Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) BERKELANJUTAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBELAN SAMPIT PONTIANAK Nurul Jamil; Nurul Hidayah; Nisma Nisma
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan program pemerintah Indonesia yang telah lama digalakkan, namun penerapannya masih menghadapi berbagai kendala. Puskesmas Tambelan Sampit, Kota Pontianak, yang berada di wilayah padat penduduk dengan dominasi kawasan tepian Sungai Kapuas, menjadi salah satu lokasi dengan temuan awal bahwa sebagian masyarakat belum sepenuhnya menerapkan indikator PHBS, terutama terkait konsumsi buah dan sayur, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta perilaku merokok di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai PHBS melalui program edukasi kesehatan yang terarah dan berkesinambungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan menggabungkan edukatif dan persuasif, dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Sampel penelitian berjumlah 36 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi, yaitu mampu berbahasa Indonesia dengan baik, sehat secara fisik dan mental, serta menyatakan kesediaannya untuk mengikuti edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan responden dari 68% menjadi 82%, serta peningkatan rata-rata sikap dari 68% menjadi 83%. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan yang berkelanjutan dapat berkontribusi signifikan dalam peningkatan penerapan PHBS di masyarakat.
INOVASI EDUKASI KESEHATAN IBU HAMIL: PENDAMPINGAN KADER BERBASIS MODEL SMEERI MELALUI JINGLE EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN Nisma Nisma; Nurul Jamil; Nurul Hidayah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan ibu hamil mencerminkan kualitas sistem kesehatan suatu bangsa. Rendahnya pengetahuan ibu hamil dan keluarga terhadap tanda bahaya kehamilan menjadi tantangan utama yang membutuhkan solusi edukatif, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan melalui penerapan Model Self-Management Education for Pregnancy Risk (SMEERI) dengan media jingle edukatif sebagai sarana pembelajaran yang menarik, sederhana, dan mudah diingat. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Telok Pakkedai, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan melibatkan 15 kader kesehatan sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan dan evaluasi pengetahuan kader melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukan nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 93% pada post-test. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas media jingle edukatif dalam memperkuat pengetahuan kader kesehatan.
PENINGKATAN KESADARAN SPIRITUAL DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DI RUMAH SAKIT X PONTIANAK Nurul Jamil; Nurul Hidayah; Nisma Nisma
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan kualitas hidup pasien rawat inap di Rumah Sakit X Pontianak sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan holistik berbasis nilai-nilai Islami. Program ini dilaksanakan melalui penyuluhan, pendampingan spiritual, dan praktik teknik relaksasi religius yang dirancang untuk membantu pasien memahami, mengenali, serta memenuhi kebutuhan spiritual mereka selama menjalani perawatan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi melalui audiovisual. Proses Pengabdian melibatkan 14 pasien rawat inap dengan masalah penyakit terminal Gagal Ginjal Kronis (GGK). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat kesadaran spiritual pasien setelah mengikuti program. Seluruh peserta mencapai kategori kesadaran spiritual baik hingga tinggi pada evaluasi akhir yang sebelumnya didominasi oleh kategori sedang dan rendah. Peningkatan ini juga tercermin pada respons pasien yang melaporkan perasaan lebih tenang, peningkatan coping religius, serta motivasi penyembuhan yang lebih baik. Rekomendasi selanjutnya adalah pengintegrasian kegiatan pendampingan spiritual secara berkelanjutan dalam standar pelayanan keperawatan dan proses asuhan keperawatan serta pengembangan sistem edukasi yang lebih komprehensif.
Digital Mental Health Innovation: Effectiveness of Qolbu Care App in Reducing Anxiety and Improving Resilience among Adolescents in Disaster-Prone Areas Nurul Hidayah; Florensa; Nisma; Muhammad Luthfi; Yogasliana Fathudin
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.7944

Abstract

High levels of anxiety and low resilience remain common psychological challenges faced by individuals in coping with life stressors. Technology-based approaches, such as mental health applications, offer innovative and easily accessible solutions, yet remain under-researched in Indonesia.  This study aims to analyze the Qolbu Care application’s effectiveness on respondents' anxiety and resilience levels. The research employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach involving 90 respondents. The intervention was administered over eight weeks using the Qolbu Care application. Standardized anxiety and resilience questionnaires were used as research instruments. Data were analyzed using a paired t-test. The analysis revealed a statistically significant reduction in anxiety levels (mean = –16.45; SD = 8.12; SE = 1.05; p = 0.0001), as well as a statistically significant increase in resilience (mean = 11.40; SD = 6.85; SE = 0.98; p = 0.0001). The Qolbu Care application has proven effective in reducing anxiety and enhancing resilience among respondents. These findings affirm that digital-based interventions can be an innovative alternative for psychosocial support within nursing practice.
Pengaruh Edukasi Buku Saku Terhadap Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Tentang Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Gang Sehat Muhammad Riski Abdullah; Nurul Hidayah; Nisma
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v7i1.322

Abstract

Background: Dengue fever (DHF) is an endemic disease that creates a high mortality rate and is often considered an extraordinary event. In 2023, Indonesia recorded more than 143,000 cases of DHF and ranked the highest in Southeast Asia. One of the main causes of the high number of DHF cases is the low knowledge of the community regarding its prevention and management. This study aimed to determine the effect of education through a pocket book on housewives' knowledge about DHF. Methods: The study used a quasi-experimental one group pretest-posttest design with 17 housewives selected through total sampling. Results: The pretest results showed that most respondents had poor knowledge of dengue (82.4%), while 17.6% had moderate knowledge. After education through the pocket book, the posttest results showed an improvement, with 88.2% of respondents reaching a good level of knowledge and 11.8% in the moderate category. This finding proves that the pocket book is effective in improving respondents' knowledge about DHF. Statistical analysis using the Wilcoxon test showed a p value <0.05, indicating a positive effect of education through the pocket book. Conclusion: The conclusion of this study shows that the pocket book as an educational media is effective in increasing housewives' knowledge about DHF. It is recommended that the pocket book be used more widely in public health education programs to reduce the incidence of DHF.
Pengembangan Aplikasi Digital ‘SiJiwaCare’ untuk Meningkatkan Kapasitas Kader Kesehatan dan Perawat dalam Recovery serta Deteksi Dini Gangguan Jiwa di Masyarakat Nurul Hidayah; Florensa; Nisma
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.396

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia memerlukan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan, namun kapasitas kader dan perawat dalam deteksi dini serta dukungan pemulihan masih terbatas. Aplikasi SiJiwaCare dikembangkan untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kesehatan komunitas. Tujuan: Menilai efektivitas aplikasi SiJiwaCare dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan perawat terkait deteksi dini serta dukungan pemulihan penyintas skizofrenia. Metode: Penelitian menggunakan mixed method desain sequential exploratory. Tahap kualitatif dilakukan melalui FGD untuk menggali kebutuhan dan keberterimaan aplikasi. Tahap kuantitatif menggunakan desain one group pre-test post-test pada 22 responden (2 perawat dan 20 kader). Instrumen meliputi kuesioner pengetahuan, lembar observasi keterampilan, dan System Usability Scale (SUS). Analisis kuantitatif menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan korelasi Spearman, sedangkan kualitatif dengan analisis tematik. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan (p=0,001) dan keterampilan (p=0,001). Korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif sedang antara peningkatan pengetahuan dan keterampilan (ρ=0,46; p=0,028) Nilai SUS 78 menunjukkan aplikasi berkategori baik dan mudah digunakan. Data kualitatif mendukung manfaat dan keberterimaan aplikasi di komunitas. Kesimpulan: SiJiwaCare efektif meningkatkan kapasitas kader dan perawat dalam deteksi dini dan dukungan pemulihan penyintas skizofrenia dan disarankan pengembangan fitur offline dan perluasan implementasi.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang terhadap Perkembangan Anak Usia di Bawah Dua Tahun Meta Aldila Listiya; Nisma Nisma; Popy Popy
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.430

Abstract

Background: Children under two years old are in a golden age, a time of rapid development. Efforts to achieve optimal development must be balanced with optimal growth and developmental stimulation. However, many mothers still do not know how to stimulate growth and development in children. The role of a mother in providing stimulation to children has a significant influence, so it’s very importand to have a good knownledge to encourage children growth optimally. Objective: The purpose of this study was to analyze the relationship between maternal knowledge about growth and development with the developmental status of children under two years old. Method: The study design used a cross-sectional. The study was conducted at the Banjar Serasan Community Health Center with a sample of 77 mothers who had children under two years old selected accidental sampling with the inclusion criteria of this study, namely with the inclusion criteria of mothers who had children aged 0-24 months, mothers who attended posyandu activities and were willing to be respondents, while the exclusion criteria were mothers with children with special needs. Data collection used research instruments consisting of a maternal knowledge questionnaire and KPSP. Result: The results of statistical tests using the Spearman Rank test showed that there was a positive relationship between maternal knowledge about growth and development stimulation and the development of children under two years of age with a p value of 0.010 (p<0.05) and a correlation coefficient (R) of 0.292. Conclusion: There was a significant relationship between maternal knowledge and the development of children under two years old.