Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 1 MIDANG Eni Wahyuni; Khairun Nisa; Asri Fauzi
Renjana Pendidikan Dasar Vol 3 No 3 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnnya kemampuan pemecahanmasalah peserta didik pada mata pelajaran matematika akibat pola pengajaran guru yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional dan belum pernah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam proses pembelajaran, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas IV SD Negeri 1Midang. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi experimenttipe nonequevalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah dan observasi keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas. Pengujian prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25.0 for windows dengan nilai signifikansi 5% dan didapatkan hasil thitung = 1.679 > ttabel = 2.252 dan berdasarkan nilai sig (2-tailed) didapatkan sebesar 0.029 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecaham masalah matematika peserta didik digunakan uji effect size dengan hasil d = 0.58 yang berada pada kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing memberikan pengaruh sedang terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Midang.
Strategi Pembelajaran yang digunakan Guru dalam Membelajarkan Bilangan Bulat Negatif di Kelas VI SDN 28 Cakranegara Ni Kadek Sri Sudewi; Vivi Rachmatul Hidayati; Khairun Nisa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran yang digunakan Guru dalam membelajarkan bilangan bulat negatif kelas VI di SDN 28 Cakranegara. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif bersifat metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 28 Cakranegara. Subjek penelitian ini yaitu guru wali kelas VI. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran dimulai dari upaya guru kelas VI pada penerapan strategi pembelajaran dalam membelajarkan bilangan bulat negatif yang meliputi penyampaian tujuan pembelajaran, menjelaskan materi pembelajaran, menggunakan metode pembelajaran di kelas, menggunakan media pembelajaran yang menarik perhatian siswa serta memberikan penilaian. Berdasarkan hal tersebut, maka strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam membelajarkan bilangan bulat negatif kelas VI di SDN 28 Cakranegara yaitu strategi pembelajaran problem based learning.
Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak Nila Ulfiani Saputri; Khairun Nisa; Muhammad Turmuzi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5708

Abstract

Pendidikan karakter ditujukan untuk mengembangkan kemampuan siswa untuk mengambil keputusan yang baik dan buruk, mendukung apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Lembuak. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas 1 dan kelas 4, dan siswa kelas 1 dan kelas 4. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak dilakukan dengan 4 strategi yaitu penerapan pembiasaan yang sudah terjadwal, penerapan kegiatan kokurikuler P5, penerapan kegiatan ekstrakurikuler, dan mengintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran. Faktor pendukung dan faktor penghambat dapat berasal dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak sudah berjalan dengan baik karena adanya ikut serta dari seluruh warga sekolah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Buku Cerita Bergambar Bermuatan Karakter Gemar Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Nilawan Sahbana Putri; Khairun Nisa; Nurwahidah Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa buku cerita bergambar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi peserta didik kelas V di SD Negeri 43 Ampenan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Reasesc and Development  dengan menggunakan pendekatan model ADDIE ( analysist, desiggn, development, implementation, evaluation).penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 43 Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan bahan ajar buku cerita bergambar yang didesain menggunakan salah satu aplikasi desain yaitu dengan aplikasi desain Canva. data yang digunakan di peroleh dari angket validasi ahli materi, angket validasi ahli media dan angket respon peserta didik. Angket validasi ahli materi dan ahli media digunakan untuk mengukur kelayakan bahan ajar buku cerita bergambar dan angket respon peserta didik digunakan untuk mengukur kepraktisan buyku cerita bergambar. Komponen buku cerita bergambar terdiri dari cover, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan, materi pokok, isi cerita, halaman aktivitas peserta didik  dan riwayat penulis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa hasil validasi oleh ahli materi memperoleh nilai sebesar 85,4% dengan kategori “valid” dan hasil validasi ahli media memperoleh nilai sebesar 91% dengan kategori “sangat valid”. Aspek kepraktisan bahan ajar buku cerita bergambar memperoleh nilai pada uji coba lapangan sebesar 88,3% dalam kategori praktis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar buku cerita bergambar valid dan praktis digunakan dalam kegiatan pembelajaran dikelas.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS 1 SDN 1 KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Muhammad Fauzy; Khairun Nisa; Siti Istiningsih
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students' motivation in mathematics learning about addition and subtraction low. For that the research was conducted. The purpose of this paper is to increase the motivation to learn math on addition and subtraction with media images on first grade second researchers based on theories and concepts associated with increased motivation to learn math on addition and subtraction with media images. The studies of this class action through four stages: planning, implementation, observation and reflection conducted in two cycles. Subjects in this study were 25 students of class I Elementary School Kediri. The technique of collecting data through observation, inquiry and documentation Motivation Scale. Technical analysis of the data using descriptive analysis. The analysis showed that the students' motivation increases. In the initial conditions before using media images student motivation achievement of 27.97%. After using media images in the first cycle increased student motivation achievement is 50.63%. Because it has not achieved the expected researchers then followed the second cycle. In the second cycle students' achievement motivation increased to 80.85%. The achievement of students' achievement motivation from the first cycle to the second cycle increased by 30.22%. Based on the results of this study concluded that the media images can increase the motivation to learn mathematics of the addition and subtraction of first grade students at SDN 1 kediri Year 2017/2018.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learnig Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V di SDN 29 Cakranegara Hermansyah Hermansyah; Mansur Hakim; Husniati Husniati; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3375

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran pancasila khususnya pada materi gotong royong dan tanggung jawab warga masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengeruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila siswa SDN 29 Cakranegara yang berjumlah 24 siswa penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan jenis penelitian Pre-eksperimen design. Populasi dalam penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas V SDN 29 Cakranegara yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumlan data yang dilakukan melalui observasi dan tes tulis, dimana tes tulis dilakukan dengan assesment pretest dan postets yang menggunakan instrument berupa tes pilihan ganda yang terdiri dari 25 soal pilihan ganda untuk mengetahui pengaruh hasil belajar yang signifikan pretest dan postest, peneliti menggunakan uji Independent Samples Test. Berdasarkan hasil analisi data diperoleh dari nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,014 < 0,05, yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar menggunakan model pembelajaran problem based learning. Makan Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi gotong royong dan tanggung jawab warga Masyarat SDN 29 Cakranegara.
Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SDN 3 Ampenan Aniza Muaffiani; Bq Nani Sri Wahyuningsih; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3992

Abstract

Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan strategi pendekatan yang mengintegrasikan sentuhan budaya ke dalam materi pembelajaran. Melalui penerapan pendekatan ini siswa dapat merasakan dan memaknai pembelajaran yang telah diberikan karena mempertimbangkan keberagaman budaya yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SDN 3 Ampenan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang disebabkan oleh kegiatan pembelajaran dan pemilihan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Lembar tes yang digunakan adalah lembar tes berisikan soal yang telah disusun dan disesuaikan berdasarkan indikator-indikator keterampilan berpikir kritis dan mengintegrasikan soal HOTS. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada siklus I didapatkan persentase ketuntasan belajar mencapai 67% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 93%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Analisis Sistem Evaluasi Program Pendidikan Untuk Meningkatkan Efisiensi Manajemen Sekolah Dasar Muhammad Makki; Muhammad Tahir; Khairun Nisa; Muhammad Syazali; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4022

Abstract

Effective program evaluation is a fundamental prerequisite for ensuring quality and accountability in primary education institutions. Consequently, this study aims to analyze the education program evaluation system in elementary schools to improve school management efficiency. The study focuses on three main aspects: identifying weaknesses in the existing evaluation system, analyzing the effectiveness of the evaluation instruments used, and providing strategic recommendations for improving the evaluation system to make it more focused and sustainable. The research method used is a quantitative approach with data collection techniques through the distribution of questionnaires to principals, vice principals, teachers, and education personnel (tendik), with a total of 84 respondents. The results show that the existing education program evaluation system still faces various problems, including limitations in indicator standards, a lack of consistency in implementation, and minimal utilization of evaluation results for managerial decision-making. The evaluation instruments used are also not fully effective in describing program achievements, especially in qualitative aspects such as character development and student creativity. These findings emphasize the need to strengthen the evaluation system with clearer standards, comprehensive instruments, and optimal utilization of evaluation results in education program planning. Thus, this study concludes that improving the education program evaluation system in elementary schools is a crucial step in improving school management efficiency. The resulting recommendations can serve as a reference for principals, teachers, and policymakers in developing a more integrated, transparent, and needs-based evaluation system. Through appropriate evaluation, elementary schools can optimize resources, improve the quality of educational services, and support the sustainable achievement of educational goals.
Implementasi Nilai-Nilai Karakter dalam Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V di SDN 6 Ampenan Imas Herawati; Khairun Nisa; Hikmah Ramdhani Putri
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1833

Abstract

Character values are a set of attitudes, behaviors, and morals that guide individuals in acting and interacting in everyday life. Instilling character values from an early age is very important because it plays a role in shaping the personality of students so that they become individuals with noble character, are responsible, able to cooperate, and have the ability to think critically in facing various life problems. This study aims to analyze the implementation of character values in Pancasila Education learning at State Elementary School 6 Ampenan. This study uses a descriptive qualitative approach with research subjects of educators and fifth grade students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation, and questionnaires. Data analysis uses the Miles and Huberman model which includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that there are  character values implemented in Pancasila Education learning, namely faith and piety, global diversity, mutual cooperation, independence, and critical reasoning. The values of faith and piety are reflected through prayer activities before learning and polite attitudes. The value of global diversity is seen from the attitude of respecting differences and tolerance. The value of mutual cooperation is evident in students' cooperation during group discussions. The value of independence is reflected in their responsibility in completing assignments and self-confidence. Meanwhile, the value of critical reasoning is evident in students' ability to ask and answer questions during the learning process.
Pengaruh Model Project Based Learning berbasis STEM pada Pembelajaran IPAS terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V di SDN 4 Mataram Windi Astiana; Khairun Nisa; Ibrahim
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1847

Abstract

This study aims to determine whether there is an effect of the implementation of the STEM-based Project Based Learning (PEM) model in science learning about ecosystem balance material on students' critical thinking skills. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental pre-test post-test design model. Data collection techniques consist of observation and testing, namely using observation sheets for learning implementation, observations of the success of the terrarium project, and a critical thinking ability test consisting of 8 essay-type questions that have met the validity and reliability tests. The total sample is 60 students from SDN 4 and SDN 27 Mataram with a sampling technique using a purposive sampling technique. Data analysis techniques include prerequisite tests, namely normality and homogeneity tests, and hypothesis testing. Based on the results of the Shapiro Wilk normality test, the sig. value is <0.05, so the data is not normally distributed. In the Levene homogeneity test, the sig. value is 0.01 <0.05, so the data has a non-homogeneous variance. Therefore, the hypothesis testing uses a non-parametric test because it does not meet the assumptions of normality and homogeneity with Mann-Whitney U with the result of a Sig (2-tailed) value of 0.00 which is <0.05 so that it means Ho is rejected and Ha is accepted. It is concluded that there is an influence of the application of the STEM project-based learning model in science learning on the critical thinking skills of fifth-grade students of SDN 4 Mataram.