Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Socialization of Waste Management Based on the Principles of Reduce, Reuse And Recycle (3r) to Increase Community Knowledge and Skills Regarding Household Waste Management Pambudi, Yonathan Suryo; Sudaryantiningsih, Cicik; Lolo, Elvis Umbu; Widianto, Widianto
Asian Journal of Community Services Vol. 3 No. 6 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v3i6.9765

Abstract

This activity was carried out through the Community Service program by lecturers from Solo Christian Technology University (UKTS) in Ingasrejo Hamlet, Plesungan Village, Gondangrejo District, Karanganyar, Indonesia. The methods used include a pre-test, providing socialization material, and a post-test to evaluate the increase in participants' knowledge. Participation in this activity involved 20 people consisting of Rukun Warga (RW) administrators, Rukun Tetangga (RT) administrators, women from the Family Welfare Development Management (PKK), and local Youth Organization (Karangtaruna) administrators. The pre-test results showed that only 28.75% of participants had good knowledge of the 3R principles, while 42.5% were in the poor category. After socialization, the post-test results showed a significant increase where 73.75% of participants were in the good category and no participants were in the poor category.
PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID KEUANGAN UMKM SEWU SAYUR BERBASIS QRIS Lestari, Kanti; Martin, Afrizal; Widianto, Widianto
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17, No 2 (2026): Technologia (April)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i2.23204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Android sebagai media pencatatan dan pengelolaan keuangan pada UMKM Sewu Sayur di Kabupaten Pringsewu. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha adalah penggunaan metode pencatatan manual yang kurang efisien, rentan terhadap kesalahan, serta menyulitkan dalam penyusunan laporan keuangan yang sistematis dan terstruktur. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya pengelolaan keuangan serta pengambilan keputusan usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan sistem dengan pendekatan waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur utama berupa pencatatan pemasukan, pencatatan pengeluaran, serta penyajian laporan keuangan secara otomatis dan terintegrasi. Selain itu, aplikasi juga dilengkapi dengan fitur simulasi pembayaran berbasis QRIS untuk mendukung transaksi digital yang lebih praktis dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta membantu pelaku UMKM dalam memantau dan memahami kondisi keuangan usaha secara lebih akurat, terstruktur, dan berkelanjutan.
Optimalisasi Pekarangan Rumah Berbasis Pendampingan Budidaya Organik sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Podosari Afrizal Martin; Mardiyanto, Mardiyanto; Joni, Joni; Widianto, Widianto; Novita Andriyani
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah melalui pendampingan budidaya organik sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Desa Podosari. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan langsung kepada masyarakat sasaran. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini melibatkan 25 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kelompok tani lokal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 40% setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Selain itu, sebanyak 80% peserta mampu mengimplementasikan teknik budidaya organik di pekarangan rumah, seperti penanaman sayuran dan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos. Pendampingan yang dilakukan juga berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan peserta dalam pengelolaan tanaman secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Dengan demikian, optimalisasi pekarangan rumah berbasis budidaya organik dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga di tingkat desa.