Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH UNSAFE ACTION DAN UNSAFE CONDITION TERHADAP KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA DI PROYEK PERPUSTAKAAN DAERAH MODERN KOTA KENDARI TAHUN 2020 Pitrah Asfian; Ahmad Alfajri; Rastika Dwiyanti Liaran
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i3.23643

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi dibangun dengan beberapa pekerjaan yang berbeda sehingga memiliki potensi bahaya dan risiko yang tinggi serta hambatan yang dihadapi oleh pekerja. Kecelakaan kerja konstruksi tidak sedikit menimbulkan akibat yang fatal (fatality accident) ditambah dengan hambatan yaitu adanya kasus pandemi Covid-19 yang menyerang seluruh elemen masyarakat khususnya pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh unsafe action dan unsafe condition terhadap kecelakaan kerja pada pekerja di proyek gedung Perpustakaan Daerah Modern Kota Kendari. Metode penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Populasi berjumlah 65 pekerja dimana penelitian ini menggunakan sampel yang merupakan seluruh populasi. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat yaitu uji chi-square dan analisis multivariat yaitu uji regresi logistik biner dengan melihat pengaruh antara variabel dependen dan independen. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara unsafe action dan unsafe condition terhadap kecelakaan kerja (Pvalue < 0,05) sedangkan hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh antara unsafe action dengan kecelakaan kerja dengan nilai signifikansi (Pvalue = 0,000) dan terdapat pengaruh antara unsafe condition dengan kecelakaan kerja dengan nilai signifikansi (Pvalue = 0,004). Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh unsafe action dan unsafe condition terhadap kecelakaan kerja pada pekerja di Proyek Gedung Perpustakaan Daerah Modern Kota Kendari.Kata kunci: Kecelakaan kerja, proyek konstruksi, unsafe action, unsafe condition 
GAMBARAN PENETAPAN KEBIJAKAN DAN PERENCANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020 Pitrah Asfian; Nurhadisa Nurhadisa; Fifi Nirmala G
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i2.19608

Abstract

The hospital is a workplace where there are many potential hazards. To minimize potential hazards that will impact health workers, visitors and patients, it is necessary to establish HOHS policies and plans. The purpose of this study was to find out how the description of OHS policy making and planning at the Bahteramas Hospital. This type of study was a qualitative descriptive study with a phenomenological approach. Determination of informants used purposive sampling technique. Informants included Chairperson of the HOHS Committee, Head of the OHS Division, Head of the ICU Room Installation and Head of the Inpatient Room. Primary data obtained by triangulation techniques, namely interviews, observation and documentation. Variables consist of policy setting, organization, support for facilities and infrastructure, risk management and control of potential hazards. The results shows that there is no written policy, but an organization was formed which was marked by the issuance of Director Decree number 725 in 2019 concerning the HOHS organizational guidelines and there is a determination of funding support such as fees from BLUDs, activity proposals and RKA, support for facilities and infrastructure such as APAR, hydrants, evacuation routes, fire alarm systems. OHS planning is to carry out risk management by using checklists and priority problems and controlling potential hazards to health workers by setting work shifts and using PPE, while visitors and patients are given safety such as cleaning wet floors. Conclusion, at Bahteramas Hospital, there is no written policy establishment but there is risk management and control of potential hazards
GAMBARAN KERACUNAN PESTISIDA PADA PEKERJA PENYEMPROT KELAPA SAWIT DI PT. HARLITAMA AGRI MAKMUR KABUPATEN KONAWE TAHUN 2021 Pitrah Asfian; Regitha Pricillia Cahyani; Irma Yunawati
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i4.23652

Abstract

Pestisida merupakan bahan beracun yang berdampak merugikan bagi tubuh sehingga apabila bersentuhan langsung dengan pestisida dapat menyebabkan keracunan akut dan kronis. Pada manusia paparan pestisida dapat melalui beberapa cara diantaranya melalui minuman, makanan, atau pekerjaan serta melalui rute seperti kulit (dermal), pernapasan (inhalasi), atau mulut (oral). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan, alat pelindung diri dan lama penyemprotan dengan keracunan pestisida pada pekerja penyemprot kelapa sawit di PT. Harlitama Agri Makmur Kabupaten Konawe tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. yang berjumlah 63 orang. Variabel dari penelitian ini terdiri dari keracunan pestisida, pengetahuan, alat pelindung diri dan lama penyemprotan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Hasil penelitian ini adalah Keracunan pestisida pada pekerja penyemprot di PT Harlitama Agri Makmur sebanyak 24 orang pernah keracunan. Pengetahuan pada pekerja penyemprot di PT Harlitama Agri Makmur sebanyak 40 responden memiliki kategori kurang. Alat pelindung diri pada pekerja penyemprot di PT Harlitama Agri Makmur sebanyak 40 responden memiliki kategori tidak lengkap. Lama penyemprotan pada pekerja penyemprot di PT Harlitama Agri Makmur sebanyak 46 responden memiliki kategori baik.Kata kunci: keracunan pestisida, penyemprot kelapa sawit
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (SMK3) DI PT PELINDO IV (PERSERO) CABANG KENDARI TAHUN 2020 Pitrah Asfian; Silvi Tristya Pratiwi; Syawal Kamiluddin Saptaputa
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i3.23461

Abstract

Abstrak Setiap perusahaan wajib menerapkan SMK3 yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan. PT. Pelindo IV (Persero) cabang Kendari merupakan perusahaan yang menerapkan SMK3 tapi belum terlaksana secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan SMK3 di PT. Pelindo IV (Persero) Cabang Kendari tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Informan pada penelitian ini, yaitu informan kunci sekretaris P2K3 sedangkan informan biasa yaitu, Manager SDM dan anggota P2K3. Penetapan kebijakan terlaksana dengan adanya keputusan Direksi PT. Pelindo IV (Persero) tentang Pedoman Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan PT. Pelindo IV (Persero) dan dilakukannya sosialisasi. Perencanaan K3, yaitu pemeliharan alat pemadam kebakaran, penyediaan alat pelindung diri, melakukan pemetaan area berisiko, dan kegiatan simulasi bencana serta yang bertanggung jawab tim P2K3. Pelaksanaan perencanaan K3 terlaksana dengan adanya pihak mendukung, yaitu tim P2K3, sarana dan prasarana, serta pelatihan yang diikuti di kantor pusat. Pemantauan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan setiap minggu sedangkan pemantauan oleh pihak eksternal dan internal setiap enam bulan serta adanya pemantauan kesehatan pada pekerja yang bekerja di potensi bahaya tinggi. Peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3 didapatkan bahwa penerapan K3 sangat efektif dan berpengaruh terhadap produktivitas kinerja serta belum ada pengkajian kecelakaan karena belum pernah terjadi kecelakaan yang fatal. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), SMK3 Abstract Every company is obliged to implement OHSMS that is integrated with the company's management system. PT. Pelindo IV (Persero) Kendari branch is a company that implements OHSMS but has not been carried out to the maximum. This study aims to find out the description of OHSMS implementation in PT. Pelindo IV (Persero) Kendari Branch in 2020. This type of study was qualitative with phenomenological approach. Data collection techniques include interviews, observations, and document review. Informants in this study consisted of key informants namely secretary of P2K3 and regular informants namely HR Manager and members of P2K3. Determination of policies carried out with the decision of the Board of Directors of PT. Pelindo IV (Persero) on Guidelines for implementation of Occupational Safety and Health in the Environment of PT. Pelindo IV (Persero) and also carried out socialization. OHS planning, namely the maintenance of fire extinguishers, the provision of personal protective equipment, mapping risky areas, and disaster simulation activities and responsible P2K3 teams. The implementation of OHS planning is carried out by supporting parties, namely the first aid team, facilities and infrastructure, as well as training followed at the head office. Monitoring and evaluation of OHS performance is conducted weekly while monitoring by external and internal parties every six months as well as health monitoring in workers working in high hazard potential. OHSMS performance review and improvement obtained that the implementation of OHS is very effective and affects performance productivity and there has been no assessment of accidents because there has never been a fatal accident. Keywords: Occupational Health and Safety (OHS), OHSMS
PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT (K3RS) DI RSUD KOTA KENDARI TAHUN 2023 Wa Ode Nurhanifa; Yusuf Sabilu; Pitrah Asfian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i2.43152

Abstract

Abstrak Rumah sakit ialah komponen penting dari institusi sosial dan kesehatan yang bertujuan untuk menawarkan layanan komprehensif, kuratif, dan preventif kepada masyarakat. Kesehatan dan keselamatan staf rumah sakit, pasien, pendamping pasien, pengunjung, dan lingkungan rumah sakit harus dilindungi dari segala potensi bahaya di rumah sakit, menurut administrator rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan kesehatan dan keselamatan kerja rumah sakit (K3RS) di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Tahun 2023” sehingga dapat memenuhi standar K3RS dan demi terciptanya derajat kesehatan yang optimal. Metode penelitian ini ialah penelitian kualitatif yang teknik pengumpulan datanya dengan pengamatan, wawancara juga pemanfaatan dokumen. Informan dalam penelitian yaitu ketua komite K3RS, koordinator bidang K3, koordinator bidang pencegahan dan pengendalian kebakaran dan staf administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kebijakan K3RS pada tahap perencanaan K3RS 100%, pelaksananaan rencana K3RS 90% sesuai, pemantauan dan evaluasi kinerja K3RS 75% sesuai, dan Penerapan Peninjauan dan peningkatan kinerja K3RS 50% sesuai dengan Permenkes RI No. 66 tahun 2016. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan K3RS belum optimal dari segi pelaksanaan rencana karena belum didukung oleh SDM di bidang K3RS yang memadai, tidak menjalin kerja sama dengan pihak lain dalam pengamatan dan penilaian kinerja K3RS, juga tidak adanya indikator kinerja yang akan dicapai khusus K3RS. Kata Kunci : perencanaan K3RS, pemantauan dan evaluasi kinerja K3RS, pelaksanaan rencana K3RS, penerapan peninjauan dan peningkatan kinerja K3RS
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3RS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020 Pitrah Asfian; Rahma Yani; Renni Meliahsari
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i1.18629

Abstract

Rumah sakit adalah organisasi yang bergerak memberikan pelayanan berupa jasa kesehatan kepada semua sektor publik. RSUD Bahteramas adalah salah satu rumah sakit terbesar di Propinsi Sulawesi Tenggara yang menerapkan SMK3 tetapi belum sepenuhnya terlaksana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan SMK3 di RSUD Bahteramas Propinsi Sulawesi Tenggara. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan bantuan pedoman wawancara, lembar observasi, dan menggunakan instrumen alat perekam suara. Informan pada penelitian ini yaitu informan kunci: Ketua Komite K3 RSUD Bahteramas Propinsi Sulawesi Tenggara dan informan biasa: Bidang Upaya Kesehatan Kerja, Bidang Upaya Manajemen Risiko, Bidang Upaya Kewaspadaan Bencana, Bidang Upaya Penanggulangan Kebakaran, Bidang Upaya Kesehatan Lingkungan Kerja dan Kepala Unit Instalasi Gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan kebijakan K3 secara khusus mengenai K3RS belum ada, akan tetapi penerapannya telah dilaksanakan dengan dibentuknya organisasi Komite K3 serta sarana dan prasarana yang mendukung. Perencanaan K3RS dilaksanakan dengan melihat temuan masalah di lapangan dan diselesaikan berdasar pada prioritas masalah. Pelaksanaan rencana K3RS belum sepenuhnya terlaksana yaitu keselamatan dan keamanan di rumah sakit, serta masih terdapat sarana dan prasarana yang masih belum bisa difungsikan.  Pemantauan dan evaluasi kinerja  K3RS  dilaksanakan  bersama  tim  PPI  dan  IPSRS.  Peninjauan  dan  peningkatan  kinerja  K3RS dilaksanakan dengan adanya perbaikan dan peningkatan kinerja
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN TIDAK AMAN PADA PEKERJA DI PT. PELINDO IV (PERSERO) CABANG KOTA KENDARI Pitrah Asfian; Uni Zulfiani; Sartiah Yusran
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i2.19610

Abstract

Unsafe action is a mistake in understanding and complying with good and correct work procedures. This study aims to find out what factors are related to unsafe acts of workers at PT. Pelindo IV (Persero) Kendari City Branch in 2020. This type of research was a quantitative study with cross sectional approach. The research was conducted from December to January 2021. The sampling technique used a total sampling of 57 field workers. The variables in this study included unsafe actions, knowledge, attitudes, and supervision. The data collection instruments used in this study were questionnaires and documentation in accordance with the needs of the researcher. The data were analyzed using univariate and bivariate analysis with fisher's exact test. Data presentation was done in the form of frequency distribution tables and relationship tables between variables and then narrated. The results shows that 18 or 31.6 workers committed unsafe actions and 39 or 68.4 workers are already in the safe category. There is a relationship of knowledge (p-value = 0.011) and supervision (p-value = 0.022) with unsafe actions. However there is no relationship of attitude (p-value = 0.646) with unsafe actions. The conclusion is that there is no relationship between attitudes and unsafe actions in workers, and there is a relationship between knowledge and supervision and unsafe actions in workers. The Company is expected to provide training or education to workers on the importance of work safety and can improve supervision to workers
Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Tepung Suplemen Bahan Kue Untuk Peningkatan Gizi Anak Balita di Desa Lambo Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan La Ode Liaumin Azim; Pitrah Asfian; Akifah Akifah; Jusniar Rusliafa; Renni Meliahsari; Rastika Dwiyanti Liaran; Agnes Mersatika Hartoyo; Restu Nur Hasanah Haris
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.847

Abstract

Peningkatan gizi anak balita merupakan isu krusial di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan, di mana prevalensi stunting masih tinggi. Pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai tepung suplemen dalam pembuatan kue bolu menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan asupan nutrisi pada anak balita. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tepung daun kelor sebagai suplemen gizi melalui edukasi dan pelatihan kepada ibu-ibu di Desa Lambo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah daun kelor menjadi produk yang disukai anak-anak, serta peningkatan pemahaman mengenai pentingnya gizi seimbang untuk pertumbuhan balita. Dengan demikian, pemanfaatan tepung daun kelor dalam pembuatan kue bolu berpotensi menjadi alternatif yang efektif untuk mencegah malnutrisi dan stunting di wilayah tersebutdalam aspek keterlibatan masyarakat pada kegiatan yang dilaksanakan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD DALAM PEMERIKSAAN KAPAL PADA PETUGAS KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II KENDARI TAHUN 2023 Akto Sanjaya; Pitrah Asfian; Rastika Dwiyanti Liaran
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i2.10

Abstract

Salah satu upaya penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja pada fasilitas layanan kesehatan yakni dengan mematuhi penggunaan APD yang harus disadari oleh setiap individu. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan menggunakan APD dalam pemeriksaan kapal pada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari tahun 2023. Penelitian ini dilaksanakan di kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari pada bulan April 2023. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen, yang terdiri dari pengetahuan, sikap, ketersediaan APD serta dukungan keluarga, dan variabel dependen yaitu kepatuhan menggunakan APD. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling yakni mengambil seluruh populasi penelitian menjadi sampel yang berjumlah 33 petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil analisis bivariat diperoleh bahwa p-value untuk variabel pengetahuan adalah 0,003, p-value untuk variabel sikap adalah 0,000, p-value untuk variabel ketersediaan APD adalah 0,002 dan p-value untuk variabel dukungan keluarga adalah 0.013, yang berarti semua variabel memiliki nilai p-value kurang dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, ketersediaan APD, dukungan keluarga dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari tahun 2023.
HUBUNGAN MASA KERJA, STATUS PERKAWINAN DAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS TEHADAP KELELAHAN KERJA GURU SMAN 4 DAN SMAN 1 KOTA KENDARI Andi Wulandari Zulfitri Rasyid; Yusuf Sabilu; Pitrah Asfian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i3.11

Abstract

Kelelahan kerja adalah suatu keadaan yang secara umum terjadi pada pekerja, dimana pekerja mengalami penurunan efisiensi tubuh untuk melakukan pekerjaan sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan produktivitas kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan masa kerja, status perkawinan dan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) terhadap kelelahan kerja pada guru SMAN 4 dan SMAN 1 Kota Kendari. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi pada penelitian berjumlah 184 orang dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrument penelitian untuk pengumpulan data menggunakan kuesioner, alat dokumentasi, dan alat tulis. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan memanfaatkan software SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi disertai dengan penjelasan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara masa kerja (p-value = 0.01 < 0.05) dan keluhan MSDs (p-value = 0.03 < 0.05) dengan kelelahan kerja dan tidak ada hubungan yang bermakna antara status perkawinan (p-value = 0.60 < 0.05) dengan kelelahan kerja. Simpulan penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara masa kerja dan keluhan MSDs dengan kelelahan kerja pada guru SMAN 4 dan SMAN 1 Kota Kendari. Sedangkan status perkawinan tidak menunjukkan adanya hubungan dengan kelelahan kerja pada guru SMAN 4 dan SMAN 1 Kota Kendari.