Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

The Effectiveness of Digital Comic Modification of Golden Cucumber Folklore on Breast Cancer Prevention Behavior with Herbal Plants in Gen Z: Efektivitas Komik Digital Modifikasi Folklore Timun Emas Terhadap Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Dengan Tanaman Herbal Pada Gen Z Restu Ayu Eka Pustika Dewi; Lestari, Catur Retno; Kusuma, Daffa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2543

Abstract

Breast cancer has a high incidence rate, particularly among women. Early prevention efforts are essential, especially through educational media that appeal to Generation Z. This study aims to analyze the effectiveness of a modified folklore timun emas digital comic on breast cancer prevention behavior using herbal plants in generation z. the research employed a pre-experimental one-group pretest-posttest design, conducted in RW 02 Lamper Krajan, Lamper Lor Village, South Semarang District. The study population consisted of all Generation Z individuals in the area, totaling 87 people. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 79 respondents. The Wilcoxon test results showed a p-value of 0.001, indicating a significant effect of the modified folklore Timun Emas digital comic on breast cancer prevention behavior using herbal plants. Future studies are recommended to develop digital comics with interactive features and more engaging visuals to enhance reader involvement. Keywords : Breast Cancer, Gen Z , Herbal Plant, Digital Comic
PKM Penyuluhan Menjaga Imunitas saat Berpuasa pada Masa Pandemi dan Pemeriksaan Kesehatan Desa Sukorejo Kabupaten Pekalongan Lestari, Catur Retno; Elawati, Nunung Eni; Wani, Elsayanti; Bulan, Sahari
Manggali Vol 1 No 2 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i2.1672

Abstract

Ramadan fasting is a fast that must be done by Muslims during the month of Ramadan for a full month. Diet during Ramadan tends to change, due to differences in meal times compared to other months. The pandemic period coincides with the month of Ramadan which sometimes neglects health and diet during breaking and sahur. It is important to maintain immunity when fasting during a pandemic in order to improve health. This community service activity program is to increase knowledge and understanding of maintaining diet when fasting. The result of this activity was an increase in knowledge about health and continued with medical examinations, namely checking blood pressure, checking blood sugar levels, checking uric acid levels and checking cholesterol levels.
Edukasi dan Pemeriksaan Hemoglobin Sebagai Gerakan Sehat tanpa Anemia pada Siswa SMK Nurul Islami Semarang Elawati, Nunung Eni; Lestari, Catur Retno; Dewi, Restu Ayu Eka Pustika; Syaifulloh, Moh; Nahdah, Athifah Ari
Manggali Vol 3 No 1 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i1.2428

Abstract

Remaja merupakan tahap transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang ditandai dengan pertumbuhan fisik yang cepat, sehingga membutuhkan asupan gizi yang memadai termasuk zat besi. Asupan zat besi yang kurang dapat menimbulkan anemia pada remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi dan pemeriksaan hemoglobin serta pengukuran antropometri kepada remaja di SMK Nurul Islami Semarang mengenai anemia dan upaya pencegahan anemia pada remaja. Pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) serta pengecekan kadar Hemoglobin dan antropometri pada siswa-siswi SMK Nurul Islami Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh 35 siswa. Hasil pengabdian menujukkan bahwa siswa SMK Nurul Islami Semarang tidak terindikasi anemia, dengan rata-rata siswa memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak memiliki rata-rata kadar hemoglobin normal sebanyak 30 orang (85,71%),yang didukung dengan rata-rata IMT siswa berstatus gizi baik (65,71%), dengan ukuran LILA normal sebanyak 27 orang (77,14%) meskipun beberapa memiliki tekanan darah rendah yaitu sebanyak 24 orang (68,57%). Dengan adanya pengecekan kadar hemoglobin dan antropometri pada kegiatan pengabdian ini siswa siswi menjadi lebih memahami pentingnya pencegahan anemia dengan mengonsumsi tablet penambah darah dan makanan yang bergizi dengan didukung aktivitas fisik.
Peningkatan Kesadaran Donor Darah Bagi Masyarakat Sebagai Gaya Hidup Untuk Mewujudkan Generasi Sehat Marchamah, Dwi Nur Siti; Dewi, Restu Ayu Eka Pustika; Lestari, Catur Retno; Amanda, Ervina Rika
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 4 No 3 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v4i3.1943

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar turut aktif dalam pelaksanaan kegiatan donor darah sebagai gaya hidup untuk mewujudkan generasi sehat. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bendan Duwur Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang. Tahap pertama adalah persiapan, yaitu melakukan anamnesa identitas peserta serta skrining riwayat kesehatan melalui wawancara. Tahap kedua yaitu peserta melewati beberapa pemeriksaan karena harus memenuhi kriteria. Tahap ketiga tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ivet memberikan sosialisasi yaitu donor darah sebagai gaya hidup untuk mewujudkan generasi sehat. Tahap keempat yaitu pelaksanaan donor darah. Tahap kelima yaitu mengukur tingkat kesadaran peserta melalui kuesioner. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta paling banyak yaitu remaja akhir (17-25 tahun) sebanyak 44 orang (71%), lulusan dari pendidikan tingkat SMA sebanyak 51 orang (82,3%), status sebagai pelajar sebanyak 43 orang (69,4%), dan tingkat kesadaran peserta donor darah kategori sedang sebanyak 45 orang (72,6%).
The Effectiveness of Digital Comic Modification of Golden Cucumber Folklore on Breast Cancer Prevention Behavior with Herbal Plants in Gen Z: Efektivitas Komik Digital Modifikasi Folklore Timun Emas Terhadap Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Dengan Tanaman Herbal Pada Gen Z Restu Ayu Eka Pustika Dewi; Lestari, Catur Retno; Kusuma, Daffa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2543

Abstract

Breast cancer has a high incidence rate, particularly among women. Early prevention efforts are essential, especially through educational media that appeal to Generation Z. This study aims to analyze the effectiveness of a modified folklore timun emas digital comic on breast cancer prevention behavior using herbal plants in generation z. the research employed a pre-experimental one-group pretest-posttest design, conducted in RW 02 Lamper Krajan, Lamper Lor Village, South Semarang District. The study population consisted of all Generation Z individuals in the area, totaling 87 people. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 79 respondents. The Wilcoxon test results showed a p-value of 0.001, indicating a significant effect of the modified folklore Timun Emas digital comic on breast cancer prevention behavior using herbal plants. Future studies are recommended to develop digital comics with interactive features and more engaging visuals to enhance reader involvement. Keywords : Breast Cancer, Gen Z , Herbal Plant, Digital Comic
Gambaran Pendonor Darah Yang Lolos Seleksi Donor Di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Kudus Arief Adi Saputro; Catur Retno Lestari
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i3.2047

Abstract

Characteristics of voluntary blood donors and substitute donors include age. Gender, blood group, rhesus blood type, and donor type play an important role in the selection of blood donors. This characteristic supports the awareness and desire of people who are not yet ready to become donors, because they do not know the benefits of donors for health. Research Objectives: To describe the characteristics of blood donors who pass donor selection at UDD PMI Kudus Regency in 2022 by covering donor characteristics based on age, sex, blood type, type of Rhesus and type of donor. Research Methods: This type of quantitative descriptive research is to describe the research data using a cross-sectional study approach, namely the research study design within certain time brackets and the time has been determined by the researcher. Research Results: There were 14,236 donors in 2022, using simple random sampling, with results on characteristics in the age group 25-44 with a total of 267 (68.6%), in the Gender group there were men with a total of 310 (79.7%), Group Blood with blood type O with a total of 137 (27.5%), based on the Rhesus Type there is a Positive Rhesus with a total of 389 (100%), and in the Donor Type Voluntary Donors with a total of 389 (100%). Conclusion: The more blood donor group aged 25-44 years, Male Sex, Blood Type O, Rhesus Positive Type and Voluntary Donor Type.
Eksplorasi dan Implementasi Mikroba Indigenous Asal Limbah Batubara Sebagai agen Bioakumulator Terhadap Logam Berat Cd dan Pb Elawati, Nunung Eni; Lestari, Catur Retno; Resputri, Fibra
BIOEDUSCIENCE Vol 8 No 1 (2024): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jbes/12709

Abstract

Background: Heavy metals in the environment are a very important environmental pollution problem. Degrading and removing heavy metals does not degrade organic waste because heavy metals are non-biodegradable. Bioremediation is one technique that can be chosen to degrade metal waste. The purpose of this study was to obtain and identify native bacteria from coal waste that have the potential to reduce heavy metals or bioaccumulation. Method: samples were taken from coal waste, then isolated using the dilution method and incubated at 37˚C for 24 hours. Testing for heavy metal content by applying a microbial consortium suspension on coal waste with a mixture of planting media, then analyzed with an atomic absorption spectrophotometer. Results: 10 isolates with different color characteristics were obtained from microbial isolation. The analysis of heavy metal content showed a decrease in the heavy metal Pb in the L1 and L2 treatments but did not affect the heavy metal Cd. Conclusion: The microbial consortium isolated from PLTU coal waste shows a decrease in the heavy metal Pb in treatments L1 and L2.
Sosialisasi Peran Gizi Seimbang bagi Kesehatan Remaja di SMP Negeri 8 Kota Semarang Chairunisa Nur Rarastiti; Umar Hidayat; Agus Sudrajat; Catur Retno Lestari
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 05 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola makan pada remaja akan menentukan jumlah zat gizi yang diterima oleh remaja untuk pertumbuhan serta perkembangannya. Jumlah makanan yang sesuai dengan kebutuhan akan menyediakan zat gizi yang cukup pula bagi remaja guna menjalankan kegiatan atau aktivitas fisik sehari-hari. Remaja sering tidak memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsinya serta suka mengonsumsi makan-makanan cepat saji. Remaja juga kerap mengikuti trend terhadap jenis makanan yang dikonsumsi. Remaja sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Remaja sebagai generasi penerus bangsa berperan penting untuk kemajuan negara di masa yang akan datang. Oleh karena itu, pengetahuan tentang perilaku dan gaya hidup sehat demi terpenuhinya gizi seimbang harus dimulai sejak dini agar terhindar dari berbagai permasalahan kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada remaja pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan remaja. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, penyampaian materi dan tanya jawab. Adapun hasil pengabdian diperoleh bahwa penyuluhan yang disertai dengan diskusi dengan para siswa SMP Negeri 8 Kota Semarang berdampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam pentingnya gizi seimbang dan makanan sehat. Pentingnya penguatan dari orang yang dianggap penting menjadikannya lebih berkomitmen untuk merubah perilaku untuk perubahan perilaku.
Pemberdayaan Ibu PKK melalui Pendampingan Kebun Gizi sebagai Strategi Ketahanan Pangan Lokal Novarizki Galuh Ayudianningsih; Catur Retno Lestari; Restu Ayu Eka Pustika Dewi; Chairunisa Nur Rarastiti; Hilda Fathiya Ifada
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan dan gizi merupakan salah satu komponen penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat, terutama di tingkat keluarga. PKK sebagai agen penggerak berarti berupaya mewujudkan empat pilar ketahanan pangan di tingkat keluarga. Empat pilar ketahan pangan itu terdiri dari: ketersediaan, akses, pemanfaantan, dan stabilitas. Kebun gizi merupakan suatu program yang berbasis pada pemanfaatan aset lahan tidur dengan melibatkan peran masyarakat untuk pelaksanaannya. Tentu saja pola komunikasi yang baik pada komunitas masyarakat sangat diharapkan agar program berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan pentingnya ketahanan pangan dengan tersedianya kebun gizi dalam menyediakan gizi seimbang bagi kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, penyampaian materi pelatihan. Sebagai hasil pengabdian yang diperoleh bahwa penyuluhan yang disertai diskusi dengan para TP-PKK berdampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam pentingnya ketahanan pangan dengan pemanfaatan kebun gizi. Pentingnya penguatan dari orang-orang yang dianggap penting menjadikannya lebih berkomitmen untuk mengubah perilaku untuk perubahan perilaku.
In vivo test combination of green coffee seed extract (Coffea canephora) and yellow turmeric (Curcuma domestica val.) on IL-6 and CRP levels Lestari, Catur Retno; Eka Pustika Dewi, Restu Ayu; Nurjanah, Siti; Sabarani, Lusiana Cici; Resputri, Fibra
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 14 ISSUE 1, 2026
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2026.14(1).38-45

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) merupakan suatu bentuk cedera jaringan paru sebagai respons inflamasi terhadap berbagai faktor penyebabnya, dan ditandai dengan adanya inflamasi, peningkatan permeabilitas vaskular, dan penurunan aerasi jaringan paru. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji in vivo kombinasi ekstrak kopi hijau dan ekstrak kunyit kuning sebagai antiinflamasi terhadap kadar sitokin IL-6 dan CRP pada tikus jantan galur wistar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian “Pre and Post Test With Control Group Design”. Tikus wistar dalam kondisi peradangan dan inflamasi dengan pemberian LPS selama 14 hari. Tikus Wistar diberikan perlakuan pemberian dosis kombinasi ekstrak biji kopi hijau dan kunyit kuning secara bertingkat 200 mg/Kg BB, 400 mg/KgBB dan 600 mg/KgBB dan uji kadar IL-6 dan CRP setelah dilakukan perlakuan selama 28 hari. Analisis data menggunakan Uji One-way Anova dengan nilai p < 0,05. Hasil: Hasil uji Paired T-test menunjukkan adanya perbedaan terhadap kadar IL-6 didapatkan hasil sig. yaitu 0,001 (p<0,005), sedangkan pada kadar CRP menunjukkan tidak adanya perbedaan dengan hasil sig. 0,517 (p>0,005). Hasil uji one way anova  menunjukkan adanya perbedaan rata-rata terhadap kadar IL-6 dengan sig 0,010 sedangkan pada kadar CRP tidak terdapat perbedaan pada setiap kelompok perlakuan (p=0,215). Kesimpulan: Terdapat perbedaan pemberian kombinasi ekstrak biji kopi hijau dan kunyit terhadap kadar IL-6, namun tidak terdapat perbedaan pemberian kombinasi ekstrak biji kopi hijau dan kunyit terhadap kadar CRP.   ABSTRACT Background: Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) is a form of lung tissue injury as an inflammatory response to various causative factors, and is characterised by inflammation, increased vascular permeability, and decreased lung tissue aeration. Objective: This study aims to determine the in vivo test of a combination of green coffee extract and yellow turmeric extract as an anti-inflammatory against the levels of cytokines IL-6 and CRP in male wistar strain rats. Methods: This was an experimental study with a "Pre-Post Test with Control Group Design." Wistar rats were subjected to inflammation and LPS administration for 14 days. Wistar rats were given a combination of green coffee bean extract and yellow turmeric extract at graded doses of 200 mg/kg BW, 400 mg/kg BW, and 600 mg/kg BW. IL-6 and CRP levels were measured after 28 days of treatment. Data were analysed using a one-way ANOVA with a p-value <0.05. Results: The paired T-test showed a significant difference in IL-6 levels. The mean difference in IL-6 levels was 0.001 (p<0.005), while there was no difference in CRP levels, with a significant difference of 0.517 (p>0.005). The results of the one-way ANOVA test showed a significant difference in IL-6 levels with a significant difference of 0.010, while there was no difference in CRP levels between the treatment groups (p=0.215). Conclusion: There was a significant difference in the combination of green coffee bean and turmeric extract on IL-6 levels, but no difference in the combination of green coffee bean and turmeric extract on CRP levels.