Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategic Approach to the Development of Cultural Tourism Potential in Penataran Village, Blitar Regency: Pendekatan Strategis terhadap Pengembangan Potensi Wisata Budaya Desa Penataran, Kabupaten Blitar Novita Sari, Diah Ayu; Badriani, Ririn Endah; Revana, Dano Quinta
MATRAPOLIS: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism activities have become an essential need for modern society living amidst the hustle and bustle of daily life. In Indonesia, the tourism sector has been designated as one of the national development priority programs. Priyanto (2016) stated that tourism has now become a growing trend within society. This trend shift is marked by a transition from conventional tourism to special interest tourism, such as culture-based tourism villages. One example is Penataran Village, which, according to Article 45 of Regional Regulation (PERDA) No. 5 of 2013 on the Spatial Plan (RTRW) of Blitar Regency, is designated as a cultural and scientific tourism area. However, Ardian (2018) highlighted that the quality of tourism development in Blitar Regency remains suboptimal. The issues include a lack of supporting infrastructure, low human resource capacity in the tourism sector, limited facilities, weak community awareness of the importance of tourism, and inadequate promotion efforts. These factors have led to stagnation in the development of several tourist destinations. This is also reflected in the Strategic Plan (RENSTRA) of the Blitar Regency Office of Tourism, Culture, Youth, and Sports for the years 2016–2021, which states that efforts in cultural preservation and development have yet to be fully optimized. This research is intended to identify the components and characteristics of cultural tourism in Penataran Village, as well as to formulate development strategies suited to the existing conditions. A qualitative data analysis approach is used to identify tourism characteristics, while the SWOT analysis method is applied to formulate development strategies. The research findings resulted in four key strategies: (1) Utilizing tourism potential through government-initiated programs to attract visitors; (2) Providing accommodation areas and souvenir centers near the tourist site to enhance the local economy; (3) Supervising and maintaining existing facilities; and (4) Positioning Penataran’s cultural tourism area as an educational destination offering historical and cultural values.
Batik Jetis as a Local Wisdom Market Concept in Porong Market, Sidoarjo Regency Ni'mah, Meilinda Zahrotun; Graha, I Made Satya; Revana, Dano Quinta
Jurnal Planologi Vol 22, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v22i2.45359

Abstract

The Type A traditional market in Porong Subdistrict, Sidoarjo Regency, still has facilities that do not meet standards, such as limited parking areas, unseparated entry and exit points, non-functional reweighing stations and security posts, and a lack of basic fascilities such as toilets, hand washing stations, and trash bins. This condition does not align with the provisions of Ministry of Home Affairs Regulation No. 21 of 2021 and SNI 8152:2021, which require the presence of various supporting facilities such as an administrative office, breastfeeding rooms, health rooms, places of worship, fire suppression systems, and waste and clean water treatment facilities. This study aims to evaluate the condition of market facilities based on these two regulations and formulate a restructuring strategy to improve market quality. The method used is quantitative descriptive with an Importance Performance Analysis (IPA) approach, involving 96 market visitor respondents. The results show that six sub-variables fall under the High Priority category: parking area, toilets, handwashing stations, trash bins, security posts, and vehicle access. These findings serve as the basis for formulating a market revitalization plan rooted in local wisdom, integrating the cultural elements of Batik Jetis as the regional identity. This study is expected to contribute to socio-cultural urban planning through a traditional market revitalization model that not only improves facility quality but also supports the preservation of local culture and promotes economic growth for the community in Sidoarjo Regency.
Sebaran Kondisi Permukiman Kumuh di Kawasan Kumuh Suwung Kota Denpasar Graha, I Made Satya; Pradayani, Santi; Gayatri, Trisna; Revana, Dano Quinta; Prasetiyo, Prasetiyo
Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/natapalemahan.v2i1.6275

Abstract

Permukiman kumuh merupakan isu dunia dan masuk dalam SDG’s. Permukiman kumuh sering muncul di perkotaan dan Kota Denpasar telah menerbitkan SK Permukiman Kumuh, namun belum disertakan dengan lampiran peta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik permukiman kumuh di Kawasan Kumuh Suwung dan memetakan sebarannya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan parameter Permen PUPR No. 14/PRT/M/2018. Data survei kemudian dianalisis dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan dideskripsikan untuk mengetahui sebaran kondisi kekumuhan. Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik permukiman kumuh Suwung merupakan bantaran TPA dengan tingkat kekumuhan sedang. Aktivitas pergudangan/pengepul barang bekas menjadi aktivitas dominan di Kawasan Kumuh Suwung. Sebaran jalan dan drainase yang tidak standar kecenderungan berada di area permukiman.
Rancangan Pedestrian Area Kawasan Kampus Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember (Studi Kasus : Jl. Jawa, Jl. Kalimantan, Jl. Mastrip dan Jl. Riau: Design Of Pedestrian Area Campus Area Sumbersari District, Jember Regency (Case Study : Jl. Jawa, Jl. Kalimantan, Jl. Mastrip, Jl Riau) Bahanan, Zakaria; Sulistyono, Sonya; Revana, Dano Quinta
MATRAPOLIS: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/matrapolis.v4i2.35169

Abstract

Pedestrian di area kampus lambat laun mengalami perubahan fungsi, yang saat ini menjadi fungsi lain, seperti contoh fungsi perdagangan serta sebagai fungsi area kosong yang belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Berdasarkan pengamatan secara eksisting didapatkan juga beberapa titik lokasi pedestrian yang tidak sesuai dengan fungsi yang seharusnya, seperti di area jalan jawa dan jalan kalimantan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan desain pengembangan pedestrian. Dalam proses penelitian dilakukan terhadap 100 responden, hasil data resonden selanjutnya diolah menggunakan analisis IPA dan Triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedestrian di area kampus masih banyak ditemukan permasalahan yang ada. Hasil permasalahan pada kawasan pedestrian meliputi lampu penerangan yang rusah, tidak terdapat jalur difabel pada beberapa titik dan masih banyak lagi. Berdasarkan hasil IPA didapatkan variabel prioritas penanganan meliputi meliputi Ketersediaan jalur difabel, desain atau langgam pedestrian, ketersediaan penerangan pedestrian/jalan, tempat sampah, vegetasi, dan ketersediaan rambu. Atas dasar tersebut diterapkan konsep walkability untuk pedestrian.
Menuju Era Digital : Pelatihan E-Commerce untuk Pengembangan UMKM Masyarakat Desa Tanjung Glugur Rudianto Rudianto; Soetriono Soetriono; Dano Quinta Revana; Cantika Almaz Fildzah; I Made Satya Graha
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v1i2.6544

Abstract

Desa Tanjung Glugur memiliki banyak UMKM namun, pemasaran produk yang dilakukan belum maksimal yaitu hanya dipasarkan di wilayah sekitar saja. Peningkatan penjualan dapat diraih dengan peningkatan wilayah pemasaran melalui media online untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk mendorong masyarakat agar menjadi lebih kreatif, aktif dan produktif serta dapat meningkatkan pemasaran produk UMKM yang ada di Desa Tanjung Glugur. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mengembangkan pemasaran produk UMKM melalui media online. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan pelatihan pengelolaan akun E–Commerce pada pelaku UMKM untuk mengembangkan pemasaran produk. Hasil dari program pelatihan pengelolaan akun E–Commerce yaitu peningkatan pemasaran produk melalui promosi di E–Commerce Shopee sehingga meningkatkan perekonomian dan pemasaran online di Desa Tanjung Glugur dan pelaku UMKM memahami pemasaran secara online atau digital marketing. Tanjung Glugur village has several UMKM however, the product marketing is still not optimal, it is only marketed in the surrounding area. Increased sales can be achieved by increasing marketing areas through online media to reach a wider market. Community service activities are carried out with the aim of encouraging the community to be more creative, active and productive and to be able to increase the marketing of UMKM products in Tanjung Glugur Village. One of the efforts to develop UMKM product marketing is through online media. The method used is socialization and E-Commerce account management training for UMKM actors to develop product marketing. The result of the E-Commerce account management training program is increased marketing products through promotions at Shopee E-Commerce so as to improve the economy and online marketing in Tanjung Glugur Village and UMKM understand online marketing or digital marketing