Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X OTOMOTIF DI SMK NEGERI 2 PAGUYAMAN Wahyudin Ws. Harunja Wahyudin; Jamal Darussalam Giu; Monica Pratiwi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v12i2.89

Abstract

Pembelajaran konvensional membuat siswa kurang antusias, sehingga motivasi dan hasil belajar siswa menurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan media Wordwall untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas X Otomotif di SMK Negeri 2 Paguyaman. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 33 siswa dari kelas X TKR dan X TBSM. Berdasarkan hasil penelitian, motivasi siswa pada siklus I masih rendah (49,4% untuk X TKR dan 38,8% untuk X TBSM), namun meningkat signifikan pada siklus II (TKR 81,6% dan TBSM 82,8%). Tidak hanya itu, rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I juga dikategorikan rendah (65,6% untuk X TKR dan 62% untuk X TBSM), sementara pada siklus II meningkat mencapai KKM yang ditetapkan menjadi 82,2% untuk X TKR dan 78,33% untuk X TBSM. Dengan demikian, penerapan media Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Media Pembelajaran Wordwall, Motivasi, Hasil Belajar
The Influence of The Independent Curriculum and Field Work Practice on Students' Competency Mastery in Vocational High Schools Yunadi Al Gifari Paputungan; Stella Junus; Monica Pratiwi; Buyung R. Machmoed; Sugeng Pramudibyo
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2026): July
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i2.122583

Abstract

Internship program (PKL) is a learning for students to gain structured and relevant work experience before graduating from an academic program. This study aims to analyze the effect of the implementation of the Merdeka Curriculum and Field Work Practice (PKL) on the competency mastery of students in the Light Vehicle Engineering (LVE) specialization at vocational high schools (SMKs) in Kotamobagu City. The implementation of the Merdeka Curriculum is expected to improve the quality of learning through a flexible, student-centered approach, while Field Work Practice provides students with authentic workplace experience to strengthen competencies aligned with the needs of industry and the labor market. This study employed a quantitative approach with an explanatory research design. The population consisted of Light Vehicle Engineering students from four vocational high schools in Kotamobagu City who had completed their Field Work Practice program. Data were collected using questionnaires and analyzed using multiple linear regression to determine the partial and simultaneous effects of the independent variables on students' competency mastery. The findings are expected to indicate that both the implementation of the Merdeka Curriculum and Field Work Practice have a positive and significant effect on students' competency mastery. Simultaneously, these two variables contribute to improving students' knowledge, technical skills, and professional attitudes in accordance with industry requirements. The results of this study are expected to provide valuable insights for schools, teachers, and industry partners in optimizing the implementation of the Merdeka Curriculum and Field Work Practice programs to produce competent, professional, and work-ready vocational graduates
Analisis Penerapan Manajemen Rantai Pasok Industri Rumahan Tahu di Kelurahan Moodu lylo indra wijaya; Abdul Rasyid; Monica Pratiwi; Sugeng Pramudibyo; Esta Larosa
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 5 NO. 1, MEI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v5i1.31907

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana manajemen rantai pasok diterapkan pada industri rumahan tahu di Kelurahan Moodu, Kota Gorontalo. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha adalah ketergantungan pada satu pemasok bahan baku dan permintaan pasar yang tidak menentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana usaha ini mengelola aliran produk, informasi, dan keuangan agar kegiatan operasional tetap berjalan lancar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun dilakukan secara sederhana, manajemen rantai pasok di UMKM ini berjalan cukup efektif, Rangkaian aktivitas dalam manajemen rantai pasok dimulai dari tahap perolehan bahan baku, dilanjutkan dengan kegiatan produksi, hingga tahap akhir berupa penyaluran produk ke tangan konsumen melalui sistem distribusi yang terorganisir, hingga pemanfaatan limbah produksi menjadi pakan ternak. Keberhasilan usaha ini tidak lepas dari hubungan kepercayaan yang terjalin dengan mitra usaha, sistem pembayaran yang fleksibel, serta kemampuan adaptif dalam menghadapi perubahan permintaan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan rantai pasok yang baik tidak selalu membutuhkan teknologi canggih, melainkan bisa dijalankan secara fungsional dengan pendekatan yang sesuai dengan kondisi lokal dan sumber daya yang tersedia.
KAJIAN KEKUATAN IMPAK KAMPUH LAS PADA BAJA KARBON RENDAH irwan Wunarlan; Hendra Uloli; Monica Pratiwi
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 4 NO. 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v4i2.29310

Abstract

Baja lunak (750 Hollow Steel dengan standar AISI 1118) banyak digunakan untuk konstruksi dan manufaktur baja karena memiliki kemampuan las dan kemampuan bentuk. Baja lunak mudah dilas. Busur cahaya listrik tanpa pemanasan awal sering digunakan untuk mengelas baja lunak. Hasil pengelasan pada baja lunak dapat dievaluasi dengan uji impak. Berdasarkan perhitungan uji impak, rata-rata kekuatan impak (E1) adalah 0,66013 (Joule/mm2). Terkena dampak pengelasan panas dan zona takik tidak signifikan dalam pengujian ini. Dalam hal ini, energi yang menurun dan kekuatan pengelasan sangat sedikit, rata-rata dampak alur las tipe Y lebih tinggi daripada rata-rata alur las tipe U dan itu sama dengan uji impak. Dalam uji statistik, dijelaskan hasil yang sama bahwa, tidak ada perbedaan rata-rata dampak yang signifikan antara sampel logam utama dan sampel perawatan. Zona fraktur umum dalam uji sampel adalah Zona Terkena Panas di luar. karena pada daerah Heat Affected Zone terjadi pertukaran struktur yang dipengaruhi oleh paduan dalam unsur, seperti Mn yang berasal dari elektroda las dan daerah fraktur pada daerah logam induk yang berstruktur ferit.
ANALISIS PENYEBAB KERUSAKAN PADA MESIN PRESS (200A-3 OIL EXPELLER) MENGGUNAKAN METODE FMEA DI PT. XYZ Windie Santika Masri; Stella Junus; Hendra Uloli; Esta Larosa; Monica Pratiwi; Sugeng Pramudibyo
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 3 NO. 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v3i2.23036

Abstract

Mesin produksi merupakan salah satu faktor produksi yang harus dioptimalkan penggunaannya. Mesin Press pada crude coconut oil (minyak kelapa mentah) adalah perangkat mekanis yang digunakan untuk mengekstraksi minyak dari copra. Dalam penggunaan mesin ini umumnya terjadi beberapa masalah, hal tersebut tentunya mengganggu keseluruhan proses produksi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyebab dan akibat kerusakan pada komponen Mesin Press yang memiliki nilai RPN tertinggi serta langkah yang tepat untuk menanggulangi kerusakan yang terjadi pada komponen kritis Mesin Press. Metode yang digunakan untuk penelitian adalah menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Pressing Worm Shaft dengan total RPN sebesar 269 dan 232, Main Shaft 206, Electric Motor 213 dan Presscage sebesar 205. Nilai RPN risiko tersebut berada diatas 173.8 yang merupakan nilai kritis RPN. Kata Kunci: Crude Coconut Oil, FMEA, RPN, Preventive Maintenance 
Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada Konsentrasi Keahlian Teknik Permesinan di Provinsi Gorontalo Renando Ake; Sunardi Sunardi; Hendra Uloli; Muh. Yasser Arafat; Monica Pratiwi; Sugeng Pramudibyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11524

Abstract

“Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Pada Konsentrasi Keahlian Teknik Pemesinan Di Provinsi Gorontalo”. Skripsi Sarjana, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Gorontalo. Dosen Pembimbing I Sunardi, S.Pd., M.Pd dan Dosen Pembimbing  II Hendra Uloli, S.T., M.T Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hasil evaluasi contex pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. (2) Mengetahui hasil evaluasi Input pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. (3) Mengetahui hasil evaluasi Process pelaksanaan kurikulum merdeka kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. (4) Mengetahui hasil evaluasi Product pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif. Pada penelitian ini menggunkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu dengan cara mendeskripsikan hasil dari penelitian kemudian dilakukan pengumpulan data dari responden yang sudah di tentukan yaitu menggunakan koesioner dengan menggunakan skala likert. Model evaluasi yang digunakan adalah medel CIPP (Context, Input, Process, dan Product) yang berfokus pada pelaksanaan kurikulum merdeka pada kompetensi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik permesinan di 3 Sekolah yang ada di Gorontalo, secara keselurahan mendapatkan nilai dengan kategori sangat baik. Maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik permesinan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kompetensi siswa.
Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning Dengan Pendekatan Bill Of Labor: Analysis of the Effectiveness of Bureaucratic Reform in Improving the Quality of Public Services in Indonesia Abdul Rasyid; Rudianto Ramli; Sugeng Pramudibyo; Monica Pratiwi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6923

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perencanaan kapasitas produksi di PT. Seger Agro Nusantara, yang menghadapi tantangan dalam memenuhi permintaan pasar akibat overmesin dan kerusakan mesin. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dengan pendekatan Bill Of Labor (BOLA). Metode yang digunakan meliputi peramalan dengan moving average, exponential smoothing, dan trend analysis untuk menentukan jadwal induk produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode trend analysis memberikan hasil peramalan paling akurat dengan kesalahan terendah. Namun, analisis RCCP menunjukkan bahwa semua stasiun kerja tidak layak beroperasi sesuai kapasitas yang dibutuhkan, mengindikasikan adanya kekurangan signifikan dalam kapasitas produksi. Temuan ini menekankan pentingnya perencanaan kapasitas yang tepat untuk memastikan kelancaran operasional dan pemenuhan permintaan pasar.