Claim Missing Document
Check
Articles

Pemertahanan Eksistensi Majalah Sekolah Melalui Pendampingan Produksi Majalah Sekolah Daring Santi Pratiwi Tri Utami; Septina Sulistyaningrum; Abdul Rahman; Moh. Iqbal Mabruri; Ninuk Sholikhah Akhiroh
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8070

Abstract

Background: Majalah sekolah Champion terbitan SMK Muhammadiyah Sampang berhenti terbit sejak awal 2019. Berdasarkan observasi situasi, pengelola mengalami dua kendala utama, yaitu kurangnya pendanaan untuk mencetak, dan kurangnya pengetahuan dan kompetensi jurnalistik guru pembimbing dan pengelola majalah sekolah sehingga terbitan majalah sekolah menjadi monoton dan kaku. Metode: Metode pendampingan dan pelatihan, 1) pendampingan persiapan pengubahan bentuk majalah sekolah cetak ke format daring dengan mempersiapkan domain www.majalahchampion.com, 2) pelatihan pengaturan rubrikasi konten diawali dengan penyampaian materi melalui video tutorial, 3) pasca akses materi, dilakukan praktik unggah konten majalah sekolah dalam platform daring. Hasil: 1) upaya yang dilakukan untuk pemertahanan eksistensi majalah dengan pengubahan format majalah dari format cetak ke format daring, 2) implementasi pendampingan produksi majalah sekolah daring dengan membuat, merancang, dan mempersiapkan domain www.majalahchampion.com, 3) implementasi pelatihan pengaturan rubrikasi konten majalah sekolah pada platform daring dengan pemberian materi berbentuk video tutorial pengaturan rubrikasi konten, dan 4) eksistensi majalah sekolah pasca kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dipertahankan dengan baik melalui format daring yang bisa diakses secara luas oleh masyarakat. Kesimpulan: Upaya pemertahanan eksistensi majalah sekolah di SMK Muhammadiyah Sampang dapat dilakukan dengan optimal, terbukti dengan terbitnya majalah sekolah daring yang dapat diakses di www.majalahchampion.com.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUNTING CERITA PENDEK DENGAN TEKNIK PEER EDITING MENGGUNAKAN MEDIA GOOGLE DOCS PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IBB MAN TEMANGGUNG Yu'ti A'yunina; Santi Pratiwi Tri Utami
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i2.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menyunting cerita pendek, mendeskripsikan peningkatan keterampilan menyunting cerita pendek, mendeskripsikan perubahan sikap dan perilaku peserta didik sesudah dilaksanakannya pembelajaran menyunting cerita pendek dengan teknik peer editing menggunakan media Google Docs. Tindakan siklus I dan II meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Kemudian, instrument yang digunakan berbentuk penilaian tes dan nontes. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik tes dan teknik nontes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Teknik analisis tersebut digunakan untuk menganalisis data yang telah dilakukan pada siklus I dan siklus II. Keduanya bertujuan untuk mengetahui kelebihan serta kekurangan guru dan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam pembelajaran menyunting cerita pendek dengan teknik peer editing menggunakan media Google Docs pada peserta didik kelas XI IBB MAN Temanggung. Nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 76,80 meningkat 12,11 menjadi 88,91 dari siklus I ke siklus II. Di samping itu, keaktifan peserta didik meningkat sejumlah 21,14 % dan kerja sama antarpeserta didik juga meningkat sejumlah 40,57 % dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut juga diikuti oleh perubahan sikap seperti sikap religius dengan perubahan sebesar 0,58 % dan sikap sosial dengan perubahan sebesar 15,2 % sehingga berpengaruh baik pada hasil tes menyunting cerita pendek.
PENERAPAN TEKNIK KOREKSI TIDAK LANGSUNG UNTUK MEMINIMALKAN KESALAHAN BERBAHASA DALAM PENYUSUNAN KARYA ILMIAH PADA MAHASISWA NONJURUSAN BAHASA Tri Utami, Santi Pratiwi; Syaifudin, Ahmad
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v41i1.2230

Abstract

Karya ilmiah merupakan salah satu sarana penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Saat menyusun karya ilmiah, sebagian besar mahasiswa mengeluhkan kesulitan mengorganisasikan isi dan menerapkan kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah sehingga banyak kesalahan berbahasa yang timbul, khususnya oleh mahasiswa nonjurusan bahasa. Oleh karena itu, harus segera dicari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu teknik untuk meminimalkan kesalahan berbahasa yaitu dengan teknik koreksi tidak langsung. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam tiga tahap: prasiklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kesalahan berbahasa pada penyusunan karya ilmiah dengan menerapkan teknik koreksi tidak langsung pada setiap tindakan, baik tindakan prasiklus, siklus I, dan siklus II. Secara keseluruhan mengalami penurunan rata-rata sebesar 25,06%. Jumlah rata-rata kesalahan berbahasa pada tahap prasiklus sebesar 24%, pada siklus II jumlah rata-rata kesalahan berbahasa menurun menjadi 13,75%. Setelah diterapkan teknik koreksi tidak langsung, mahasiswa dapat meminimalisasi kesalahan berbahasa dalam penyusunan karya ilmiah, serta terdapat persepsi dan kesan positif dari mahasiswa pada perkuliahan Mata Kuliah Umum bahasa Indonesia. Academic writing is one of the tools of dissemination science and technology. When developing academic writing, most of the students have difficulties in organizing and applying the rules of academic writing. It caused many language errors arise, particularly for non language departement students. Therefore, solutions must be sought to overcome these problems. One of the techniques to minimize language errors is indirect correction technique. This classroom action research was conducted in three phases: pre cycle, cycle 1 and cycle 2. The results show that the level of language errors in the preparation of academic writing are decreases by applying the indirect correction technique. Overall an average decline of 25,06%. The average number of language errors pre cycle by 24%, the second cycle of the average number of language errors decreased to 13,75% %. After indirect correction technique applied, it could minimize language errors in the preparation of academic writing for students non language departement, and there are perceptions and positive impressions from the students at general course Indonesian language.
UPAYA MEMBANGUN READING ROLE MODEL MELALUI PENDAMPINGAN PRAKTIK MEMBACA NYARING MENGGUNAKAN CREATIVE COMMONS LISENCE-BOOKS BAGI GURU DAN WALI PESERTA DIDIK KELAS RENDAH SD NEGERI PODOREJO 3 SEMARANG Santi Pratiwi Tri Utami; Moh. Iqbal Mabruri; Abdul Rachman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract School Literacy Movement at SD Negeri Podorejo 3 Semarang has stagnated. Implementation is just reading Asmaulhusna. In addition, there is no routine coordination, no monitoring and evaluation, no synergy with family and community, and infrastructure is still very limited. Team formulated a solution, namely training and assistance in building reading role models for parents and teachers of low-grade students. The activity was carried out on July 23 and August 20, 2022. The results showed 1) efforts to build reading role models were carried out through practice in reading aloud, mini seminars related to the urgency of reading role models, and assistance in accessing electronic books licensed by creative commons; 2) training attended by 51 participants; 3) mini seminars containing exposure to the urgency of the synergy literacy movement, preparing a literate environment, and the benefits of accompanying children to read; 4) assistance in accessing creative commons licensed books begins with an explanation of the creative commons license, introduction of creative commons licensed pages, and simulating them. The second activity was in the form of post-service monitoring, from 49 participants, 38 were able to read aloud, developed reading role models, and were able to access creative commons licensed books. Abstrak Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri Podorejo 3 Semarang mengalami stagnasi. Implementasi sekadar pembacaan asmaulhusna bersama. Selain itu, tidak ada koordinasi rutin antarguru dan kepala sekolah, tidak ada monitoring dan evaluasi, belum ada sinergitas dengan pihak keluarga dan masyarakat, serta prasarana pendukung masih sangat terbatas. Hasil telaah tim pengabdi merumuskan solusi, yaitu pelatihan dan pendampingan membangun reading role model bagi orang tua/wali dan guru peserta didik kelas rendah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli dan 20 Agustus 2022. Hasil kegiatan menunjukkan 1) upaya membangun reading role model dilakukan melalui pelatihan praktik baik membaca nyaring, seminar mini terkait urgensi role model membaca, dan pendampingan mengakses buku elektronik yang berlisensi creative commons; 2) implementasi pelatihan praktik baik membaca nyaring diikuti 51 peserta; 3) implementasi seminar mini terkait urgensi role model membaca berisi paparan urgensi sinergitas gerakan literasi, urgensi menyiapkan lingkungan literat, dan manfaat aktivitas mendampingi anak membaca; 4) implementasi pendampingan mengakses buku anak elektronik yang berlisensi creative commons diawali penjelasan mengenai hakikat lisensi creative commons, pengenalan laman sumber bacaan berlisensi creative commons, serta menyimulasikannya. Aktivitas kedua berupa monitoring pascapengabdian, dari 49 peserta, sejumlah 38 peserta telah mampu membacakan nyaring, terbangun reading role model, dan mampu mengakses sumber bacaan berlisensi creative commons.
PELATIHAN PENYUNTINGAN BAHASA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS MAJALAH SEKOLAH PADA ANGGOTA FORUM MAJALAH SEKOLAH SE-SURAKARTA (FORMASTA) Santi Pratiwi Tri Utami; Ahmad Syaifudin
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i2.9898

Abstract

Sekolah harus menyediakan wadah bagi siswa yang ingin mengembangkan talenta dan minatnya melalui jalur kegiatan ekstrakurikuler, contohnya bidang jurnalistik. Saat ini, salah satu output dari kegiatan ekstrakurikuler bidang jurnalistik yang masih terus dikembangkan di beberapa sekolah di kotamadya Surakarta ialah majalah sekolah. Bahkan, sudah terbentuk satu forum yang bertujuan untuk menggeliatkan atau menggemakan jurnalistik di lingkungan sekolah yaitu Forum Majalah Sekolah Se-Surakarta (Formasta). Majalah sekolah memiliki kualitas kebahasaan yang masih memprihatinkan. Kesalahan yang banyak ditemui ialah penerapan standar penerapan Ejaan yang Disempurnakan (EYD), pemilihan kata (diksi), penyusunan kalimat efektif dan pengembangan paragraf. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi ialah Prakegiatan, berupa pretest untuk mengetahui kompetensi kebahasaan tulis peserta workshop yang notebene merupakan anggota redaksi majalah sekolah. Selama Kegiatan, berupa pemberian materi dan informasi mengenai dunia penyuntingan, namun difokuskan pada penyuntingan bahasa. Pascakegiatan yang diisi dengan postest, berupa praktik penyuntingan bahasa yang dilakukan oleh peserta.
PELATIHAN PENULISAN BAHASA IKLAN UNTUK MENINGKATKAN ANGKA PENJUALAN PRODUK BAGI MAHASISWA PEBISNIS ONLINE Santi Pratiwi Tri Utami; Wati Istanti
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v20i1.7649

Abstract

Kegiatan pelatihan penulisan bahasa iklan ini memiliki tujuan agar mahasiswa pebisnis online di Universitas Negeri Semarang memiliki pemahaman mengenai kekuatan (pentingnya) bahasa iklan sebagai sarana pendukung marketing dan mampu menyusun bahasa iklan yang menarik dan tepat sasaran sehingga angka penjualan produk (pendapatan) makin meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop dalam bentuk penyampaian materi, diskusi, serta simulasi dan praktik penulisan bahasa iklan. Kegiatan diikuti mahasiswa pebisnis online dari FBS, FT, FIS, FE, dan FIK Universitas Negeri Semarang. Produk yang ditawarkan antara lain fashion, berbagai produk olahan makanan (coklat, kue, keripik, dll), penawaran jasa, dan lain sebagainya. Rata-rata pendapatan awal per bulan Rp100.000,00 s.d. Rp1.000.000,00. Dengan adanya kegiatan ini, mereka menjadi makin mengerti akan arti penting iklan. Sebagian besar peserta kemudian mengimplementasikan bahasa iklan dalam toko online mereka. Hal tersebut berimbas positif pada peningkatan angka penjualan produk sekitar 30-40%. Peningkatan tersebut berbanding lurus dengan peningkatan laba yang diperoleh. Sebagian besar peserta memberi tanggapan positif terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tanggapan positif tersebut antara lain terkait pemberian wawasan dan motivasi dalam bisnis online, pengetahuan tentang hakikat dan tujuan bahasa iklan untuk meningkatkan angka penjualan, provokasi untuk mengembangkan bisnis online dalam jangka panjang, dan penumbuhan semangat berwirausaha baru.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMPRODUKSI TEKS ANEKDOT SECARA TERTULIS DENGAN MODEL JIGSAW MENGGUNAKAN MEDIA FILM BISU PADA PESERTA DIDIK KELAS X TP3RP SMK NEGERI 1 KENDAL TAHUN AJARAN 2014/2015 Dina Purnama Sari; Suseno -; Santi Pratiwi Tri Utami
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v4i2.7377

Abstract

Pembelajaran menelaah dan merevisi pada peserta didik kelas VII-E SMP Negeri 1 Ampelgading Kabupaten Pemalang belum mencapai target ketuntasan minimal. Faktor yang mempengaruhi hal tersebut antara lain peserta didik yang belum mampu menemukan, menanggapi, serta memperbaiki teks cerpen serta kurangnya latihan yang berbentuk kegiatan menelaah dan merevisi teks cerpen. Oleh karena itu, guru perlu menggunakan model dan media yang tepat sehingga mampu memberi stimulus kepada peserta didik agar lebih antusias terhadap kegiatan pembelajaran dan dapat mempermudah kegiatan peserta didik untuk menelaah dan merevisi teks cerpen karena masih terdapat peserta didik yang kebingungan jika diberi intruksi untuk menelaah dan merevisi sebuah teks cerita pendek. Penerapan model pembelajaran Cooperetive Integrated Reading and Compositin (CIRC) berbantuan media potel diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Subjek penelitian ini adalah keterampilan menelaah dan merevisi teks cerpen kelas VII-E SMP Negeri 1 Ampelgading Kabupaten Pemalang. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Dari hasil penelitian, diketahui adanya peningkatan persentase ketuntasan klasikal yang diperoleh peserta didik dalam menelaah dan merevisi teks cerpen. Pada siklus I persentase ketuntasan klasikal aspek pengamatan proses 66,67% meningkat menjadi 87,17%. Berikutnya persentase sikap religius 74,37%, meningkat menjadi 94,87%. Kemudian persentase aspek sosial pada siklus I seperti sikap jujur 64,10% meningkat menjadi 82,05%, tanggung jawab 66,67% meningkat menjadi 79,48, sikap santun 66,67 meningkat menjadi 82,05. Aspek pengetahuan pun mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu dari 66,67% meningkat menjadi 82,05%. Aspek terakhir yang dijadikan pedoman dalam peningkatan persentase kelas adalah aspek ketrampilan. Aspek ketrampilan siklus I sebesar 61,53% dan mengalami peningkatan samapai 82,05% pada siklus II.  Learning reviewing and revising the students of class VII-E SMP Negeri 1 Ampelgading Pemalang not yet reached the target minimum completeness. Factors affecting this include students who have not been able to find, respond to, and improve the text of short stories and a lack of exercise in the form of activities to review and revise the text short stories. Therefore, teachers need to use models and appropriate media so as to provide a stimulus for learners to be more enthusiastic about learning activities and to facilitate the activities of learners to examine and revise the text of the short story as there are learners who are confused if given instructions to examine and revise a short story text. Application of learning models Cooperetive Integrated Reading and Compositin (CIRC) aided POTEL media is expected to overcome these problems. Subjects of this study is to review and revise the skills short story text-E class VII SMP Negeri 1 Ampelgading Pemalang. Collecting data using test techniques and nontes. From the research, it is known to an increase in the percentage of classical completeness obtained learners in reviewing and revising the short story text. In the first cycle percentage classical completeness aspect of process observation 66.67% increase to 87.17%. Next percentage religious attitude 74.37%, increased to 94.87%. Then the percentage of the social aspects of the cycle I like honesty 64.10% increase to 82.05%, 66.67% responsibility increased to 79.48, 66.67 mannered attitude increased to 82.05. Aspects of knowledge was increased from the first cycle to the second cycle of 66.67% which increased to 82.05%. The last aspect that will guide the class is an increase in the percentage of skill aspect. Aspects skills first cycle of 61.53% and 82.05% increase samapai on the second cycle.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS EKSPLANASI DENGAN METODE PETA KONSEP BERBANTUAN MEDIA VIDEO PERISTIWA ALAM BAGI PESERTA DIDIK KELAS VII C SMP NEGERI 1 TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN Santi Pratiwiw Tri Utami; Murniasih Murniasih
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2: November 2016
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v5i2.14712

Abstract

Abstrak Pengetahuan dan keterampilan peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Tawangharjo, Kabupaten Grobogan dalam memahami dan menyusun teks eksplanasi belum mencapai target ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyusun teks eksplanasi secara tertulis dan mengubah perilaku peserta didik menjadi lebih baik dengan metode peta konsep berbantuan media video peristiwa alam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode peta konsep berbantuan media video peristiwa alam, dapat digunakan untuk meningkatan aspek pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam menyusun teks eksplanasi. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Hasil penelitian aspek pengetahuan menunjukan adanya peningkatan 100% dari prasiklus sebesar 0,99 (20,58%) ke siklus I sebesar 2,97 (58,82%) menjadi 3,9 (100%) pada siklus II. Selain itu, aspek keterampilan juga mengalami peningkatan sebesar 41,2% dari prasiklus sebesar 2,06 (26,47%) ke siklus I 2,9 (64,7%) dan siklus II sebesar 3,2 (91,2%). Penelitian menggunakan metode peta konsep berbantuan media video peristiwa alam mampu mengoptimalkan proses pembelajaran, mengubah sikap spiritual maupun sikap sosial peserta didik menjadi lebih baik, dan meningkatkan hasil belajar aspek pengetahuan dan keterampilan menyusun teks eksplanasi. Kata Kunci: Media Video Peristiwa Alam, Metode Peta Konsep, Teks Eksplanasi. Abstract The knowledge and skills of students of class VII C SMP Negeri 1 Tawangharjo, Grobogan in understanding and preparing explanatory text has not reached the target minimum completeness. This study aims to improve the skills of preparing a written explanation text and change the behavior of students to be better. Improved skills preparing explanatory text with concept mapping method aided video media natural events. The results showed that the method of concept maps video media-assisted natural events, can be used to improve aspects of the understanding and skills of learners in preparing the explanatory text. Collecting data using test techniques and nontes. The results of the research aspects of knowledge shows the increase of 100% from 0,99 prasiklus to the first cycle of 2.97 to 3.9 in the second cycle. In addition, aspects of skills also increased by 41.2% from prasiklus of 2.06 to 2.9 the first cycle and the second cycle of 3.2. Research using concept maps video media-assisted natural events are able to optimize the learning process, to change the attitude of spiritual and social attitudes become better learners, and improve learning outcomes aspects of knowledge and skills preparing explanatory text. Keywords: Video Media-Assisted Natural Events, Concepts Maps, Explanatory Text.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYAJIKAN RANGKUMAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DENGAN MODEL INSTRUKSI LANGSUNG MENGGUNAKAN MEDIA BAGAN Chusnul Chotimah; Bambang Hartono; Santi Pratiwi Tri Utami
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1: Mei 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i1.16229

Abstract

ABSTRAK Kemampuan menyajikan rangkuman teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII E SMP Negeri 14 Semarang belum mencapai target ketuntasan minimal. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyajikan rangkuman teks laporan hasil observasi dengan model instruksi langsung menggunakan media bagan. Pengumpalan data menggunakan teknik tes dan nontes. Hasil penelitian aspek keterampilan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sebesar 19,44% dari siklus I nilai rata-rata hasil tes keterampilan sebesar 77,87 dengan persentase ketuntasan 80,56% dan siklus II sebesar 86,03 dengan persentase ketuntasan sebesar 100%. Peningkatan kemampuan menyajikan rangkuman teks laporan hasil observasi ini juga diikuti proses pembelajaran yang optimal, respon siswa terhadap pembelajaran dan perubahan sikap sosial siswa ke arah yang lebih baik. Kata kunci : rangkuman, teks laporan hasil observasi, model instruksi langsung, media bagan, sikap sosial. ABSTRACT The ability of presenting summary of observation result report text of 14 Junior High School Semarang students grade VII E has not yet achieve the minimum completenesstarget. This action research classroom aims to improve the ability of presenting summary of observation result report text using direct instruction model and chart media. The Collecting data used test techniques and nontest. The research result of skill aspectshowed that there was significant improvement in the amount of 19,44% from the cycle 1, the average of the skill test result was in the amount of 77,87 with the completeness precentage of 80,56% and the cycle 2 in the amount of 86,03 with the completeness precentage of 100%. The improvement of presenting summary of observation result report text also followed by the learning process, students response to the learning and alteration of student social attitude directed to a better way. Keywords: summary, observation result report text, direct instruction, chart media, social attitude.
KEEFEKTIFAN MODEL EXAMPLE NON-EXAMPLE DAN MODEL PICTURE AND PICTURE DALAM PEMBELAJARAN MENYAJIKAN TEKS DESKRIPSI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERTEMA OBJEK WISATA SEJARAH PADA PESERTA DIDIK KELAS VII MTs Sri Endah Setyo Rini; Santi Pratiwi Tri Utami
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1: Mei 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i1.22751

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan keefektifan model example non-example dalam pembelajaran menyajikan teks deskripsi dengan media gambar bertema objek wisata sejarah, (2) mendeskripsikan keefektifan model picture and picture dalam pembelajaran menyajikan teks deskripsi dengan media gambar bertema objek wisata sejarah, (3) mendeskripsikan model yang lebih efektif antara model example non-example dan model picture and picture dalam pembelajaran menyajikan teks deskripsi dengan media gambar bertema objek wisata sejarah. Metode penelitian yang digunakan yaitu, eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Hasil penelitian ini yaitu, 1) model example non-example efektif digunakan dalam pembelajaran menyajikan teks deskripsi dengan media gambar bertema objek wisata sejarah, 2) model picture and picture efektif digunakan dalam pembelajaran menyajikan teks deskripsi dengan media gambar bertema objek wisata sejarah, 3) model picture and picture lebih efektif digunakan dalam pembelajaran menyajikan teks deskripsi dengan media gambar bertema objek wisata sejarah dengan signifikasi (Sig. 2-tailed) 0,012<0,05. Kata kunci: model example non-example, model picture and picture, teks deskripsi, dan media gambar bertema objek wisata sejarah Abstract The purpose of this study are (1) to describe the effectiveness of the example non-example model in the lesson of providing descriptive text with picture media themed historical attractions, (2) to describe the effectiveness of the picture and picture model in the lesson of providing descriptive text with picture media themed historical attractions, (3) to describe model which is more effective between example non-example model and picture and picture model in the lesson of providing descriptive text with picture media themed historical attractions. The research method that used is quasi eksperiment with the design form of Nonequivalent Control Group Design. The result of this study are 1) example nonexample model is effectively used in learning to present descriptive text with picture media themed historical attractions, 2) picture and picture model is effectively used in learning to present descriptive text with picture media themed historical attractions, 3) picture and picture model more effectively used in learning to present descriptive text with picture media themed historical attractions with significance (Sig. 2-tailed) 0,012<0,05. Keywords: example non-example model, picture and picture model, descriptive text, and media of theme historical tourism objects