Cok Alit Artawan
Institut Seni Indonesia Denpasar

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelestarian Prasi Dengan Teknologi Digital Trinawindu, Ida Bagus Kt.; Artawan, Cok Alit; Cahyadi, I Wayan Agus Eka
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar Vol 3 (2015): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.966 KB) | DOI: 10.31091/sw.v3i0.171

Abstract

Lontar sudah ada dari sejak jaman nenek moyang masyarakat Hindu Bali, sebuah tradisi tua di Bali yang sudah melewati masa keemasan beratus-ratus tahun lamanya. Selain lontar yang disebutkan di atas, ada jenis lontar yang memuat berbagai cerita yang dituliskan dan digambarkan / divisualisasikan sarat dengan makna dan nilai estetika yang tinggi. Lontar yang ada di Bali biasanya berisi mantra-mantra suci untuk berbagai aktivitas masyarakat Hindu Bali. Didalam Lontar-Lontar tersebut tersurat dan terkandung berbagai macam ilmu pengetahuan tentang agama, filsafat, etika, arsitektur, astronomi, pengobatan dan lain sebagainya. Salah satu contoh adalah Lontar Prasi yang terdapat di Desa Tenganan Pegringsingan yang berada di Karangasem-Bali. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang diarahkan pada kondisi asli subyek penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Hermeunetik, yang merupakan jenis pengetahuan ilmiah bersifat interpretatif. Dengan adanya perkembangan teknologi seperti sekarang ini maka diharapkan warisan budaya yang telah ada dari sejak beratus-ratus tahun yang lampau ini dapat terekam dalam media digital yang nantinya dapat menjadi sebuah pustaka digital tentang Lontar Prasi dan mampu menjadi pelopor dalam melestarikan warisan budaya yang direkam ke dalam media digital dengan memanfaatkan teknologi komputer sehingga diharapkan agar warisan budaya ini dapat terselamatkan dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa yang akan datang. Terciptanya produk baru dari seni prasi dalam bentuk yang berbeda yaitu dalam bentuk digital yang dapat diakses dengan mudah oleh generasi muda sehingga nilai-nilai yang terkandung dalam prasi tersebut dapat dipahami dan dimaknai oleh pembacaLontar already exist since the days of the Balinese ancestors of Hindu society, an old tradition in Bali which already past the golden age for a hundreds of years ago. Besides the above-mentioned of lontar, there are types of of lontar that contains various stories described and illustrated/visualized with full of meaning and  high aesthetic values. Balinese lontar usually contains of sacred mantras for various Balinese Hindu community activities. Inside those various types of lontars there are an explicit meaning and contains of various kinds of knowledge such as religion, philosophy, ethics, architecture, astronomy, medicine and many others. One of the examples is Prasi palm lontar which is located in the village of Tenganan Pegringsingan in Karangasem regency, Bali. This research is a qualitative research, which is pointed on the original condition of the subject research. This research is conducted by using hermeneutic approach, which is interpretative scientific knowledge. With the technology development like today it is expected that the already existing cultures heritage which has existed since hundreds years ago could be recorded on a digital media which later can be a digital library of the Prasi lontar and able to be a pioneer in preserving the cultural heritage that were recorded onto digital media using computer technology it is expected that it can be preserved and enjoyed by our children and grandchildren in the future. The creation of a new products from the art of Prasi in different forms that is in a digital form which can be easily accessed by the younger generation so that the values contained in Prasi could be understood and interpreted by the reader.
Membaca Bahasa Rupa Ilustrasi Palelintangan Di Bale Kambang Taman Gili Klungkung Cahyadi, I Wayan Agus Eka; Artawan, Cok Alit
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar Vol 3 (2015): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.077 KB) | DOI: 10.31091/sw.v3i0.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahasa rupa, metode membaca serta mengetahui hubungan informasi teks dengan pesan gambar pada desain palelintangan yang terdapat di Bale Kambang Taman Gili Klungkung. Palelintangan merupakan pengetahuan astronomi tradisional Bali yang memuat informasi tentang ramalan watak dan nasib seseorang menurut hari kelahiran. Palelintangan di Bale Kambang disajikan dalam bentuk ilustrasi klasik wayang Kamasan yang ditampilkan pada langit-langit bangunan. Keberadaannya selain sebagai penghias bangunan juga merupakan suatu media komunikasi visual. Namun untuk membaca maupun memahami makna gambar-gambar yang ditampilkan dibutuhkan pengetahuan bahasa rupa dan metode yang sesuai. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, objek penelitian adalah desain palelintangan yang terdapat pada langit-langit bangunan Bale Kambang taman Gili Klungkung. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Tahapan analisis: pertama data yang berhasil dihimpun dikelompokkan dan diidentifikasi untuk memberikan penjelasan terhadap jenis-jenis gambar pada desain palelintangan. Kedua, dengan analisis deskriptif kualitatif untuk menjelaskan bahasa rupa dan metode membaca, kemudian informasi yang diperoleh dari membaca bahasa rupa diperbandingkan dengan informasi pada teks untuk mengetahui hubungan antara teks dengan gambar. This study aims to determinate the visual language, the method of reading and knowing the relationship of text and picture messaging information on the palelintangan design found in the Bale Kambang Taman Gili Klungkung. Palelintangan is a traditional Balinese knowledge of astronomy that contains information about the character and destiny of a forecast by the nativity. Palelintangan in Bale Kambang presented in the form of wayang Kamasan classic illustration is displayed on the ceiling of the building. In addition to its presence as an ornamental building but also as a visual communication media. But to read and understand the meaning of the pictures displayed must be understand the language and the appropriate method. This research is qualitative research, obyek is palelintangan design on the ceiling of the building Bale Kambang Taman Gili Klungkung. Data were collected by means of documentation, interviews, and literature. Step analysis: first classified data that have been collected and identified to provide clarification on the types of images on palelintangan design. Second, the descriptive qualitative analysis to explain the visual language and reading method, then the information obtained from reading the language of art comparable to information in the text to determine the relationship between text and image.
Kartun Sebagai Elemen Visual Media Pembelajaran Lalu Lintas Ditlantas Polda Bali Artawan, Cokorda Alit; Astuti, Ni Ketut Rini
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar Vol 3 (2015): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.563 KB) | DOI: 10.31091/sw.v3i0.211

Abstract

Usaha baru yang dilaksanakan Ditlantas Polda Bali untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dengan mengeluarkan media pembelajaran lalu lintas dengan elemen visual kartun. Mengingat kebanyakan korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan generasi muda, Maka gaya kartun dipandang tepat karena sangat popular dikalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya kartun, pesan yang terkandung, dan untuk mengetahui elemen kartun yang telah digunakan oleh Ditlantas Polda Bali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner. Analisis data kuisioner yang diberikan pada responden menggunakan acuan tinggi rendah nilai prosentase dan kolerasi terhadap pertanyaan yang diberikan untuk memberi gambaran data hasil pilihan responden. Populasi dalam penelitian ini adalah Media pembelajaran lalu lintas Ditlantas polda Bali yang berada di sepanjang perempatan Tohpati sampai Jl WR supratman menuju depan Polda Bali. Hasil yang diperoleh, kartun sangat tepat digunakan sebagai elemen visual mengingat dengan visualisasi dan kandungan humornya kartun sangat menarik dan mampu menyampaikan informasi secara efektif pada khalayak sasarannya. The new venture undertaken Ditlantas Polda Bali is to reduce the number of traffic accidents by publishing a traffic learning media with the visual elements of the cartoon. Given the plethora of traffic accident victims from among the younger generation, so the style of cartoons deemed appropriate because it is very popular among the younger generation. This study aims to identify the style of the cartoon, the message contained, and to know the elements of the cartoons that have been used by the Ditlantas Polda Bali. This study uses qualitative and quantitative descriptive by distributing questionnaires. The data analysis of a questionnaire given to respondents using low high reference value and the percentage of correlation to the questions given to illustrate the data chosen by the respondent. Population in this research is the learning media of traffic which using by Ditlantas Polda Bali located along the intersection of Jl WR Supratman Tohpati up toward the front of the Polda Bali Office. The results obtained, the cartoon is ideal to use as a visual element to remember with visualization and content of the cartoon humor is very attractive and able to convey information effectively to the target audience.
INOVASI LONTAR PRASI DI DESA TENGANAN PENGRINGSINGAN KARANGASEM BALI Trinawindu, Ida Bagus Ketut; Wibawa, Arya Pageh; Artawan, Cokorda Alit
Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS Vol 9 No 1 (2018): Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS
Publisher : Forum Layanan IPTEKS Bagi Masyarakat (FLipMAS) Wilayah Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di desa tenganan pengringsingan bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan prioritas yang dihadapi oleh para perajin lontar prasi yang ada di desa tenganan pegringsingan, baik dari aspek produksi maupun aspek manajemen usaha. Permasalahan dari aspek produksi misalnya ilustrasi yang ada masih sangat monoton, masih sama dari tahun ketahun yaitu hanya berupa kisah pewayangan Mahabarata dan Ramayana. Permasalahan dari aspek manajemen usaha, kelompok perajin ini memiliki permasalahan prioritas lainnya yaitu : perajin kurang memahami manajemen usaha dan pemasaran, perajin tidak memiliki media promosi yang tepat dalam memperkenalkan karya Prasi ke dunia internasional.Penawaran program kegiatan terhadap permasalahan tersebut adalah 1) Meningkatkan kemampuan perajin dalam menggambar wayang yang baik dan benar yaitu sesuai dengan pakem gambar wayang style Bali; 2) Perajin mampu memahami tentang manajemen usaha dan pemasaran, perajin memiliki media promosi yang tepat dalam memperkenalkan karya Lontar Prasi ke dunia internasional; 3) Perajin memilikimedia promosiberupa CD Rom Interactive, brosur, Kartu nama dan Website mengenai produk hasil karya perajin. CD rom akan digunakan untuk mendokumentasikan karya mereka dan memperkenalkan kepada wisatawan, Brosur dan kartu nama akan dapat disebarkan melalui konsumen, dan website akan online dan menyewa hosting dan domain selama 5 tahun, dengan demikian diharapkan potensi kerajinan Lontar Prasi di desa setempat dapat lebih dikenal masyarakat luas. Target luaran yang ingin dicapai terbagi menjadi 3 aspek yaitu aspek produksi, aspek manajemen usaha, aspek usaha. Target luaran pada aspek produksi adalah perajin lontar prasi memiliki kemampuan menggambar wayang yang sesuai dengan pakem wayang style Bali. Target luaran pada aspek manajemen usaha adalah perajin memahami manajemen pemasaran dengan baik. Sebagai indikatornya adalah kelompok mitra dapat membuat rancangan pemasaran secara tertulismulai dari harga bahan, ongkos kerja, harga jual dan penentuan pemasarannya. Target luaran untuk aspek usaha adalah perajin telah memiliki media promosi yang berupa CD Rom Interactive, brosur, Kartu nama dan Website mengenai produk hasil karya perajin. Metode yang digunakan untuk menghasilkan target luaran untuk mencapai tujuan adalah : 1) Mengembangkankemampuan menggambar wayang yang sesuai dengan pakem wayang style Bali. Dengan ceramah dan pelatihan menggambar wayang kepada kelompok perajin dan mendatangkan tenaga ahli dosen ISI Denpasar yang kompetensinya menggambar wayang diharapkan dapat membuat Lontar Prasi yang sesuai dengan pakem wayang style Bali mampu meningkatkan nilai estetika Lontar Prasi tersebut.2) Memberi pemahaman tentang dasar-dasar manajemen pemasaran. Metode yang digunakan adalah ceramah. Hasilnya perajin dapat menuliskan atau merancang manajemen pemasaran produknya berdasarkan 4P yaitu Product, Price, Place dan Promotion; 3) Membuat media promosi berupa CD Rom Interactive, brosur, Kartu nama dan Website tentang produk hasil karya perajin yang dapat disebarkan melalui konsumen, pemerintah daerah dan provinsi, dan wisatawan domestik serta wisatawan mancanegara dengan harapan potensi kerajinan Lontar Prasidi desa setempat dapat dikenal secara luas oleh wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Community service activities in Tenganan pegringsingan village aim to solve the problems that faced by the lontar craftsmen, both production aspects and business management aspects. Problems from aspects of production such as illustrations are still very monotonous, depicted from an episode of Mahabharata and Ramayana.Problems from the aspects of business management, i.e: crafters lack of understanding of business management and marketing and they do not have the media to promote their artworks. Thecommunity service programs offer: 1) Improving crafters ability in drawing accord of Bali wayang style standardization; 2) Improving crafters ability to understand about business management and marketing and having media to promote their artworks to the local and international visitors; 3) Having promotional media such as Interactive CDs, brochures, business cards and website. Interactive CDs will be used to record their artworks and promoted to the visitors. Brochures and business cards will be used to introduce themand their artworks to thevisitors, and the website will be online. The hosting and domain name for the website will be rented for 5 years, thus the village and crafters will be known in large. Outcome to be achieved are divided into 3 aspects: production aspect, business management aspect, business aspect. Outcome on production aspect is lontar prasi crafters have the ability in drawingaccording to Bali wayang style standardization. The crafters understand marketing management as outcome on the aspect of business management. The success indicator of this activitiesarethe crafters can create their marketing plan starting from the price of materials, cost of work, selling price and determination of target market. Outcome on the business aspect is the crafters have thepromotional media such as Interactive CDs, brochures, business cards and website about their artworks. The methods are used to be achieved the objectives are: 1) Developing the ability to draw wayang in accordance with wayang Bali style.Educating and training in drawing wayang to the craftersare comingfrom ISI Denpasar who have a competency to make Lontar Prasi drawing in accordance with wayang Bali style. They are expected toimprove the aesthetic value of Lontar Prasi. 2) Giving an understanding of the basic of marketing management. The method is used a lecture. The resultsare crafters can plan or design marketing management products based on 4P namely Product, Price, Place and Promotion; 3) Creating promotional media such as interactive CDs, brochures, business cards and websites about their artworks that can be disseminated not onlydomestic and internationalvisitorsbut also provincial governments in the hope that the potential of Lontar Prasi craft in the Tenganan pegringsingan village can be known broadly.
Pelestarian Prasi Dengan Teknologi Digital Ida Bagus Kt. Trinawindu; Cok Alit Artawan; I Wayan Agus Eka Cahyadi
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 (2015): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.966 KB) | DOI: 10.31091/sw.v3i0.171

Abstract

Lontar sudah ada dari sejak jaman nenek moyang masyarakat Hindu Bali, sebuah tradisi tua di Bali yang sudah melewati masa keemasan beratus-ratus tahun lamanya. Selain lontar yang disebutkan di atas, ada jenis lontar yang memuat berbagai cerita yang dituliskan dan digambarkan / divisualisasikan sarat dengan makna dan nilai estetika yang tinggi. Lontar yang ada di Bali biasanya berisi mantra-mantra suci untuk berbagai aktivitas masyarakat Hindu Bali. Didalam Lontar-Lontar tersebut tersurat dan terkandung berbagai macam ilmu pengetahuan tentang agama, filsafat, etika, arsitektur, astronomi, pengobatan dan lain sebagainya. Salah satu contoh adalah Lontar Prasi yang terdapat di Desa Tenganan Pegringsingan yang berada di Karangasem-Bali. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang diarahkan pada kondisi asli subyek penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Hermeunetik, yang merupakan jenis pengetahuan ilmiah bersifat interpretatif. Dengan adanya perkembangan teknologi seperti sekarang ini maka diharapkan warisan budaya yang telah ada dari sejak beratus-ratus tahun yang lampau ini dapat terekam dalam media digital yang nantinya dapat menjadi sebuah pustaka digital tentang Lontar Prasi dan mampu menjadi pelopor dalam melestarikan warisan budaya yang direkam ke dalam media digital dengan memanfaatkan teknologi komputer sehingga diharapkan agar warisan budaya ini dapat terselamatkan dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa yang akan datang. Terciptanya produk baru dari seni prasi dalam bentuk yang berbeda yaitu dalam bentuk digital yang dapat diakses dengan mudah oleh generasi muda sehingga nilai-nilai yang terkandung dalam prasi tersebut dapat dipahami dan dimaknai oleh pembacaLontar already exist since the days of the Balinese ancestors of Hindu society, an old tradition in Bali which already past the golden age for a hundreds of years ago. Besides the above-mentioned of lontar, there are types of of lontar that contains various stories described and illustrated/visualized with full of meaning and  high aesthetic values. Balinese lontar usually contains of sacred mantras for various Balinese Hindu community activities. Inside those various types of lontars there are an explicit meaning and contains of various kinds of knowledge such as religion, philosophy, ethics, architecture, astronomy, medicine and many others. One of the examples is Prasi palm lontar which is located in the village of Tenganan Pegringsingan in Karangasem regency, Bali. This research is a qualitative research, which is pointed on the original condition of the subject research. This research is conducted by using hermeneutic approach, which is interpretative scientific knowledge. With the technology development like today it is expected that the already existing cultures heritage which has existed since hundreds years ago could be recorded on a digital media which later can be a digital library of the Prasi lontar and able to be a pioneer in preserving the cultural heritage that were recorded onto digital media using computer technology it is expected that it can be preserved and enjoyed by our children and grandchildren in the future. The creation of a new products from the art of Prasi in different forms that is in a digital form which can be easily accessed by the younger generation so that the values contained in Prasi could be understood and interpreted by the reader.
Kartun Sebagai Elemen Visual Media Pembelajaran Lalu Lintas Ditlantas Polda Bali Cokorda Alit Artawan; Ni Ketut Rini Astuti
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 (2015): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.563 KB) | DOI: 10.31091/sw.v3i0.211

Abstract

Usaha baru yang dilaksanakan Ditlantas Polda Bali untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dengan mengeluarkan media pembelajaran lalu lintas dengan elemen visual kartun. Mengingat kebanyakan korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan generasi muda, Maka gaya kartun dipandang tepat karena sangat popular dikalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya kartun, pesan yang terkandung, dan untuk mengetahui elemen kartun yang telah digunakan oleh Ditlantas Polda Bali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner. Analisis data kuisioner yang diberikan pada responden menggunakan acuan tinggi rendah nilai prosentase dan kolerasi terhadap pertanyaan yang diberikan untuk memberi gambaran data hasil pilihan responden. Populasi dalam penelitian ini adalah Media pembelajaran lalu lintas Ditlantas polda Bali yang berada di sepanjang perempatan Tohpati sampai Jl WR supratman menuju depan Polda Bali. Hasil yang diperoleh, kartun sangat tepat digunakan sebagai elemen visual mengingat dengan visualisasi dan kandungan humornya kartun sangat menarik dan mampu menyampaikan informasi secara efektif pada khalayak sasarannya. The new venture undertaken Ditlantas Polda Bali is to reduce the number of traffic accidents by publishing a traffic learning media with the visual elements of the cartoon. Given the plethora of traffic accident victims from among the younger generation, so the style of cartoons deemed appropriate because it is very popular among the younger generation. This study aims to identify the style of the cartoon, the message contained, and to know the elements of the cartoons that have been used by the Ditlantas Polda Bali. This study uses qualitative and quantitative descriptive by distributing questionnaires. The data analysis of a questionnaire given to respondents using low high reference value and the percentage of correlation to the questions given to illustrate the data chosen by the respondent. Population in this research is the learning media of traffic which using by Ditlantas Polda Bali located along the intersection of Jl WR Supratman Tohpati up toward the front of the Polda Bali Office. The results obtained, the cartoon is ideal to use as a visual element to remember with visualization and content of the cartoon humor is very attractive and able to convey information effectively to the target audience.
Membaca Bahasa Rupa Ilustrasi Palelintangan Di Bale Kambang Taman Gili Klungkung I Wayan Agus Eka Cahyadi; Cok Alit Artawan
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 (2015): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.077 KB) | DOI: 10.31091/sw.v3i0.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahasa rupa, metode membaca serta mengetahui hubungan informasi teks dengan pesan gambar pada desain palelintangan yang terdapat di Bale Kambang Taman Gili Klungkung. Palelintangan merupakan pengetahuan astronomi tradisional Bali yang memuat informasi tentang ramalan watak dan nasib seseorang menurut hari kelahiran. Palelintangan di Bale Kambang disajikan dalam bentuk ilustrasi klasik wayang Kamasan yang ditampilkan pada langit-langit bangunan. Keberadaannya selain sebagai penghias bangunan juga merupakan suatu media komunikasi visual. Namun untuk membaca maupun memahami makna gambar-gambar yang ditampilkan dibutuhkan pengetahuan bahasa rupa dan metode yang sesuai. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, objek penelitian adalah desain palelintangan yang terdapat pada langit-langit bangunan Bale Kambang taman Gili Klungkung. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Tahapan analisis: pertama data yang berhasil dihimpun dikelompokkan dan diidentifikasi untuk memberikan penjelasan terhadap jenis-jenis gambar pada desain palelintangan. Kedua, dengan analisis deskriptif kualitatif untuk menjelaskan bahasa rupa dan metode membaca, kemudian informasi yang diperoleh dari membaca bahasa rupa diperbandingkan dengan informasi pada teks untuk mengetahui hubungan antara teks dengan gambar. This study aims to determinate the visual language, the method of reading and knowing the relationship of text and picture messaging information on the palelintangan design found in the Bale Kambang Taman Gili Klungkung. Palelintangan is a traditional Balinese knowledge of astronomy that contains information about the character and destiny of a forecast by the nativity. Palelintangan in Bale Kambang presented in the form of wayang Kamasan classic illustration is displayed on the ceiling of the building. In addition to its presence as an ornamental building but also as a visual communication media. But to read and understand the meaning of the pictures displayed must be understand the language and the appropriate method. This research is qualitative research, obyek is palelintangan design on the ceiling of the building Bale Kambang Taman Gili Klungkung. Data were collected by means of documentation, interviews, and literature. Step analysis: first classified data that have been collected and identified to provide clarification on the types of images on palelintangan design. Second, the descriptive qualitative analysis to explain the visual language and reading method, then the information obtained from reading the language of art comparable to information in the text to determine the relationship between text and image.
INOVASI LONTAR PRASI DI DESA TENGANAN PENGRINGSINGAN KARANGASEM BALI Ida Bagus Ketut Trinawindu; Arya Pageh Wibawa; Cokorda Alit Artawan
Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2018): Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS
Publisher : Forum Layanan IPTEKS Bagi Masyarakat (FLipMAS) Wilayah Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di desa tenganan pengringsingan bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan prioritas yang dihadapi oleh para perajin lontar prasi yang ada di desa tenganan pegringsingan, baik dari aspek produksi maupun aspek manajemen usaha. Permasalahan dari aspek produksi misalnya ilustrasi yang ada masih sangat monoton, masih sama dari tahun ketahun yaitu hanya berupa kisah pewayangan Mahabarata dan Ramayana. Permasalahan dari aspek manajemen usaha, kelompok perajin ini memiliki permasalahan prioritas lainnya yaitu : perajin kurang memahami manajemen usaha dan pemasaran, perajin tidak memiliki media promosi yang tepat dalam memperkenalkan karya Prasi ke dunia internasional.Penawaran program kegiatan terhadap permasalahan tersebut adalah 1) Meningkatkan kemampuan perajin dalam menggambar wayang yang baik dan benar yaitu sesuai dengan pakem gambar wayang style Bali; 2) Perajin mampu memahami tentang manajemen usaha dan pemasaran, perajin memiliki media promosi yang tepat dalam memperkenalkan karya Lontar Prasi ke dunia internasional; 3) Perajin memilikimedia promosiberupa CD Rom Interactive, brosur, Kartu nama dan Website mengenai produk hasil karya perajin. CD rom akan digunakan untuk mendokumentasikan karya mereka dan memperkenalkan kepada wisatawan, Brosur dan kartu nama akan dapat disebarkan melalui konsumen, dan website akan online dan menyewa hosting dan domain selama 5 tahun, dengan demikian diharapkan potensi kerajinan Lontar Prasi di desa setempat dapat lebih dikenal masyarakat luas. Target luaran yang ingin dicapai terbagi menjadi 3 aspek yaitu aspek produksi, aspek manajemen usaha, aspek usaha. Target luaran pada aspek produksi adalah perajin lontar prasi memiliki kemampuan menggambar wayang yang sesuai dengan pakem wayang style Bali. Target luaran pada aspek manajemen usaha adalah perajin memahami manajemen pemasaran dengan baik. Sebagai indikatornya adalah kelompok mitra dapat membuat rancangan pemasaran secara tertulismulai dari harga bahan, ongkos kerja, harga jual dan penentuan pemasarannya. Target luaran untuk aspek usaha adalah perajin telah memiliki media promosi yang berupa CD Rom Interactive, brosur, Kartu nama dan Website mengenai produk hasil karya perajin. Metode yang digunakan untuk menghasilkan target luaran untuk mencapai tujuan adalah : 1) Mengembangkankemampuan menggambar wayang yang sesuai dengan pakem wayang style Bali. Dengan ceramah dan pelatihan menggambar wayang kepada kelompok perajin dan mendatangkan tenaga ahli dosen ISI Denpasar yang kompetensinya menggambar wayang diharapkan dapat membuat Lontar Prasi yang sesuai dengan pakem wayang style Bali mampu meningkatkan nilai estetika Lontar Prasi tersebut.2) Memberi pemahaman tentang dasar-dasar manajemen pemasaran. Metode yang digunakan adalah ceramah. Hasilnya perajin dapat menuliskan atau merancang manajemen pemasaran produknya berdasarkan 4P yaitu Product, Price, Place dan Promotion; 3) Membuat media promosi berupa CD Rom Interactive, brosur, Kartu nama dan Website tentang produk hasil karya perajin yang dapat disebarkan melalui konsumen, pemerintah daerah dan provinsi, dan wisatawan domestik serta wisatawan mancanegara dengan harapan potensi kerajinan Lontar Prasidi desa setempat dapat dikenal secara luas oleh wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Community service activities in Tenganan pegringsingan village aim to solve the problems that faced by the lontar craftsmen, both production aspects and business management aspects. Problems from aspects of production such as illustrations are still very monotonous, depicted from an episode of Mahabharata and Ramayana.Problems from the aspects of business management, i.e: crafters lack of understanding of business management and marketing and they do not have the media to promote their artworks. Thecommunity service programs offer: 1) Improving crafters ability in drawing accord of Bali wayang style standardization; 2) Improving crafters ability to understand about business management and marketing and having media to promote their artworks to the local and international visitors; 3) Having promotional media such as Interactive CDs, brochures, business cards and website. Interactive CDs will be used to record their artworks and promoted to the visitors. Brochures and business cards will be used to introduce themand their artworks to thevisitors, and the website will be online. The hosting and domain name for the website will be rented for 5 years, thus the village and crafters will be known in large. Outcome to be achieved are divided into 3 aspects: production aspect, business management aspect, business aspect. Outcome on production aspect is lontar prasi crafters have the ability in drawingaccording to Bali wayang style standardization. The crafters understand marketing management as outcome on the aspect of business management. The success indicator of this activitiesarethe crafters can create their marketing plan starting from the price of materials, cost of work, selling price and determination of target market. Outcome on the business aspect is the crafters have thepromotional media such as Interactive CDs, brochures, business cards and website about their artworks. The methods are used to be achieved the objectives are: 1) Developing the ability to draw wayang in accordance with wayang Bali style.Educating and training in drawing wayang to the craftersare comingfrom ISI Denpasar who have a competency to make Lontar Prasi drawing in accordance with wayang Bali style. They are expected toimprove the aesthetic value of Lontar Prasi. 2) Giving an understanding of the basic of marketing management. The method is used a lecture. The resultsare crafters can plan or design marketing management products based on 4P namely Product, Price, Place and Promotion; 3) Creating promotional media such as interactive CDs, brochures, business cards and websites about their artworks that can be disseminated not onlydomestic and internationalvisitorsbut also provincial governments in the hope that the potential of Lontar Prasi craft in the Tenganan pegringsingan village can be known broadly.
REDESAIN LOGO VOLUMINA DI JANJI DESIGN LAB Wiliandika, I Made Sapta; Artawan, Cokorda Alit; Wirawan, I Gusti Ngurah
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 5 No 01 (2024): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The MBKM internship/work practice program organized by ISI Denpasar is an opportunity given to students, especially from the DKV study program, to try and explore visual design in the business/industrial world. The issue raised in this article is the redesign of the Volumina logo, which is brand audio visual services. The problem faced by Volumina is that the logo does not yet give a strong impression of a brand which focuses on audio visuals. One of the studios that provides services branding, especially logo design, namely Janji Design Lab, which is located at Taman Muding Mekar Housing Complex, Blok D No. 27B, Kerobokan, North Kuta, Badung, Bali. During the MBKM internship/work practice activities, the author received several projects related to visual communication design, such as photography, social media content design, motion graphic, and redesigning a logo brand, namely Volumina which focuses on the audio visual services sector. The method used in redesigning the Volumina logo was qualitative descriptive research by observing visual data owned by Volumina and interviews with owner Volume. The next detailed stage is creating a mind map, moodboard, visual keyword, and applying the logo to the media using its mockup. All these stages were carried out in order to create a new Volumina logo that gives a strong impression as brand audio visual services and achieving marketing strategies to the audience.
Perancangan Buku Cerita Bergambar Tentang Bullying Pada Anak - anak Berjudul Sepeda Tua Dan Semangat Si Made Dengan Teknologi Augmented Reality Kolaborasi Karakter Blelozz di Madeblez Studio Hendra, I Made; Artawan, Cokorda Alit; Negara, I Nengah Sudika
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 5 No 01 (2024): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying is a negative behavior carried out by a stronger party against a weaker one, using or not using tools, with the aim of causing them to feel pressured, both physically and emotionally (M. Miftahuddin Al Amin, 2018:12). Bullying behavior has become a common occurrence among children, resulting in long-term psychological impacts on individuals. There is a need for a medium that can be used to educate about the effects of bullying and how to cope with it. The illustrated storybook "Old Bike and Si Made's Spirit" addresses this topic to showcase the impact of bullying and how to confront it, based on the author's own experiences as a victim during childhood and adolescence. The story revolves around Made, who comes from an underprivileged family and becomes the subject of ridicule by peers. Despite this, Made competes in a cycling championship, demonstrating his abilities to everyone. The research method used to obtain the necessary data is qualitative research through interviews, participant, observation, documentation, and literature review. The result of this project is an A4-sized illustrated storybook with 15 scenes, incorporating Augmented Reality technology on its cover.