Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENILAIAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA BERDASARKAN INDEKS DESA MEMBANGUN (IDM) KABUPATEN WONOGIRI Ristanto, Iwan; Firdausi, Annisa Azhar
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2024): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v9i2.8743

Abstract

Developing Village Index (IDM) is an indicator tool developed based on the concept of the village development framework. This study examines the interaction between the use of Dana Desa (DD) for building village roads, bridges, and drainage systems. In Tirtomoyo District, IDM categorizes villages into two statuses: Developing Villages and Advanced Villages. The study analyzes how these statuses relate to village infrastructure development. The type of infrastructure factor (Factor 1) and the village status factor (IDM) (Factor 2) both have sig values. = 0.000 < ???? = 0.050 so it has an influential relationship with assessments at the planning, implementation and supervision stages of village development. The interaction between Factor 1 and Factor 2 has a sig value. = 0.000 < ???? = 0.050 so that these two factors influence each other on the assessment at the planning, implementation, and supervision stages of village development. The results of the assessment at the planning (RAB) and monitoring stages, developed villages have a higher assessment on 2 infrastructure (roads and bridges) and a smaller value on drainage infrastructure but the difference is not much compared to developing villages, but at the village implementation stage developed villages have a higher assessment of 3 infrastructure (drainage, roads, and bridges) compared to developing villages.
Life Cycle Cost Gedung LPPM Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Yosse Rizal; Firdausi, Annisa Azhar; Hendramawat Aski Safarizki; Agung Wibawa
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 1 (2025): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i1.13994

Abstract

Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) dibangun pada tahun 2018 dan diresmikan pada tahun 2020. Untuk memastikan pengelolaan biaya yang efisien selama umur layan bangunan, perhitungan Life Cycle Cost (LCC) diperlukan. LCC adalah pendekatan yang mempertimbangkan seluruh biaya dari perencanaan, konstruksi, operasional, pemeliharaan, hingga pembongkaran bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis LCC pada gedung LPPM selama 50 tahun, dengan fokus pada biaya awal, biaya operasional, biaya pemeliharaan, dan biaya penggantian komponen. Metode yang digunakan adalah perhitungan LCC dengan simulasi biaya berdasarkan data aktual dan tingkat inflasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total LCC gedung LPPM selama 50 tahun mencapai Rp. 16.900.342.884, dengan komponen biaya pemeliharaan dan penggantian mencapai 56,67%. Pembahasan menunjukkan bahwa pemeliharaan rutin dan penggantian komponen gedung merupakan bagian terbesar dari biaya LCC. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar pengelola bangunan memprioritaskan perencanaan pemeliharaan yang efisien untuk mengurangi biaya jangka panjang.
Implementasi Model Pembelajaran Metode Ummi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Al Qur’an Pada Siswa Fullday & Boarding SMPIT Al Huda Wonogiri Firdausi, Annisa Azhar; ristanto, iwan
JURNAL PENDIDIKAN Vol 34 No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v34i1.6282

Abstract

SMPIT Al Huda Wonogiri telah mengalami perubahan model pembelajaran sesuai dengan perkembangannya; yakni dimulai Tahun Pelajaran 2006-2008 dengan program kelas fullday, Tahun Pelajaran 2008-2023 dengan kelas Boarding/berasrama, dan Tahun Pelajaran 2023-sekarang dengan 2 (dua) program pilihan yakni; kelas fullday dan kelas boarding. Penelitian ini untuk menggambarkan perkembangan pembelajaran Al Quran yang digunakan di SMPIT Al Huda dan dampak pada motivasi capaian siswa dalam menghafal Al-Qur'an. Kebaruan penelitian ini dua variabel kelas fullday dan boarding, serta intake siswa berbeda asal sekolah dasar baik berbasis keislaman maupun dari sekolah dasar umum juga akan memperkuat sintesa perbedaan terhadap hasil capaian pembelajaran Al Quran dengan metode Ummi. Hasil implementasi metode Ummi dalam model pembelajaran Al Quran di SMPIT Al Huda Wonogiri melalui pendekatan langsung dengan mengandalkan repetisi/murojaah (pengulangan) dilaksanakan di jam sekolah / KBM untuk kelas fullday maupun boarding dan tambahan di luar jam KBM yaitu sore, malam dan pagi hari untuk kelas boarding. Diperoleh kemajuan juziah siswa dari sekolah dasar islam terpadu dan dengan model pembelajaran kelas boarding maupun kelas fullday setelah mengikuti pembelajaran Al Quran dengan metode Ummi berpengaruh motivasi pembelajaran, artinya; mengalami perubahan signifikan jumlah hafalan. Inferensi statistik digunakan untuk pengambilan kesimpulan tentang parameter keberhasilan capaian hafalan Al Quran berdasarkan data juziah bahwa mean dari populasi santri dengan nilai signifikansi < 0.05 dan nilai t positif, maka H0=ditolak, dengan demikian perubahan hasil kegiatan juziah bulan juli 2024 dan bulan januari 2025, dapat disimpulkan bahwa: Program kelas boarding sangat efektif dalam implementasi pembelajaran metode ummi.
Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan Perkiraan Kenaikan Tarif Angkutan Umum Pasca Kenaikan Harga BBM (Studi Kasus Angkutan Umum Kabupaten Wonogiri) Tantin Pristyawati; Annisa Azhar Firdausi
Surakarta Civil Engineering Review Vol 4 No 1 (2024): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebijakan Pemerintah yang resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak(BBM) khususnya BBM jenis penugasan seperti Pertalite dan juga Solar Subsidihingga Pertamax sejak 3 September 2022 merupakan langkah yang mengundangpro dan kontra. Harga BBM sendiri sangat menentukan besarnya biaya operasionalkendaraan bermotor yang akan berbuntut pada kenaikan tarif angkutan umum baikangkutan kota ataupun angkutan desa serta tingkat penggunaan atau minatkendaraan umum di masyarakat. BOK akan mengalami kenaikan yang sebandingdengan naiknya harga BBM. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa datauntuk menentukan biaya operasional kendaraan pasca kenaikan harga BBMbesarnya tarif angkutan baru. Hasil yang diperoleh tarif Rp.3.371,47 untuk sebelumadanya kenaikan BBM, sedangkan sesudah besarnya perhitungan tarif adalah Rp.3.751,09. Tarif BEP berdasarkan perhitungan diperoleh Rp. 3.067,97 dan Rp.3.410,08.Kata kunci: kenaikan harga BBM, BOK, tarif
Life Cycle Cost Gedung Masjid Sahid Universitas Veteran Bangun Nusantara Fa-izah, Aprilina Nur; Firdausi, Annisa Azhar; Safarizki, Hendramawat Aski
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 21 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v21i2.1441

Abstract

One of the Bantara University facilities is Sahid Mosque. This mosque was built as a result of a design competition in 2020. The building area is 682 m2. Construction was carried out for 1 year with a total budget is Rp. 3,989,519,570.00. the building was operated in 2022. Many building components are imported from abroad. However, in this building the Life Cycle cost (LCC) calculation has never been done. Operation and maintenance need to be taken into account in every building construction. Building maintenance is a very important activity in maintaining the condition and value of property. This activity involves a series of actions to change, update and repair building components so that they continue to function properly according to established standards. The aim of this research is to identify the LCC of mosque buildings over their 25 years services life. The calculation is carried out by describing the LCC components, namely initial costs, operational costs, maintenance, replacement, and demolition. Initial costs are obtained from design and preparation costs. Operational costs are obtained from interviews with the parties concerned. Maintenance is obtained from looking at the age of the component lines and is calculated based on the Sukoharho Regency AHSP. The results of the LCC calculation 25 years in 2022 for the Sahid Univet Mosque showed a total cost of Rp. 8.786.694.099 that: initial cost worth Rp. 5.285.031.300 (60.15%); operational costs worth Rp.1.439.754.354 (16.39%); maintenance costs worth Rp. 1.523.813.081 (17.34%); and replacement costs amounting to Rp. 538.095.364 (6.12%).
ANALISIS RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) MENGGUNAKAN METODE AHSP DI KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2024 Annisa Azhar Firdausi; Kurniawan, Arif; Himawan, Faiz Rifqi; Mulyarahman, Febryka Jati
Inisiasi Volume 14, Edisi 1, Juni 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59344/inisiasi.vi.261

Abstract

The Budget Plan (RAB) is an important stage in a construction project, for this reason a detailed calculation is needed so that it can be used as a guide in implementing construction. A mosque located in Gumarto, Girimarto, Girimarto District, Wonogiri Regency will be built but does not yet have a detailed RAB. The purpose of this study is to analyze the building budge tplan. The method used to calculate is the Work Unit Price Analysis (AHSP) method for Wonogiri Regency in 2024 for Cipta Karya, with the work volume is calculated with SketchUp 3D and the RAB calculation is summarized in Ms. Excel. AHSP was obtained from the Dinas Pekerjaan Umum (DPU) of Wonogiri Regency. The result of this analysis in total RAB for mosque construction work in Gumarto, Girimarto, Girimarto District, Wonogiri Regency, Central Java is IDR. 325,374,722.25 which, if added with 11% Value Added Tax (VAT), becomes Rp. 361,165,941.70 and rounded up to Rp. 361,500,000.00.
Penerapan Konsep Rumah Sehat untuk Permukiman Perdesaan di Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal Rida Handiana Devi; Firdausi, Annisa Azhar; Nalarsih, Retno Tri; Wardhani, Putri Pramudya
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v1i1.292

Abstract

ABSTRAK Konsep rumah tidak hanya bentuk fisik namun juga dikembangkan untuk menunjang perkembangan dan pembinaan fisik mental maupun sosial keluarga, mulai dari material yang digunakan dalam pembuatan bangunannya, pengaturan ruangan dan bagian rumah yang meningkatkan level kesehatan, pengelolaan limbah yang dihasilkan, serta ketersediaan lingkup sanitasi. Tim pengabdian masyarakat meninjau penerapan konsep rumah sehat di wilayah perdesaan karena ada aspek yang tidak terkontrol dengan baik dan belum maksimal. Dalam upaya mengoptimalkan penerapan konsep rumah sehat, dilakukan strategi pendekatan kepada TP PKK untuk memperluas wawasan dan memaksimalkan program yang sudah dilaksanakan tiap tahun yaitu survei dan penilaian di setiap desa. Pendekatan juga dilaksanakan melalui evaluasi serta penerapan salah satu syarat rumah sehat yang dijadikan langkah awal di area lingkup RT di RT3/RW 3, Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal. Kata Kunci: rumah sehat, perdesaan, sosial. ABSTRACT The concept of the house is not only a physical form but is also developed to support the development and physical mental and social development of the family, starting from the materials used in the construction of the building, the arrangement of rooms and parts of the house that increase the level of health, the management of the waste generated, and the availability of a sanitation scope. The community service team reviewed the application of the healthy home concept in rural areas because there were aspects that were not well controlled and not maximized. In an effort to optimize the application of the healthy home concept, a strategic approach to the TP PKK was carried out to broaden horizons and maximize the program that has been implemented every year, namely surveys and assessments in each village. The approach is also carried out through evaluation and application of one of the requirements for a healthy house which is used as the first step in the RT scope area in RT3/RW3, Jatirejo Village, Ngampel District, Kendal Regency. Keywords: healty home, rural, social.
Optimalisasi Pemanfaatan Bangunan Gedung Sekolah pada SD Negeri 1 Jatirejo Rida Handiana Devi; Firdausi, Annisa Azhar; Pristyawati, Tantin
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.406

Abstract

Bangunan gedung yang baik adalah bangunan yang sesuai dengan tata cara membangun gedung yang serasi dan selaras dengan lingkungan serta menjamin keandalan bangunan dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Kondisi sekarang ini banyak sekali bangunan yang rusak dikarenakan pemanfaatan dan perawatannya yang kurang optimal, seperti pada bangunan SD Negeri 1 Jatirejo yang terindikasi adanya keretakan pada elemen struktur, pemanfaatan energi listrik dan air yang belum optimal, dan banjir saat musim hujan yang berakibat pada terganggunya kegiatan belajar mengajar. Untuk itu diperlukan sebuah transfer pengetahuan mengenai bagaimana cara memanfaatkan bangunan yang baik agar tercipta kesadaran dalam perilaku merawat dan memelihara bangunan supaya fungsi bangunan tetap baik. Sasaran utama program pengabdian bukan hanya guru tetapi juga murid, sehingga metode sosialisasi yang kreatif dibutuhkan untuk tercaapainya tujuan. Pelaksanaan kegiatan ini dengan beberapa metode yaitu survei pendahuluan, koordinasi mitra, penilaian kondisi bangunan, sosialisasi, dan evaluasi. Hasil dari penilaian kondisi bangunan diketahui bahwa pemanfaatan bangunan gedung dengan nilai baik masih di bawah 50.00% yaitu 48.44%, artinya pemanfaatan bangunan gedung belum optimal. Setelah kegiatan ini dilakukan, keberhasilan dapat diidentifikasi dari perubahan perilaku sosial warga sekolah dengan adanya peningkatan kesadaran  dalam merawat dan memelihara bangunan.
Pengembangan Model Prediksi Kinerja Proyek Menggunakan Earned Value Management Berbasis Data Progres Mingguan Firdausi, Annisa Azhar; Ristanto, Iwan; Burhanudin, Faisal
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 6 No 2 (2025): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v6i2.1257

Abstract

Construction projects are inherently complex due to the involvement of human resources, materials, equipment, costs, and schedules. In Indonesia, project delays and cost overruns remain common issues, often caused by weak monitoring and control mechanisms. Conventional reporting methods, which rely mainly on progress percentages or S-curves, are limited because they do not provide integrated information on cost, time, and performance. This study develops a project performance prediction model using Earned Value Management (EVM) based on weekly progress data, with a case study on the construction of the LPPM & BPMI Building at Veteran Bangun Nusantara University. The research applies an applied case study approach, utilizing project documents and weekly progress reports as the primary data. Indicators such as Planned Value (PV), Earned Value (EV), Schedule Variance (SV), and Schedule Performance Index (SPI) were calculated for weeks 1–13. The analysis shows that while the project was initially ahead of schedule (positive SV and SPI > 1 in weeks 1–5), performance declined significantly after week 6. At week 13, the SV turned negative with an increasing gap between planned and actual progress, while the SPI dropped to 0.44, indicating serious schedule inefficiency. Forecasting results using EVM predict that the project, initially planned for completion in 25 weeks, will require 41 weeks, resulting in a delay of approximately 16 weeks.
Risk Management Analysis of Construction Projects on Time Performance Al Matin, Muhammad Ma'ruf; Firdausi, Annisa Azhar; Safarizki, Hendramawat Aski
International Journal of Sustainable Building, Infrastructure and Environment (IJOSBIE) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Science and Technology Research Centre, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijosbie.v3i2.13460

Abstract

Project risk is an uncertain situation in a project so that it can lead to consequences that can hinder the achievement of the main project objectives. Risks to the project need to be identified and analyzed in order for the project to run well. The Hidayatul Qur'an Lissa'adah Islamic Boarding School construction project is a self-managed construction project that experienced delays in its implementation time based on the results of observations and preliminary interviews with the development committee. With risk management aims to identify and reduce the risks that occur in the implementation of the Hidayatul Qur'an Lissa'adah Islamic Boarding School construction project so that the project can be completed immediately. Project delays cannot be separated from the existence of several risks that cannot be avoided, but can be minimized by risk management. In this study, identification with the Cochran q-test was carried out on the risks to determine the risks that greatly affect delays in the project, then carried out an analysis of the risks that occurred with the saverity index and then carried out appropriate mitigation actions against these risks, so that the project could be completed immediately. Based on tests and calculations using the Cochran q-test and saverity index. The results obtained through this study are that there are 4 dominant risks in the medium and high categories, namely the risk of incorrect or incomplete design (11.39%), the risk of cash flow congestion (11.39%), the risk of problematic service providers (20.25 %) and the risk of the covid pandemic outbreak (31.64%).