Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KOMPRES KAYU MANIS TERHADAP NYERI GOUT ARTHRITIS PADA LANJUT USIA DI DESA TIHU KECAMATAN BONEPANTAI Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman; Mohamad Risandy Utina
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1314

Abstract

Nyeri gout arthritis bersifat akut yang biasanya dirasakan pada malam hari, Tetapi tanpa penanganan yang efektif, nyeri dapat berkembang menjadi kronik. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri dengan kompres kayu manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres kayu manis terhadap nyeri gout arthritis pada lanjut usia di Desa Tihu Kecamatan Bone Pantai. Desain penelitian quasi eksperimen dengan non equivalent control group dengan jumlah sampel 30 orang menggunakan teknik sampling secara purposive sampling. Hasil penelitian tingkat nyeri sebelum kelompok perlakuan yaitu nyeri sedang sebanyak 15 lansia (100%) dan kelompok kontrol yaitu nyeri sedang sebanyak 15 lansia (100%). Tingkat nyeri sesudah kompres kayu manis pada kelompok perlakuan mayoritas nyeri ringan sebanyak 12 lansia (80%) dan tingkat nyeri sesudah kelompok kontrol mayoritas nyeri sedang sebanyak 11 lansia (73,3%). Hasil uji statistik kelompok perlakuan diperoleh nilai p-value 0,000 dan kelompok kontrol nilai p-value 0,054. Kayu manis mengandung senyawa minyak atsiri yang tersusun sebagian besar atas sinamaldehid berfungsi sebagai penurun nyeri asam urat. Ada pengaruh kompres kayu manis terhadap nyeri gout arthritis pada lanjut usia di Desa Tihu Kecamatan Bonepantai.
PENGARUH TERAPI MUSIK RELIGI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA LANSIA DI PANTI WERDHA LKS LU BERINGIN HUTUO LIMBOTO Novitasari Novitasari; Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1317

Abstract

Lansia yang tinggal di panti werdha merasa jauh dari keluarga dan harus beradaptasi dengan lingkungan panti, lansia yang tidak dapat beradaptasi menyebabkan masalah pada fungsi mental lansia seperti stres, upaya untuk mengurangi tingkat stres dengan terapi musik religi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musik religi terhadap penurunan tingkat stress pada lansia di Panti Werdha LKS LU Beringin Hutuo Limboto. Desain penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimental dengan one group pre post test design. Sampel sejumlah 30 lansia di Panti Werdha LKS LU Beringin Hutuo Limboto yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh rata-rata tingkat stres sebelum terapi musik religi adalah 18.87 dan rata-rata tingkat stres sesudah diberikan terapi musik religi adalah 11,13, hasil uji t-tes berpasangan diperoleh nilai p-value 0,000 (< α 0,05) artinya ada pengaruh terapi musik religi pada lansia di Panti Werdha LKS LU Beringin Hutuo Limboto. Musik religi dapat menekan pelepasan hormon stres yang menyebabkan lansia menjadi lebih rileks dan bahagia sehingga terjadi penurunan tingkat stres. Maka dari itu, ada pengaruh terapi musik religi pada lansia Panti Werdha LKS LU Beringin Hutuo Limboto.
Tugas Perawatan Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Mutia Putri Kalu; Rosmin Ilham; Andi Nur Aina Sudirman
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 2 No. 1 (2023): April :Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v2i1.920

Abstract

Kasus hipertensi paling banyak terjadi pada usia lansia karena proses penuaan yang mengakibatkan perubahan terhadap sistem kardiovaskuler sehingga terjadi penurunan kemampuan lansia dalam memenuhi aktivitasnya dan perawatannya secara mandiri sehingga diperlukan tugas keluarga sebagai sumber perawatan lansia. Tugas keluarga merawat lansia di bidang kesehatan terdiri atas lima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study, populasi lansia sebanyak 74 lansia, jumlah sampel 43 orang menggunakan teknik sampling secara purposive sampling dan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh responden yang tugas perawatannya kurang mayoritas mengalami hipertensi sebanyak 14 responden (32,6%), tetapi ada 1 responden (2,3%) yang tidak mengalami hipertensi dan responden yang tugas perawatannya baik mayoritas tidak mengalami hipertensi sebanyak 26 responden (60,5%), namun ada 2 responden (4,7%) yang mengalami hipertensi. Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-value 0,000 α <0.05). Kesimpulan ada hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga.
KEPUASAN KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS BULANGO KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONEBOLANGO PROVINSI GORONTALO Andi Nuraina Sudirman; Firmawati; Supriyanto Basri; Yahya Djakaria
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.1000

Abstract

Virus Corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan, sedangkan kepuasan pasien merupakan salah satu fungsi dari manajemen keperawatan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui kepuasan kunjungan pasien rawat jalan dimasa pandemi covid 19 di Puskesmas Bulango. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif non analitik menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan kepuasan pasien berdasarkan Reliability sebagian besar adalah dengan kategori Cukup sebanyak 19 responden (47.5), kepuasan pasien berdasarkan Assurace sebagian besar adalah dengan kategori Cukup sebanyak 23 responden (57.5), kepuasan pasien berdasarkan Tangibles sebagian besar adalah dengan kategori Baik sebanyak 18 responden (45.0), kepuasan pasien berdasarkan Empathy sebagian besar adalah dengan kategori Baik sebanyak 20 responden (50.0), kepuasan pasien berdasarkan Responsiveness sebagian besar adalah dengan kategori Baik sebanyak 20 responden (50.0). Kesimpulan dalam penelitian yaitu Mutu pelayanan keperawatan selama masa pandemi Covid-19 dinilai sudah baik, akan tetapi perlu di optimalkan pada dimensi Reliability dan Assurace.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA DI KELURAHAN HUTUO Nurlatifa Nurlatifa; Hamna Vonny Lasanuddin; Andi Nuraina Sudirman
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.910

Abstract

Menua pada lanjut usia adalah suatu proses dimana setiap Manusia akan mengalami kemunduran baik fingsional dan struktur tubuh. Hipertensi atau yang dikenal dengan tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang berupa gangguan pada sistem sirkulasi. Aktivitas fisik merupakan pergerakan anggota tubuh yang dapat menyebabkan pengeluaran tenaga untuk pemeliharaan kesehatan fisik dan mental, serta mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 50 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Aktivitas Fisik tertinggi yaitu Tinggi dengan jumlah 18 responden (36,6%), Aktivitas Fisik Sedang 17 responden dengan (34,0%), dan Aktivitas Fisik rendah 10 responden dengan (30,0%).. Sedangkan Kualitas Hidup tertinggi yaitu Baik dengan jumlah 18 responden (36,6%), Sedang 17 responden dengan (34,0%), Buruk denga jumlah 15 responden (30,0%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,002 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup pada lansia. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk bisa meningkatkan aktivitas fisik agar kualitas hidup lansia cenderung akan meningkat.
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Dengan Kejadian Asfiksia Di Ruang Nicu Rsud Prof. Dr. H. Aloei Saboe Dinda Ango; Harismayanti Harismayanti; Andi Nur Aina Sudirman
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.971

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram yang bisa menyebabkan Asfiksia Neonatorum. Bayi dengan BBLR memiliki banyak risiko mengalami permasalahan pada sisrtem tubuh, karena kondisi tubuh yang tidak stabil. Kematian perinatal pada bayi BBLR adalah 8 kali lebih besar dari bayi normal. Prognosis bayi dengan BBLR akan lebih buruk bila berat badan semakin rendah. Kematian sering disebabkan karena komplikasi neonatal seperti asfiksia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian asfiksia. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi rujukan dan yang lahir di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe pada tiga bulan terakhir sebanyak 54 bayi dengan tehnik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian ini ada 30 orang. Hasil penelitian uji analisis chi-square didapatkan nilai p-value < α 0,05, maka dapat disimpulkan hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian asfiksia ini diharapkan dapat menambah dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KUNJUNGAN KEPOSYANDU LANSIA DI DESA ULAPATO A KECAMATAN TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO Ilham, Rosmin Ilham; Dewi Modjo; Andi Nur Aina Sudirman; Yunita Mootalu; Zainuddin
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i1.1120

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia (Lansia) atau dikenal juga dengan menua merupakan suatu keadaan yang terjadi dalam kehidupan manusia. Menua juga dikatakan sebagai suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya. Tujuan Penelitian untuk menganalisa hubungan motivasi dengan kunjungan perawatan hipertensi pada lansia di Desa Mongolato Kecamatan Telaga. Metode penelitian desain penelitian dengan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Deskriptif. Tujuan dari penelitian deskriptif yaitu untuk memaparkan rangkaian peristiwa penting yang terjadi pada masa sekarang dengan jumlah responden sebanyak 64 lansia. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner motivasi dan buku kunjungan ke posyandu. Analisa statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh dari 64 responden di dapatkan data lansia dengan motivasi baik sebanyak 23 orang (35,9%) dan motivasi kurang sebanyak 41 orang (64,1%). Sedangkan lansia dengan kunjungan ke posyandu baik sebanyak 22 orang (34,4%) dan kunjungan ke psoyandu kurang sebanyak 42 orang (654,6%). Serta di dapatkan nilai nilai chi square hitung > chi square p=0.000 < 0.05 Kesimpulan terdapat hubungan motivasi lansia terhadap kunjungan lansia ke posyandu di Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara motivasi lansia dengan kunjungan ke posyandu Di Desa Ulapato A Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Saran Bagi petugas kesehatan di Desa Ulapato A harus meningkatkan agar dapat memberikan edukasi terkait posyandu lansia dan bisa membangkitkan motivasi lansia. Kata Kunci: Motivasi Lansia, Kunjungan Ke Posyandu
Pemberian Rebusan Daun Salam Pada Lansia dengan Asam Urat di Griya Lansia Jannati Kota Gorontalo Sri Wulandari; Hamna Vonny Lasanuddin; Nur Uyun I. Biahimo; Andi Nuraina Sudirman
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i2.305

Abstract

In the elderly there is a deterioration of cells due to the aging process which can result in organ weakness, physical deterioration, the onset of various diseases such as increased uric acid levels. Another treatment that can be used to overcome increased uric acid levels is with herbal remedies, one of which uses bay leaves, but there are still many elderly who have not used bay leaf decoction to lower uric acid. The purpose of this study was to identify the effect of bay leaf decoction on reducing uric acid in the elderly in the Griya Lansia Janati area, Gorontalo Province. Pre-experimental research method with one group pre post test design, samples of 5 people who meet the sample criteria, the instrument used is easy touch GCU to measure uric acid levels and the data analysis used is univariate analysis by describing differences in uric acid levels for three days. The research findings obtained before being given bay leaf decoction in the results of uric acid in the five clients were, in client 1 uric acid 7.3 mg / dl, in client 2 uric acid 7.1 mg / dl and client 3 uric acid 7.4 mg / dl, client 4 uric acid 8 mg / dl, client 5 uric acid 7.9 mg / dl. The average patient has gout. After the intervention of giving bay leaf water decoction for 4 consecutive days, the results were obtained in client 1 there was a decrease with uric acid 5.3 mg / dl, in client 2 there was a decrease with uric acid mg / dl, client 3 also had a decrease in uric acid 5.2 mg / dl, client 4 decreased uric acid 6 mg / dl, and client 5 decreased uric acid to 5.8 mg / dl. The implication of this research is that the institution can facilitate the use of bay leaf herbal medicine in the elderly in lowering uric acid levels so that this therapy can be continued.
KEPUASAN KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS BULANGO KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONEBOLANGO PROVINSI GORONTALO Andi Nuraina Sudirman; Firmawati; Supriyanto Basri; Yahya Djakaria
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.1000

Abstract

Virus Corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan, sedangkan kepuasan pasien merupakan salah satu fungsi dari manajemen keperawatan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui kepuasan kunjungan pasien rawat jalan dimasa pandemi covid 19 di Puskesmas Bulango. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif non analitik menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan kepuasan pasien berdasarkan Reliability sebagian besar adalah dengan kategori Cukup sebanyak 19 responden (47.5), kepuasan pasien berdasarkan Assurace sebagian besar adalah dengan kategori Cukup sebanyak 23 responden (57.5), kepuasan pasien berdasarkan Tangibles sebagian besar adalah dengan kategori Baik sebanyak 18 responden (45.0), kepuasan pasien berdasarkan Empathy sebagian besar adalah dengan kategori Baik sebanyak 20 responden (50.0), kepuasan pasien berdasarkan Responsiveness sebagian besar adalah dengan kategori Baik sebanyak 20 responden (50.0). Kesimpulan dalam penelitian yaitu Mutu pelayanan keperawatan selama masa pandemi Covid-19 dinilai sudah baik, akan tetapi perlu di optimalkan pada dimensi Reliability dan Assurace.
GAMBARAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN DIMASA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA DI SMP NEGERI 3 LIMBOTO BARAT Felmawati H. Waladow; Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1233.495 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1319

Abstract

Coronavirus merupakan penyakit disebabkan oleh virus corona, penyakit ini dapat dengan cepat menular hanya dengan melakukan komunikasi langsung dengan penderita, penyakit ini menimbulkan gejala seperti batuk pilek, flu, demam, gangguan pernapasan. Tujuan penelitian untuk menganalisis gambaran kepatuhan protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19 pada siswa. Desain penelitian deskriftif. Populasi sebanyak 226 siswa, tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 57 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan masker terbanyak yaitu patuh sebanyak 56 orang. Cuci tangan 6 langkah terbanyak yaitu patuh sebanyak 53 orang. Menjaga jarak terbanyak yaitu tidak patuh sebanyak 35 orang. Menjauhi keramaian terbanyak yaitu patuh sebanyak 40 orang. Mengurangi mobilitas terbanyak yaitu patuh sebanyak 29 orang. Kepatuhan protokol kesehatan siswa terbanyak yaitu patuh sebanyak 53 orang dan yang terendah yaitu tidak patuh sebanyak 4 orang. Saran diharapkan kepada pihak sekolah agar tetap mengawasi dan memberi teguran pada siswa yang tidak mematuhi protokol kesehatan, kepada siswa agar mematuhi protokol kesehatan untuk melindungi diri sendiri dari penularan Covid-19.