Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Kegiatan Menganyam Di Kelompok B (5-6 Tahun) di KB As-Safiiah Garut Nur Dewi Apipah; Lia kurniawaty; Delina Kasih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1553

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan aktivitas menganyam dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan, meningkatkan kemampuan gerak jari dan otot tangan siswa, serta koordinasi visual untuk meningkatkan keterampilan motorik halus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang termasuk dalam metode Kemmis dan Mac Taggart dan terdiri dari 4 tahap yaitu observasi, pelaksanaan, tindakan dan refleksi, juga dilaksanakan dalam 2 siklus kegiatan. Selama proses penelitian, peneliti menggunakan instrumen dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, catatan anekdot, dan dokumen guru. Subyek penelitian diambil dari salah satu kelas Kober AS-SAFIIAH yang berjumlah 10 siswa. Penelitian ini menggunakan kriteria BB, MB, BSH dan BSB sebagai tolak ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan keterampilan motorik halus pada kegiatan menganyam sangat berpengaruh: nilai penelitian pada pra siklus sebesar 35%, Siklus I - 51,6% dan Siklus II - 80%. Dilihat dari data tersebut, terjadi peningkatan tahapan siklusnya
Analisis Pengetahuan Orang Tua Tentang Makanan Sehat Bergizi Seimbang di Kober Permata Hati Siti Jubaedah; Lia kurniawaty; Delina Kasih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman orang tua dalam pemenuhan gizi seimbang di Kober permata hati melalui pembekalan makanan anak ke sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di kelas A Kober Permata Hati dengan subjek penelitian adalah orang tua siswa yang berjumlah 15 orang. Instrumen yang di gunakan berupa lembar angket, oservasi dan wawancara.dari hasil penelitian ternyata orang tua di kober permata hati hampir semuanya sudah mengetahui tentang pentingnya makanan sehat bergizi seimbang untuk anak .namun,dalam pengimplementasian nya masih sangat kurang di karenakan beberapa faktor ,seperti faktor kurang nya minat/kemauan dalam menyiapkan makanan sehat bergizi seimbang,faktor kurang nya kreatifitas dalam menyajikan menu yang bervariasi,dan faktor ekonomi yang rata-rata masih menengah ke bawah
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Dengan EksplorasiLingkungandi TK Nurhakam Melia Khaerunnisa; Lia kurniawaty; Delina Kasih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1555

Abstract

Pembelajaran yang bersifat formal dan struktual dan hanya mengedepankan kepada model calistung bagian anak usia dini membuat kurangnya kreativitas anak dalam pembelajaran dan membuat anak merasa bosan dan jenuh. Maka peneliti menggunakan eksplorasi lingkungan dalam pembelajaran. Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak setelah di lakukan pembelajaran dengan cara eksplorasi lingkungan di Tk Nurhakam. Penelitian Tindakan kelasini menggunakan model Kemmis & Mc Taggart, di mana setiap siklusnya menggunakan Tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Bila siklus I belum mencapai nilai kriteriamaka di lanjutkan kepada Siklus II bila di siklu II sudah mencapai nilai rata rata kriteria maka penelitian di hentikan Berdasarkan hasil yang di peroleh selama pelaksanaan Penelitian Tindakan kelas dari Prasiklus persentasesi wamasih rendah di bawah nilai rata rata hasil kolaboratif dengan para guru mencapai 48,75 %. Pada Siklus I setelah di terapkan metode pembelajaran dengan cara Eksplorasi Lingkungan mengalami peningkatan menjadi 62,2 %. Karena belum mencapat 80% maka di lanjutkan ke Siklus II. Pada siklus II rata ratamencapai 80,2% sudah termasukkriteriabaik.
UPAYA MENINGKATKAN PENGENALAN HURUF HIJAIAH PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DENGAN MEDIA KARTU BERGAMBAR: EFFORTS TO ENHANCE THE INTRODUCTION OF THE HIJAIAH LETTERS IN 5-6 YEAR OLD WITH PICTURE CARD Siti Aisyah; Lia Kurniawaty; Rita Intan Anggraeni
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan mengenal huruf hijaiah bagi anak usia dini sangat penting karena mereka perlu mempelajarinya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari hingga akhir hayat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengenalan huruf hijaiah pada anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan media kartu bergambar. Studi ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini melibatkan 10 siswa kelas B, terdiri dari 5 siswi perempuan, dan 5 siswa laki-laki. Pengamatan, catatan lapangan, lembar observasi, dan dokumentasi adalah sumber data yang digunakan. Studi ini menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan pada penelitian ini berhasil apabila kemampuan anak mengenal huruf hijaiah dengan kategori Berkembang Sangat Baik sudah mencapai presentase sebesar 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa Pra Siklus (BB) mencapai 38, 75%, Siklus I (BSH) mencapai 62, 5%, dan Siklus II (BSB) mencapai 97, 5%. Dengan demikian terjadi peningkatan dari Pra Siklus ke Siklus I dan Siklus II. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media kartu bergambar dapat diterapkan untuk upaya meningkatkan pengenalan huruf hijaiah pada anak usia 5-6 tahun di RA Darurrahman Bekasi Timur. 
Peningkatan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Melalui Permainan Kelompok Di Tkit Rumah Bune Islamic Fullday School Enny Septiani; Lia Kurniawaty; Arie Widiyastuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini melalui kegiatan permainan kelompok di TKIT Rumah Bune Islamic Fullday School. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B, terdiri dari 2 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dari tahap prasiklus hingga siklus III. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dirancang agar anak dapat belajar melalui pengalaman nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih bermakna. Berdasarkan hasil observasi, kemampuan sosial anak mengalami peningkatan signifikan dari prasiklus hingga siklus III. Anak yang sebelumnya banyak berada di kategori BB berkurang drastis, sementara kategori BSH dan BSB meningkat secara konsisten. Perkembangan ini mencakup kemampuan memahami emosi teman, menunjukkan empati, berkomunikasi, hingga berbagi dengan sesama. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual melalui kegiatan di kebun mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif. Pada indikator empati dan komunikasi, anak menunjukkan perubahan positif yang cukup nyata. Jika pada prasiklus sebagian besar anak masih kesulitan memahami perasaan teman, pada siklus III mereka sudah mampu menunjukkan perhatian dan respons emosional yang tepat. Keterampilan berbicara dan mendengarkan juga berkembang pesat, ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah anak yang berada di kategori BSB. Pada akhir siklus III, guru dan peneliti melakukan refleksi menyeluruh terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Hasil refleksi menunjukkan bahwa kegiatan mengenal dan memanen tanaman kangkung tidak hanya memperkenalkan konsep bagian tanaman, tetapi juga menjadi wahana praktik keterampilan sosial. Guru berperan aktif sebagai fasilitator dengan memberi teladan, menguatkan sikap positif anak, dan mendorong refleksi lisan. Anak-anak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan lapangan.
Peningkatan Literasi Awal Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Strategi Deep Learning di Tk Hayatul Kamila Siti Maria Ulfah; Lia Kurniawaty; Delina Kasih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi awal anak usia 4–5 tahun di TK Hayatul Kamila melalui penerapan strategi deep learning. Literasi awal mencakup kemampuan membaca, menulis, berbahasa lisan, serta pemahaman informasi yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar kegiatan literasi di TK Hayatul Kamila masih bersifat klasikal, dengan keterlibatan individual yang minim, penggunaan media konvensional, serta rendahnya stimulasi berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Strategi deep learning yang diterapkan menekankan meaningful, mindful, dan joyful learning melalui kegiatan interaktif, berbasis proyek, dan pemanfaatan media kreatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada indikator kemampuan literasi awal, meliputi pengenalan huruf, kesadaran fonologis, kemampuan menulis sederhana, serta minat baca anak. Penerapan strategi deep learning tidak hanya meningkatkan aspek teknis membaca dan menulis, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, serta sikap positif anak terhadap kegiatan literasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi prinsip deep learning dalam pembelajaran PAUD sebagai upaya membentuk fondasi literasi yang kuat, menyenangkan, dan bermakna sejak dini.
Penerapan Kegiatan Tari Kreasi Dalam Menumbuhkan Percaya Diri Pada Anak Usia Dini Di TK Citta Bangsa Bekasi Tasya Hairunisa; Lia Kurniawaty; Wening Rahayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3774

Abstract

menumbuhkan rasa percaya diri pada anak usia dini di TK Citta Bangsa Bekasi. Latar belakang ini di dasari oleh pentingnya rasa percaya diri sebagai salah satu aspek perkembangan sosial – emosional yang berpengaruh terhadap kemampuan dalam berinteraksi, mengekspresikan diri, dan beradaptasi di lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan anak usia 5 – 6 tahun yang mengikuti kegiatan tari kreasi selama 12 pertemuan dalam jangka waktu dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan tari kreasi yang dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, dan disesuaikan dengan kemampuan anak, dan mampu meningkatkan rasa percaya diri anak. Hal ini terlihat dari keberanian anak untuk tampil di depan teman dan guru, kemampuan mengekspresikan gerak sesuai irama musik, serta menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang aktif dalam kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan tari kreasi dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini.
Peran Orang Tua dalam Pencegahan Stunting Melalui Penerapan Kebiasaan Pola Makan Sehat Anak Pada Usia 5-6 Tahun di Paud KB Al-Farizqi Adisti Parlina; Lia Kurniawaty; Delina Kasih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3838

Abstract

Dalam pencegahan stunting bukan hanya pemerintah yang perlu menangani hal tersebut tetapi memerlukan peran orang tua, terutama melalui pembiasaan pola makan sehat sejak usia dini. penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran orang tua dalam pencegahan stunting melalui kebiasaan makan sehat terutama pada anak usia 5-6 tahun di PAUD KB Al-Farizqi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan subjek orang tua wali murid di PAUD KB Al-Farizqi dan juga satu pendidik, subjek dipilih melalui purposive sampling dimana subjek dipilih berdasarkan pertimbangan peneliti, bukan secara acak. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian peneliti menganalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memahami stunting sebatas anak yang bertumbuh pendek, padahal stunting juga berdampak pada perkembangan gizi, kognitif, dan kesehatan mental anak. Dalam pelaksanaannya, ibu yang lebih sering menyiapkan makanan rumah seperti nasi, lauk, sayur, buah, dan susu, serta menghindari jajanan instan. Adapun kendala yang dihadapi cukup beragam antara lain anak sulit makan sayur, cepat bosan dengan menu, serta terbatasnya variasi makanan. Dalam hal pembiasaan makan sehat sekolah juga mendukung melalui jadwal bekal harian, walaupun begitu keterlibatan orang tua tetap menjadi kunci utama. Peran orang tua sangat penting dalam pencegahan stunting melalui kebiasaan pola makan sehat. Diperlukan edukasi berkelanjutan agar orang tua memiliki pemahaman lebih luas tentang stunting ataupun makanan bergizi dan mampu menciptakan variasi makanan untuk anak.
Implementasi Model Atik dalam Permainan Congklak untuk meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4–5 Tahun Retma Widyaning Ati; Sri Watini; Lia Kurniawaty
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v5i1.661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah kemampuan motorik halus dapat meningkat melalui implementasi model ATIK dalam permainan congklak dan bagaimana model tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di TK Islam Mutiara Sunnah, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian sebanyak 10 anak. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model ATIK dalam permainan congklak dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam metode pembelajaran motorik halus di pendidikan anak usia dini, serta memberikan inspirasi bagi guru dan pendidik dalam merancang aktivitas pembelajaran yang kreatif dan efektif.
Analisis Pola Asuh Demokratis Orang Tua Terhadap Pilihan Makan Anak Studi Kualitatif Anak Usia 4 Tahun Di TK Tadika Puri Pondok Gede Meiwa Valentina; Sri Watini; Lia Kurniawaty
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v3i2.3394

Abstract

The growth and development of young children are significantly influenced by their nutritional intake. Parents play an essential role in ensuring children receive sufficient nutrition for optimal development. Meeting these nutritional needs can be achieved by providing healthy, varied, nutritious, balanced, and safe foods. This study focuses on analyzing democratic parenting patterns toward the eating choices of 4-year-old children at Tadika Puri Kindergarten Pondok Gede. The study employs a qualitative phenomenological approach, using observation, interviews, and documentation. The findings reveal two dominant parenting styles: democratic and permissive. Democratic parenting encourages independence in food choices while maintaining parental guidance and boundaries, whereas permissive parenting tends to grant freedom with minimal control. Both approaches significantly influence the eating preferences and habits of 4-year-old children at Tadika Puri Kindergarten Pondok Gede.