Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekitar Kampus pada Mata Kuliah Ilmu Lingkungan Wowor, Ester Caroline; Tumewu, Widya Anjelia; Rogahang, Milan Kisi
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i2.8439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengimplementasikan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan memanfaatkan lingkungan sekitar kampus dan untuk mengetahui bagaimana respon mahasiswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan dengan perhitungan skala likert. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Ilmu Lingkungan di Jurusan Pendidikan IPA semester genap tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PjBL dengan tahap-tahap yag telah dilakukan memberikan pengaruh positif terhadap respon mahasiswa. Mahasiswa merasa sangat setuju dengan pernyataan bahwa Project Based Learning (PjBL) menjadikan pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, dapat memberi motivasi untuk lebih aktif, membuat mahasiswa lebih kreatif, membuat materi pembelajaran menjadi lebih nyata, membuat materi lebih mudah dipahami, mendorong mahasiswa untuk bekerja sama dengan kelompok, membuat pembelajaran tidak terasa bosan, memberikan pengalaman berharga dalam belajar. Mahasiswa setuju dengan PjBL yang bisa menciptakan rasa semangat dalam menyelesaikan tugas. Mahasiswa sangat setuju bahwa model pembelajaran PjBL ini sangat cocok diterapkan pada mata kuliah ini.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembuatan Video Pembelajaran IPA Pada Materi Pencemaran Lingkungan Tumewu, Widya Anjelia; Wowor, Ester Caroline; Rizal, Haryanti Putri
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembuatan video pembelajaran IPA pada materi pencemaran lingkungan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru IPA sebanyak 12 orang yang mengontrak Mata Kuliah Pengembangan Media Pembelajaran IPA-2. Pembelajaran dilakukan dengan menugaskan mahasiswa untuk membuat sebuah proyek video pembelajaran IPA dengan tema pencemaran lingkungan. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner persepsi mahasiswa yang disebarkan menggunakan google form dan diukur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh indikator, diperoleh persepsi mahasiswa yang tertinggi dengan persentase sebesar 88,33% pada kompetensi dalam memahami materi ajar sedangkan yang paling rendah diperoleh persentase sebesar 82,22% pada minat belajar mahasiswa. Namun, ketujuh indikator persepsi mahasiswa berada pada rentang yang tinggi yaitu 80%-100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembuatan video pembelajaran IPA pada materi pencemaran lingkungan tergolong sangat baik.
PENGARUH KONSENTRASI MOLARITAS KOH TERHADAP SIFAT KELISTRIKAN BIO BATERAI AMPAS KOPI Pawarangan, Ishak; Tumewu, Widya Anjelia; Mawuntu, Vicky Julius; Kumendong, Igreya Mitchel; Pungus, Sayenne Givenshe
SOSCIED Vol 7 No 2 (2024): SOSCIED - November 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i2.891

Abstract

Spent coffee grounds are an abundant organic waste material. Spent coffee grounds have significant potential as an environmentally friendly alternative energy source in bio-battery technology. This study aims to analyze the effect of KOH molarity concentration on the electrical properties of coffee ground-based bio-batteries. Variations in KOH molarity solutions of 1M, 3M, and 5M, each mixed with 50 grams of spent coffee grounds, were utilized to evaluate their effect on the electrical properties, including current, voltage, and power output. The results indicate that increasing the molarity concentration significantly enhances the bio-battery's performance, as evidenced by increased voltage and maximum power output. The highest electrical power output, 97.2 mW, was achieved at a 5M KOH concentration. The study concludes that selecting the appropriate molarity concentration is a key factor in optimizing the performance of coffee ground-based bio-batteries. This research contributes to the advancement of renewable energy development from organic waste.
Development of STEM-based Virtual Laboratory on Global Warming Topic for Junior High School Student Warouw, Zusje Wiesje Merry; Wekes, Witha Christine Aprilya; Harahap, Fransiska; Tumewu, Widya Anjelia; Wola, Brian Ricard
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 5 (2024): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i5.6403

Abstract

Our study aimed to develop a feasible STEM-based virtual laboratory on global warming topics for junior high school students. We used the development research type by adopting Thiagarajan's 4D model development procedure, which was limited to the development stage. The data collection methods we used were questionnaires and interviews, while the research instruments were interview sheets and questionnaires. Product validation involved a lecturer as a subject matter expert and a lecturer as a learning media expert. In addition, a small group evaluation sample with 10 students was selected using a simple random sampling technique to be involved in the product trial. Qualitative and quantitative data analysis techniques were used. The results showed that the assessment by subject matter experts received a feasibility percentage of 84%, including the criteria worth using, and the assessment by learning media experts received a feasibility percentage of 85%, including the criteria worth using. In addition, the small group student response trial showed 91%, which means the developed product is very practical. Thus, the STEM-based virtual laboratory on global warming topics was declared feasible for junior high school students to use in science learning
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA DI SMP NEGERI 1 TOMPASO Moray, Ribka Nisa; Rungkat, Jovialine Albertine; Suriani, Ni Wayan; Tumewu, Widya Anjelia
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) validitas modul elektronik berbasis model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia di SMP N 1 Tompaso; dan (2) kepraktisan modul elektronik berbasis model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia di SMP N 1 Tompaso. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket validasi ahli dan angket kepraktisan. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase kevalidan produk dari ahli materi yang dilakukan pada tahap pertama mendapatkan 88% termasuk kategori sangat valid, kemudian tahap kedua 100% termasuk kategori sangat valid, sedangkan rata-rata dari kedua tahap tersebut dengan peresentase 94% termasuk kategori sangat valid. Disisi lain, ahli media memberikan 98,75% dengan kategori sangat valid. Hasil uji respon guru mendapatkan 81% dengan persentase sangat praktis, sedangkan respon siswa 81% termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, modul elektronik berbasis problem based learning dinyatakan sangat valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran materi sistem ekskresi manusia di SMP Negeri 1 Tompaso.