Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Soal Pemecahan Masalah untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Domu, Ichdar; Manangin, Susi Aryani; Pinontoan, Kinzie Feliciano
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/f_m.v5i1.605

Abstract

Kemampuan siswa Indonesia dalam memecahkan masalah matematik belum optimal sehingga perlu upaya perbaikan dengan mengoptimalkan tersedianya soal pemecahan masalah yang dapat merangsang siswa untuk berpikir matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal pemecahan masalah siswa SMP dengan menggunakan pendekatan PMRI yang valid dan praktis. Metode penelitian pengembangan dipilih sebagai metode untuk mencapai tujuan tersebut. Prosedur penelitian dilakukan dengan dua tahapan yaitu tahap preliminary dan tahap formative evaluation. Selain itu, Siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tondano diambil sebagai subjek pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, wawancara, dokumentasi, dan walk through. Hasil yang diperoleh adalah prototipe sebanyak 5 soal dari 5 materi (PLDV, Perbandingan, Bangun Ruang Sisi Datar, Lingkaran dan Peluang) yang valid dan praktis. Kevalidan diperoleh berdasarkan validasi ahli, sedangkan kepraktisan didasarkan pada fakta bahwa prototipe soal yang dikembangkan dapat digunakan dengan baik oleh siswa, Selain itu, prototipe soal yang dikembangkan memiliki efek potensial untuk meningkatkan berpikir matematis siswa serta memacu semangat belajar siswa. Hal ini terlihat bahwa terdapat 80,1% siswa yang menggunakan berbagai strategi pemecahan masalah dalam menyelesaikan prototipe soal yang ada.The ability of Indonesian students in solving mathematical problems is not optimal, so it needs improvement efforts by optimizing the availability of problem-solving problems that can stimulate students to think mathematically. This study aims to produce problem-solving problems for junior high school students using a valid and practical PMRI approach. The development research method was chosen as the method to achieve this goal. The research procedure was carried out in two stages, namely the preliminary stage and the formative evaluation stage. In addition, grade VIII students of SMP Negeri 2 Tondano were taken as subjects in this study. Data collection techniques were carried out using test, interview, documentation, and walk-through techniques. The results obtained are prototypes of 5 questions from 5 materials (PLDV, Comparison, Construct Flat Side Space, Circles and Opportunities) that are valid and practical. Validity is obtained based on expert validation, while practicality is since the prototype of the questions developed can be used properly by students, In addition, the prototype questions developed have the potential effect to improve students' mathematical thinking and stimulate students' enthusiasm for learning. There are 80.1% of students who use various problem-solving strategies in solving the existing prototype questions.
Empowering Bilalang 2 Village Community Partnership In Designing Village Regulations Manangin, Susi Aryani; Fatimah, Fatimah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.9307

Abstract

Keterbatasan kompetensi para perangkat desa dan sumberdaya manusia di lingkup lembaga pemberdayaan masyarat desa maka perlu dilakukan pendampingan dan penguatan perancangan peraturan desa. Program ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di desa Bilalang 2 Kecamatan Kotamobagu Utara Kota Kotamobagu Propinsi Sulawesi Utara. Tujuan program kemitraan ini agar perangkat desa, tokoh masyarakat dan semua pihak sebagai bagian dari masyarakat desa terlatih dan terampil dalam perancangan dan penyusunan Peraturan Desa (PERDES). Dengan demikian terbentuk PERDES yang partisipatif,, mengayomi semua lapisan masyarakat, tidak bertentangan dengan syariat agama dan hukum negara. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA). Waktu pelaksanaan dimulai bulan Oktober 2023. Pihak-pihak yang terlibat dalam PKM ini adalah para perangkat desa dan tokoh masyarakat di desa Bilalang 2. Hasil program kemitraan ini adalah (1) adanya penguatan para perangkat desa terhadap penyusunan PERDES, (2) adanya sosialisasi bahwa konten perdes wajib memperhatikan tentang hak dan kewajiban masyarakat dan pemangku adat, tugas dan fungsi lembaga adat, peran tokoh masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung implementasi perdes.
Tinjauan Hukum Perdata Pada Perlindungan Hak Konsumen Dalam Kontrak Sewa Menyewa Manangin, Susi Aryani; Kaunang, Prishela Wandi; Nender, Clarita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12670

Abstract

Hukum perdata merupakan salah satu cabang hukum yang memiliki peran penting dalam mengatur hubungan antarindividu dan badan hukum dalam berbagai konteks kehidupan pribadi dan sosial. Lingkupnya meliputi beragam aspek, mulai dari hak dan kewajiban individu, tanggung jawab hukum, kepemilikan properti, hingga berbagai jenis kontrak, perjanjian, serta penyelesaian sengketa yang mungkin timbul di antara pihak-pihak yang terlibat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif atau yang sering disebut sebagai penelitian hukum kepustakaan. Dalam metode ini, peneliti melakukan analisis terhadap norma-norma yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan maupun norma yang mengatur tentang perjanjian dan perjanjian sewa menyewa. Akibat hukum dari suatu kontrak adalah adanya hubungan hukum antara para pihak yang melibatkan hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban tersebut merupakan akibat hukum dari perjanjian. Tanggung jawab pihak pertama dialihkan sebagai hak kepada pihak kedua, dan sebaliknya. Perjanjian yang sah dan mengikat adalah perjanjian yang memenuhi syarat dan ketentuan yang ditentukan oleh undang-undang. Perjanjian-perjanjian ini diakui secara hukum dan mempunyai implikasi hukum.
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Murtad dalam Perspektif Hukum Islam Sarli S. Landota; Susi Aryani Manangin; Sam J. R. Saroinsong
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 12 (2026): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i12.2201

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaturan hak waris anak murtad dan akibat hukum terhadap anak yang murtad dalam perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian hukum normatif. Dan hasil dari penelitian ini yakni Pengaturan hak waris anak yang murtad dalam hukum Islam menunjukkan bahwa prinsip syariat secara tegas menghilangkan hak waris langsung bagi anak yang meninggalkan Islam, didasarkan pada dalil hadis dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menekankan kesamaan agama antara pewaris dan ahli waris. Namun, untuk menjaga keadilan sosial, kemanusiaan, dan harmoni keluarga, hukum Islam menyediakan mekanisme alternatif seperti wasiat wajibah (dengan batas maksimal sepertiga harta) dan hibah, yang memungkinkan pewaris memberikan sebagian harta kepada anak murtad secara sah saat masih hidup. Dalam hukum waris Islam, kesamaan agama merupakan syarat mutlak antara pewaris dan ahli waris.
Analisis Perlindungan Anak Diluar Nikah Berdasar Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2012 Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 Wa Rina; Susi Aryani Manangin; Fatima Hs
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9725

Abstract

Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum terhadap anak yang lahir di luar pernikahan yang sah dalam perspektif Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 11 Tahun 2012 dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 46/PUU-VIII/2010. Anak yang lahir di luar nikah seringkali menghadapi berbagai persoalan hukum yang menyangkut status nasab, hak waris, hak perwalian, dan hak mendapatkan nafkah dari ayah biologisnya. Ketidakjelasan pengaturan hukum mengenai hak-hak anak di luar nikah ini berdampak besar terhadap kehidupan anak secara sosial, ekonomi, maupun psikologis. Dalam konteks Indonesia yang memiliki sistem hukum plural, terdapat perbedaan mendasar antara pendekatan hukum positif negara dan hukum Islam dalam mengatur kedudukan anak di luar nikah. Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2012 menegaskan bahwa anak hasil zina tidak memiliki hubungan nasab dengan ayah biologisnya, sehingga tidak berhak atas waris, perwalian, dan nafkah dari pihak ayah. Sementara itu, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 membuka ruang pengakuan hubungan perdata anak dengan ayah biologisnya sepanjang dapat dibuktikan secara ilmiah melalui tes DNA atau alat bukti lain menurut hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualisme dalam praktik hukum di masyarakat yang disebabkan oleh perbedaan pendekatan yuridis-konstitusional dan pendekatan normatif-keagamaan. Meskipun demikian, kedua instrumen hukum ini pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan perlindungan dan keadilan bagi anak di luar nikah agar hak-haknya terpenuhi tanpa diskriminasi.