapatkan perlakuan yang tidak baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini terdapat fenomena banyaknya penyandang disabilitas yang berhasil tampil dan menadapat tempat dihati para audiens melalui stand up comedy. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana teknik penyampaian pesan komika penyandang disabilitas tersebut untuk dapat menarik audiens dan mendapatkan tempat di hati para audiens stand up comedy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penyampaian pesan komika disabilitas dalam stand up comedy pada komunitas stan up indo Pasuruan adalah teknik storytelling atau bercerita. Dimana teknik tersebut sesuai dengan paradigma naratif dalam komunikasi.
Strategi Komunikasi Bisnis Berbasis Platform Digital dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal: Studi Kasus BUMDes Ketapanrame, Mojokerto Ninuk Riswandari; Rochman, Mochamad Fatkur

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i2.6430

Abstract

Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, merupakan salah satu desa wisata yang memiliki potensi unggulan di bidang alam, budaya, dan agribisnis. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ketapanrame, desa ini mengembangkan berbagai unit usaha berbasis wisata lokal seperti Taman Ghanjaran, Sobo Ketapanrame, dan Sumber Gempong. Dalam perjalanannya, BUMDes mengalami transformasi dari pengelolaan wisata rekreatif menuju wisata edukatif berbasis kearifan lokal. Perubahan ini turut didorong oleh strategi komunikasi yang mengandalkan platform digital untuk membangun narasi edukatif, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan partisipasi komunitas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi bisnis berbasis platform digital yang diterapkan oleh BUMDes Ketapanrame dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui dokumentasi kegiatan tahun 2019–2024, dokumen administratif desa, observasi akun media sosial resmi, serta wawancara dengan pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi komunikasi digital telah mendorong perubahan model bisnis dari wisata rekreatif menjadi wisata edukatif yang inklusif. Strategi komunikasi menggunakan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Facebook secara aktif membangun narasi budaya dan nilai edukatif yang menarik. Proses ini mencerminkan konsep mediatization, yaitu integrasi logika media digital ke dalam praktik sosial dan ekonomi organisasi desa. Temuan juga menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya memperluas jangkauan promosi, tetapi juga membentuk ulang struktur relasi bisnis, peran warga, dan kontribusi ekonomi lokal. Strategi komunikasi digital terbukti menjadi katalisator penting dalam penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Digital Content Optimization for Personal Branding and Increasing Digital Literacy for Students of MA Miftahul Ulum Puntir Purwosari Pasuruan: Optimalisasi Konten Digital Untuk Personal Branding dan Peningkatan Literasi Digital Bagi Siswa MA Miftahul Ulum Puntir Purwosari Pasuruan Rosadi, Muhammad Imron; Siti Muyasaroh; Zainul Ahwan; Ninuk Riswandari; Ahmad Aminuddin; Riska Amelia
Jurnal Soeropati Vol 5 No 2: Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/js.v5i2.3887

Abstract

This program is intended to increase the capacity of knowledge, understanding and ability to improve personal branding through digital content as well as digital literacy for MA Miftahul Ulum Puntir Purwosari Pasuruan students in utilizing information and communication technology, namely smartphones and social media in a positive and maximum way. The results of the service show that students' understanding of personal branding and digital literacy is still relatively low, this can be seen based on questions and answers with training participants. Furthermore, comprehensive training related to optimizing personal branding through digital contexts and understanding related to digital literacy was given by a community service team who are members of the Pasuruan ICT volunteer community, informatics study program and communication science study program Yudharta University of Pasuruan. The results of this training show significant changes related to understanding and increasing digital content processing capabilities for personal branding and digital literacy through interviews and testimonials to participants.
Brand Identity Model to Develop Bondowoso Regency as the "Republic of Coffee" in Indonesia Junaedi, Rusli Akhmad; Riswandari, Ninuk; Faris, Faris
Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmki.104086

Abstract

The development of regional brand identity is crucial in enhancing economic competitiveness and strengthening the image of Bondowoso Regency as a leading coffee center. Bondowoso Regency, as a historic site and coffee production hub, faces challenges in maintaining and expanding its positive image to support sustainable economic growth and promote culture-based tourism, as well as its natural resource potential. This study proposes a brand identity model based on Kapferer’s Brand Identity Prism theory and empirical data to establish Bondowoso Regency's branding as the "Republic of Coffee" in addressing these challenges. A qualitative approach was employed in data collection, involving interviews with eight informants from various stakeholders, field observations, and documentation from both primary and secondary sources. Validation was carried out through data triangulation and documentation analysis to ensure the consistency and validity of the findings. Data analysis integrated theory and empirical data in developing a strategy for building an authentic, integral, and sustainable brand identity. The research findings indicate that the success of this branding can enhance the region’s image, attract tourists, and drive economic growth through strong and consistent brand identity elements. These findings underscore the importance of collaboration among the government, community, and businesses in establishing a relevant and enduring brand image. The implementation of this model is expected to position Bondowoso Regency as a national and international hub for coffee.
Konstruksi Konsep Diri Dalam Realitas Sosial Pada Anggota Komunitas Stand-Up Indo Pasuruan Mahmud, Mohammad; Ninuk Riswandari
Brand Communication Vol. 3 No. 3 (2024): Komunikasi Politik Dalam Pertarungan dan Penggunaan Media Baru
Publisher : Prisani Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70704/bc.v3i3.311

Abstract

This research explores how the comedy genres chosen by comics from the Stand Up Indo Pasuruan community reflect their self-concept construction. This research focuses on three comics, namely Resti Natasya, Mukti Irawan, and Ginaris Gangsar Pangestu, who each use the genres of dark/black comedy, observational comedy, and blue comedy as a medium to express their identity, personal experiences, and worldview. Using a qualitative approach with a case study method, data was collected through in-depth interviews, performance observation, and analysis of comedy material performed by the comics. The results show that the comedy genre serves not only as a means of entertainment, but also as a tool to navigate life experiences, build self-identity, and interact with social norms. Resti Natasya utilizes dark/black comedy and self-deprecating comedy to express self-acceptance and the transformation of difficult life experiences into acceptable humor. Mukti Irawan uses observational comedy to reflect everyday social reality through a comedic lens that simplifies the complexities of life. Meanwhile, Ginaris Gangsar Pangestu with blue comedy reveals taboo aspects of society, challenges social norms, and asserts courage in expression.
TEKNIK PENYAMPAIAN PESAN KOMIKA DISABILITAS DALAM STAND UP COMEDY PADA KOMUNITAS STAD UP INDO PASURUAN Riswandari, Ninuk
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.5349

Abstract

Kondisi disabilitas menyebabkan penderitanya merasa tertekan, stress, rendah diri dan merasa kesepian. Seringkali mereka juga mendapatkan perlakuan yang tidak baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini terdapat fenomena banyaknya penyandang disabilitas yang berhasil tampil dan menadapat tempat dihati para audiens melalui stand up comedy. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana teknik penyampaian pesan komika penyandang disabilitas tersebut untuk dapat menarik audiens dan mendapatkan tempat di hati para audiens stand up comedy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penyampaian pesan komika disabilitas dalam stand up comedy pada komunitas stan up indo Pasuruan adalah teknik storytelling atau bercerita. Dimana teknik tersebut sesuai dengan paradigma naratif dalam komunikasi.
Strategi Komunikasi Bisnis Berbasis Platform Digital dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal: Studi Kasus BUMDes Ketapanrame, Mojokerto Ninuk Riswandari; Rochman, Mochamad Fatkur
HERITAGE Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i2.6430

Abstract

Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, merupakan salah satu desa wisata yang memiliki potensi unggulan di bidang alam, budaya, dan agribisnis. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ketapanrame, desa ini mengembangkan berbagai unit usaha berbasis wisata lokal seperti Taman Ghanjaran, Sobo Ketapanrame, dan Sumber Gempong. Dalam perjalanannya, BUMDes mengalami transformasi dari pengelolaan wisata rekreatif menuju wisata edukatif berbasis kearifan lokal. Perubahan ini turut didorong oleh strategi komunikasi yang mengandalkan platform digital untuk membangun narasi edukatif, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan partisipasi komunitas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi bisnis berbasis platform digital yang diterapkan oleh BUMDes Ketapanrame dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui dokumentasi kegiatan tahun 2019–2024, dokumen administratif desa, observasi akun media sosial resmi, serta wawancara dengan pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi komunikasi digital telah mendorong perubahan model bisnis dari wisata rekreatif menjadi wisata edukatif yang inklusif. Strategi komunikasi menggunakan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Facebook secara aktif membangun narasi budaya dan nilai edukatif yang menarik. Proses ini mencerminkan konsep mediatization, yaitu integrasi logika media digital ke dalam praktik sosial dan ekonomi organisasi desa. Temuan juga menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya memperluas jangkauan promosi, tetapi juga membentuk ulang struktur relasi bisnis, peran warga, dan kontribusi ekonomi lokal. Strategi komunikasi digital terbukti menjadi katalisator penting dalam penguatan ekonomi berbasis komunitas.
PENDAMPINGAN TRANSFORMASI ADMINISTRASI MELALUI APLIKASI MICROSOFT EXCEL PADA KSM WILO DESA KETANIRENG KECAMATAN PRIGEN PASURUAN Riswandari, Ninuk; Swasono, Muh Aniar Hari
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1673

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan metode blended learning dengan tema "DIGITALISASI SAMPAH" bertujuan untuk mempraktikkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni secara online dan offline akibat mewabahnya virus Covid-19. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan fasilitasi upaya pembangunan, terutama di daerah pedesaan. Masyarakat dapat berbagi permasalahan dan mencari solusi dengan partisipasi tim pengabdian masyarakat sehingga kerjasama terjalin dalam proses pembangunan di daerah setempat. Tujuan atau target yang diharapkan dapat dicapai adalah: (a) mengubah administrasi pengelolaan sampah dari manual menjadi digital. (b) mengetahui pengoperasian bank sampah; (c) mengetahui proses pengolahan limbah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk PAR (Participatory Action Research) serta  sosialisasi dan pelatihan dengan melibatkan masyarakat, pemerintah desa dan pengelola bank sampah secara langsung dan tidak langsung. Beberapa hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sistem administrasi pengelolaan sampah menggunakan Microsoft Excel, dioperasikannya sistem bank sampah dan proses pengolahan limbah organik
Post-crisis Communication Strategy In Corporate Reputation Restoration: a case study of PT. Eka Mas Republik (My Republik) in Kertosari, Purwosari, Pasuruan Balqis Sofia Rahma; Ninuk Riswandari
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v5i2.409

Abstract

This study examines the post-crisis communication strategies implemented by PT. Eka Mas Republik (MyRepublic) in restoring the company's reputation following a conflict with the community regarding allegations of installing an unauthorized Wi-Fi pole in Kertosari Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The results showed that the crisis was rooted in a lack of direct and participatory communication between the company and the community. To address this, MyRepublic implemented five main strategies: reputational repair, relationship repair, behavioral repair, instructional communication, and adjusting information. These strategies were implemented through deliberation forums, interpersonal communication, technical education, and participation in community social activities. The implementation of these strategies proved effective, as evidenced by a significant increase in the number of customers after the crisis. This study concluded that the success of post-crisis communication was influenced by openness, two-way dialogue, and adjustment to local values and culture. These findings are expected to serve as a reference for companies in rebuilding their reputation and public trust strategically and sustainably