Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Phytoplankton community as bioindicators in aquaculture media Tilapia (Oreochromis niloticus) exposed to detergent and pesticide waste Yusrizal Akmal; Rindhira Humairani; Muliari Muliari; Hanum Hanum; Ilham Zulfahmi
Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.akuatikisle.5.1.7-14

Abstract

Phytoplankton is a bio-indicator of fertility in waters. This study aims to determine the impact of detergent and pesticide waste on the phytoplankton community structure in in tilapia aquaculture media. The phytoplankton identification stage was carried out at the MIPA Laboratory Almuslim University. The parameters studied were phytoplankton abundance, diversity index, uniformity index, dominance index, and water quality parameters. The results of this study showed that detergent and pesticide waste at the end of the study had caused a decrease in the abundance value of phytoplankton by 3,250 individual/L and 3,750 individual/L. In the control treatment, the highest phytoplankton composition was dominated by Chaetoceros sp., while the pesticide and detergent treatments were dominated by Golenkenia sp. and Microcystis sp. Exposure to detergent and pesticide waste reduced the diversity index value, the phytoplankton uniformity index value. At the beginning of the study, it has a moderate diversity index (H '= 2.485–3.072), while at the end of the study it shows low diversity (H' = 2.111–2.375). Furthermore, at the beginning and at the end of the study there was a decrease in the uniformity index value (E = 0.87–1.01) and (H '= 0.88–0.94).
STUDY OF CORAL REEF AFTER TSUNAMI IN WEH AND ACEH ISLANDS WATERS Muliari Muliari; Dedi Soedharma; Neviaty P. Zamani; Yudi Herdiana
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Tsunami in Aceh had caused to the damage of the Aceh nese reefs ecosystem. However, the ability to recover is naturally found in the coral reef. The purpose of the research are to determine percentages of hard coral cover and coral recruitment in Weh and Aceh Islands. The research was conducted in 2006, 2008, 2009, and 2011. The research was done in Aceh islands, utilization areas, marine natural tourist park (TWAL) and regional marine conservation areas (KKLD). Point Intercept Transect (PIT) and square transect Methods were applied in the research. The research showed that the percentages of hard coral cover in 2011 in Aceh island and utilization areas are 49,38% and 34,16 %, respectively. On the other hand, in marine natural tourist park (TWAL) and regional marine conservation areas (KKLD) are 32,66% and 41,27 % respectively. The percentages of coral cover had increased from 2006, 2008 to 2009. Meanwhile in the percentages of coral cover marine natural tourist park (TWAL) and regional marine conservation areas (KKLD) decreased in 2011. The highest recruitment occurred in 2008 in all survey areas and decreased in 2009. Thus, this study concluded that there existed a recovery of coral reef ecosystem with an increase in the percentage of hard coral cover and coral recruitment from 2006 to 2011. Keywords : Coral reef, tsunami, Weh and Aceh islands
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN (TUTORIAL) PADA MATA KULIAH SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DENGAN MENGGUNAKAN CAMTASIA STUDIO M. Rezeki Muamar; Muliari Muliari
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 2 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktikum mata kuliah sistem informasi geografis (SIG) selama ini tidak dapat dilaksanakan secara maksimal. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya materi teori yang harus dipelajari oleh mahasiswa dan belum terbiasanya mahasiswa menggunakan komputer. Salah satu solusi yang dapat dilaksanakan untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan mengembangkan video pembelajaran interaktif. Pengembangan video pembelajaran interaktif pada mata kuliah SIG melalui dengan menggunakan Camtasia Studio dilaksanakan dengan metode four-D, yaitu define, design, develop dan dissemination. Berdasarkan hasil pengembangan diperoleh bahwa  skor rata-rata validasi terakhir untuk media (video) maupun materi SIG adalah 4.5 dengan kriteria sangat baik. Selanjuntanya mahasiswa juga memberikan respon positif terhadap video pembelajaran interaktif mata kuliah SIG dengan rentang persentase tanggapan positif dari 68.57% sampai 100,00%. Selain itu, sebagian besar mahasiswa mendapatkan hasil belajar dengan kriteria baik (51.42%) dan sangat baik (14.28%). Sebagai tambahan, seluruh indikator kinerja pengembangan video pembelajaran interaktif pada media SIG tercapai, kecuali pada indikator persentase kehadiran mahasiswa yang hanya mencapai 85.36%. Kata Kunci: GIS, Video Pembelajaran, Tutorial
Kandungan lipid dan hormon reproduksi ikan nila (Oreochoromis niloticus Linnaeus 1758) yang dipapar limbah cair kelapa sawit Khairatun Nisak; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari; Ilham Zulfahmi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 2 No 2: November 2020
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v2i2.394

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses penurunan kadar konsentrasi yang terjadi pada kinerja hormon reproduksi (estradiol, progesterone, testosterone) dan proses penurunan kadar lipid pada hati serta gonad akibat dari paparan limbah cair kelapa sawit. Uji yang digunakan adalah ikan nila betina dengan kisaran 9-10 gram dan panjang 10-13 cm. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan A: (0% Limbah Cair Kelapa Sawit), PerlakuanB (10% dari nilai LC50-96 jam :1,565 mg/L), perlakuan C : (15% dari nilai LC50-96 : 2,347 mg/L), Perlakuan D:(20% dari nilai LC50-96: 3,13 mg/L). Pengujian hormon reproduksi (estradiol, progesterone, testosterone) menggunakan metode Elisa Kit, sedangkan untuk pengujian lipid hati dan gonad dengan metode Soxhlet dan dianalisis menggunakan stastistik anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan pengujian hormon estradiol dan testosterone pada ikan nila yang dipapar limbah cair kelapa sawit menunjukkan perbedaan nyata disebabkan terjadinya proses penurunan kinerja dan fungsi hormon reproduksi menjadi terhambat dan berdampak pada proses pematangan gonad, sedangkan pengujian lipid gonad pada ikan nila yang menunjukkan perbedaan nyata dikarenakan pada proses transfer lipid terjadinya gangguan pada gonad.
Karakteristik mikrobiologi Terasi Seruway pada kemasan dan suhu penyimpanan yang berbeda Cut Ayu Nurazmi; Rindhira Humairani; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari; Ilham Zulfahmi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 3 No 2: November 2021
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v3i2.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mikrobiologi terasi seruwey pada kemasan dan suhu penyimpanan yang berbeda di Desa Pusong Kapal KecamatanSeruwey Kabupaten Aceh Taming.Penelitian dilakukan selama 60 hari dari Februari hingga Maret 2020 di Laboratorium Program Studi Budidaya Perairan Universitas Almuslim Bireuen. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif .Parameter yang diamati adalah jumlah koloni dan jenis mikroba.perhitungan dilakukan terhadap cawan petri dengan jumlah koloni bakteri antara 30-300. Perhitungan Total Plate Count dinyatakan sebagai jumlah koloni bakteri hasil perhitungan dikalikan faktor pengencer. Dan selanjutnya dihitung menggunakan rumus TPC (Total Plate Count) dengan 3 kemasan yaitu Alumunium Foil, HDPE dan Vakum dan 4 suhu penyimpanan yaitu 4°C, -8°C, 28°C dan 40°C dengan waktu penyimpanan 10 H, 20H, 30H dan 40H.Parameter mutu yang paling cepat mengalami penurunan selama penyimpanan yang ditunjukkan dengan nilai koefisien k mutlak atau nilai koefisien korelasi (R 2 ) paling besar. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Untuk nilai R2 tertinggi terdapat pada kemasan Vakum dengan nilai R2: 0,987 dan nilai R2 terendah terdapat pada kemasan HDPE dengan nilai R2: 0,011.
Osteocranium of the Sailfish (Istiophorus platypterus, Shaw & Nodder, 1792) from Malacca Strait Yusrizal Akmal; Mujibul Rahman; Muliari Muliari; Agung Setia Batubara
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.73573

Abstract

The features and morphometrics of the sailfish's osteocranium are examined in this study (Istiophorus platypterus, Shaw & Nodder, 1792). I. platypterus has a total weight of ±20 kg with a total length of ±218 cm. The stages of the research process included preparing samples, preparing osteocraniums, documenting photos, editing images, and identifying terminology related to osteocraniums. The Laboratory of Mathematics and Natural Sciences at Almuslim University handled every aspect of the research. The osteocranium preparation process was carried out physically and chemically. Each bone was documented using a camera and edited using Adobe Photoshop CS6. The neurocranium is divided into four components: the olfactory (ethmoidal), which comprises 6 bones. The orbitale comprises 4 bones, the otic comprises 5, and the occipital comprises 4 bones. The branchiocranium is divided into five components: the oromandibular structure consisting of 3 bones, the mandibular arc (suspensorium) composed of 4 bones, the opercular apparatus consisting of 4 bones, and the hyoid arc composed of 6 bones, and the branchial arc composed of 4 bones.
Histopatologi limpa pada ikan nila (Oreochromis niloticus) yang di papar limbah cair kelapa sawit Nazariah Hayatun; Yusrizal Akmal; Irfannur Irfannur; Muliari Muliari
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 4 No 2: November 2022
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v4i2.1412

Abstract

Limbah cair kelapa sawit merupakan limbah hasil pengolahan kelapa sawit dan potensinya sebagai pencemar lingkungan meningkat dengan semakin banyaknya industri pengolahan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak limbah cair kelapa sawit konsentrasi subletal terhadap hispotologi limpa ikan nila. Uji ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dan lima ulangan, terdiri dari: kontrol (0 mg. L-1), A (1,565 mg. L-1), B (2,347 mg. L-1), dan C (3,130 mg. L-1). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Pembuatan preparat histologi limpa menggunakan metode histoteknik dengan pewarnaan. Hasil ini menunjukkan bahwagambaran hispatologis limpa mengalami perubahan berupa peningkatan jumlah melanomakrofag centres (MMC), nekrosis, vakuolisasi pada perlakuan C setelah  pemaparan ditemukan proliteferasi jaringan ikat. Disimpulkan bahwa paparan limbah cair kelapa sawit pada ikan nila menyebabkan perubahan gambaran hispatologi limpa yang ditandai dengan meningkatnya jumlah MMC, nekrosis, dan vakuolisasi.
Morfologi neorocranium Tor tambroides, Tor douronensis, Tor tambra, dan Tor soro Intan Nazarah; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 4 No 1: Mei 2022
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v4i1.1424

Abstract

Ikan genus Tor merupakan ikan endemik Indonesia yang terancam punah. Penelitian ini ditujukan untuk melihat perbedan morfologi neurocranium pada genus Tor. Analisis data neurocranium keempat ikan genus Tor dilakuakn secara deskriptif. Seluruh data disajikan dalam bentuk gambar dan table. Analisis struktur neurocranium dari empat spesies Tormenunjukkan perbedaan, termasuk tulang oksipital, ethmoid lateral, frontal, infraorbital, hidung, preethmoid, prootic, pterotic, vomer, ethmoid lateral, processus pterotic, dan tulang processus spenotic lateral, di mana tulang Perbedaan struktur neurocranium meliputi ukuran, jumlah, dan perkembangan tulang. T. tambroides dan T. douronensis cenderung berkerabat lebih dekat dibandingkan dua spesies lainnya.
Teknologi Asap Cair Pada Pembudidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) “Kelompok Wareh Unaya” Bireuen, Aceh Rindhira Humairani; Ajmir Akmal; Yusrizal Akmal; Irfannur Irfannur; Rinaldi Rinaldi; Muliari Muliari
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10085

Abstract

Background: Penggunaan asap cair sebagai fungisida botani dapat menjadi salah satu pilihan alternatif untuk dikembangkan karena memiliki residu yang kecil dan mudah terdegradasi lingkungan. Asap cair juga memiliki zat sebagai peningkatan imun dan mortalitas yang dapat menjaga nilai dalam nutrisi pakan. Pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi asap cair pada pembudidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) “Kelompok Wareh Unaya” Bireuen, Aceh. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan manajemen kesehatan udang dengan mitra Wareh Unaya, serta jumlah peserta 10 orang dan pengambilan data melalui quisioner. Hasil: Pembuatan asap cair sangat mudah dilakukan dan biaya yang murah serta tingkat antusias masyarakat tentang pembuatan serta pengaplikasian di tambak meningkat. Kesimpulan: pemberian asap cair dapat memberikan pengetahuan terkait salah satu pencegahan penyakit udang
Penggunaan High Density Polyethylene (HDPE) Pada Kelompok Laut Mina Budidaya dalam Perbaikan Manajemen Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Yusrizal Akmal; Syahirman Hakim; Rindhira Humairani; Irfannur Irfannur; Muliari Muliari; Rinaldi Rinaldi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10086

Abstract

Background: Desa Lipah Rayeuk dikenal sebagai penyedia udang dan ikan nila air payau di Kawasan Kabupaten Bireuen. Penggunaan plastik sebagai alas dasar tambak budidaya udang merupakan salah satu teknologi di daerah-daerah dengan tanah tingkat keasaman, dan porositas tinggi seperti tanah gambut dan tanah berpasir. Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji Penggunaan High Density Polyethylene (HDPE) pada kelompok Laut Mina Budidaya dalam perbaikan manajemen budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Metode: Mitra pada pengabdian yaitu Kelompok Laut Mina Budidaya dengan anggota sebanyak 8 orang. Kegiatan yang dilakukan merupakan kontruksi tambak pemakaian plastik HDPE, pengelolaan kualitas air, manajemen pakan, dan manajemen kesehatan udang. Pengambilan data dilakukan melalui quisioner. Tim pengabdian juga melakukan penyuluhan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan terhadap mitra. Hasil: Kelompok Laut Mina Budidaya mengalami peningkatan dalam pengetahuan manajemen kolam terpal HDPE serta memiliki perbaharuan fasilitas tambak, seperti plastik HDPE dan alat mesin pakan. Kesimpulan: Mitra kelompok mendapatkan peningkatan pengetahuan serta mendapatkan kontribusi bahan dan alat dalam pelaksanaan budidaya selama proses budidaya udang vaname, dalam pengelolaan ini mitra mengalami peningkatan secara inovatif.