Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Metode Pembelajaran Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Huruf Hijaiyah Siswa Sekolah Dasar Epi Sopiati; Mursalim Mursalim; Khulashah Khulashah; M. Amin
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1 SDN 1 Cikopo dalam mengenal huruf Hijaiyah melalui metode pembelajaran visual. Permasalahan muncul dari rendahnya hasil belajar siswa pada materi ini karena metode konvensional yang kurang efektif. Metode visual dipilih untuk meningkatkan keterlibatan siswa dengan media seperti kartu huruf, gambar, dan video. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi pada tiap siklus. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas 1. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam mengenal huruf Hijaiyah, dengan rata-rata nilai akhir mencapai 83,33, dan nilai tertinggi 95 pada siklus kedua. Metode pembelajaran visual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa. Diharapkan metode ini dapat diterapkan lebih luas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran huruf Hijaiyah di sekolah dasar. This study aims to improve learning outcomes of first-grade students at SDN 1 Cikopo in recognizing Hijaiyah letters through the application of visual learning methods. The problem addressed is low student performance due to conventional and less effective teaching methods. Visual methods were chosen to engage students using media such as letter cards, images, and videos. This study follows a Classroom Action Research (CAR) approach conducted over two cycles, each including planning, action, observation, and reflection stages. The subjects are 20 first-grade students, with data collected through tests, observation, interviews, and documentation. Analysis results show a significant improvement in recognizing Hijaiyah letters, with an average score of 83.33 and a highest score of 95 by the end of the second cycle. Visual learning methods effectively enhance students' understanding and motivation. It is hoped that this method can be applied more broadly to improve Hijaiyah letter learning quality in elementary education.
Kreatifitas Peserta Didik di Pesantren dan non Pesantren: Analisis dengan Wallach-Kogan Creativity Test Hanik Yuni Alfiyah; Kusaeri; Muhammad Fahmi; Zaini Tamin; M. Amin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3074

Abstract

Kreatifitas merupakan kompetensi yang mutlak dibutuhkan di abad 21. Disisi lain, pesantren merupakan budaya yang mendominasi pendidikan Islam di Indonesia. Oleh karenanya, penting dilakukan kajian tentang kreatifitas anak di pesantren sebagai salah satu upaya pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kreativitas siswa Madrasah Tsanawiyah di pesantren dan non pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi. Sampel terdiri dari 35 siswa Madrasah Tsanawiyah di pesantren dan 31 siswa Madrasah Tsanawiyah Non Pesantren. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Wallach-Kogan Creativity Test. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif statistik. Hasil menunjukkan bahwa kreatifitas siswa pesantren dalam aspek fluency dan flexibility lebih baik dari pada kreatifitas siswa non pesantren. Sedangkan dalam aspek uniques, kreatifitas siswa non pesantren lebih baik dari pada kreatifitas siswa pesantren. Dalam aspek unsusallness tingkat kreatifitas siswa pesantren dan non pesantren berada dalam kategori sama. Keterampilan siswa dalam aspek fluency dan flexibility jauh lebih baik dari pada aspek uniques dan unusualness. Perlu dicarikan variasi solusi untuk meningkatkan aspek uniques dan unusualness siswa mengingat hakikat dari kreatifitas adalah novel.
OPTIMIZING SCRAP FABRIC UTILIZATION INTO MASKS AND DOORMATS FOR ECONOMIC EMPOWERMENT OF THE PKK WOMEN’S GROUP IN KLETEK VILLAGE, TAMAN DISTRICT, SIDOARJO Budi Purwantiningsih; A’ilatul Zahroh; Febriarsita Eka Sasmita; Hanik Yuni Alfiyah; M. Amin
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v5i01.8992

Abstract

This study aims to provide training in making masks and doormats from scrap fabric to the PKK group in Kletek Taman Sidoarjo Village. The training was conducted in three main phases: 1) Socialization and FGD, 2) Demonstration and Practice, 3) Packaging and Marketing The first phase was conducted with community leaders, village heads, and the PKK team from Unsuri Surabaya to identify community potential and plan activities. The second phase focused on training skills in mask and doormat production, where participants were taught innovative designs and patterns for masks, as well as techniques for creating attractive doormats with new motifs and color combinations. The third phase included product packaging and branding to enhance competitiveness. Additionally, participants were trained in digital marketing using social media and websites to expand market reach. The goal is for participants to apply new skills in product creation and improve marketing through digital platforms.