Latar Belakang: Intracerebral Hemorrhage dikenal sebagai perdarahan yang terjadi di dalam otak akibat pecahnya pembuluh darah. Hal ini menimbulkan gangguan neurologis secara tiba-tiba disertai dengan sakit kepala yang hebat, yang dapat terjadi peningkatan TIK. Maka penelitian ini penting dilakukan dengan tujuan menganalisis efektifitas peningkatan status hemodinamik sebelum dan sesudah dilakukan perawatan neuroprotektif pada pasien dengan Intracerebral Hemorrhage di ruang ICU RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.Metode: One group pretest-posttest design. Teknik accidental sampling dengan jumlah 10 responden, teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang dilakukan 2 kali sebelum dan sesudah dilakukan perawatan dan diobservasi selama 30 menit.Hasil: Hasil uji paired sample T-test menunjukan nilai Tekanan darah sistolik menurun (p value 0,000), diastolik (p value 0,004), dan MAP (p value 0,000). Frekuensi nadi (p value 0,000). Frekuensi napas (p value 0,000) dan saturasi oksigen (p value 0,003).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa perawatan neuroprotektif efektif meningkatkan status hemodinamik pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU dengan adanya pemantauan status hemodinamik secara optimal, diharapkan dapat mencegah komplikasi serta menunjang proses pemulihan pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU.