Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA DALAM MEMPROMOSIKAN TAMAN WISATA ALAM MANGROVE ANGKE KAPUK SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA Pinontoan, Nexen Alexandre; Wihardi, Doddy; Lestari, Rini; Kristanty, Shinta
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v8i1.4907

Abstract

Strategi Pemerintah dalam memasarakan destinasi Ekowisata menjadi bagian penting dalam pengembangan sebuah wisata, Khususnya bersama dengan Pengelola Taman Wisata Alam Angke Kapuk mempromosikan destinasi wisata alam agar dikenal lebih banyak oleh khalayak menggunakan komunikasi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Dalam Mempromosikan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk Sebagai Destinasi Ekowisata. Peneliti menggunakan teori marketing mix 4P (Product, Price, Place & Promotion), teori ini dapat memudahkan dalam praktisi pada media sosial, Instagram. Paradigma penelitian ini adalah post-positivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Pengelola TWAAK telah menunjukkan hasil strategi dalam mempromosikan Taman Wisata Alam Angke Kapuk, melalui komunikasi pemasaran pariwisata. Strategi ini meliputi tentang promosi,penyajian sejarah, konten visual menarik, dan berisikan informasi yang selalu terbaru di media sosial. Penelitian ini mengidentifikasikan beberapa tantangan, minimnya informasi kepada khalayak tentang ekowisata, mungkin kedepannya Pengelola TWAAK lebih memajukan banyak promosi dibarengi oleh kegiatan wisata. Untuk mencapai kesuksesan promosi pemasaran Taman Wisata Alam Angke Kapuk dalam memberikan informasi kepada wisatawan agar lebih mengenal destinasi wisata religi melalui media sosial ataupun secara langsung pada saat berkunjung.
DIGITALIZATION MARKETING STRATEGY: CASE STUDY OF TERONG CREATIVE TOURISM VILLAGE, BELITUNG REGENCY Nexen Alexandre Pinontoan; willy arafah; Hera Oktadiana; Rahmat Ingkadijaya
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 3: Oktober 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the role of digitalization in sustainable tourism marketing in the Creative Tourism Village of Terong. The primary focus of this study is on how the use of digital technology enhances operational efficiency, expands market reach, and strengthens sustainable practices within the tourism context. The findings indicate that the adoption of digital technology, such as websites, mobile applications, and social media, plays a crucial role in promoting the Creative Tourism Village of Terong to a broader audience. Digitalization has enabled more effective communication with tourists, more efficient reservation management, and rapid and accurate information dissemination. Additionally, digital technology supports innovation in delivering engaging and interactive tourism content, thereby enhancing the tourist experience. In conclusion, the implementation of digital-based marketing strategies in the Creative Tourism Village of Terong has significantly contributed to achieving sustainable tourism development goals by leveraging technology to support economic, social, and environmental sustainability. Ongoing collaboration among all stakeholders and adaptation to technological changes are key to successfully marketing tourist destinations in the digital era.
EXPLORING GENERATION Z’S PRE-VISIT PERCEPTIONS OF RURAL TOURISM: A DESCRIPTIVE STUDY OF NON-VISITORS Julian Bongsoikrama; Nexen Alexandre Pinontoan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore Generation Z’s pre-visit perceptions of rural tourism among individuals who have never visited rural tourism destinations. Using a quantitative descriptive design, data were collected from 457 Generation Z respondents through an online questionnaire. The study measured three perceptual dimensions: cognitive perception, affective perception, and perceived authenticity. Data were analyzed using descriptive statistics, including mean scores and standard deviations. The findings reveal that overall pre-visit perceptions of rural tourism are positive. Among the three dimensions, perceived authenticity obtained the highest mean score, indicating that rural tourism is primarily associated with genuine local culture, preserved traditions, and natural experiences. Affective perception also showed strong results, suggesting that rural tourism is emotionally framed as relaxing, enjoyable, and meaningful. Meanwhile, cognitive perception, although categorized as high, recorded relatively lower scores in indicators related to facilities and accessibility. These results suggest that rural tourism is positioned more strongly in symbolic and emotional terms rather than functional aspects in the minds of Generation Z non-visitors. The study highlights the importance of strengthening communication strategies that emphasize authenticity while also improving and clearly conveying information about infrastructure and accessibility. Understanding these pre-visit perceptions is essential for designing more effective promotional strategies to attract younger potential tourists.
Strategi Komunikasi Pemasaran Menggunakan Storynomics pada Konten Instagram Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Nexen Alexandre Pinontoan; Alfiyyah Zalfah Renanda
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 9 No 1: Oktober 2023
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/t0ve9520

Abstract

Kekayaan budaya, alam, dan Bahasa dapat menjadi salah satu keunggulan disuatu daerah. penetapan startegi Storynomics yang berlandaskan narasi atau ceritamerupakan sesuatu yang baru dalam melakukan komunikasi pemasaran suatu produk. Dengan menggunakan Storynomics suatu daerah dapat menonjolkan suatu keunggulan yang dimiliki. Instagram merupakan media yang sesuai untuk menerapkan Storynomics dalam melakukan pemasaran terhadap Kabupaten Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Strategi Komunikasi Online Pariwisata menggunakan Storynomics Pada Konten Instagram Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma Konstruktivisme. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti mengetahui bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung menggunakan Storynomics pada akun Instagram @Letsgo_belitungtourism dengan menjual cerita pada kolom deskripsi di setiap konten yang diunggah untuk memasarkan destinasi yang ada di Kabupaten Belitung.