Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Risk Management Analysis of Construction Projects on Time Performance Al Matin, Muhammad Ma'ruf; Firdausi, Annisa Azhar; Safarizki, Hendramawat Aski
International Journal of Sustainable Building, Infrastructure and Environment (IJOSBIE) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Science and Technology Research Centre, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijosbie.v3i2.13460

Abstract

Project risk is an uncertain situation in a project so that it can lead to consequences that can hinder the achievement of the main project objectives. Risks to the project need to be identified and analyzed in order for the project to run well. The Hidayatul Qur'an Lissa'adah Islamic Boarding School construction project is a self-managed construction project that experienced delays in its implementation time based on the results of observations and preliminary interviews with the development committee. With risk management aims to identify and reduce the risks that occur in the implementation of the Hidayatul Qur'an Lissa'adah Islamic Boarding School construction project so that the project can be completed immediately. Project delays cannot be separated from the existence of several risks that cannot be avoided, but can be minimized by risk management. In this study, identification with the Cochran q-test was carried out on the risks to determine the risks that greatly affect delays in the project, then carried out an analysis of the risks that occurred with the saverity index and then carried out appropriate mitigation actions against these risks, so that the project could be completed immediately. Based on tests and calculations using the Cochran q-test and saverity index. The results obtained through this study are that there are 4 dominant risks in the medium and high categories, namely the risk of incorrect or incomplete design (11.39%), the risk of cash flow congestion (11.39%), the risk of problematic service providers (20.25 %) and the risk of the covid pandemic outbreak (31.64%).
PKM Aplikasi Adaptif RAB Jalan Hijau Menuju Desa Mandiri Berkelanjutan Di Desa Purwosari Kecamatan Wonogiri Djatmiko Hidajat; Iwan Ristanto; Annisa Azhar Firdausi
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5887

Abstract

Urgensi Sustainable Development Goals (SDGs) desa merupakan komitmen global dan nasional dalam upaya tindakan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mengatasi tantangan yang dihadapi, melalui pengembangan infrastruktur keberlanjutan yang mengarah pada infrastruktur hijau / Green Infrastructure. Peningkatan kapasitas masyarakat dalam melakukan pengelolaan kegiatan pembangunan desa sangat penting. PKM Aplikasi Model Jalan Hijau Pedesaan, ini dilaksanakan dengan metode partisipatif rural appraisal (PRA) di Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, dengan hasil sebagai berikut; 1). Aspek Produksi; Pembuatan/pembangunan jalan hijau sepanjang 50m dengan mutu K175kg/cm2 memperhatikan perkolasi konstruksi dan infiltrasi air hujan, 2). Aspek Manajemen; Pelatihan aplikasi berbasis android Rencana Anggaran Biaya (RAB) jalan desa berkelanjutan (sustainable rural roads), 3). Aspek Lingkungan; Pendampingan menyusun guidance draft Peraturan Desa (Perdes) Rencana Tata Ruang Hijau (RTH) Permukiman Berkelanjutan.
Optimalisasi Desain Pondasi Gedung Eco-Building LPPM-BPMI Univet Bantara Sukoharjo melalui Investigasi Tanah Iwan Ristanto; Sodikin; Hendramawat Aski Safarizki; Annisa Azhar Firdausi; Satria Agung Wibawa; Faisal Burhanudin; Binan Restu Ajie
Momentum Jurnal Inovasi dan Rekayasa Teknik Sipil (MJIRTS) Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjirts.v1.i2.5

Abstract

Pembangunan infrastruktur berkelanjutan memerlukan perencanaan pondasi yang adaptif, efisien, dan mendukung konsep eco-building. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan desain pondasi Gedung Terpadu LPPM-BPMI Univet Bantara Sukoharjo melalui investigasi tanah yang detail. Metode yang digunakan adalah Dynamic Cone Penetration Test (DCPT) pada empat titik hingga kedalaman lebih dari 10 meter, dengan evaluasi fokus pada lapisan efektif sekitar tiga meter. Hasil pengujian menunjukkan nilai tahanan konus (qc) bervariasi antara 50–55 kg/cm² dengan rata-rata tegangan ijin tanah (qₐ) konservatif sebesar 1700 kN/m². Analisis struktur menggunakan data joint reaction membuktikan bahwa pondasi tapak dengan dimensi minimum 1,4 × 1,4 meter masih layak, namun simulasi merekomendasikan alternatif ukuran 1,8 × 1,8 meter (Fs=5) hingga 2,0 × 2,0 meter (Fs=6) untuk peningkatan stabilitas dan efisiensi. Hasil ini menegaskan pentingnya integrasi data geoteknik dengan perhitungan struktural untuk mendukung bangunan hemat energi dan ramah lingkungan. Disarankan agar investigasi tanah yang lebih detail diterapkan pada proyek serupa agar desain pondasi semakin adaptif terhadap kondisi lokal, sejalan dengan standar SNI 8460:2017 dan kebijakan bangunan hijau.
Life Cycle Cost Gedung LPPM Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Yosse Rizal; Annisa Azhar Firdausi; Hendramawat Aski Safarizki; Agung Wibawa
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 1 (2025): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i1.13994

Abstract

Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) dibangun pada tahun 2018 dan diresmikan pada tahun 2020. Untuk memastikan pengelolaan biaya yang efisien selama umur layan bangunan, perhitungan Life Cycle Cost (LCC) diperlukan. LCC adalah pendekatan yang mempertimbangkan seluruh biaya dari perencanaan, konstruksi, operasional, pemeliharaan, hingga pembongkaran bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis LCC pada gedung LPPM selama 50 tahun, dengan fokus pada biaya awal, biaya operasional, biaya pemeliharaan, dan biaya penggantian komponen. Metode yang digunakan adalah perhitungan LCC dengan simulasi biaya berdasarkan data aktual dan tingkat inflasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total LCC gedung LPPM selama 50 tahun mencapai Rp. 16.900.342.884, dengan komponen biaya pemeliharaan dan penggantian mencapai 56,67%. Pembahasan menunjukkan bahwa pemeliharaan rutin dan penggantian komponen gedung merupakan bagian terbesar dari biaya LCC. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar pengelola bangunan memprioritaskan perencanaan pemeliharaan yang efisien untuk mengurangi biaya jangka panjang.
Modifikasi Alat Uji Permeabilitas Falling Head untuk Evaluasi Permeabilitas Tanah Dasar pada Pembangunan Jalan Desa Rigid Annisa Azhar Firdausi; Iwan Ristanto; Tantin Pristyawati; Retno Tri Nalarsih; Rida Handiana Devi
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.18160

Abstract

Permeabilitas tanah merupakan parameter penting yang memengaruhi kinerja dan umur layanan perkerasan kaku (rigid pavement), terutama pada pembangunan jalan desa. Konstruksi jalan rigid berpotensi mengubah struktur pori tanah akibat proses pemadatan sehingga memengaruhi kemampuan tanah dalam meloloskan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai koefisien permeabilitas tanah menggunakan alat uji modifikasi berbasis prinsip falling head serta mengevaluasi penerapannya pada lokasi pembangunan jalan desa rigid di Desa Purwosari, Kabupaten Wonogiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen lapangan dengan lima titik pengujian pada kedalaman ±30 cm dari permukaan tanah dasar. Pengukuran dilakukan dengan mencatat penurunan muka air pada tabung ukur (standpipe) terhadap waktu, kemudian nilai koefisien permeabilitas dihitung menggunakan persamaan falling head yang telah disesuaikan dengan konfigurasi alat modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai permeabilitas tanah berkisar antara 1,094×10⁻⁵ hingga 5,717×10⁻⁵ cm/s dengan nilai rata-rata 2,074×10⁻⁵ cm/s. Nilai tersebut termasuk kategori permeabilitas sangat rendah yang menunjukkan kemampuan infiltrasi tanah yang terbatas. Kondisi ini menguntungkan dalam mengurangi risiko erosi internal, namun memerlukan sistem drainase yang memadai untuk mencegah genangan air. Selain menghasilkan data yang konsisten, alat uji modifikasi terbukti praktis digunakan di lapangan dan berpotensi menjadi teknologi tepat guna untuk evaluasi tanah dasar pada proyek infrastruktur pedesaan. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan validasi terhadap metode laboratorium standar dan mengembangkan sistem pencatatan data berbasis sensor digital guna meningkatkan akurasi pengukuran.