Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN PRE – EKLAMSI PADA IBU HAMIL DI RSUD KODYA SEMARANGTAHUN 2008 Sri Wahyuning, Taryunah, Rinayati,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mortality of high pregnant mother in Indonesia, one of it`s cause is pre eklamsi. Pre-Eklamsi there is relation with age, in RSUD Kodya Semarang of year 2008 there are 40 mother of pregnancy experiencing of Pre-Eklamsi. Intention of this research to know relation/link of age of mother with occurence of Pre-Eklamsi of at pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008. Method used by is study of correlation with approach of study restropektif. Population as much 40 people. Sample used by is totalizeing to from other side. use of Data use data of sekunder by filling cek-list. Analyse relation/link 2 variable use chi-square with level of significan 5 %. Result of research show most mother of pregnancy experiencing of pre-eklamsi of group of age which have risk < 20 and > 35 year ) as much 22 responder ( 55 ) and pursuant to test of stastitic of where counting/calculating = 47,763 > tables of = 3,841, by level is signifikan 5% and dk = 1, Value of correlation coefficient show Is ha accepted and Ho refused. Becoming there is relation/link of age of mother with occurence of pre-eklamsi of pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.   Keyword : Mother Age, pre-eklamsi
PENGARUH PERSEPSI MUTU PROSES PEMBELAJARAN KELAS TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG TAHUN 2012 Ambar Dwi Erawati, Sri Wahyunin, Rinayati,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFFECT OF PERCEPTION OF LEARNING PROCESS QUALITY CLASS STUDENT SATISFACTION STUDY IN MIDWIFERY STIKES DIII WIDYA HUSADA Semarang IN 2012Education Diploma in Midwifery education oriented to the development of science and echnology as well as professional development and drafting institute the core competence of midwives in Indonesia. Based on these competencies it is expected that graduates of midwifery diploma mastered science, technology, skills and attitudes and behavior of professional midwives. To be able to produce a midwife who has competence in accordance with the expected then it takes the management of quality education. Management of providing quality education to the students satisfaction. This research is observational analytic survey method through cross-sectional approach. Data collection was conducted by questionnaire using a structured questionnaire. The population is all 4                               J. Ilmu dan Tek. Kesehatan (JITK), Vol. 3 No. 1     Januari 2012: 30-37 students D3 Midwifery STIKES Widya Husada (320) sampling with non proportionale random sampling technique. (178). Univariate analysis using frequency distribution, bivariate analysis using cross tabulations, chi square while multivariate analysis using multiple logistic regression. The results showed most respondents have a perception of the quality of the learning process dimension of reliability (57.86%), responsiveness (50%), certainty (67.41%), empathy (50.56) either. But in terms of the dimensions of the form (55.05%) said that good, student satisfaction (60.11%) either. Bivariate analysis showed a significant relationship between reliability (p = 0.001), responsiveness (p = 0.001), certainty (p = 0.006), empathy (p = 0.002), being (p = 0.0001) with student satisfaction. Multivariate results show that the perception of the quality dimensions of a form that has the most impact on satisfaction mahasiswa.Direkomendasikan at Widya STIKES Husada to improve the quality of the learning process of the five aspects of quality dimensions, especially in the aspects of physical form. be spacious room, cleanliness, completeness laboratory equipment, neatness classrooms and laboratories, and the coolness of the room. Keywords: student satisfaction, the learning process, the quality of learning
GAMBARAN PENINGKATAN STRATA POSYANDU RW XII KELURAHAN KALIPANCUR KECAMATAN NGALIYAN SEMARANG E, Ambar Dwi; Yati, Rina; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.107 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i1.66

Abstract

Posyandu adalah suatu wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat dari Keluarga Berencana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga berencana yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini.Tujuan posyandu adalah Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu ( ibu Hamil, melahirkan dan nifas). Karena dalam kegiatan posyandu dapat ditemukan kejadian ? kejadian luar biasa yang berkontribusi terhadap? kesakitan dan akhirnya angka kematian.Cakuan kehadiran peserta posyandu RW XII Kelurahan Kalipancur masih rendah yaitu 28 ? 35 % dan belum ada program tambahan posyandu sehingga dapat dikatakan strata posyandu di RX II Kelurahan Kalipancur masih dikatakan Pratama.Untuk meningkatkan strata strata posyandu di RW XII Kelurahan Kalipancur dari pratama menjadi Madya dengan cara meningkatkan cakupan kedatangan peserta posyandu balita di RW XII Kelurahan Kalipancur dan melatih kader tentang program tambahan posyandu yang disepakati.Kata Kunci: Posyandu, stara
IbiKK Jasa Pengantaran ASI dan Tempat Penitipan Anak Widya Husada Erawati, Ambar Dwi; Yati, Rina; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.566 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v5i2.95

Abstract

IbiKK Jasa Pengantaran ASI dan TPA STIKES Widya Husada berada di sebuah rumah yang ada di depan kampus STIKES Widya Husada? Jl. Subali Utara no 4 Kegiatan tersebut diresmikan pada tanggal 10 Juni 2014. Rumah tersebut merupakan rumah yang kami kontrak untuk kegiatan tersebut. Kegiatannya berupa penerimaan Jasa Pengantaran ASI dan Tempat Penitipan Anak. Kegiatan tersebut sementara memiliki 1 pengasuh. Mengingat kegiatan tersebut baru berjalan tiga bulan sehingga belum mempunyai konsumen tetap. Sementara konsumen berasal dari dosen STIKES Widya Husada yang sifatnya hanya sementara. Kegiatan yang sudah dilaksanakan untuk kelancaran tersebut adalah Pembelanjaan barang perlengkapan yang kami gunakan untukkebutuhan dan oprasional harian kegiatan tersebut. Peresmian kegiatan dimana peresmian mengundang karyawan di lingkungan STIKES Widya Husada dan para Ketua RW di Wilayah Kegiatan tersebut.? Pemasaran yang kami lakukan dengan memasarkan di lingkungan STIKES Widya Husada, dilingkungan Kelurahan Krapyak dan memasang 1 MMT.Kata Kunci : IbiKK, Jasa Pengantaran ASI, TPA
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG METODE KONTRASEPSI PRIA DAN SIKAP TERHADAP PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI PRIA PADA PRIA PASANGAN USIA SUBUR DI KELURAHAN JABUNGAN KECAMATAN BANYUMANIK Sulistyowati, I.; Wahyuning, S.; Janah, N.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.11 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v4i1.82

Abstract

Sejak dahulu wanita selalu dijadikan objek dalam penggunaan alat-alat kontrasepsi baik berupa pil, suntik maupun Medis Operasi Wanita (MOW). Seiring dengan perkembangan zaman, kini mulai tersedia alat kontrasepsi pria berupa kondom dan vasektomi atau Medis Operasi Pria (MOP). Di Kelurahan Jabungan sendiri jumlah pasangan usia subur pada tahun 2012 berjumlah 678 orang, sedangkan peserta aktif KB 512 orang. Dari seluruh peserta KB pria yang ada, pria PUS yang menggunakan KB Kondom ada 106 orang dan MOP tidak ada yang menggunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang metode kontrasepsi pria dan sikap terhadap penggunaan metode kontrasepsi pria pada pria pasangan usia subur di Kelurahan Jabungan Kecamatan Banyumanik.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Responden dalam penelitian ini adalah pria PUS di Kelurahan Jabungan dengan sampel 87 orang pria PUS. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket, Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner dan menggunakan analisa univariat.Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa mayoritas pengetahuan pria PUS tentang metode kontrasepsi pria adalah cukup yaitu sebanyak 40 pria PUS (46%) dan sikap negatif yaitu 71 pria PUS (81,6 %). Dan diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian lebih lanjut terkait tentang Metode Kontrasepsi Pria.Kata kunci : pengetahuan, sikap, penggunaan metode kontrasepsi pria
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) OLEH BIDAN DI KABUPATEN BATANG Yati, Rina; Erawati, Ambar Dwi; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.485 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v5i2.96

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sampai saat ini masih tinggi, dan ini merupakan suatu masalah kesehatan yang sampai saat ini belum dapat diatasi secara tuntas, berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)2009 AKI di Indonesia adalah 227 per 100.000 Kelahiran Hidup.? Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah tahun 2011 AKI di Jawa Tengah adalah 116,01 per 100.000 Kelahiran Hidup. Angka Kematian Ibu di Kabupaten Batang tiga tahun terakhir terus meningkat, angkanya masih berada diatas rata rata Jawa Tengah dan target MDG,s. Kematian ibu biasanya terjadi karena tidak mempunyai akses kepelayanan kesehatan ibu yang berkualitas terutama pelayanan kegawat daruratan tepat waktu. Persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan baru mencapai 55,4%. Keadaan seperti ini banyak terjadi disebabkan kendala biaya sehingga diperlukan upaya pemerintah berupa program Jampersal . di Kabupaten Batang program Jampersal program jampersal dimulai sejak tahun 2011, bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan Jampersal. Namun sebagai program yang masih baru, pelaksanaan Jampersal tidak lepas dari berbagai kekurangan yang perlu dibenahi. Sehingga diperlukan evaluasi? pelaksanaan program Jaminan Persalinan (Jampersal) oleh bidan di Kabupaten Batang Tujuan? penelitian ini adalah agar hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan evaluasi program dan referensi dalam pengambilan keputusan untuk penyempurnaan pelaksanaan program jampersal di Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. Target khusus dari penelitian ini adalah didapatkanya gambaran motivasi bidan dalam melaksanakan program jampersal, pelayanan jampersal yang idberikan oelh bidan dan cakupan pelayanan jampersal oleh bidan di Kabupaten Batang.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam . Subyek penelitian adalah sebanyak 24 orang yang diambil secara purposive. Informan utama adalah bidan dan informan triangulasi kepala seksi KIA, Kepala Puskesmas, Bidan Koordinator dan ibu yang mendapatkan pelayanan jampersal . Data diolah dengan? content anaysis. Motivasi bidan dari faktor internal : karena membantu proses persalinan ibu, menolong agar ibu bersalin kefasilitas kesehatan, faktor eksternal karena program pemerintah dan sudah ditugaskan agar bidan melaksanakan program jampersal, meningkatkan cakupan KIA dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pelayanan jampersal yang diberikan oleh bidan adalah periksa kehamilan 4 kali, persalinan, rujukan kadang tidk mengurus klaim, nifas 2 -3 kali, pelayanan KB susah dilaksanakan karena harus nunggu 40 hari, sedangkan ibu nifas belum selapan belum boleh keluar rumah. Cakupan pelayanan KIA dengan program jampersal meningkat semua, yang tidak meningkat disebabkan karena ibu pindah wilayah, dan mutasi bidan sehingga tidak ada serah terima dari bidan lama. Saran kepada bidan agar? memberikan informasi program jampersal kepada ibu hamil dan keluarga dan menjelaskan apa saja yang didapatkan agar masyarakat tidak menganngap gratis tetapi masih ada pengutan. Kata Kunci : Evaluasi, Jampersal, BidanAngka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sampai saat ini masih tinggi, dan ini merupakan suatu masalah kesehatan yang sampai saat ini belum dapat diatasi secara tuntas, berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)2009 AKI di Indonesia adalah 227 per 100.000 Kelahiran Hidup.? Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah tahun 2011 AKI di Jawa Tengah adalah 116,01 per 100.000 Kelahiran Hidup. Angka Kematian Ibu di Kabupaten Batang tiga tahun terakhir terus meningkat, angkanya masih berada diatas rata rata Jawa Tengah dan target MDG,s. Kematian ibu biasanya terjadi karena tidak mempunyai akses kepelayanan kesehatan ibu yang berkualitas terutama pelayanan kegawat daruratan tepat waktu. Persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan baru mencapai 55,4%. Keadaan seperti ini banyak terjadi disebabkan kendala biaya sehingga diperlukan upaya pemerintah berupa program Jampersal . di Kabupaten Batang program Jampersal program jampersal dimulai sejak tahun 2011, bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan Jampersal. Namun sebagai program yang masih baru, pelaksanaan Jampersal tidak lepas dari berbagai kekurangan yang perlu dibenahi. Sehingga diperlukan evaluasi? pelaksanaan program Jaminan Persalinan (Jampersal) oleh bidan di Kabupaten Batang Tujuan? penelitian ini adalah agar hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan evaluasi program dan referensi dalam pengambilan keputusan untuk penyempurnaan pelaksanaan program jampersal di Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. Target khusus dari penelitian ini adalah didapatkanya gambaran motivasi bidan dalam melaksanakan program jampersal, pelayanan jampersal yang idberikan oelh bidan dan cakupan pelayanan jampersal oleh bidan di Kabupaten Batang.ISSN 20868510?Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam . Subyek penelitian adalah sebanyak 24 orang yang diambil secara purposive. Informan utama adalah bidan dan informan triangulasi kepala seksi KIA, Kepala Puskesmas, Bidan Koordinator dan ibu yang mendapatkan pelayanan jampersal . Data diolah dengan? content anaysis. Motivasi bidan dari faktor internal : karena membantu proses persalinan ibu, menolong agar ibu bersalin kefasilitas kesehatan, faktor eksternal karena program pemerintah dan sudah ditugaskan agar bidan melaksanakan program jampersal, meningkatkan cakupan KIA dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pelayanan jampersal yang diberikan oleh bidan adalah periksa kehamilan 4 kali, persalinan, rujukan kadang tidk mengurus klaim, nifas 2 -3 kali, pelayanan KB susah dilaksanakan karena harus nunggu 40 hari, sedangkan ibu nifas belum selapan belum boleh keluar rumah. Cakupan pelayanan KIA dengan program jampersal meningkat semua, yang tidak meningkat disebabkan karena ibu pindah wilayah, dan mutasi bidan sehingga tidak ada serah terima dari bidan lama. Saran kepada bidan agar? memberikan informasi program jampersal kepada ibu hamil dan keluarga dan menjelaskan apa saja yang didapatkan agar masyarakat tidak menganngap gratis tetapi masih ada pengutan. Kata Kunci : Evaluasi, Jampersal, Bidan
PELAKSANAAN PENGASUHAN BALITA PENGANTARAN ASI DI TPA (TEMPAT PENITIPAN ANAK ) DAN JASA PENGANTARAN ASI Dwi Erawati, Ambar; yati, Rina; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.366 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v7i2.8

Abstract

TPA dan Jasa Antaran ASI Widya Husada berdiri semenjak tahun 2014 dengan dana dari Dikti. Penggunaan jasa dalam penitipan anak di TPA Widya Husada rata ? rata 9 anak dalam satu hari dan penggunaan jasa pengantaran ASI di Jasa Antaran ASI Widya Husada belum ada pelanggan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan TPA dan Jasa Antaran ASI Widya Husada dan sebagai bahan evaluasi kegiatan. Penelitan ini adalah kualitatif dengan Obyek penelitian ini adalah Pelaksanaan kegiatan TPA dan Jasa Antaran ASI Widya Husada. Pelaksanaan pengasuhan di TPA Widya Husada hanya memberikan pengasuhan saja tiadak ada unsur pendidikan. Pengasuhan pada TPA Widya Husada berjenis fullday karena pengasuhan dimulai pada pukul07. 00 hingga pukul 16.00 Faktor pendukung TPA dan Jasa Antaran ASI Widya Husada adalah letak, harga, pengasuh, kebersihan. Faktor penghambat TPA dan Jasa Antaran ASI Widya Husada adalah Fasilitas, Media sosial. Kata Kunci : Jasa Pengantaran ASI, TPA
HUBUNGAN FREKUENSI MENONTON VIDEO POSISI PERSALINAN DENGAN PILIHAN POSISI MENERAN PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS PONED KABUPATEN SEMARANG Yati, Rina; Erawati, Ambar Dwi; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v10i1.206

Abstract

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah  tahun 2015 AKI di Jawa Tengah adalah 111,16 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini jauh dari target  MDG,s (Millenium Development Goals), yaitu AKI pada tahun 2015, 102 per 100.000 kelahiran  hidup. Sebagian besar kematian ibu disebabkan oleh penyebab langsung, yaitu hipertensi dalam kehamilan (28%), perdarahan (13%), infeksi (2%) dan lain lain sebesar (57%). Robekan perineum  dapat mengakibatkan perdarahan pada ibu bersalin,  dan setelah dilakukan penjahitan perineum apabila perawatan masa nifas tidak adekuat dapat mengakibatkan infeksi pada perineum dan bahkan sampai infeksi panggul. (Balitbang Kemenkes RI, Riskesdas, 2013). Robekan perineum dapat dicegah dengan memberikan pengetahuan kesehatan kepada ibu bersalin mengenai posisi mengejan yang benar, dan teknik relaksasi selama persalinan. Selama ini pemberian pengetahuan kepada ibu bersalin hanya lisan,  sehingga tingkat pemahaman ibu menjadi belum optimal. Sehingga diperlukan adanya alternative lain dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu bersalin. Seperti penggunan media video posisi persalinan dan teknik relaksasi selama proses persalinan. Tujuan jangka panjang  penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan frekuensi menonton video posisi persalinan dengan rupture perineum pada ibu bersalin. Target khusus dari penelitian ini adalah dihasilkannya  video posisi persalinan.Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan survey analitik. Penelitian ini dilakukan pada Mei 2017 di Puskesmas PONED Kabupaten Semarang dengan populasi seluruh ibu 27.dan seluruhnya menjadi sempel penelitian.  Variabel bebas penelitian adalah frekuensi menonton video posisi persalinan  dan variabel terikat penelitian adalah rupture perineum ibu bersalin Hasil uji korelasi spearman rank  menunjukkan  ada hubungan yang bermakna antara frekuensi menonton video posisi mengejan selama persalinan dengan posisi mengejan pada ibu bersalin di puskesmas PONED  wilayah  Kabupaten Semarang ( p = 0,035 dan nilai r = 0,408).Saran bagi tenaga kesehatan untuk mengembangkan media promosi bagi ibu hamil bersalin dan nifas agar pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap kehamilan persalinan dan nifas meningkat sehingga angka kesakitan dan kematian menurunKata Kunci : Video, Posisi Persalinan, Ibu bersalin AbstrackPerineal tears can be prevented by providing maternal health knowledge about the correct pushing position, and relaxation techniques during labor. So far, the provision of knowledge to mothers has only been oral, so that the level of understanding of mothers has not been optimal. So that other alternatives are needed in providing health education to maternity. Such as the use of video media in the position of labor and relaxation techniques during laborThe aim of this study was to determine the relationship between the frequency of watching the position of labor videos with perineal rupture in maternityThis type of research is observational with an analytical survey approach. This study was conducted in May 2017 at PONED Community Health Center Semarang Regency with a population of all 27 mothers and all of them became research samples. The independent variable of the study was the frequency of watching the position of labor videos and the dependent variable of the study was maternal perineal rupture. The results of the Spearman rank correlation test showed a significant correlation between the frequency of watching video straining positions during labor with maternal positions at PONED Puskesmas Semarang Regency (p = 0.035 and the value of r = 0.408)Suggestions for health workers to develop promotional media for pregnant and postpartum pregnant women so that the knowledge, attitudes and behaviors of mothers regarding pregnancy and childbirth increase so that the morbidity and mortality rates decreas Keywords: Video, Position of Labor, Maternity
HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN PRE – EKLAMSI PADA IBU HAMIL DI RSUD KODYA SEMARANGTAHUN 2008 yati, Rina; Wahyuning, Sri; yunah, Tar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.92 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.26

Abstract

Mortality of high pregnant mother in Indonesia, one of it`s cause is pre eklamsi. Pre-Eklamsi there is relation with age, in RSUD Kodya Semarang of year 2008 there are 40 mother of pregnancy experiencing of Pre-Eklamsi. Intention of this research to know relation/link of age of mother with occurence of Pre-Eklamsi of at pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.Method used by is study of correlation with approach of study restropektif. Population as much 40 people. Sample used by is totalizeing to from other side. use of Data use data of sekunder by filling cek-list. Analyse relation/link 2 variable use chi-square with level of significan 5 %.Result of research show most mother of pregnancy experiencing of pre-eklamsi of group of age which have risk < 20 and > 35 year ) as much 22 responder ( 55 ) and pursuant to test of stastitic of where counting/calculating = 47,763 > tables of = 3,841, by level is signifikan 5% and dk = 1, Value of correlation coefficient show Is ha accepted and Ho refused. Becoming there is relation/link of age of mother with occurence of pre-eklamsi of pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.?Keyword : Mother Age, pre-eklamsi
HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN PRE – EKLAMSI PADA IBU HAMIL DI RSUD KODYA SEMARANG TAHUN 2008 yati, Rina; Wahyuning, Sri; yunah, Tar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.536 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i1.17

Abstract

Mortality of high pregnant mother in Indonesia, one of it`s cause is pre eklamsi. Pre-Eklamsi there is relation with age, in RSUD Kodya Semarang of year 2008 there are 40 mother of pregnancy experiencing of Pre-Eklamsi. Intention of this research to know relation/link of age of mother with occurence of Pre-Eklamsi of at pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.?Method used by is study of correlation with approach of study restropektif. Population as much 40 people. Sample used by is totalizeing to from other side. use of Data use data of sekunder by filling cek-list. Analyse relation/link 2 variable use chi-square with level of significan 5 %.Result of research show most mother of pregnancy experiencing of pre-eklamsi of group of age which have risk < 20 and > 35 year ) as much 22 responder ( 55 ) and pursuant to test of stastitic of where counting/calculating = 47,763 > tables of = 3,841, by level is signifikan 5% and dk = 1, Value of correlation coefficient show Is ha accepted and Ho refused. Becoming there is relation/link of age of mother with occurence of pre-eklamsi of pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.Keywords : Mother Age, pre-eklamsi