Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Wacana Publik

Aksi Kamisan: Tantangan dan Kekuatan dalam Upaya Penuntasan Kasus HAM di Indonesia Laras Ayu Andini; Miqdad Haqqony; Utami, Anisa
Wacana Publik Vol. 17 No. 2 (2023): Wacana Publik
Publisher : P3M STISIPOL Dharma Wacana Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v17i2.49

Abstract

The resolution of cases of human rights violations in Indonesia continues to meet a number of deadlocks. The community, the families and victims continue to hold the government accountable for not coming. Kamisan's action came as a response to the proliferation of unresolved cases. This action is dedicated to justice and commemorates the victims of human rights violations in a peaceful and symbolic way that stands still carrying a black umbrella in front of the state palace. The method used in this study is descriptive qualitative. Data is obtained through the involvement of various sources of information: interviews, observations, audiovisual materials, documents and various reports. The list of questions is organized using open-ended questions. Informants came from Kamisan Action Participants, families of victims, KontraS, and parties involved in Kamisan Action as the main actors in the kamisan action. The results of the data presented will provide an overview of how this action faces challenges as well as strength in efforts to reject the resolution of non-judicial human rights cases taken by the government. The results showed that Kamisan Action faced various challenges along the way. Legal obstruction, intimidation, political pressure and neglect from those who should be responsible. But on the other hand, this action has been a large public space. Forms of support flowed from the community with the emergence of similar actions in several cities in Indonesia. This action also raises awareness, preserves public memory and mobilizes the public to engage and fight against forgetting past sins that never lead to solutions and apologies.
Peran Dukungan Sosial dan Komunikasi dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga Pekerja Migran Indonesia Asal Desa Sumbergede Lampung Timur Puspita, Octa Vallen Dwi; Fadoli, M Irsyad; Karmilasari, Vina; Utami, Anisa; Puspawati, Ani Agus
Wacana Publik Vol. 18 No. 1 (2024): Wacana Publik
Publisher : P3M STISIPOL Dharma Wacana Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v18i1.66

Abstract

Sedikitnya lowongan kerja di dalam negeri memaksa banyak orang Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri. Peningkatan teknologi transportasi dan komunikasi serta kurangnya pekerjaan yang tersedia dan pembangunan ekonomi global dan regional yang tidak merata semuanya berperan dalam tren ini. Ada 105 PMI yang keluar dari Desa Sumbergede Lampung Timur, menurut data yang ada. Keluarga pekerja migran di desa Sumbergede, Lampung Timur, menjadi fokus penelitian ini, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dukungan sosial dan komunikasi berperan dalam ketahanan keluarga tersebut. Metodologi kualitatif berdasarkan tinjauan pustaka dan wawancara mendalam digunakan untuk penyelidikan ini. Menurut temuan penelitian ini, dukungan sosial dan keterbukaan jalur komunikasi sangat penting dalam membantu keluarga pekerja migran Indonesia di Desa Sumbergede, Lampung Timur, mempertahankan tingkat resiliensi yang tinggi. Tantangan untuk membangun komunikasi yang produktif antara lain jadwal kerja buruh migran Indonesia yang padat dan masih adanya penolakan beberapa majikan untuk mengizinkan PMI untuk tetap dekat dengan keluarga mereka di tanah air.
Aksi Kamisan: Tantangan dan Kekuatan dalam Upaya Penuntasan Kasus HAM di Indonesia Laras Ayu Andini; Miqdad Haqqony; Utami, Anisa
Wacana Publik Vol. 17 No. 2 (2023): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v17i2.49

Abstract

The resolution of cases of human rights violations in Indonesia continues to meet a number of deadlocks. The community, the families and victims continue to hold the government accountable for not coming. Kamisan's action came as a response to the proliferation of unresolved cases. This action is dedicated to justice and commemorates the victims of human rights violations in a peaceful and symbolic way that stands still carrying a black umbrella in front of the state palace. The method used in this study is descriptive qualitative. Data is obtained through the involvement of various sources of information: interviews, observations, audiovisual materials, documents and various reports. The list of questions is organized using open-ended questions. Informants came from Kamisan Action Participants, families of victims, KontraS, and parties involved in Kamisan Action as the main actors in the kamisan action. The results of the data presented will provide an overview of how this action faces challenges as well as strength in efforts to reject the resolution of non-judicial human rights cases taken by the government. The results showed that Kamisan Action faced various challenges along the way. Legal obstruction, intimidation, political pressure and neglect from those who should be responsible. But on the other hand, this action has been a large public space. Forms of support flowed from the community with the emergence of similar actions in several cities in Indonesia. This action also raises awareness, preserves public memory and mobilizes the public to engage and fight against forgetting past sins that never lead to solutions and apologies.
Peran Dukungan Sosial dan Komunikasi dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga Pekerja Migran Indonesia Asal Desa Sumbergede Lampung Timur Puspita, Octa Vallen Dwi; Fadoli, M Irsyad; Karmilasari, Vina; Utami, Anisa; Puspawati, Ani Agus
Wacana Publik Vol. 18 No. 1 (2024): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v18i1.66

Abstract

Sedikitnya lowongan kerja di dalam negeri memaksa banyak orang Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri. Peningkatan teknologi transportasi dan komunikasi serta kurangnya pekerjaan yang tersedia dan pembangunan ekonomi global dan regional yang tidak merata semuanya berperan dalam tren ini. Ada 105 PMI yang keluar dari Desa Sumbergede Lampung Timur, menurut data yang ada. Keluarga pekerja migran di desa Sumbergede, Lampung Timur, menjadi fokus penelitian ini, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dukungan sosial dan komunikasi berperan dalam ketahanan keluarga tersebut. Metodologi kualitatif berdasarkan tinjauan pustaka dan wawancara mendalam digunakan untuk penyelidikan ini. Menurut temuan penelitian ini, dukungan sosial dan keterbukaan jalur komunikasi sangat penting dalam membantu keluarga pekerja migran Indonesia di Desa Sumbergede, Lampung Timur, mempertahankan tingkat resiliensi yang tinggi. Tantangan untuk membangun komunikasi yang produktif antara lain jadwal kerja buruh migran Indonesia yang padat dan masih adanya penolakan beberapa majikan untuk mengizinkan PMI untuk tetap dekat dengan keluarga mereka di tanah air.