Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : indonesian journal of science education and applied science

PERSEPSI GURU IPA DI SMP YANG MENGIMPLEMENTASIKAN TMF TERHADAP KETERLAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA Ni Wayan Karlina; Sauqina Sauqina; Rizky Febriyani Putri; Maya Istyadji
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i1.12016

Abstract

Penelitian hagoslot ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A dalam meningkatkan kualitas praktik mengajar guru sebagai bahan evaluasi bagi guru dalam menerapkan TMF (2) Untuk mengetahui Persepsi Guru IPA di SMP A tentang peran TMF dalam mendukung kurikulum merdeka belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menngunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan coding kemudian triangulasi sumber dan triagulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan persepsi guru dalam implementasi meningkatkan praktik dalam mengajar dengan TMF yaitu kebebasan dalam mengajar. Sehingga mampu memvariasikan metode dan model dalam penyampaian materi kepada siswa dikarenakan dalam penyusunan konten bersifat fleksiblitas. Peran aspek TMF yang dimiliki SMP A mampu meningkatkan kompetensi guru dan memberikan kemudahan kepada guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka juga sejalan dengan TMF yang dimiliki sekolah pada kelas maupun administratif agar memperbaiki kualitas pengajaran guru.Kata kunci: IPA, Kurikulum merdeka, persepsi guru SMP, TMF. This study aims: (1) To determine the perception of science teachers at SMP A in improving the quality of teacher teaching practices as evaluation material for teachers in implementing TMF (2) To determine the perception of science teachers at SMP A about the role of TMF in supporting the independent learning curriculum. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. The sampling technique used purposive sampling. The data analysis technique used coding then source triangulation and technique triangulation. The results of the study showed that teacher perceptions in the implementation of improving teaching practices with TMF were freedom in teaching. So that they are able to vary the methods and models in delivering material to students because the content preparation is flexible. The role of the TMF aspect owned by SMP A is able to improve teacher competence and provide convenience for teachers in implementing the independent curriculum, also in line with the TMF owned by the school in class and administration in order to improve the quality of teacher teaching.Keywords: Science, Independent Curriculum, Junior High School Teachers' Perceptions, TMF.
PENGARUH METODE PICTORIAL RIDDLE DENGAN MEDIA POSTER TERHADAP MINAT BELAJAR IPA SISWA SMP Noorhayati Noorhayati; Mella Mutika Sari; Sauqina Sauqina
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v6i1.18894

Abstract

Rendahnya minat belajar IPA di kalangan siswa SMP Negeri 8 Banjarmasin menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, sehingga perlunya metode serta media pembelajaran yang cocok dengan karakter dan kebutuhan siswa, yakni metode pictorial riddle yang dipadukan dengan media poster. Penelitian ini bertujuan toto12 untuk mengetahui perbedaan minat belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan metode tersebut dan siswa yang belajar tanpa metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian ini terdiri dari 34 siswa kelas VIII A dan 35 siswa kelas VIII B yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan ialah angket minat belajar IPA yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Diperoleh hasil analisis berupa adanya perbedaan signifikan pada toto12 minat belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi 0,000. Hal ini diperkuat dengan hasil belajar siswa yang menunjukkan rata-rata n-gain lebih tinggi di kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol.Kata kunci: Minat belajar IPA, pictorial riddle, poster. The low interest in learning science among students of SMP Negeri 8 Banjarmasin has become one of the challenges in improving the quality of science education. Therefore, it is necessary to implement appropriate teaching methods and media that align with the students' characteristics and needs, namely the pictorial riddle method combined with poster media. This study aims to determine the difference in students’ interest in learning science between those who are taught using this method and those who are not. The research employed a quasi-experimental approach with a nonequivalent control group design. The subjects of the study consisted of 34 students from class VIII A and 35 students from class VIII B, selected through purposive sampling. The instrument used was a science learning interest questionnaire, which had been validated and analyzed using the Mann-Whitney test. The analysis results revealed a significant difference in students’ interest in learning science between the experimental group and the control group, with a significance value of 0.000. This finding is supported by student learning outcomes, which showed a higher average n-gain in the experimental class compared to the control class.Keywords: Interest in learning IPA, pictorial riddle, poster.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATERI UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN Rosanti Nur Assyifa; Yudha Irhasyuarna; Sauqina Sauqina
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v6i1.18081

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis permainan toto20 monopoli pada materi unsur, senyawa, dan campuran untuk peserta didik kelas VIII SMP serta mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan media yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes hasil belajar (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media monopoli yang dikembangkan memperoleh nilai validitas rata-rata sebesar 87% (kategori sangat valid), kepraktisan berdasarkan respon peserta didik sebesar 90% (kategori sangat praktis), dan nilai N-gain hasil belajar sebesar 0,5 yang termasuk dalam kategori sedang, sehingga media dikategorikan cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Dengan demikian, media pembelajaran monopoli layak digunakan sebagai media alternatif dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi unsur, senyawa, dan campuran.Kata kunci: Campuran, Monopoli, Pengembangan Media, Unsur, Senyawa. This research is a development study (R&D) aimed at producing a Monopoly-based learning media on the topic of elements, compounds, and mixtures for eighth-grade junior high school students, as well as measuring the media’s validity, practicality, and effectiveness. The development model used is ADDIE. The trial subjects in this study were eighth-grade students at SMP Negeri 13 Banjarmasin. The instruments used consisted of validation sheets, practicality questionnaires, and learning outcome tests (pretest and posttest). The results showed that the developed Monopoly media obtained an average validity score of 87% (categorized as very valid), a practicality score based on student responses of 90% (categorized as very practical), and an N-gain score of 0.5, which falls into the moderate category, indicating that the media is sufficiently effective in improving learning outcomes. Then, the Monopoly learning media is considered feasible to be used as an alternative instructional tool in science learning, particularly for the topic of elements, compounds, and mixtures.Keywords: Media Development, Monopoly, Learning Outcomes, Elements, Compounds, and Mixtures.