Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : PRISMA FISIKA

Pemanfaatan Abu Layang Kelapa Sawit Teraktivasi Sebagai Adsorben Besi Pada Air Sumur Bor Di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Susana, Susana; Nurhanisa, Mega; Nugroho, Bintoro Siswo
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51124

Abstract

Telah dilakukan penelitian adsorpsi logam Fe pada air sumur bor dengan menggunakan adsorben abu layang serat dan cangkang kelapa sawit. Adapun tujuan dari penelitian yang telah dilakukan adalah untuk mengetahui kemampuan abu layang teraktivasi HCl 5 M sebagai adsorben. Kemampuan abu layang teraktivasi sebagai adsorben dianalisis dengan membandingkan sampel air sumur bor sebelum dan setelah pemberian adsorben menggunakan alat Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi logam Fe pada air sumur bor adalah sebesar 98,13%.
Studi Kapasitansi dan Konstanta Dielektrik Pada Karbon Aktif Tandan Kosong Kelapa Sawit Parnasari Parnasari; Mega Nurhanisa; Bintoro Siswo Nugroho
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.54333

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang studi kapasitansi dan konstanta dielektrik pada karbon aktif tandan kosong kelapa sawit. Karakteristik kelistrikan yang diamati yaitu kapasitansi dan konstanta dielektrik serta mengetahui pengaruh variasi nilai frekuensi terhadap nilai konstanta dielektrik. Pengukuran nilai konstanta dielektrik menggunakan kapasitor keping sejajar dengan ukuran 9,74 cm × 2 cm berjarak 0,505 cm, ditengahnya diletakkan karbon aktif tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan dielektrik dan dihubungkan dengan sumber tegangan AC dari frekuensi 100 – 2000 Hz. Nilai konstanta dielektrik pada suhu aktivasi 700oC memiliki nilai konstanta paling tinggi dibandingkan suhu aktivasi 600oC dan 500oC. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa karbon aktif yang diaktivasi pada suhu 500oC nilai konstanta dielektrik tertinggi pada frekuensi 400 Hz yaitu (0,539 ± 0,034) dan nilai konstanta dielektrik terendah pada frekuensi 2000 Hz yaitu (0,421 ± 0,026). Pada suhu aktivasi 600oC nilai konstanta dielektrik tertinggi pada frekuensi 100 Hz yaitu (1,168 ± 0,0759) dan nilai konstanta dielektrik terendah pada frekuensi 400 Hz yaitu (0,959 ± 0,0657). Sedang pada suhu aktivasi 700oC memiliki nilai konstanta dielektrik tertinggi pada frekuensi 700 Hz yaitu (2,104 ± 0,0248) dan nilai konstanta dielektrik terendah pada frekuensi 2000 Hz yaitu (1,658 ± 0,0195). Pada frekuensi rendah nilai konstanta dielektrik mengalami fluktuasi sehingga nilainya sedikit acak. Bahan dielektrik seperti karbon, dalam rentang frekuensi sumber tegangan 0 sampai 2000 Hz tidak terlalu menunjukkan perubahan nilai konstanta dielektriknya.