Claim Missing Document
Check
Articles

Increasing Independence in Hypertension at the Jannati Home for the Elderly, Gorontalo City Andi Nuraina Sudirman; Haslinda Damansyah; Gunardi Pakaya; Ferawati Aridi; Nun’ Ain Pango
Journal of Universal Community Empowerment Provision Vol. 1 No. 3 (2021): Journal of Universal Community Empowerment Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.873 KB) | DOI: 10.55885/jucep.v1i3.83

Abstract

Hypertension can be defined as persistent blood pressure where the systolic pressure is above 140 mmHg and the diastolic pressure is above 90 mmHg. In the elderly population, the elderly here are a group of people or people who are old, they carry out religious activities carried out by themselves and others. Independence in the elderly includes the ability of the elderly to carry out daily activities such as: bathing, dressing neatly, going to the toilet, changing places. , can control urination and defecation, and can eat alone. Independence refers to psychosocial abilities which include freedom to act, not depending on other people's abilities, not being influenced by the environment, and free to regulate their own needs.
Empowering Cadres in Reducing Stress Levels in the Elderly During the Covid 19 Pandemic Rosmin Ilham; Andi Nur Aina Sudirman; Nur Mawaddah Polihito; Muhammad Rizky Mardan Maku; Azizah Oktavina Pontoh; Novita Hasan
Journal of Universal Community Empowerment Provision Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Universal Community Empowerment Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.632 KB) | DOI: 10.55885/jucep.v2i1.132

Abstract

The increase in the transmission of the Covid-19 disease causes its own anxiety for the elderly. Various efforts have been made to reduce the anxiety of the elderly, one of which is by increasing the spiritual aspect. The lack of spiritual aspects causes the elderly to be pessimistic and unable to surrender the problems they face to Allah SWT. This service activity aims to provide counseling about empowering cadres in reducing the stress level of the elderly during the covid 19 pandemic by means of deep breathing relaxation techniques and istighfar properly and correctly to deal with stress in the elderly. The activity was carried out by involving the Cadre and Community of Talumelito Village, Telaga Biru District, Gorontalo Regency, to be given counseling by the service team and the students involved. This activity involved 2 service lecturers and 9 volunteer students from UM-Gorontalo. The service activity was carried out on February 23, 2022 at the Talumelito Village Hall, District Telaga Biru Gorontalo Regency. The results obtained by the community are able to know stress management by means of deep breathing relaxation techniques and Istighfar
STUDI LITERATUR : HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA 0-5 TAHUN Chintya N. Puhi; Andi Nuraina Sudirman; Rona Febriyona
Jurnal Nurse Vol. 6 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/nurse.v6i1.165

Abstract

Kejadian diare sangat erat hubungannya dengan status gizi seseorang. Dalam keadaan gizi yang baik, tubuh mempunyai cukup kemampuan untuk mempertahankan diri terhadap penyakit infeksi. Penelitian bertujuan mengetahui adanya hubungan status gizi dengan kejadian penyakit diare pada balita 0-5 Tahun. Desain penelitian naratif deskriptif pendekatan literature review (studi literatur). Pengumpulan data menggunakan situs jurnal yang sudah terakreditasi google scholar, garuda dan Indonesia One Search (IOS), dengan kata kunci “status gizi; diare”. Populasi yang digunakan pada literature yaitu anak balita usia <5 tahun dengan jumlah sampel berkisar 26-176 orang anak balita. Hasil penelitian total 9 literatur yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian diare pada balita. 5 literatur mendapatkan hasil yang sama bahwa terdapat hubungan status gizi dengan kejadian diare pada balita, sementara itu 4 literatur lainnya mendapatkan hal sebaliknya. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan status gizi dengan penyakit diare pada balita. Balita dengan status gizi yang semakin menurun, lebih mudah terjadi penyakit diare. Kekurangan gizi dapat menyebabkan rentan terhadap infeksi karena dampak negatif terjadi perubahan pada perlindungan tubuh balita itu sendiri sehingga mengalami penurunan kekebalan tubuh dan mudah terserang infeksi seperti diare.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP LANSIA DALAM UPAYA PENANGNAN PENYAKIT ASAM URAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TABONGO Merlin Masalubu; Ani Retni; Andi Nur Aina Sudirman
Jurnal Nurse Vol. 6 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/nurse.v6i1.170

Abstract

Pada masa lanjut usia secara bertahap seseorang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit degeneratif salah satunya yaitu asam urat. Peran keluarga dalam memberikan dukungan serta sikap lansia sangat penting terhadap penanganan penyakit asam urat serta peningkatan derajat kesehatan lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan sikap lansia dalam upaya penanganan asam urat di Wilayah Kerja Puskesmas Tabongo. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang diambil dengan menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling. Hasil yang diperoleh mayoritas lansia berada pada kategori dukungan keluarga baik sejumlah 20 responden (60.6%), sikap Lansia baik sejumlah 19 orang (57.6%) dan penanganan asamurat baik sejumlah 22 orang (57.6%). Hasil analisa statistic dengan metode chi square diperolah pada variable dukungan keluarga nilai p = (0.000) dan variable sikap lansia p = (0.002 < = 0.05 yang berarti Ha dan menunjukkan adanya Hubungan Dukungan Keluarga Dan Sikap Lansia Dalam Upaya Penanganan Penyakit Asam Urat di Wilayah Kerja Puskesmas Tabongo. Lansia dapat mencegah kejadian asam urat dengan berbagai cara seperti menghindari makanan tinggi purin, berolahraga, minum air sesuai kecukupan harian dan memperbaiki pola dan gaya hidup lainnya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan lansia menjadi lebih baik.
Penurunan Gejala Risiko Perilaku Kekerasan Melalui Acceptance and Commitment Therapy (ACT) di RSUD Tombulilato Firmawati Firmawati; Andi Nur Aina Sudirman; Rona Febriyona
Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 8, No 2 (2022): JOURNAL NURSING CARE
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jnc.v8i2.589

Abstract

Background: Violent behavior is one of the symptoms that becomes a reason for families to treat clients in mental hospitals because of the risk of endangering themselves and others. Acceptance Commitment Therapy (ACT) is a specialist nursing action given to clients with violent behavior.Purpose:  The purpose of this study was to determine the effect of Acceptance and Commitment Therapy (ACT) on symptom reduction with the risk of violent behavior at Tombulilato Hospital.Method: The research design used a quasi-experimental design with one group pre and posttest. The number of respondents in this study, namely patients with violent behavior amounted to 18 respondents at Tombulilato Hospital.Result: From the results of the study, it was found that there was an effect of Acceptance and Commitment Therapy (ACT) on the reduction of symptoms with the risk of violent behavior at the Tombulilato Hospital. The conclusion in this study was that the average behavior of respondents before ACT was carried out at Tombulilato Hospital was 1.611 with a standard deviation of 0.50 while the average behavior of respondents after ACT was carried out at Tombulilato Hospital was 1.1667 with a standard deviation of 0.38. Statistical results obtained p value = 0.007 (p < 0.05),Conclusion: it can be concluded that there is an effect of Acceptance and Commitment Therapy (ACT) on symptom reduction with the risk of violent behavior in RSUD Tombulilato
Penerapan Self Care Manajemen dan Terapi Spritual Emotional Fredom Technique dalam Meningkatkan Kemandirian Keluarga dalam Merawat Pasien Hipertensi Andi Nur Aina Sudirman; Fitriyani Abd. Gani
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i02.129

Abstract

Latar Belakang: pravelensi hipertensi di Provinsi Gorontalo tahun 2021 tertinggi berada di Kabupaten Gorontalo yaitu sebanyak 192 penderita , selanjutnya Kota Gorontalo sebanyak 50 penderita. Semakin meningkatnya usia seseorang, semakin tinggi resiko terkena penyakit hipertensi. Ada beberapa cara dalam menurunkan tekanan darah dengan menggunakan terapi farmakologi maupun terapi  non farmakologi. Terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) merupakan salah satu terapi relaksasi yang bisa dijadikan alternative untuk hipertensi. Selain itu perubahan gaya  hidup sehat, aktivitas fisik yang baik, dan berhenti mengkonsumsi makanan yang mengandung garam berlebih, merokok dan alcohol yang termasuk dalam self care manajemen yang juga dapat berpengaruh bagi penderita untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas self care management dan terapi SEFT untuk meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat pasien hipertensi di desa mongolato kabupaten Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan Desain penelitian studi kasus (asuhan keperawatan) menggunakan pendekatan pra experiment. Sampel pada penelitian yaitu 5 responden yang menderita hipertensi di desa Mongolato kabupaten gorontalo. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi yang diberikan 1 kali sehari selama 3 hari berturut-turut. Hasil: setelah dilakukan pengukuran dengan alat tensimeter atau sphygmomanometer didapatakan sebanyak 5 pasien , tekanan darah setelah dilakukan intervensi menurun menjadi 130/100 Mmhg . Kesimpulan: bahwa ada efektivitas terapi SEFT dan self care manajemen terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Optimalisasi Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit Kronis (Hipertensi, Diabetes Melitus dan Gout Arthritis) di Desa Talumelito Andi Nur aina Sudirman; Rona Febriyona; Ibrahim Paneo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10842

Abstract

ABSTRAK Penyakit kronis merupakan penyakit dengan ciri bersifat menetap, menyebabkan ketidakmampuan pada penderitanya, dan untuk menyembuhkannya penderita perlu melakukan perawatan dalam periode waktu yang lama. Umumnya, lansia memiliki satu atau lebih kondisi kronis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang “optimalisasi peran masyarakat dalam pencegahan penyakit kronis ( hipertensi, diabetes mellitus, dan gout atrhiritis )di desa talumelito”. Kegiatan penyuluhan ini di lakukan pada tanggal 16 Januari 2023, mulai pukul 13.00 s.d 17.00 WITA. Bertempat di Aula Kantor Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini di lakukan untuk mengundang masyarakat terutama orang dewasa dan lansia di Desa Talumlito, untik diberikan penyuluhan oleh tim pengabdi dan mahasiswa yang dilibatkan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo.  Pentingnya pencegahan penyakit kronis ( hipertensi, diabetes mellitus, dan gout atrhiritis ) dapat membantu memperbaiki kesehatan klien dengan menjaga pola makan dan  pola hidup sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat. Kata Kunci: Diabetes mellitus, Hipertensi, Gout Artritis, Peran Masyarakat  ABSTRACT Chronic disease is a disease with sedentary characteristics, causing disability in the sufferer, and to cure it, the patient needs to be treated for a long period of time. Generally, the elderly have one or more chronic conditions. This service activity aims to provide counseling about "optimizing the role of the community in preventing chronic diseases (hypertension, diabetes mellitus, and gout atrhiritis) in Talumelito Village". This counseling activity was carried out on January 16 2023, starting at 13.00 to 17.00 WITA. Located in the Hall of the Talumelito Village Office, Telaga Biru District, Gorontalo Regency. This activity was carried out to invite the community, especially adults and the elderly in Talumlito Village, to be given counseling by the service team and students involved. This activity involved University of Muhammadiyah Gorontalo students. The importance of preventing chronic diseases (hypertension, diabetes mellitus, and gout atrhiritis) can help improve client health by maintaining diet and lifestyle so that the degree of public health can increas.Keywords: Diabetes mellitus, Hypertension, Gout Arthritis, Role of Society
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Pasien Gangguan Jiwa dalam Mengonsumsi Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Firmawati Firmawati; Andi Nur Aina Sudirman; Tika Agustuti Sapeni
Jurnal Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v1i2.276

Abstract

The problem of mental disorders throughout the world has become a severe problem. One of the factors for the recurrence of mental disorders is compliance with medication. Patient knowledge, family support, drug side effects, therapeutic relationships, and disease characteristics influence compliance with taking patient medication. The study aimed to determine the relationship between the levels of knowledge with family support on the compliance of patients with mental disorders in taking medication. The research design used a quantitative analytic study with a cross-sectional approach—the sampling using Total sampling, totalling 32 respondents. The statistical test used the Chi-Square test, the p-value of the level of knowledge with compliance is 0.0001, and the p-value of family support with compliance is 0.015 with ? <0.05. It can conclude that there is a significant relationship between the level of knowledge and family support on patients' compliance with mental disorders in taking medication. It hopes that a high level of family knowledge and family support can increase patient compliance in taking medication.
HUBUNGAN ASUPAN KALSIUM DENGAN TINGKAT RISIKO OSTEOPOROSIS PADA LANSIA DI LKS BERINGIN Ervina Alwin Biki; Rona Febriyona; Andi Nuraina Sudirman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21205

Abstract

Osteoporosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius. Selain karena prevalensinya yang terus meningkat, akibat yang ditimbulkan penyakit osteoporosis juga cukup berat. Selain berkaitan dengan factor demografi yaitu factor penuaan, pola konsumsi makanan lansia yang kurang memperhatikan kandungan gizi terutama asupan kalsium yang diketahui merupakan factor preventif risiko terjadinya osteoporosis. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan asupan kalsium dengan tingkat risiko osteoporosis pada lansia di LKS Beringin. Desain penelitian kuantitatif pendekatan Cross Sectional Study. Populasi lansia di LKS Beringin Kabupaten Gorontalo sebanyak 140 orang, teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling sebanyak 58 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square (a= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan asupan kalsium pada lansia sebagian besar normal (58,6%). Tingkat risiko osteoporosis sebagian besar kategori rendah (67,2%). Hasil uji chi square nilai X2 hitung 21,748 dan nilai ? 0,000. Hasil penelitian menunjukkan asupan kalsium pada lansia sebagian besar normal (58,6%). Tingkat risiko osteoporosis sebagian besar kategori rendah (67,2%). Hasil uji chi square nilai X2 hitung 21,748 dan nilai ? 0,000. Disimpulkan ada hubungan asupan kalsium dengan tingkat risiko osteoporosis pada lansia di LKS Beringin. Asupan nutrisi yang kurang, utamanya kalsium berperan peran penting dalam pembentukan tulang. Asupan kalsium yang tidak mencukupi akan menyebabkan pembentukan abnormal tulang dan jaringannya
EFEKTIFITAS LATIHAN KESEIMBANGAN TERHADAP PENGURANGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI DESA TENGGELA Nadya Jesica Aprilia; Rona Febriyona; Andi Nuraina Sudirman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21207

Abstract

Lansia mudah sekali jatuh diakibatkan beberapa Risiko menjadi 2 bagian, yaitu pertama berdasarkan faktor intrinsik, faktor ini menggambarkan variabel - variabel yang menentukan seseorang dapat jatuh pada waktu tertentu dan orang lain dalam kondisi yang sama mungkin tidak jatuh. Intervensi keperawatan menjadi hal yang sangat penting dalam penatalaksanaan Risiko jatuh yaitu intervensi dengan melakukan program latihan dirumah yaitu balance walk, heel to toe walk, stand on one foot, dan side walk. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas latihan keseimbangan terhadap pengurangan risiko jatuh pada lansia di Desa Tenggela. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pre eksperimen design dengan one-group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tenggela. Jumlah sampel sebanyak 42 orang. Hasil uji statistik menggunakan statistik nonparametrik Wilcoxon mendapatkan  hasil P-Value=0,000 dimana Latihan keseimbagan secara efektif dapat mempengaruhi pengurangan Risiko jatuh pada lansia. Dimana pada penelitian ini Latihan keseimbangan meliputi balance walk, side walk, head to toe walk, stand on one foot walk, dapat memberi kontribusi dalam pengurangan Risiko jatuh pada lansia. Adanya penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat dan tenaga kesehatan dalam melakukan intervensi latihan keseimbangan terhadap lansia yang memiliki resiko jatuh.