Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

TERAPI MUSIK MOZART TERHADAP PENURUNAN STRES MAHASISWA DALAM MENGHADAPI SKRIPSI Purwaningsih, Elisa; Nur, Hirza Ainin; Widyaningsih, Heriyanti; Ambarwati, Ambarwati
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v12i2.230

Abstract

Stres merupakan respon tubuh terhadap situasi atau tekanan yang dirasakan sebagai ancaman atau tantangan baik fisik maupun psiologis. Dampak stres yang dirasakan mahasiswa dalam penyusunan skripsi adalah meningkatnya kegelisahan, ketegangan, kecemasan, serta sakit fisik. Bahkan stres juga dapat mengakibatkan dampak yang paling fatal yaitu terjadinya bunuh diri pada mahasiswa. Dampak stres tersebut dapat dicegah dengan terapi musik mozart. Terapi musik mozart merupakan jenis musik yang efektif sebagai terapi dalam mengurangi stres. Musik Mozart memiliki kecepatan 60-80 detak per menit yang dapat mengalihkan gelombang otak dari beta ke alfa sehingga dapat membuat rileks dan merangsang bagian kreatif otak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan terapi musik mozart terhadap penurunan stres mahasiswa sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre experimental design dengan rancangan one gruop pretest-posttest design.  Jumlah sampel sebnyak 16 responden. Terapi  musik mozart dilakukan selama 7 hari berturut-turut dengan durasi 10 menit. Pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner PSS-10 yang diukur sebelum dan sesudah tindakan. Hasil penelitian selama 7 hari berturut-turut menunjukkan hasil tingkat stres sebelum diberikan tindakan yaitu stres rendah 12,5%, stres sedang 75,0%, stres tinggi 12,5% dan tingkat stres setelah diberikan tindakan yaitu tingkat stres rendah 56,3%, stres sedang 43,7%, dan tidak ada responden yang mengalami stres tinggi. Nilai rata-rata atau mean stres sebelum diberikan tindakan yaitu 18.81 dan sesudah diberikan tindakan yaitu 13.81. Melitah hasil penelitian sebelum dan sesudah tindakan menujukkan bahwa terapi musik Mozart dapat menurunkan stres mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini merekomendasikan supaya masyarakat khususnya mahasiswa dapat menerapkan terapi musik mozart untuk mencegah dan mengurangi stres.
KONSEP DIRI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Arsy, Gardha Rias; Budiati, Tri; Widyaningsih, Heriyanti
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i2.215

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit yang tidak menular dimana kasus kanker payudara merupakan kasus terbanyak dan dapat menyebabkan kematian. Konsep diri sebagai pandangan, penilaian, perasaan individu mengenai dirinya yang timbul sebagai hasil dari suatu interaksi sosial. kualitas hidup pasien kanker payudara akan menurun pada dimensi peran emosional, kognitif dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri dan kualitas hidup paien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri dan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif analitik, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik Cross-Sectional. Teknik pengambilan data dengan cara Purposive Sampling yang ditetapkan dengan sampel sebanyak 35 responden. Hasil: Hasil penelitian dari 35 responden, menunjukkan konsep diri baik sebanyak 22 orang (62,9%) dan konsep diri negatif sebanyak 13 orang (37,1%). Sedangkan untuk kualitas hidup menunjukkan sedang yaitu sebanyak 21 orang (60,0%), baik sebanyak  11 orang (31,4%) dan buruk sebanyak 3 orang (8.6%). Simpulan: Konsep diri pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati adalah dalam kategori baik. Sedangkan untuk kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati yaitu dalam kategori sedang. Kata Kunci: Kanker payudara, konsep diri, kualitas hidup
Peningkatan Peran Orang Tua dalam Pengawasan Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini Winarsih, Biyanti Dwi; Widyaningsih, Heriyanti; Fatmawati, Yayuk; Hartini, Sri; Faidah, Noor; Yusianto, Wahyu; Nurdiana, Nova Fitri
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i1.4

Abstract

Gadget merupakan sebuah sebuah alat elektronik kecil dengan berbagai macam fungsi. Gadget sendiri dapat berupa komputer atau laptop, tablet PC, dan juga telepon seluler atau smartphone yang dirancang lebih canggih jika dibandingkan dengan perangkat teknologi yang telah diciptakan sebelumnya. Anak-anak sering menggunakan gadget dengan tujuan selain belajar, seperti menonton youtube, mencari informasi, menggunakan media sosial, bermain game online, menonton film online dengan durasi waktu yang lama. Penggunaan gadget bagi anak-anak perlu pengawasan dari orang tua. Orang tua harus sepenuhnya mengawasi dan membimbing anak-anak mereka saat menggunakan gadget apalikasi yang digunakan maupun pengawasan dalam waktu penggunaan.Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peran orang tua dalam pengawasan penggunaan gadget pada anak-anak. Peningkatan peran orang tua dilakukan dengan pemberian edukasi kepada 31 ibu anak usia dini. Peran orang tua pada anak usia dini ini menunjukkan sebagian besar dari ibu masuk dalam kategori kurang membimbing anaknya menggunakan gadget. Setelah dilakukan edukasi terjadi peningkatan peran ibu membimbing penggunaan gadget pada anak
PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP SKALA NYERI PASIEN KANKER PAYUDARA DI RS MARDI RAHAYU KUDUS Faidah, Noor; Handayani, Lutfi; Purwandari, Nila Putri; Widyaningsih, Heriyanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2912

Abstract

Penyakit kanker menjadi tren dan isu masalah kesehatan dengan tingkat kematian paling tinggi. Kanker payudara mempunyai manifestasi yang kompleks tergantung jaringan dan organ yang dipengaruhi serta jenis sel kankernya. Kanker payuara menyebabkan pengaruh secara fisik seperti nyeri dan masalah mental seperti kecemasan yang semakin meningkatkan nyeri. Tindakan keperawatan untuk menurunkan nyeri adalah dengan terapi Progresive Muscle Relaxation (PMR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap skala nyeri pasien kanker payudara di RS Mardi Rahayu Kudus. Jenis penelitian Quasy eksperimen dengan desain One Group Pre test dan post test. Populasi penelitian ini adalah penderita kanker payudara di RS Mardi Rahayu Kudus. Teknik sampling dengan total sampling sehingga besar sampel sebanyak 34 responden. Analisa data secara statistik dengan uji Wilcoxon. Nyeri sebelum tindakan mendapatkan mean 5,65, setelah tindakan mendapatkan nilai mean 2,56. Analisa uji Wilcoxon mendapatkan nilai p 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap nyeri pasien kanker payudara di RS Mardi Rahayu Kudus karena nilai p (0,000) < 0,05 pada taraf signifikansi 5%.
PENURUNAN KECEMASAN PADA LANSIA MELALUI TERAPI MUSIK GAMELAN JAWA Nur, Hirza Ainin; Widyaningsih, Heriyanti; Pramudaningsih, Icca Narayani; Cahyanti, Luluk; Afriyani, Dwi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2966

Abstract

Latar Belakang: Pada lansia akan mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif seiring bertambahnya usia karena setiap organ tubuh mengalami penurunan fungsi yang lebih kompleks. Sehingga mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan kecemasan. Intervensi nonfarmakologis seperti terapi musik gamelan Jawa dianggap efektif untuk membantu dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Tujuan Penelitian: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada lansia sebelum dan sesudah diberikan terapi musik gamelan Jawa. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre experimental design dengan rancangan one group pre-test dan post-test design. Sampel sebanyak 16 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan bulan Mei 2025 menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat perubahan tingkat kecemasan sebelum dan setelah intervensi terapi musik gamelan Jawa. Hasil: Dari 16 responden sebelum diberikan tindakan 56,3% mengalami kecemasan sedang, 31,3% mengalami kecemasan berat dan 12,5% mengalami kecemasan berat sekali dan setelah intervensi terapi musik gamelan Jawa 62,5% mengalami kecemasan ringan, 25,0% mengalami kecemasan sedang, 12,5% mengalami kecemasan berat. Hal ini menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada lansia. Kesimpulan: Implementasi terapi musik gamelan Jawa efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Terapi ini dapat dijadikan pendekatan keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatan kesehatan mental lansia, khususnya dalam menghadapi masa yang akan datang.