Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Evaluasi Performa Panel Surya Terintegrasi Bangunan berdasarkan Standar Greenship: Menuju Bangunan Sekolah Net Zero Energi Susan, Susan; Wardhani, Dyah Kusuma; Ariyanto, Yusuf; Wonohadidjojo, Daniel Martomanggolo; Harianto, Eric
EMARA: Indonesian Journal of Architecture Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 (2022): EIJA August-October edition
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/eija.v8i1.1442

Abstract

generated from a variety of sources, both renewable and nonrenewable. Switching from nonrenewable to renewable energy sources is one of many strategies that can be used to achieve net-zero buildings. In Indonesia, this strategy is very feasible due to its abundant renewable energy resources, particularly solar energy. This research presents a school building as the proposed case. The school, SCK Citra Garden, is chosen as the pilot project due to its access to solar radiation and its minimum shading conditions. Using Helioscope software, BIPV modelling was simulated on its roof, and the electrical energy output from BIPV was calculated. The substitution percentages of BIPV energy output for conventional electrical energy consumed by the building were then measured. This percentage was compared to the National Energy Mix target and Greenhouse Gas Standard to assess its performance towards net-zero school buildings. The result shows that BIPV has a good performance. Even though the substitution percentage is still below the national energy mix target, it exceeds the greenhouse gas standard target for on-site renewable energy tools.
Pendalaman Healing architecture pada Perancangan Resort melalui Aspek Alam, Indera dan Psikologi Chandradinata, Philbert; Wardhani, Dyah Kusuma
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.4884

Abstract

Saat ini, masyarakat dituntut untuk menyesuaikan diri di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang sangat cepat. Hal ini dapat berdampak bagi kesehatan dan psikologi seseorang, yang mana dapat menyebabkan stres sebab tekanan hidup dan pekerjaan yang dimiliki. Secara tidak langsung, hal ini berpengaruh pada kebutuhan masyarakat terkait bangunan dan hunian. Desain yang diharapkan bukan lagi sekedar desain pada umumnya, tetapi dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi penggunanya agar pengguna bangunan dapat lebih santai dan lebih menikmati keadaan sekitarnya, yaitu melalui healing architecture yang memperhatikan tiga aspek desain, yakni alam, indera manusia, dan psikologi. Ketiga aspek tersebut nantinya akan diterapkan dalam proyek perancangan resort yang dikerjakan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam perancangan ini adalah menciptakan desain resort dengan pendekatan healing architecture yang mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan pengunjung dan pemilik dengan mempertimbangkan kondisi site yang ada. Metode perancangan yang digunakan akan menggunakan proses desain yang dikemukakan oleh Phillip Plowright yang dipadukan dengan metode problem seeking oleh Donna P. Duerk, sehingga menghasilkan tahap-tahapan yakni problem identification, problem exploration, problem redefinition, dan problem statement. Melalui penelitian yang dilakukan, menghasilkan kesimpulan bahwa penerapan healing architecture pada desain, untuk memenuhi aspek alam diwujudkan dengan penerapan taman dengan jenis restorative garden, untuk memenuhi aspek indera manusia diwujudkan dengan memanjakkan indera penglihatan, pendengaran, penciuman, dll. Sedangkan untuk aspek psikologi diwujudkan melalui penerapan dan pemilihan sirkulasi dan organisasi ruang yang mudah diakses dan memberikan kesan luas dan nyaman.