Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengajaran MIPA

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK Usdiyana, Dian; Purniati, Tia; Yulianti, Kartika; Harningsih, Eha
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 13, No 1 (2009): JPMIPA: Volume 13, Issue 1, 2009
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v13i1.35779

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMPN 12 Bandung dengan mengambil dua kelas yaitu satu kelas eksperimen dan satu lagi sebagai kelas kontrol. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif perbedaan peningkatan kemampuan berpikir logis dan perbedaan sikap siswa terhadap matematika antara siswa yang pembelajarannya menggunakan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan Pembelajaran Matematika Biasa (PMB) ditinjau secara keseluruhan siswa maupun berdasarkan kelompok kemampuan matematika siswa. Selain itu juga dikaji kinerja dan pola jawaban yang dibuat siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada masing-masing pendekatan pembelajaran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa Tes Kemampuan Berpikir Logis, angket, pedoman wawancara, dan lembar observer. Berdasarkan analisa terhadap jawaban siswa, siswa dalam kelompok sedang dan tingggi baik untuk kelas eksperimen maupun untuk kelas kontrol kemampuan berpikir logisnya sudah cukup memadai hanya perlu ditingkatkan lagi. Pembelajaran matematika dengan pendekatan matematika realistik pada kelas eksperimen untuk kelompok rendah cukup membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis. Secara keseluruhan peningkatan kemampuan berpikir logis siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibanding dengan siswa di kelas kontrol. Pada umumnya siswa merasa senang, tertarik, dan mudah mengerti belajar matematika dengan pendekatan realistik, terutama siswa kelompok sedang dan rendah.
INOVASI PEMBELAJARAN STRUKTUR ALJABAR I DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM ISETL BERDASARKAN TEORI APOS Nurlaelah, Elah; Usdiyana, Dian
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 6, No 1 (2005): JPMIPA: Volume 6, Issue 1, 2005
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v6i1.34975

Abstract

Model pembelajaran ini bertujuan untuk membentuk konstruksi mental mahasiswa berdasarkan teori APOS (Action, process, object, dan schema). Pembelajarannya dilaksanakan berdasarkan siklus ACE (Activities, Class, discussion, Exercises). Implementasi pengajaran berdasarkan siklus ACE adalah belajar dengan menggunakan komputer dan belajar secara berkelompok. Model pembelajaran ini menjadikan mahasiswa aktif baik secara mental maupun fisik dalam mengikuti perkuliahan dan sekitar 50 % mahasiswa pengikut mata kuliah Struktur Aljabar I telah mencapai konstruksi mental action, process, object, dan schema.
THE EFFECT OF MULTIREPRESENTATION DISCOURSE LEARNING ON STUDENTS PROBLEM SOLVING ABILITY Tatang Herman; Tetin Artinah; Dian Usdiyana
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 22, No 1 (2017): JPMIPA: Volume 22, Issue 1, 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v22i1.8376

Abstract

Solving mathematical problem for most secondary students was still a very difficult job, particularly in understanding the problem and assigning mathematical models. This research attempted to overcome the lack of mathematical problem solving skills of students by using Multi Representation Discourse model (DMR). The purpose of this research was to improve mathematical problem solving skills of junior high school students by implementing DMR model. The method of the research was quasi experiment method with control group pretest-posttest. The population of this research was 7th grade students the one of junior high school in Bandung city. From this research, the researcher randomly took two classes as sample. Instrument of this research was test for measuring the mathematical problem solving skills and a questionnaire and form observation for describing students’ respons. The result of this research shows that  mathematical problem solving skills of students who got DMR learning model is higher than that of students who got direct instruction learning. Also students show positive responses enthusiastic, excited, fun and self-confident in learning mathematics.AbstrakMenyelesaikan soal pemecahan masalah matematika bagi kebanyakan siswa SMP merupakan pekerjaan yang sulit, terutama dalam memahami masalah dan menyusun model matematika. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan model pembelajaran Diskursus Multirepresentasi (DMR). Fokus utama penelitian ini adalah mengungkap apakah peningkatan model pembelajaran DMR dapat mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika siswa SMP kelas VII.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes-postes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII salah satu SMPN di Kota Bandung dengan dipilih sampel dua kelas VII. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis dan instrumen non tes berupa angket dan lembar observasi untuk memngetahui respon siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti model DMR lebih tinggi dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran langsung. Selain itu siswa menunjukkan respon yang positif, seperti antusias, senang dan percaya diri dalam pembelajaran matematika.