Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Membentuk Karakter Gemar Membaca Siswa di SDN 5 Masbagik Selatan Ika Purnama; Lalu Hamdian Affandi; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.872

Abstract

Gemar membaca merupakan kebiasaan meluangkan waktu untuk membaca buku/teks bacaan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan program gerakan literasi sekolah, kendala-kendala atau faktor penghambat serta manfaat dari penerapan program gerakan literasi sekolah di SDN 5 Masbagaik Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, 2 orang guru kelas, dan 2 orang siswa. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokuemntasi. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan thematic analysis. Untuk menguji data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) landasan dari diterapkannya program gerakan literasi sekolah berdasarkan minat baca dan kemampuan memaknai suatu teks bacaan yang tergolong rendah dan tentunya sebagai upaya dalam melaksanakan peraturan yang telah dibuat oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), sehinngga pelaksaan program gerakan literasi disesuaikan dengan tahapan yang ada pada buku panduan yang telah dibuat yaitu terdapat 3 tahapan diantaranya tahapan pembiasaan, tahapan pengembangan dan tahapan pembelajaran, (2) masih terdapat kendala-kendala atau hal yang membatasi penerapan program gerakan literasi secara maksimal yaitu dengan belum terdapat tempat yang dibuatkan dalam menyalurkan kreativitas atau bakat menulis yang dimiliki setiap individu pada siswa, (3) manfaat dari diterapkannya program gerakan literasi sekolah ini adalah dapat menambah wawasan siswa semakin luas, tidak hanya tentang satu pengetahuan namun secara umumnya, melatih siswa tampil percaya diri di depan kelas menyampaikan kembali teks yang telah dibaca dengan suara lantang, membaca memunculkan kreativitas siswa dengan memanfaatkan barang bekas.
Keterampilan Guru dalam Menggunakan Variasi Pembelajaran di SDN 1 Sakra Selatan Windi Rosi Handayani; I Ketut Widiada; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.933

Abstract

Keterampilan variasi dalam pembelajaran yang dimaksud pada penelitian ini merupakan suatu keadaan yang diciptakan oleh guru agar tidak menimbulkan kebosanan didalam pembelajaran yang berupa gaya mengajar, penggunaan media dan alat pembelajaran, pola interaksi dan aktivitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru dalam melaksanakan variasi pembelajaran dan intensitas dalam melaksanakan variasi pembelajaran di SDN 1 Sakra Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan pedoman  observasi kepada guru dan siswa. Analisis data penelitian menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru melaksanakan variasi pembelajaran pada bagian gaya mengajar tergolong  dengan skor 82.5% termasuk ke dalam kategori sedang.  Bagian variasi dalam penggunaan media dan alat pembelajaran dengan skor 85% termasuk ke dalam kategori sedang. Sedangkan bagian variasi pola interaksi dan aktivitas siswa dengan skor 65% termasuk ke dalam kategori sedang. Apabila dihitung secara keseluruhan keterampilan guru dalam menggunakan variasi pembelajaran dengan skor 70% tergolong ke dalam kategori sedang.
Pengembangan Media Big Book Berbasis Kearifan Lokal Untuk Penanaman Nilai Karakter Siswa Kelas II Sekolah Dasar Dinda Nurika; Khairun Nisa; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.940

Abstract

Media big book memiliki keistimewaan berupa gambar ilustrasi yang dilengkapi dengan cerita yang cocok untuk anak-anak. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui rancangan pengembangan media big book berbasis kearifan lokal dalam menanamkan nilai karakter siswa kelas II sekolah dasar, 2) untuk mengetahui kelayakan media big book berbasis kearifan lokal dalam menanamkan nilai karakter siswa kelas II sekolah dasar, 3) untuk mendeskripsikan penanaman nilai karakter siswa kelas II dalam pengembangan media big book berbasis kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: analysis, desain, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 19 Mataram. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) pengembangan media big book berbasis kearifan lokal dengan model ADDIE memenuhi syarat untuk diuji cobakan di SDN 19 Mataram. 2) media big book berbasis kearifan lokal dinyatakan layak untuk menanamkan nilai karakter siswa kelas II sekolah dasar berdasarkan hasil penilaian oleh ahli media yang memperoleh skor 60 dengan persentase 80% kategori “layak” dan hasil penilaian ahli materi yang memperoleh skor 45 dengan persentase 86% kategori “sangat layak”. Serta Hasil angket respon siswa kelas II SDN 19 Mataram memperoleh nilai 144 dengan persentase 100% kategori “sangat baik”. 3) penanaman nilai karakter pada siswa kelas II menggunakan media big book berbasis kearifan lokal menekankan 2 nilai karakter, yaitu: gemar membaca dan tanggung jawab. Penanaman nilai karakter menggunakan metode pembiasaan dan keteladanan sehingga nilai pendidikan karakter dapat tumbuh pada diri siswa.
Kesesuaian Bahasa Buku Cerita Rakyat Sumbawa Barat “Jompong Suar” Dengan Kemampuan Membaca Pemahaman Pada Siswa Kelas V SDN Leseng Farikha Cahya Safitri; Moh Irawan Zain; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.961

Abstract

Dalam dunia pendidikan, membaca merupakan salah satu kegiatan yang penting dan harus dikuasai siswa terutama dalam membaca pemahaman. Penerapan kegiatan membaca di sekolah dapat menggunakan pemanfaatan buku cerita rakyat. Buku cerita rakyat yang digunakan sebaiknya memenehui syarat akademik yang telah ditentukan oleh Badan Standara Nasional Pendidikan (BSNP). Salah satunya adalah dari aspek kesesuaian bahasa buku. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian bahasa buku cerita rakyat Sumbawa Barat “Jompong Suar” dengan kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas V SDN Leseng. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan didasarkan pada data-data yang diperoleh di lapangan untuk kemudian dianalisis. Objek dalam penelitian ini adalah hasil analisis buku cerita rakyat dan hasil tes siswa kelas V SDN Leseng sebanyak 20 siswa. Teknik dalam pengumpulan data yaitu teknik triangulasi antara metode dokumentasi dan metode tes. Berdasarkan hasil penelitian, kesesuaian bahasa buku cerita rakyat “Jompong Suar” mendapatkan persentase 92,18% dengan kategori sangat layak. Hal tersebut berbanding lurus dengan hasil tes kemampuan membaca pemahaman siswa dengan mendapatkan persentase 81,66% yang dikategorikan baik. Sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahasa buku cerita rakyat “Jompong Suar” sesuai dengan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Leseng dan sangat layak digunakan.  
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah di SD Negeri Panda Kabupaten Bima Tahun Ajaran 2022/2023 ST. Rahmatia Putri; Khairun Nisa; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.964

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu tolak ukur kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari tingkat pendidikan warganya. Tingkat pendidikan negara maju relatif lebih baik dibanding negara yang masih berkembang. Oleh karena itu, agar tercipta manusia cerdas dan maju diperlukan peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah di SD Negeri Panda Kabupaten Bima Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu SD Negeri Panda, dengan narasumber antara lain kepala sekolah, guru, dan siswa. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang ditanamkan melalui budaya sekolah terintegrasi dalam berbagai kegiatan, pertama kegiatan rutin yang dilakukan warga sekolah secara terus-menerus dan konsisten melalui kegiatan setiap hari, satu minggu sekali, satu bulan sekali maupun satu tahun sekali. Kegiatan rutin ini secara keseluruhan telah berjalan dengan optimal; kedua, kegiatan spontan dilakukan oleh guru maupun siswa pada saat itu tanpa direncanakan; ketiga, kegiatan pengkondisian diciptakan untuk mendukung keterlaksanaan pendidikan karakter di sekolah baik secara fisik maupun nonfisik; serta 4) keteladanan ditunjukkan oleh guru maupun siswa dengan memberikan contoh sikap dan perilaku yang baik di sekolah.
Kesulitan Guru dalam Menyusun Soal HOTS Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas Tinggi di SDN Gugus V Cakranegara Ni Made Weni Utari; I Ketut Widiada; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1004

Abstract

Kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu keadaan yang dibuat oleh guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn kelas tinggi di SDN Gugus V Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara kepada guru. Analisis data penelitian menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn pada aspek kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS  masuk kedalam kategori sedang dengan persentase 66,67% sedangkan pada aspek kesulitan guru dalam pembelajaran PPKn masuk kedalam kategori sedang dengan persentase 66,67%. Apabila dihitung secara keseluruhan kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn dengan skor 67% masuk kedalam kategori sedang.
Pengaruh Media Interaktif Animasi Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas IV SDN 1 Aikmel Timur Tahun Pelajaran 2022/2023 Julia Hilalatud Dianah; A. Hari Witono; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1177

Abstract

Hasil belajar merupakan perubahan perilaku siswa akibat belajar. Perubahan itu diupayakan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar adalah suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design, dengan tipe Nonequivalent Control Group Design. Menggunakan subjek berjumlah 46 orang siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur, siswa kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Data dianalisis menggunakan Uji  Independent Sampel T-Test dengan bantuan SPSS 25.0 for windows pada taraf signifikansi 5% diperoleh t-hitung (2.336) > t-tabel (1.680). Uji Effect Size pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur diperoleh hasil 0,65 dengan kategori sedang. Dari hasil uji hipotesis yang dilakukan maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur Tahun Pelajaran 2022/2023.
PELATIHAN PENYUSUNAN SOAL HOTS BAGI GURU-GURU SDN 14 CAKRANEGARA Nurwahidah Nurwahidah; Setiani Novita Sari; Iva Nurmawanti; Khairun Nisa; Anindita S. H. M. Kusuma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15212

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan pengetahuan dan pemahaman guru-guru di SDN 14 Cakranegara dalam menyusun dan mengembangkan soal HOTS. Sasaran kegiatan pengabdian adalah 9 orang guru yang merupakan mitra pengabdian. Kegiatan pengabdian dilakukan secara luring dan daring selama 32 JP. Kegiatan pengabdian terdiri dari tiga tahap yakni 1) pemaparan materi tentang penyusunan soal HOTS, 2) praktik penyusunan soal HOTS, 3) evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pretest-posttest (mengukur kemampuan awal-akhir), dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis lembar pretest menunjukkan 22,22% peserta pelatihan memperoleh nilai ≥ 80 dan hasil analisis lembar posttest menunjukkan 77,78% peserta pelatihan memperoleh nilai ≥ 80. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru-guru di SDN 14 Cakranegara dapat memperkuat pengetahuan dan pemahaman guru dalam menyusun dan mengembangkan soal HOTS. Kata kunci: pelatihan guru; HOTS; kemampuan guru. ABSTRACTCommunity services activities aims to strengthen the knowledge and understanding of teachers at SDN 14 Cakranegara in compiling and developing HOTS questions. The target of community service activities was 9 teachers who are service partners. Community service activities are carried out offline and online for 32 JP. The community service consists of three stages, namely 1) presentation of material on the preparation of HOTS questions, 2) practice of preparing HOTS questions, and 3) evaluation. Data collection techniques used pretest-posttest sheets (measuring initial-end ability) and analyzed descriptively quantitatively. The results of the analysis of the pretest sheet showed that 22.22% of the trainees scored ≥ 80, and the results of the analysis of the posttest sheet showed that 77.78% of the trainees scored ≥ 80. The results of the community services activities showed that training in preparing HOTS questions for teachers at SDN 14 Cakranegara could strengthen teacher knowledge and understanding in compiling and developing HOTS questions. Keywords: teacher training; HOTS; teacher ability .
SOSIALISASI MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21 UNTUK GURU DI SDN 2 LINGSAR Nurhasanah Nurhasanah; Khairun Nisa; Mega Puspitasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.16056

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan sosialisasi model-model pembelajran Abad 21. Kegiatan ini dilakukan untuk membuka wawasan guru terkait model pembelajaran terkini. Model pembelajaran ini mendukung tercapainya keterampilan pembelajaran Abad 21 berupa keterampilan berkomunikasi, kreativitas, berfikir kritis dan pemecahan masalah, dan berkolaborasi. Kegiatan dilaksanakan di SDN 2 lingsar dengan peserta Kepala Sekolah dan Guru. Kegiatan ini dimulai dari tahap identifikasi masalah dilapangan dilanjutkan dengan koordinasi bersama tim pengabdian dan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh kepala sekolah dan guru.
Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Gaya Hidup Berkelanjutan di Sekolah Dasar Lilis Suriani; Khairun Nisa; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5464

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan fokus pada gaya hidup berkelanjutan di kelas 1 SD Negeri Sisik Barat. Kurikulum Merdeka, sebuah inovasi pendidikan di Indonesia, bertujuan untuk menciptakan generasi unggul dan mandiri. Salah satu komponen utama dari Kurikulum Merdeka adalah Profil Pelajar Pancasila, yang bertujuan mengembangkan karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri Sisik Barat telah berhasil mengintegrasikan konsep Profil Pelajar Pancasila dengan tema gaya hidup berkelanjutan dalam pembelajaran kelas 1. Guru-guru berperan sebagai pendamping yang membantu siswa mencapai target pembelajaran. Meskipun demikian, pelaksanaan projek ini menghadapi beberapa kendala, termasuk kurangnya sarana dan prasarana serta kurangnya pemahaman siswa tentang perilaku yang baik. Kesimpulannya, pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri Sisik Barat mencerminkan upaya positif dalam memperkenalkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Namun, perlu upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kondisi fisik dan pengetahuan siswa guna mencapai hasil yang lebih optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana implementasi Profil Pelajar Pancasila dapat dilakukan di tingkat sekolah dasar, dengan fokus pada gaya hidup berkelanjutan.