Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Petani Jogoyasan, Ngablak, Magelang dalam Memanfaatkan Informasi Iklim/Musim untuk Meningkatkan Hasil Panen Tomat Hana Amalina; Sulistyowati; Giarno Giarno
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.51 KB)

Abstract

Informasi iklim sangat penting dalam bidang pertanian. Banyaknya disinformasi informasi ini dapat diminimalkan dengan kegiatan edukasi pengetahuan iklim dan keterkaitannya dengan pertanian kepada para petani. Sekolah Lapang Iklim (SLI) merupakan salah satu upaya dalam memahami informasi cuaca dan iklim untuk memberdayakan petani dalam memahami dan memanfaatkan informasi prakiraan iklim secara efektif dalam kegiatan pertanian. Wilayah Magelang merupakan sentra holtikultura yang penting di Jawa Tengah, dimana salah satu komoditasnya adalah tanaman tomat yang permintaannya selalu meningkat. Hasilnya kegiatan SLI, selain meningkatkan pengetahuan pemahaman informasi iklim sebenar 20%, kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya hasil panen. Hasil panen tanaman tomat di desa Jogoyasan meningkat hingga 50% dimana mencapai 3-4 kg/pohon dengan kualitas baik lebih tinggi pada lahan yang diperlakukan menurut ilmu yang diperoleh di sekolah lapang iklim (SLI), dibandingkan dengan hasil lahan non SLI 2-3 kg/pohon.
Comparison Analysis of Wind Patterns and Its Correlations to Temperature, Humidity and Rainfall in Coastal and Non-Coastal Areas Aqasha Raechan Anam; Fikri Asfahanif; Veyqah Dwi Muthi'ah; Alfi Dimas Pangedoan; Giarno Giarno
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 24 No. 01 (2023): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol24-iss01/392

Abstract

Geographical location and topography determine the characteristics of atmospheric parameters in a location. This study aims to determine the comparison between wind patterns that occur in coastal and non-coastal areas, then the correlation between wind patterns and parameters of temperature, humidity and rainfall that occur at the Tanjung Priok Maritime Station and the Curug Meteorological Station. The chosen research method is descriptive analysis. This result is analysis of hourly wind data at the Tanjung Priok Maritime Station is dominated by local winds or sea breezes while the Curug Station is dominated by monsoon winds. The dominant wind direction in the months of the transitional season has a smaller percentage than in other months. Furthermore, the rainfall is dominated by rainfall from the west in the seasonal pattern as well as the humidity parameters at the two research stations. Temperatures in coastal areas as a whole are higher than non-coastal temperatures with a difference of up to 3 degrees Celsius. Last, in the temperature trend there is a random distribution pattern at the Curug meteorological station and there is no trend at the Tanjung Priok Maritime Station. The largest temperature is the same in 2019 and the average temperature is 0.3/year.
ANALISIS POLA DAN JADWAL TANAM JAGUNG PADA KONDISI ENSO DI PROVINSI LAMPUNG M. Fatnan Hikami; Fendy Arifianto; Giarno Giarno
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.1.34-44.2023

Abstract

 Provinsi Lampung memiliki luas tanam lahan kering yang sangat luas, hal ini berpotensi besar untuk menjadikan Lampung sebagai sentra produksi jagung di Indonesia. Namun ancaman gagal panen dapat terjadi secara berkala dan tidak teratur akibat pengaruh dari dinamika atmosfer dan laut yang salah satunya ialah fenomena El Nino Southern Oscillation (ENSO). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fenomena ENSO yang terdiri dari fase Neutral, El Nino, dan La Nina terhadap pola dan jadwal tanaman jagung di Provinsi Lampung. Data yang digunakan ialah curah hujan bulanan dan temperatur udara bulanan dari pos-pos hujan yang dipilih berdasarkan tahun perwakilan kejadian Neutral, El Nino, dan La Nina dari tahun 2001 sampai 2020. Analsis menggunakan perhitungan neraca air tanah dengan metode Thornwaithe-Matter berdasarkan tipe iklim Oldeman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi El Nino, pola tanam yang direkomendasikan ialah 2 kali tanam jagung untuk semua tipe iklim Oldeman dengan jadwal tanam yang cenderung lebih mundur dari kondisi Neutral. Sedangkan pada kondisi La Nina, pola tanam didominasi oleh 3 kali tanam jagung dalam setahun pada setiap tipe iklim Oldeman. Jadwal tanam pada kondisi La Nina cenderung lebih maju jika dibandingkan dengan kondisi Neutral dan El Nino. 
KAJIAN PERBANDINGAN ARAH ANGIN PERMUKAAN TERHADAP UNSUR CUACA DAN IKLIM PADA WILAYAH PESISIR DAN DATARAN TINGGI (STUDI KASUS : STASIUN METEOROLOGI SOEKARNO-HATTA DAN STASIUN METEOROLOGI CITEKO) Ilil Firrizqi Nur Ilahi; Bella Puspita dewi; Yusuf Isa Nur Muhammad; Bagus Prabadi Wibowo; Giarno Giarno
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v19i1.42933

Abstract

Angin merupakan salah satu komponen parameter cuaca penting yang dapat mempengaruhi kegiatan masyarakat setiap harinya baik di wilayah pesisir dan wilayah dataran tinggi. Angin dapat mempengaruhi keadaan cuaca di suatu wilayah seperti suhu dan kelembaban relatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola angin di wilayah pesisir dan dataran tinggi serta hubungan terhadap unsur cuaca dan iklim seperti suhu dan kelembaban relatif menggunakan metode windrose. Data yang digunakan berupa data arah angin, suhu dan kelembaban relatif dari Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta sebagai representasi wilayah pesisir dan Stasiun Meteorologi Citeko sebagai representasi wilayah dataran tinggi. Metode windrose dapat menunjukkan dominasi arah angin di suatu wilayah. Hasil analisis windrose menunjukkan bahwa pola arah angin memiliki perbedaan arah pergerakan pada waktu siang dan malam juga dan pada saat musim kemarau dan musim hujan. Kata Kunci : angin, windrose, pesisir, dataran tinggi
Distribution of Accuracy of TRMM Daily Rainfall in Makassar Strait G Giarno; Muhammad Pramono Hadi; Slamet Suprayogi; Sigit Heru Murti
Forum Geografi Vol 32, No 1 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v32i1.5774

Abstract

This research aims to evaluate rainfall estimates of satellite products in regions that have high variations of rainfall pattern. The surrounding area of Makassar Strait have chosen because of its distinctive rainfall pattern between the eastern and western parts of the Makassar Strait. For this purpose, spatial distribution of Pearson’s coefficient correlation and Root Mean Square Error (RMSE) is used to evaluate accuracy of rainfall in the eastern part of Kalimantan Island and the western part of Sulawesi Island. Moreover, we also used the contingency table to complete the parameter accuracy of the TRMM rainfall estimates. The results show that the performance of TRMM rainfall estimates varies depending on space and time. Overall, the coefficient correlation between TRMM and rain observed from no correlation was -0.06 and 0.78 from strong correlation. The best correlation is on the eastern coast of South West Sulawesi located in line with the Java Sea. While, no variation in the correlation was related to flatland such as Kalimantan Island. On the other hand, in the mountain region, the correlation of TRMM rainfall estimates and observed rainfall tend to decrease. The RMSE distribution in this region depends on the accumulation of daily rainfall. RMSE tends to be high where there are higher fluctuations of fluctuating rainfall in a location. From contingency indicators, we found that the TRMM rainfall estimates were overestimate. Generally, the absence of rainfall during the dry season contributes to improving TRMM rainfall estimates by raising accuracy (ACC) in the contingency table.
Pengaruh angin darat dan angin laut terhadap terjadinya hujan di Jakarta Giarno Arno; Achmad Fahruddin Rais; Didi Didiharyono; Nurtiti Sunusi; Ahmad Fadlan
Wahana Fisika Vol 8, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v8i1.54145

Abstract

Identifikasi angin darat-laut sangat penting, sebab fenomena ini sudah sejak lama digunakan dalam aktivitas sehari-hari, terutama para nelayan. Daerah Jakarta dan sekitarnya yang berada di pesisir merupakan pusat perekonomian Indonesia selalu dibayang-bayangi banjir. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh angin darat0laut terhadap peningkatan curah hujan dengan menggunakan waktu kejadian. Statistik sederhana menggunakan mean, median dan kuantile serta grafik windrose digunakan untuk menggambarkan pengaruh angin darat-laut terhadap curah hujan. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh arah angin darat-laut sangat bervariasi terhadap lokasi. Pada daerah yang berada di tepi pantai seperti Tanjung Priok, transisi angin darat laut sangat jelas,namun demikian daerah Citeko yang jauh transisinya juga masih terlihat. Hanya pengaruh terhadap intensitas curah hujan tinggi di daerah yang jauh dari laut sangat berkurang. Berdasarkan grafik windrose angin laut teridentifikasi dari timur laut, sementara angin darat dari tenggara. Posisi laut terhadap lokasi menjadikan angin darat-laut sebagai arah angin dominan dapat berubah sebagaimana daerah Cengkareng. Sementara itu, lokasi pengamatan yang tidak ideal, menjadikan arah angin darat-laut kurang terlihat sebagaimana Stasiun Kemayoran yang dikelilingi gedung-gedung tinggi.
Analisis Korelasi Statistikal Fenomena Kejadian ENSO dan MJO terhadap Kondisi Klimatologis di Provinsi Riau Muhammad Ansori Hasibuan; Dwiki Anugerah Atmojo; Huda Wahyujati; Farhan Nul Hakim; Giarno Giarno
GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gjppg.v4i2.7243

Abstract

El Nino-Southern Oscillation (ENSO) and Madden-Julian Oscillation (MJO) events are significant factors in the global climate system. Riau Province, located on the island of Sumatra, is highly influenced by these phenomena. This study collects climate data from weather stations in Riau Province and reliable sources for ENSO and MJO indices. Statistical analyses, including correlation and regression, are employed to determine the relationship between climate variables in Riau Province and ENSO and MJO. Based on data from 2001-2019, the results reveal a medium category correlation value (r = 0.452) with coefficients a and b of 1.288 and 0.089, respectively. The increased MJO value contrasts with the rainfall during the 2001-2019 timeframe. This information serves as a reference for understanding the ENSO and MJO phenomena in the Riau region.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Pemahaman Materi Meteorologi Klimatologi Untuk Pertanian Giarno Giarno; Djoko Prabowo; Aries Kristianto; Imawan Mashuri; Hafidz Syarifuddin; Filbert Pascalis Almer Mahendra; Qosinatus Sa'diyah
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i3.2818

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah melakukan edukasi informasi meteorologi, dan klimatologi untuk pertanian pada masyarakat petani. Kegiatan PKM berlokasi Desa Bulukerto, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Wilayah ini merupakan setra peranian di Kota batu dan pernah banjir bandang sehingga perlu peningkatan literasi bidang meteorologi, dan klimatologi. Survey lokasi dan masyarakat, pengiapan materi yang tepat, ceramah dan membaca produk-produk informasi meteorologi, dan klimatologi digunakan dalam kegiatan PKM. Untuk mengukur penyerapan materi dilakukan pretest dan posttest sebelum dan setelah penyampaian materi. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan tingkat pendidikan berpengaruh terhadap penyerapan pemahaman materi meteorologi, klimatologi dan geofisika. Meskipun level Pendidikan S1 memiliki nilai rata-rata paling tinggi, tetapi kenaikan nilai rataannya masih lebih rendah dibandingkan dengan tingkat pendidikan lainnya. Meskipun nilai rata-rata atau mediannya hasil peningkatan nilai posttest pada tingkat pendidikan SD dan SMP tetapi nilainya memiliki disparitas yang semakin besar.
Sosialisasi Peningkatan Literasi Meteorologi Klimatologi Geofisika dan Pemasangan Alat Peringatan Dini Tanah Longsor di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah Sayful Amri; Imma Redha Nugraheni; Hanifullah Hafidz Arrizal; Giarno Giarno; Suko Prayitno Adi; Munawar Munawar; Marzuki Sinambela
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i3.2779

Abstract

Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana geo-hidrometeorologi. Sinergitas antara Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan mitra terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan kebencanaan perlu ditingkatkan, karena sering kali inovasi BMKG dalam memberikan pelayanan Meteorologi Klimatologi Geofisika (MKG) tidak serta merta mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kabupaten Kendal merupakan wilayah yang rawan bencana geo-hidrometeorologi, salah satunya adalah tanah longsor. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparatur terkait bencana geo-hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kendal dan sekitarnya, serta mampu mengakses seluruh layanan MKG di salah satu platform mobile InfoBMKG. Selain itu, aparatur terkait juga diharapkan melatih kembali para tokoh masyarakat di wilayah tanggung jawabnya, sehingga terbentuk desa atau masyarakat tangguh bencana di wilayah Kendal dan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan. Adapun evaluasi PKM ini menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur keberhasilan dari PKM ini untuk meningkatkan pemahaman peserta PKM. Hasil posttest dan pretest menunjukkan bahwa 90% peserta mengalami peningkatan nilai, bahkan nilainnya lebih besar 80. Data ini mengindikasikan bahwa setelah mengikuti sosialisasi ini, peserta semakin meningkat pengetahuan dan skill terkait bencana geo-hidrometeorologi. Pemasangan alat peringatan dini tanah longsor ini dipasang di Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal diharapkan menjadi alat peringatan dini tanah longsor di wilayah Kabupaten Kendal, sehingga dapat meminimalisir korban jiwa jika terjadi tanah longsor di wilayah tersebut.
Diseminasi Edukasi Pengimplementasian Informasi Cuaca Serta Dampak El Nino Di Kabupaten Indramayu Yosafat Donny Haryanto; Dedi Sucahyono; Giarno Giarno; Agustina Rachmawardani; Azan Kanezar MS; Muhammad Devanio Afreza
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2452

Abstract

Kabupaten Indramayu identik dengan tiga sentra utama SDA, yaitu perikanan, pertanian, dan perkebunan khususnya komoditas mangga. Di lain sisi, kabupaten yang terletak di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) ini juga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya akibat pengaruh dari ENSO. Melalui metode penyuluhan dan pendampingan teknis, kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan kepada masyarakat terkait teknis pengimplementasian informasi cuaca serta peringatan dini bencana hidrometeorologi dalam pengoptimalan pengelolaan potensi SDA. Hasil penelitian menunjukkan, sebelum dilaksanakannya kegiatan PKM, sebanyak 80% peserta masih belum memahami terkait fenomena ENSO. Nilai ini mengalami peningkatan setelah dilakukan sosialisasi oleh tim PKM STMKG, dimana sebanyak 90% peserta sudah memahami terkait fenomena ENSO beserta dampaknya. Hal ini memvalidasi bahwa kegiatan PKM terselenggara dengan baik. Kedepannya, diharapkan dapat terlaksana kegiatan PKM lanjutan yang berfokus pada pengembangan alat observasi parameter cuaca khusus wilayah ini. 
Co-Authors Achmad Fahruddin Rais Agung Hari Saputra Agustina Rachmawardani Agustina Rachmawardani Agustina Rachmawardani Agustina Rachmawardani Ahmad Fadlan Ahmad Fadlan Alfi Dimas Pangedoan Aqasha Raechan Anam Aries Kristianto Asifin, Hasyid Agha Zuhairul Aslama Afghani, Fadhli Asri Pratiwi Asri Pratiwi Azan Kanezar MS Azan kenzer Bagus Prabadi Wibowo Bella Puspita dewi Christian Halawa, Jordana Dedi Sucahyono Dedi Sucahyono Dedi Sucahyono Didiharyono, D. Djoko Prabowo Duo Rahman Abdilah Dwiki Anugerah Atmojo Ervan Ferdiansyah Farhan Nul Hakim Fendy Arifianto Fendy Arifianto Fikri Asfahanif Filbert Pascalis Almer Mahendra Hafidz Syarifuddin Hana Amalina Hanifullah Hafidz Arrizal Hapsoro Agung Nugroho Hariyanto Hasibuan, Muhammad Ansori Hilmy Muhammad Rosyid Huda Wahyujati Ilham Abdullah Sidiq Ilil Firrizqi Nur Ilahi Imawan Mashuri Imawan Mashuri Imma Redha Nugraheni Khaerul Majdi Ash-shiddiqy M. Fatnan Hikami Marzuki Sinambela Muflihah Muflihah muflihah muflihah Muhammad Ansori Hasibuan Muhammad Devanio Afreza Muhammad Devanio Afreza Muhammad Pramono Hadi Muhammad Pramono Hadi Muhammad Pramono Hadi, Muhammad Pramono Mujahidin Mujahidin Mujahidin Mujahidin Munawar Munawar Munawar Munawar Musa Ali Mustofa Muzakkie, Muhammad Labieb Nurtiti Sunusi Puji Ariyanto Qosinatus Sa'diyah Ravaella Lumbantobing, Glory Salsabila Nurul Izzah Santosa, Sigit Herumurti Budi Sastra K. Wijaya Sayful Amri Sayful Amri Sa’diyah, Qosinatus Shidiq, Ilham Abdullah Sigit Heru Murti Silvia Yulianti Slamet Suprayogi Slamet Suprayogi Slamet Suprayogi Suharni Suharni Suko Prayitno Adi Sulistyowati Umaroh Veyqah Dwi Muthi'ah Yehezkiel Sidauruk, Vasco Yosafat Donni Haryanto Yosafat Donny Haryanto Yusuf Isa Nur Muhammad Zadrach Ledoufij Dupe Zauyik Nana Ruslana