Articles
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MUATAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS DIPONEGORO
Yulita Dwi Aryani;
Wasitohadi Wasitohadi
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 3, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.543 KB)
|
DOI: 10.26618/jrpd.v3i1.3221
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental-semu (Quasi Experimental Design) dengan Pre-test Post-test Non-equivalent Control Group Design dan menggunakan teknik pengambilan sampel purpose sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data Uji-t. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD dengan menggunakan model discovery learning.
Pengaruh Model Number Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD
Beatrix Nian Gupitararas;
Wasitohadi Wasitohadi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.875 KB)
|
DOI: 10.31004/cendekia.v4i1.205
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran number head together dan Student Teams Achievement Division apakah hasil belajar terdapat peningkatan atau tidak. Dimana untuk model pembelajaran number head together dilakukan dikelas IV A yaitu kelas eksperimen dan untuk model pembelajaran Student Teams Achievement Division dilakukan dikelas IV B yaitu kelas kontrol.Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan menggunakan pretest dan posttest. Soal pretest dilakukan karena untuk mengetahui kemampuan awal siswa, kemudian setelah itu baru dikenakan penerapan menggunakan model pembelajaran, kemudian yang ketiga baru diberikan soal posttest soal ini digunakan untuk mengetahui apakah meningkat atau tidak hasil belajar siswa. Data yang diperoleh akan diuji dengan menggunakan Paired Sampel T-Test dengan bantuan menggunakan aplikasi SPSS 25,0 for windows. Kelas yang dikenai model pembelajaran number head together menghasilkan pemahaman yang leih baik dibandingkan dengan kelas yang di kenai model pembelajaran Student Teams Achievement Division, dari penelitian terdapat juga perbedaan pemahaman dari kelas yang dikenai model number head together dan model pembelajaran Student Teams Achievement Division, kedua kelas tersebut sama sama kelas yang aktif sehingga mempunyai rasa untuk saling bersaing antar kelompok dalam satu kelasnya. Sehingga setelah melakukan penelitian dapat terlihat dari hasil pengerjaan soal pretest untuk kelas eksperimen 75,33 % sedangkan kelas kontrol 67,73 % dan untuk soal posttest kelas ekperimen mendapatkan 84,52% dan kelas kontrol mendapatkan 74,42%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION DENGAN MEDIA GAMES PUZZLE PADA KELAS V SEKOLAH DASAR
Maryani Maryani;
Theresia Sri Rahayu;
Wasitohadi Wasitohadi
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (653.153 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.79
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan media games puzzle sebagai alternatif meningkatkan hasil belajar siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD dengan jumlah siswa 22. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan instrumen pengumpulan data tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran Group Investigation dengan media games puzzle dapat meningkatkan hasil belajar Matematika, siswa tuntas pada kondisi awal 59% dan siswa tidak tuntas 41% meningkat menjadi 68% siswa tuntas dan 32% siswa tidak tuntas di siklus I, meningkat kembali di siklus II siswa tuntas 95% dan siswa tidak tuntas 5% dan rata-rata kelas yang semula 62 meningkat menjadi 64,5 pada siklus I serta meningkat lagi pada siklus II menjadi 80
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING
Emilia Emilia;
Wasitohadi Wasitohadi;
Theresia Sri Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.461 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.84
Pembelajaran Matematika merupakan pembelajaran yang dianggap sulit dan kurang menyenangkan bagi siswa. Upaya meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di Sd Negeri Ledok 05 Salatiga dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving. Problem Solving(Pemecahan Masalah) merupakan suatu metode pembelajaran yang meliputi kemampuan untuk mencari informasi, menganalisis situasi, dan mengidentifikasi masalah dengan tujuan menghasilkan suatu penemuan sehingga dapat mengambil suatu tindakan untuk mencapai sasaran. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa khusus nya pada pembelajaran Matematika, dengan mempersiapkan suatu perencanaan ,tindakan, observasi, serta refleksi Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukan terjadinya suatu peningkatan terhadap hasil belajar siswa di Sd Negeri Ledok 05 Salatiga. Hal ini di tunjukan pada presentase hasil belajar siswa pada siklus 1 menunjukan 32%, pada siklus II 41% peningkatan ini berdampak positif terhadap sebuah hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelas V SD Negeri Ledok 05 Salatiga
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS 4 SD
Riky Nur Cahyo;
Wasitohadi Wasitohadi;
Theresia Sri Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.68 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.118
Penenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPS dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual siswa kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan berbantuan media audio visual, dikarenakan dengan model dan berbantuan media siswa menjadi lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ini juga menjadikan siswa mampu berfikir kritis
PERBEDAAN EFEKTIVITAS GROUP INVESTIGATION DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KERJASAMA SISWA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS 5 SD GUGUS JOKO TINGKIR
Dimas Anjar Kisworo;
Wasitohadi Wasitohadi;
Theresia Sri Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (643.51 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.80
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran GI dan PBL dalam meningkatkan kerjasama IPA kelas 5 SD Gugus Joko Tingkir Salatiga. Jenis penelitian adalah eksperimen. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri Tingkir Lor 02 yang berjumlah 31 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas 5 SD Negeri Tingkir Tengah 02 yang berjumlah 27 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dengan menggunakan non test berupa angket untuk mengetahui hasil kerjasama siswa. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif, uji prasyarat parametrik dan statistik inferensial yang menggunakan bantuan aplikasi SPSS 22 for OS Windows. Berdasarkan hasil uji t diperoleh data dengan signifikansi 0,003 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan rata-rata hasil kerjasama siswa antara penerapan model pembelajaran GI dan PBL. Perbedaan hasil kerjasama IPA yang signifikan didukung oleh perbedaan rerata dua sampel penelitian, dimana rerata hasil kerjasama pada penerapan model pembelajaran GI sebesar 100,65 sedangkan rerata hasil kerjasama pada penerapan model pembelajaran PBL sebesar 93,81 yang berarti bahwa perlakuan pembelajaran dengan model GI memberikan dampak pada hasil kerjasama yang berbeda dan lebih tinggi daripada model pembelajaran PBL. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas hasil kerjasama IPA siswa dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan Problem Based Learning SD Gugus Joko Tingkir
The Meningkatkan Kemampuan Implementasi Merdeka Belajar Melalui Seminar Online Bagi Guru dan Kepala Sekolah
Sophia Tri Satyawati;
Yari Dwikurnaningsih;
Bambang Ismanto;
Ade Iriani;
Marinu Waruwu;
Wasitohadi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v6i2.8103
The essence of independent learning is to explore the greatest potential of teachers and students to innovate and improve the quality of learning independently. However, the facts show that not a few teachers and principals do not fully understand the essence of free learning and how to implement it independently in their respective schools. This community service activity aims to improve the ability to implement free learning policies for teachers and principals of PAUD, Kindergarten, Elementary, Middle and High Schools in Semarang Regency, Salatiga City, Brebes Regency and Blora Regency. The form of activity is an online seminar using zoom media with lecture and discussion methods carried out in two (2) stages. The level of achievement of the attendance of the first stage participants was 131 (87.33%) in the GOOD category. The attendance of the second stage participants was 326 (108.66%) in the VERY GOOD category. The level of perception of the participants showed: 1) The material presented reached 91.05% in the VERY GOOD category; 2) The performance of the speakers reached 88.16% in the GOOD category; 3) Participants' satisfaction reached 87.03% in the GOOD category. The level of understanding of the essence and implementation of independent learning is shown in the description of positive responses about the benefits of the seminars that are attended and constructive criticism and suggestions from participants on the implementation of online seminars.
Pengaruh Model Teams Games Tournament dan Student Team Achievement Division terhadap Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar
Liga Wulan Baktini;
Theresia Sri Rahayu;
Wasitohadi Wasitohadi
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4 Number 1 March 2019
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (77.489 KB)
|
DOI: 10.26737/jpdi.v4i1.943
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan pengaruh hasil belajar IPA dengan menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) dan Student Achievement Division (STAD). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment Design. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes, observasi dan studi dokuken. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai t- test sebesar 0,865 dengan sig. (2- tailed) 0,391 > 0,05, maka H0 diterima karena nilai probabilitas > 0,05 sedangkan Ha ditolak. Ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran TGT dan STAD pada hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Upaya Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran TSTS Berbantuan Media Tangram
Dewi Aprilliani;
Wasitohadi .;
Theresia Sri Rahayu
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 2 No. 1: April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.91 KB)
|
DOI: 10.23887/ijerr.v2i1.17297
Rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Dukuh 05 yang menjadi dasar dilakukannya penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) berbantuan media tangram. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang berkolaboratif dengan guru kelas dengan menggunakan alur perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan serta refleksi. Subjek penelitian ini seluruh siswa kelas IV SD Negeri Dukuh 05 yang berjumlah 21 siswa terdiri dari 9 laki-laki dan 12 perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan tes untuk hasil belajar siklus I dan II, kemudian non tes untuk keaktifan belajar siswa. Data yang dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berbantuan media tangram berhasil dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dari meningkatnya presentase keaktifan siklus I 65,5% kriteria cukup aktif menjadi 92% kriteria sangat aktif pada siklus II. Kemudian presentase ketuntasan hasil belajar pada prasiklus 52% dari 21 siswa menjadi 71% dari 21 siswa pada siklus I. Kemudian menjadi 86% dari 21 siswa pada siklus II. Peningkatan juga terjadi pada kegiatan guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berbantuan media. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berbantuan media tangram dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Dukuh 05 tahun pelajaran 2018/2019. Kata kunci: TSTS, keaktifan, hasil belajar, media tangram
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TEMATIK MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTU MEDIA VISUAL
Feny Carollina;
Wasitohadi Wasitohadi;
Theresia Sri Rahayu
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2019): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (85.801 KB)
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v3i2.392
The objectives of this study are as follows: (1) Describe the steps of the scientific approach and NHT models assisted by visual media in class IV students of SD Negeri 2 Padas Semester II Theme 6 Academic Year 2018/2019 and (2) This study is to find out the increase Science learning theme 6 sub-theme 2 learning 1 can be pursued through the scientific approach and Numbered Head Together (NHT) learning model assisted by visual media in class IV students of SD Negeri 2 Padas Semester II Theme 6 Academic Year 2018/2019. This research method uses the type of Classroom Action Research (CAR), and uses data collection techniques in the form of formative tests, observation sheets and interviews. The data collected in this CAR research is descriptive qualitative and quantitative descriptive. The results showed that through the Scientific approach and Numbered Head Together (NHT) learning model assisted by Visual media can improve learning outcomes in science thematically. Can be seen in the pre-cycle number of students who completed the KKM IPA ? 68 were 8 students (40%), cycle 1 increased to 10 students (50%), cycle 2 increased to 15 students (75%) had reached KKM which have been set. It can be concluded that through the Scientific approach and Numbered Head Together (NHT) learning model assisted by visual media can improve science learning outcomes in thematic fourth grade students of Padas 2 Elementary School.