Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH ELEMEN FISIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO : (Studi Kasus: Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi) Attaufiq, Muhammad Muhdi; Katuuk, AL Grace; Harimu, Threesje A. N.; Lombok, Claudia Irene; Rahman, Misran
Journal Of Building Architecture Vol. 2 No. 1 (2024): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v2i1.31

Abstract

Elemen fisik sebagai pembentuk dari bangunan memiliki peranan penting dalam menciptakan kesan nyaman baik secara termal maupun visual. Desain fisik bangunan mampu memberikan pengaruh terhadap aktivitas di dalam bangunan. salh satunya adalah penerapan elemen fisik dalam menunjang kenyamanan termal. Berbagai tulisan tentang elemen fisik bangunan termasuk pengaruhnya terhadap kenyamanan penggunan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengaruh elemen fisik bangunan terhadap aktivitas dan kenyamanan pengguna di lingkungan Universitas Negeri Manado. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil dua fakultas yakni fakultas teknik dan fakultas ilmu pendidikan dan psikologi. Dengan menggunakan metode observasi yakni pengumpulan data dengan pengamatan terhadap kondisi fisik yakni: i) Atap, ii) Bukaan, iii) Dinding/Fasad, iv) Lantai, v) Lingkungan Luar, hingga pengukuran suhu dengan menggunakan termometer pada waktu siang hari. Berdasarkan hasil yang kemudian di komparasikan dengan pendapat ahli, dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik bangunan berpengaruh kenyamanan penghuni. Secara umum kondisi bangunan dalam kondisi nyaman sehingga menjadi rekomendasi terhadap fisik bangunan.
PERANCANGAN GEDUNG OLAHRAGA DI KECAMATAN KAKAS - KABUPATEN MINAHASA Efraim Pangkey, Marcelino; L. G. Katuuk, Antoinette; D. J. Mailangkay, Sonny
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v5i1.12037

Abstract

Meningkatnya penduduk yang ada di kecamatan kakas kabupatem minahasa, provinsi Sulawesi utara di setiap tahunnya membuat jumlah aktivitas meningkat, yang dimana kecamatan kakas sendiri memiliki penduduk yang mayoritanya berprofesi sebagai petani dan nelayan. Adapun aktivitas masyarakat yang sering dilakukan yaitu berolahraga, yang merupakan aktivitas yang dilakukan oleh anak-anak sampai orang dewasa, selain banyak di minati oleh masyarakat berolahraga juga baik untuk kesehatan tubuh, dan menjaga tubuh agar tidak gampang terkena penyakit-penyakit tertentu. Akan tetapi kurangnya fasilitas yang mewadahi untuk pemain maupun penonton di kecamatan kakas. Merespon kurangnya fasilitas olahraga yang nyaman dan baik digunakan di kecamatan kakas, Penulis berinisiatif untuk merancang sebuah pusat olahraga di kecamatan kakas yang di dalamnya akan dirancang sebuah pusat olahraga futsal, bulutangkis, dan bola voli. Untuk meningkatakan minat dan bakak masyarakat sehingga masyarakat kakas-pun bisa menyalurkan hobi mereka lewat bangunnya gendung olahraga indoor yang nyaman dan bisa menfasilitasi pemain maupun penonton, penulis juga merancang sebuah pusat perbelanjahan fasilitas olahraga (sport shop),dan merancang workout outdor untuk menunjang akan aktifitas masyarakat di bidang olahraga. Perancangan ini berlokasi di desa tountimomor kecamatan kakas kabupaten minahasa.
Perancangan Kawasan Agrowisata di Kecamatan Modoinding Frisca Truly Kalawawo, Chelyn; E. Kawatu, Freike; S. R. P. Terok, Ferdinan; L. G. Katuuk, Antoinette
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i5.1037

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam dan hayati yang sangat beragam, dan apabila di kelola dengan baik, kekayaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian nasioal. Agrowisata merupakan kegiatan parawisata yang memanfaatkan usaha dengan mengkombinasikan antara pertanian dan aktivitas wisata yang sekaligus mendapat pembelajaran mengenai pertanian. Agrowisata ini juga dapat menjadi alternatif untuk memperoleh pendapatan bagi masyarakat lokal. Modoinding merupakan daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkannya agrowisata karena didukung dengan pemandangan yang sangat indah akan hamparan perkebunan holtikultura, letak geografis serta kondisi iklimnya yang ada dan lokasinya berada didataran tinggi membuat lahan subur dan cocok untuk pengembangan berbagai hasil pertanian. Modoinding dikenal sebagai Dapur Indonesia Timur karena hasil taninya yang berlimpah. Pada saat merancang Kawasan Agrowisata ini tidak hanya bentuk, struktur dan aspek ekonomi saja yang dikedepankan. Arsitektur organik adalah konsep yang menggabungkan ruang dan bentuk yang selaras dengan alam dan menyatu dengan tapak melalui visualisasi. Frank Llylod Wright terkenal dengan konsep arsitektur organik, yaitu konsep hunian dimana manusia bisa tetap menyatu dengan alam tanpa kehilangan unsur modernnya.
PERANCANGAN TAMAN SENI TARI TRADISIONAL DAN MODERN DENGAN PENDEKATAN METAFORA DI TONDANO Tinggogoy, Gissela Fiska; Suharto, Moh. Fachruddin; Katuuk, Antoinette L.G.; Mario Lasut, Rulyanto Gracideo
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8281

Abstract

Kota Tondano memiliki beragam seni tari juga warisan budaya dari Suku Minahasa seperti tarian maengket, kabasaran, katrili. Seiring berjalannya waktu di tondano adanya seni tari modern atau sering kita dengar dengan kata “dance” Banyaknya kegiatan dan pelaku seni yang ada, membuat pemerintah setempat membuat juga kegiatan dalam bentuk perlombaan dan apresisasi seputar kesenian di Kota Tondano, namun kegiatan-kegiatan tersebut tidak dilakukan pada tempat yang representative. ‘TAMAN SENI TARI ’ Pusat Kesenian sebagai sarana apresiasi, edukasi dan rekreasi di Kota Tondano sebagai solusi dari permasalahan belum tersedianya tempat sebagai pusat untuk melakukan kegiatan-kegiatan seni yang berpotensi untuk lebih mengembangankan dan memberikan wadah bagi kota dan menjadi faktor pendukung yang dapat membawa Kota Tondano lebih dikenal luas dengan menjadi destinasi wisata dunia. Dengan pendekatan Metafora pada perancangan bermaksud untuk merancang suatu tempat yang memiliki bentuk yang baru di Minahasa melalui konsep bentuk pada hasil desain.
PENDEKATAN PERANCANGAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DI KAWANGKOAN TERMINAL BUS TIPE B Duma, Yafet; Katuuk, Antoinette L. Grace; Liando, Cindy M.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8548

Abstract

This design aims to design a Type B Bus Terminal to meet and complement the needs of passengers in Kawangkoan, Minahasa Regency, North Sulawesi. Site area 31,067 m2, KDB 40% = 12,427 m2, KDH 60% = 15,545 m2. According to BPS Minahasa in 2017-2022, the number of people in Minahasa is increasing, with this increase, more and more people need vehicles from one place to another, the author conducted a survey in the Kawangkoan area which only has one terminal and a terminal that is only 1ha in size, does not have adequate availability of transportation facilities and infrastructure such as irregular vehicle circulation that is not yet available signs and directions so that it has not met the standards of Terminal Type B. The steps in this design process include Data Collection, Analysis and Synthesis / Concept, so that in this design can be realized properly and meet Type B Terminal Standards.
PERENCANAAN KAWASAN WISATA DANAU RANOWANGKO DI KECAMATAN TONDANO SELATAN Mamangkey, Yefi; Mailangkay, Sonny D.J; Warouw, Ferol; Katuuk, Antoinette L.G; Putra, Andi Andre Pratama
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pet4fk13

Abstract

Sebuah tempat rekreasi danau terletak di Kecamatan Tondano Selatan dan disebut Kawasan Wisata Danau Ranowangko Danau Ranowangko mempunyai pemandangan yang sangat indah dan menakjubkan sehingga mampu menarik banyak wisatawan Namun masih terdapat persepsi bahwa Danau Ranowangko kurang dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dan kurangnya pengembangan serta pemeliharaan menyebabkan penurunan jumlah pengunjung Oleh karena itu permasalahan yang diteliti adalah bagaimana menyediakan tempat rekreasi yang aman dan nyaman dengan tetap memperhatikan jumlah ruang yang diperlukan Kecamatan Tondano Selatan yang terletak di antara Tataaran 1 dan Tataaran 2 merupakan lokasi perencanaan Kawasan Wisata Danau Ranowangko dengan pendekatan Arsitektur Tropis di Kota Tondano Tujuan utama dari perancangan ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang muncul khususnya memberikan akses kepada masyarakat yang ada di kota tondano terhadap kawasan rekreasi dengan fasilitas pendukung yang sesuai dan memadai dengan tetap mempertimbangkan kenyamanan dan keselamatan pengguna Proses perencanaan melibatkan survei lapangan yang mencakup pemilihan lokasi desain yang sesuai dan pengumpulan data Selanjutnya tentukan masalah yang muncul dengan memeriksa undang undang setempat dan spesifikasi desain yang diperlukan selain lokasi sebenarnya.
PERANCANGAN GEDUNG OLAHRAGA DI KECAMATAN KAKAS KABUPATEN MINAHASA Pangkey, Marcelino; Katuuk, Antoinette L. G.; Mailangkay, Sonny D. J.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/9m6qw298

Abstract

Meningkatnya penduduk yang ada di kecamatan kakas kabupatem minahasa provinsi Sulawesi utara di setiap tahunnya membuat jumlah aktivitas meningkat yang dimana kecamatan kakas sendiri memiliki penduduk yang mayoritanya berprofesi sebagai petani dan nelayan Adapun aktivitas masyarakat yang sering dilakukan yaitu berolahraga yang merupakan aktivitas yang dilakukan oleh anak anak sampai orang dewasa selain banyak di minati oleh masyarakat berolahraga juga baik untuk kesehatan tubuh dan menjaga tubuh agar tidak gampang terkena penyakit penyakit tertentu Akan tetapi kurangnya fasilitas yang mewadahi untuk pemain maupun penonton di kecamatan kakas Merespon kurangnya fasilitas olahraga yang nyaman dan baik digunakan di kecamatan kakas Penulis berinisiatif untuk merancang sebuah pusat olahraga di kecamatan kakas yang di dalamnya akan dirancang sebuah pusat olahraga futsal bulutangkis dan bola voli Untuk meningkatakan minat dan bakak masyarakat sehingga masyarakat kakas pun bisa menyalurkan hobi mereka lewat bangunnya gendung olahraga indoor yang nyaman dan bisa menfasilitasi pemain maupun penonton penulis juga merancang sebuah pusat perbelanjahan fasilitas olahraga sport shop< em> dan merancang workout outdor,untuk menunjang akan aktifitas masyarakat di bidang olahraga Perancangan ini berlokasi di desa tountimomor kecamatan kakas kabupaten minahasa .
PERANCANGAN GEDUNG PUSAT WISATA EDUKASI DANAU TONDANO DI MINAHASA Sarendaren, Yustri; Warouw, Felly Ferol; Katuuk, Antoniette L. Grace
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/f37vmb05

Abstract

Lake Tondano located in Minahasa North Sulawesi province is a lake that has significant tourism and ecological potential but has yet to be properly explored or utilized Issues such as water pollution sedimentation and a lack of educational support facilities pose major challenges The Tondano Lake Educational Tourism Center utilizing a Biophilic Architecture approach aims to combine tourism and education functions while also serving as a spearhead in raising public awareness about the preservation of the Tondano lake ecosystem The design results will include plans elevations sections and other details that describe the outcomes of the existing synthesis Natural lighting settings and environmentally friendly materials This Education Tourism Center is expected to become an educational and sustainable tourist destination while also encouraging local economic growth.
PERANCANGAN KAWASAN WISATADANAU BULILIN DI MINAHASA TENGGARA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER Solang, Gany; Katuuk, Antoinette L.G.; Maahury, Heince A.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/s5fk4q56

Abstract

Danau Bulilin yang terletak di Minahasa Tenggara merupakan potensi wisata alam yang belum dikelola secara optimal Skripsi ini bertujuan untuk merancang kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur kontemporer yang responsif terhadap kondisi alam kebutuhan sosial dan perkembangan teknologi Penelitian dilakukan melalui studi literatur observasi lapangan dan analisis tapak serta kebutuhan ruang Perancangan mengutamakan pelestarian lingkungan integrasi dengan budaya lokal dan penguatan ekonomi masyarakat sekitar Hasil rancangan meliputi zona publik semi publik dan privat dengan fasilitas utama seperti kabin penginapan restoran area camping serta sirkulasi pejalan kaki dan kendaraan yang ramah lingkungan.
ARENA BERKUDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI MINAHASA Karundeng, Eric; Suharto, Moh Fachruddin; Mailangkay, Sonny.D.J.; Katuuk, Antoinette L.G.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/4kr47726

Abstract

Kabupaten Minahasa adalah salah satu wilayah di Sulawesi Utara yang masyarakatnya mempunyai peliharaan kuda yang cukup banyak di antara kabupaten kota yang lain menurut data di tahun 2021 jumlah kuda yang di pelihara oleh masyarakat di Minahasa sekitar 3 765 ekor Dari jumlah kuda yang di pelihara masyarakat kurang lebih 1000 ekor kuda merupakan kuda pacu atau kuda yang biasa di perlombakan dalam kegiatan olahraga baik perlombaan antar kabupaten sampai tingkat nasional Olaraga berkuda ini sangatlah terkenal di Sulut khususnya di Minahasa dengan adanya stadion pacuan kuda Maesa Tompaso maka sering di adakannya perlombaan pacuan kuda sampai sekarang di stadion tersebut Olahraga pacuan kuda di Sulut khusunya di Minahasa sudah sangat terkenal banyaknya prestasi yang di berikan oleh para atlet pacu kuda di Minahasa sampai sekarang Namun tidak adanya fasilitas dan sarana bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin belajar atau mencoba untuk berkuda Dari masalah tersebut maka munculah solusi untuk merancang fasilitas dan sarana berkuda berupa Arena Berkuda dengan pendekatan Arsitektur Kontemporer yang memiliki desain yang modern dan kekinian yang dapat memberikan fasilitas dan sarana berkuda bagi masyarakat tidak emiliki kuda dan wistawan Bahkan arena berkuda ini bisa menjadi landmark di Minahasa khususnys di Tompaso dan sekaligus menarik wisatawan dan warga local untuk berkunjung ke Minahasa dan pastinya akan berdampak baik bagi perekonomian daerah terlebih khusus bagi masyarakat lokal dan sekitarnya.