Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH DAN GERAKAN SADAR GIZI PADA REMAJA DENGAN MEDIA KOMIK KESEHATAN Nissa Noor Annashr; Riska Sarofah; Aveny Septi Astriani; Reyhandra Habib Yanuar; Krisna Yanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27119

Abstract

Abstrak: Data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menunjukkan Puskesmas Purbaratu memiliki prevalensi anemia 31,96%, dimana remaja putri yang minum TTD (Tablet Tambah Darah) hanya 51,86% pada tahun 2023. Angka tersebut paling rendah di Kota Tasikmalaya. SMA N 3 Tasikmalaya adalah SMA yang berlokasi di wilayah kerja Puskesmas Purbaratu. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap positif siswi mengenai manfaat TTD dan pentingnya memiliki kesadaran gizi. Mitra kegiatan ini adalah SMA N 3 Tasikmalaya. Peserta kegiatan adalah siswi kelas XI sebanyak 104 orang. Metode pelaksanaan kegiatan melalui pengisian soal pre-test sebanyak 10 soal pengetahuan dan 8 soal sikap, pendistribusian komik kesehatan, penayangan video, edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah dan power point di ruang aula SMAN 3, serta tahap evaluasi meliputi pengisian soal post-test sebanyak 10 soal pengetahuan dan 8 soal sikap. Kegiatan pengabdian masyarakat menghasilkan adanya peningkatan proporsi siswi yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik dari 12,5% pada pre-test menjadi 80,8% pada post-test. Selain itu terdapat peningkatan skor sikap dari 15,3750 pada pre-test menjadi 18,1538 pada post-test.Abstract: Data from the Tasikmalaya City Health Office showed that the Purbaratu Health Center had an anemia prevalence of 31.96%, where adolescent girls who take TTD (Iron Supplement Tablets) were only 51.86% in 2023. This figure was the lowest in Tasikmalaya City. SMA N 3 Tasikmalaya is a high school located in the Purbaratu Health Center work area. The purpose of this community service activity was to increase the knowledge and positive attitudes of female students regarding the benefits of TTD and the importance of having nutritional awareness. The partner for this activity s SMA N 3 Tasikmalaya. The participants of the activity were 104 grade XI female students. The method of implementing the activity was through filling in pre-test questions of 10 knowledge questions and 8 attitude questions, distributing health comics, showing videos, health education using lecture and power point methods in the hall OF SMA 3 and the evaluation stage included filling in post-test questions of 10 knowledge questions and 8 attitude questions. Community service activities resulted in an increase in the proportion of female students who had good knowledge from 12.5% in the pre-test to 80.8% in the post-test. In addition, there was an increase in attitude scores from 15.3750 in the pre-test to 18.1538 in the post-test.
GERAKAN RUMAH TANGGA RAMAH LINGKUNGAN MELALUI EDUKASI GREEN LIFESTYLE BAGI PKK DI DESA SELASARI KABUPATEN PANGANDARAN Irman Firmansyah; Nissa Noor Annashr; Faiha Ulfa Hapsari; Haryono Susilo; Adil Ridlo Fadilah; Tedi Rustendi; kurniawan kurniawan; Andini Sutiyani; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v12i1.18456

Abstract

Desa Selasari, Kabupaten Pangandaran, memiliki potensi wisata alam yang cukup berkembang, tetapi menghadapi masalah pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal, terutama berupa kebiasaan membuang sampah sembarangan, belum adanya pemilahan sampah organik dan anorganik, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap dampak sampah bagi lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya kelompok  Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau disingkat PKK, dalam menerapkan konsep rumah tangga ramah lingkungan melalui edukasi green lifestyle dan pengelolaan sampah berbasis 3R yaitu reduce, reuse, recycle. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan menjadikan PKK sebagai mitra strategis, melalui tahapan sosialisasi, diskusi interaktif, pelatihan pemilahan sampah rumah tangga, serta penerapan tempat sampah terpilah di tingkat rumah tangga. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata pengetahuan meningkat yang menunjukkan perbedaan signifikan setelah intervensi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi green lifestyle berbasis PKK efektif sebagai langkah awal dalam membangun perilaku rumah tangga yang lebih peduli lingkungan dan mendukung pengelolaan sampah berbasis komunitas.