Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Store Atmosphere dalam Menciptakan Emosi yang Positif : Kasus Konsumen Café Cokelat Klasik di Kota Malang Intan, Dian Retno; Herlis, Yessy Olivia; Ginting, Litna Nurjannah
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v7i1.14686

Abstract

Pesatnya pertumbuhan industri yang sejalan dengan peningkatan persaingan dalam industri membuat pengusaha harus mengetahui jenis proses pemecahan masalah yang digunakan konsumennya untuk membuat keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh store atmosphere dalam menciptakan emosi konsumen. Lokasi penelitian adalah Café Cokelat yang terdapat di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan kepada 170 pengunjung cafe dengan metode consumer intercept surveys. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil dari penelitian menujukkan bahwa store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap emosi. Artinya semakin tinggi dan bagus rancangan store atmosphere maka akan memperbaiki emosi yang dirasakan konsumen. Indikator dalam store atmosphere yang sangat dipertimbangkan oleh konsumen adalah layout café. Pemilik atau pengelola café sangat perlu mempelajari dan mempertimbangkan kemudahan, keteraturan dan aksesibilitas konsumen dalam penataan interior dan penempatan bagian-bagian café agar menciptakan store yang positif sehingga menimbulkan emosi positif bagi konsumen.
Strategi Pengembangan Usaha Tani Kakao Rakyat Di Provinsi Aceh Iskandar, Elvira; Amanah, Siti; Hubeis, Aida Vitayala S; Sadono, Dwi; Mujiburrahmad, Mujiburrahmad; Ginting, Litna Nurjannah
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 6, No 2 (2022): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v6i2.11475

Abstract

Kakao merupakan komoditi unggulan yang menempati urutan keempat produksi perkebunan Aceh. Rendahnya kualitas produksi dan pengolahan produk masih menjadi kendala utama dalam pengelolaan kakao. Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan usaha tani kakao menuju keberlanjutan. Penelitian dilakukan di Kabupaten Aceh Tenggara dan Pidie Jaya sebagai wilayah sentra produksi utama kakao. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada 352 responden petani. Kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dianalisis menggunakan SWOT untuk menentukan strategi pengembangan usaha tani kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor bobot faktor internal berjumlah 2.98 dan skor bobot faktor eksternal berjumlah 3.70 sehingga usaha tani kakao Aceh berada pada kondisi grow and build. Kekuatan utama usaha tani kakao adalah jumlah produksi yang tinggi, kelemahan utama adalah keterbatasan lahan, peluang utama adalah perkembangan teknologi dan ancaman utama adalah harga kakao yang berfluktuasi. Strategi utama pengembangan usaha tani kakao rakyat adalah pengembangan mutu dan nilai tambah produk, implementasi sertifikasi kakao dan pengembangan kemitraan.
Pemenuhan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pembuatan Vertical Garden Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Lubis, Wildani; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br; Purba, Khairul Fahmi; Ginting, Litna Nurjannah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.6044

Abstract

Semakin meningkatnya populasi penduduk dan adanya dorongan untuk hidup sehat tidak sejalan dengan ketersediaan lahan pertanian. Kecenderungan konversi lahan pertanian menyebabkan terjadinya kesulitan penurunan dalam produksi komoditas pertanian. Selain itu, terdapat juga kekhawatiran dalam penggunaan teknik budidaya secara konvensional berupa pengaplikasian pupuk dan pestisida kimia. Alasan-alasan inilah yang menjadi awal dari munculnya konsep prosumer. Prosumer adalah konsep ketika orang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanan mereka sendiri dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. munculnya konsep prosumer membantu daerah perkotaan di banyak negara untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian dan menjaga keberlanjutannya. Perumahan di Kota Medan merupakan daerah padat penduduk yang setiap rumah jarang sekali memiliki pekarangan luas. Pekarangan biasanya hanya terbatas atau cukup dan dibuat hanya untuk keperluan memarkirkan kendaraan saja. Pekarangan yang sempit ini dapat dibuat menjadi multifungsi sebagai tempat bercocok tanam dengan menggunakan vertical garden. Budidaya tanaman sendiri ini dalam rangka untuk pemenuhan kebutuhan asupan sayuran keluarga untuk mencapai ketahanan pangan keluarga dengan menyediakan sendiri. Adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan asupan sayuran mitra saja, diharapkan juga mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga dan lebih luasnya lagi mitra dapat mengembangkannya sampai tercapai ketahanan pangan keluarga.
Livelihood Assets and Households Vulnerability toward Food Commodity Price: An Evidence from Post-Disaster Community in Banda Aceh Zikri, Irfan; Hasibuan, Indiriyani; Sofyan, Sofyan; Ginting, Litna Nurjannah; Takahashi, Makoto; Hamid, Ahmad Humam
Agro Ekonomi Vol 35, No 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Department of Agricultural Socio-Economics Faculty of Agriculture Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ae.91737

Abstract

The recovery process following the 2004 mega-disaster and the Covid-19 pandemic have significant implications for the dynamics of change and community resilience in Banda Aceh. A resilient community is characterized by the ability to adapt to various threat risks, including volatile market conditions. Therefore, this study aimed to investigate livelihood assets in Banda Aceh and the influence on households vulnerability to fluctuation in the market price of food commodity. To achieve this objective, the study used a questionnaire survey method with 560 household heads as the unit of analysis spread across 28 villages in Banda Aceh. Furthermore, data were analyzed using a descriptive method to calculate livelihood assets and vulnerability index, along with multiple linear regression to analyze the effect of livelihood capital on vulnerability. The results showed that the condition of human and financial capital was still weak compared to social and physical capital. Households also had a high level of vulnerability to fluctuation in food prices. Statistically, human, financial, and social capital had a significant effect on households vulnerability. This study showed the importance of fostering both human and financial capital at the households level to improvequality of life and economic resilience. There were also needs for initiatives to improve social networks as a means of adapting to unexpected events. 
Hubungan Faktor-Faktor Sosial Ekonomi terhadap Orientasi Pasar Petani Padi di Kabupaten Aceh Besar Ginting, Litna Nurjannah; Baihaqi, Akhmad; Iskandar, Elvira
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor sosial ekonomi dengan orientasi pasar petani padi di Kabupaten Aceh Besar. Orientasi pasar petani, yang diukur menggunakan Market Orientation Index (MOI). Faktor sosial ekonomi yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi luas lahan, pengalaman bertani, pendidikan, harga, jumlah anggota keluarga, akses informasi pasar, kredit, dan sifat usahatani. Data primer dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis korelasi Pearson digunakan untuk melihat hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga (r = 0,483, p < 0,0001) dan akses informasi pasar (r = 0,498, p < 0,0001) memiliki hubungan yang signifikan dan positif terhadap orientasi pasar petani. Variabel lain seperti luas lahan, pendidikan, pengalaman, jumlah anggota keluarga, kredit, penyuluhan, dan sifat usahatani memiliki hubungan yang lemah dan tidak signifikan terhadap orientasi pasar. Hubungan yang signifikan antara harga dan informasi pasar menekankan pentingnya akses pasar dan informasi yang memadai dalam meningkatkan orientasi pasar petani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan akses informasi pasar dan pengaturan harga yang lebih stabil dapat mendorong petani padi di Kabupaten Aceh Besar untuk lebih berorientasi pasar.  
DAMPAK KEBIJAKAN UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI ACEH Novi Oktaviana; Safrida Safrida; Litna Nurjannah Ginting
Jurnal Agrisep Vol 23, No 1 (2022): Volume 23 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v23i1.26192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, industri dan jasa di Provinsi Aceh. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil estimasi dengan data panel terpilih model pendekatan random effect (Random Effect). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah minimum berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, sedangkan produk domestik regional bruto dan investasi berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian.
Pemenuhan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pembuatan Vertical Garden Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Lubis, Wildani; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br; Purba, Khairul Fahmi; Ginting, Litna Nurjannah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.6044

Abstract

Semakin meningkatnya populasi penduduk dan adanya dorongan untuk hidup sehat tidak sejalan dengan ketersediaan lahan pertanian. Kecenderungan konversi lahan pertanian menyebabkan terjadinya kesulitan penurunan dalam produksi komoditas pertanian. Selain itu, terdapat juga kekhawatiran dalam penggunaan teknik budidaya secara konvensional berupa pengaplikasian pupuk dan pestisida kimia. Alasan-alasan inilah yang menjadi awal dari munculnya konsep prosumer. Prosumer adalah konsep ketika orang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanan mereka sendiri dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. munculnya konsep prosumer membantu daerah perkotaan di banyak negara untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian dan menjaga keberlanjutannya. Perumahan di Kota Medan merupakan daerah padat penduduk yang setiap rumah jarang sekali memiliki pekarangan luas. Pekarangan biasanya hanya terbatas atau cukup dan dibuat hanya untuk keperluan memarkirkan kendaraan saja. Pekarangan yang sempit ini dapat dibuat menjadi multifungsi sebagai tempat bercocok tanam dengan menggunakan vertical garden. Budidaya tanaman sendiri ini dalam rangka untuk pemenuhan kebutuhan asupan sayuran keluarga untuk mencapai ketahanan pangan keluarga dengan menyediakan sendiri. Adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan asupan sayuran mitra saja, diharapkan juga mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga dan lebih luasnya lagi mitra dapat mengembangkannya sampai tercapai ketahanan pangan keluarga.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KUALITAS PRODUK DAN ATMOSFIR TOKO TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN Intan, Dian Retno; Ginting, Litna Nurjannah; Purba, Khairul Fahmi; Pirngadi, Rahmad Suryanto
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 20 No. 1 (2024): JBK-Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Badung Bali: Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jbk.v20i1.7-15

Abstract

Pesatnya perkembangan bisnis ini tentunya menjadi peluang bagus bagi para calon pengusaha. Namun di sisi lain memberikan tekanan pada perusahaan bagaimana agar produk yang dijual mampu menarik perhatian konsumen dan pembeli. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kualitas layanan, kualitas produk dan atmosfir toko terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan kafe X di Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Cafe X yang berkunjung ke cafe saat penelitian ini dilakukan (Pengumpulan data dilakukan dengan yaitu teknik consumer intercept surveys dan dianalisis menggunakan SEM-PL. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator kesigapan karyawan dalam memberikan pelayanan pada konsumen. Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator tampilan makanan dan minuman yang disajikan. Atmosfir toko  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator wangi dan aroma cafe. Kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator pengalaman pelayanan, dan sikap yang menunjukkan loyalitas adalah rekomendasi atau positife word of mouth.
PENGARUH STORE ATMOSPHERE TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN Intan, Dian Retno; Syafrilia Gurning, Riris Nadia; Ginting, Litna Nurjannah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i1.1340

Abstract

Persaingan dalam bidang industri makanan dan minuman semakin meningkat seiring perkembangan kebutuhan dan pola hidup masyarakat. Salah satu bidang industri makanan dan minuman yang sedang berkembang adalah cafe. Penyebabnya karena perubahan tren gaya hidup masyarakat Indonesia yang coffee culture. Banyak cafe dengan pengelolaan tidak efisien dan tanpa strategi unik ke luar dari industri ini, sehingga pemasar mulai berfokus pada strategi penciptaan dan pengembangan hubungan dengan konsumen dan menumbuhkan kepuasan serta loyalitas. Konsep baru menggabungkan hiburan, musik latar, dan menyediakan tempat menyenangkan mulai diteliti hubungannya dengan kepuasan dan loyalitas konsumen. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara store atmosphere, kepuasan, dan loyalitas konsumen. Populasi penelitian adalah konsumen usaha cafe X di Medan dan berkunjung ke cafe X. Sampel ditentukan menggunakan non probability sampling yaitu teknik consumer intercept surveys. Responden berjumlah 60 orang. Analisis data kuantitatif berupa skala Likert diolah menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil: terdapat hubungan pengaruh store atmosphere terhadap kepuasan dan loyalitas dengan arah yang positif dan signifikan.
Pemodelan dinamika sistem ketersediaan ubi kayu di kabupaten Aceh Besar: System dynamics modeling of cassava supply in Aceh Besar regency Hakim, Lukman; Ginting, Litna Nurjannah; Milla, Amalia Nur
AGROMIX Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v14i1.3155

Abstract

𝘐𝘯𝘵𝘳𝘰𝘥𝘶𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯: 𝘊𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 (𝘔𝘢𝘯𝘪𝘩𝘰𝘵 𝘦𝘴𝘤𝘶𝘭𝘦𝘯𝘵𝘢 𝘤𝘳𝘢𝘯𝘵𝘻) 𝘪𝘴 𝘢 𝘧𝘰𝘰𝘥 𝘤𝘳𝘰𝘱 𝘤𝘰𝘮𝘮𝘰𝘥𝘪𝘵𝘺 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘴 𝘢 𝘭𝘢𝘳𝘨𝘦 𝘱𝘰𝘵𝘦𝘯𝘵𝘪𝘢𝘭 𝘵𝘰 𝘣𝘦 𝘥𝘦𝘷𝘦𝘭𝘰𝘱𝘦𝘥 𝘢𝘴 𝘧𝘰𝘰𝘥 𝘢𝘯𝘥 𝘳𝘢𝘸 𝘮𝘢𝘵𝘦𝘳𝘪𝘢𝘭 𝘧𝘰𝘳 𝘢𝘨𝘳𝘰𝘪𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺 𝘪𝘯 𝘈𝘤𝘦𝘩 𝘉𝘦𝘴𝘢𝘳 𝘙𝘦𝘨𝘦𝘯𝘤𝘺. 𝘛𝘩𝘪𝘴 𝘴𝘵𝘶𝘥𝘺 𝘢𝘪𝘮𝘴 𝘵𝘰 𝘤𝘳𝘦𝘢𝘵𝘦 𝘢 𝘴𝘺𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘥𝘺𝘯𝘢𝘮𝘪𝘤𝘴 𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭 𝘰𝘧 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 𝘴𝘶𝘱𝘱𝘭𝘺 𝘢𝘴 𝘳𝘢𝘸 𝘮𝘢𝘵𝘦𝘳𝘪𝘢𝘭 𝘧𝘰𝘳 𝘢𝘨𝘳𝘰𝘪𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺 𝘢𝘯𝘥 𝘧𝘶𝘵𝘶𝘳𝘦 𝘧𝘰𝘰𝘥 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘶𝘮𝘱𝘵𝘪𝘰𝘯. 𝘔𝘦𝘵𝘩𝘰𝘥𝘴: 𝘛𝘩𝘪𝘴 𝘴𝘵𝘶𝘥𝘺 𝘶𝘴𝘦𝘴 𝘴𝘺𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘥𝘺𝘯𝘢𝘮𝘪𝘤𝘴 𝘮𝘦𝘵𝘩𝘰𝘥𝘰𝘭𝘰𝘨𝘺 𝘸𝘩𝘪𝘤𝘩 𝘪𝘴 𝘢 𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘱𝘱𝘳𝘰𝘢𝘤𝘩 𝘣𝘢𝘴𝘦𝘥 𝘰𝘯 𝘴𝘺𝘴𝘵𝘦𝘮𝘪𝘤 𝘵𝘩𝘪𝘯𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘯𝘥 𝘶𝘴𝘦𝘴 𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘴𝘱𝘦𝘤𝘵𝘪𝘷𝘦 𝘣𝘢𝘴𝘦𝘥 𝘰𝘯 𝘪𝘯𝘧𝘰𝘳𝘮𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘧𝘦𝘦𝘥𝘣𝘢𝘤𝘬 𝘢𝘯𝘥 𝘥𝘦𝘭𝘢𝘺𝘴, 𝘵𝘰 𝘶𝘯𝘥𝘦𝘳𝘴𝘵𝘢𝘯𝘥 𝘵𝘩𝘦 𝘥𝘺𝘯𝘢𝘮𝘪𝘤𝘴 𝘰𝘧 𝘤𝘰𝘮𝘱𝘭𝘦𝘹 𝘣𝘦𝘩𝘢𝘷𝘪𝘰𝘳 𝘧𝘳𝘰𝘮 𝘱𝘩𝘺𝘴𝘪𝘤𝘢𝘭 𝘴𝘺𝘴𝘵𝘦𝘮, 𝘣𝘪𝘰𝘭𝘰𝘨𝘪𝘤𝘢𝘭 𝘴𝘺𝘴𝘵𝘦𝘮, 𝘢𝘯𝘥 𝘴𝘰𝘤𝘪𝘢𝘭 𝘴𝘺𝘴𝘵𝘦𝘮, 𝘸𝘩𝘪𝘤𝘩 𝘰𝘤𝘤𝘶𝘳 𝘪𝘯 𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘩𝘦 𝘥𝘺𝘯𝘢𝘮𝘪𝘤𝘴 𝘰𝘧 𝘵𝘩𝘦 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 𝘢𝘷𝘢𝘪𝘭𝘢𝘣𝘪𝘭𝘪𝘵𝘺 𝘴𝘺𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘪𝘯 𝘈𝘤𝘦𝘩 𝘉𝘦𝘴𝘢𝘳 𝘙𝘦𝘨𝘦𝘯𝘤𝘺. 𝘙𝘦𝘴𝘶𝘭𝘵𝘴: 𝘛𝘩𝘪𝘴 𝘴𝘵𝘶𝘥𝘺 𝘳𝘦𝘴𝘶𝘭𝘵𝘴 𝘪𝘯 4 (𝘧𝘰𝘶𝘳) 𝘴𝘶𝘣-𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭𝘴, 𝘯𝘢𝘮𝘦𝘭𝘺 𝘵𝘩𝘦 𝘴𝘶𝘣-𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭 𝘰𝘧 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 𝘴𝘶𝘱𝘱𝘭𝘺 𝘤𝘢𝘱𝘢𝘤𝘪𝘵𝘺, 𝘵𝘩𝘦 𝘴𝘶𝘣-𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭 𝘰𝘧 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 𝘱𝘳𝘰𝘥𝘶𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯, 𝘵𝘩𝘦 𝘴𝘶𝘣-𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭 𝘰𝘧 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘶𝘮𝘱𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘥𝘦𝘮𝘢𝘯𝘥 𝘪𝘯 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 𝘮𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵, 𝘢𝘯𝘥 𝘵𝘩𝘦 𝘴𝘶𝘣-𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭 𝘰𝘧 𝘢𝘨𝘳𝘰𝘪𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺 𝘴𝘶𝘱𝘱𝘭𝘺 𝘤𝘢𝘱𝘢𝘤𝘪𝘵𝘺 𝘮𝘢𝘯𝘢𝘨𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵. 𝘛𝘩𝘦 𝘮𝘰𝘥𝘦𝘭 𝘥𝘦𝘴𝘪𝘨𝘯 𝘴𝘩𝘰𝘸𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 𝘱𝘳𝘰𝘥𝘶𝘤𝘵𝘪𝘷𝘪𝘵𝘺, 𝘧𝘦𝘳𝘵𝘪𝘭𝘪𝘻𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘤𝘰𝘴𝘵, 𝘢𝘯𝘥 𝘮𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵 𝘢𝘣𝘴𝘰𝘳𝘱𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘰𝘧 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢, 𝘢𝘳𝘦 𝘷𝘢𝘳𝘪𝘢𝘣𝘭𝘦𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘷𝘦 𝘢 𝘷𝘦𝘳𝘺 𝘴𝘵𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘧𝘭𝘶𝘦𝘯𝘤𝘦 𝘢𝘯𝘥 𝘣𝘦𝘤𝘰𝘮𝘦 𝘭𝘦𝘷𝘦𝘳𝘢𝘨𝘦 𝘱𝘰𝘪𝘯𝘵𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘮𝘶𝘴𝘵 𝘣𝘦 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘳𝘷𝘦𝘯𝘦𝘥 𝘵𝘰 𝘰𝘣𝘵𝘢𝘪𝘯 𝘪𝘮𝘱𝘳𝘰𝘷𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵. 𝘊𝘰𝘯𝘤𝘭𝘶𝘴𝘪𝘰𝘯: 𝘛𝘩𝘪𝘴 𝘤𝘰𝘯𝘥𝘪𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘢𝘧𝘧𝘦𝘤𝘵𝘴 𝘵𝘩𝘦 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘯𝘴𝘪𝘵𝘺 𝘰𝘧 𝘧𝘢𝘳𝘮𝘦𝘳𝘴 𝘪𝘯 𝘮𝘢𝘯𝘢𝘨𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘩𝘦𝘪𝘳 𝘧𝘢𝘳𝘮𝘴 𝘢𝘯𝘥 𝘳𝘦𝘴𝘶𝘭𝘵𝘴 𝘪𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘧𝘰𝘳𝘮𝘢𝘯𝘤𝘦; 𝘱𝘳𝘰𝘥𝘶𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯, 𝘴𝘶𝘱𝘱𝘭𝘺, 𝘴𝘢𝘭𝘦𝘴 𝘰𝘧 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢, 𝘮𝘢𝘪𝘯𝘵𝘦𝘯𝘢𝘯𝘤𝘦 𝘤𝘰𝘴𝘵𝘴 (𝘶𝘴𝘦 𝘰𝘧 𝘧𝘦𝘳𝘵𝘪𝘭𝘪𝘻𝘦𝘳𝘴), 𝘭𝘪𝘲𝘶𝘪𝘥𝘪𝘵𝘺 𝘰𝘧 𝘧𝘢𝘳𝘮𝘦𝘳𝘴' 𝘤𝘢𝘴𝘩 𝘤𝘢𝘱𝘪𝘵𝘢𝘭, 𝘤𝘢𝘴𝘴𝘢𝘷𝘢 𝘱𝘳𝘰𝘥𝘶𝘤𝘵𝘪𝘷𝘪𝘵𝘺, 𝘢𝘯𝘥 𝘭𝘪𝘯𝘬𝘢𝘨𝘦𝘴 𝘣𝘦𝘵𝘸𝘦𝘦𝘯 𝘧𝘢𝘳𝘮𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘯𝘥 𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 𝘣𝘶𝘴𝘪𝘯𝘦𝘴𝘴𝘦𝘴 (𝘭𝘪𝘷𝘦𝘴𝘵𝘰𝘤𝘬 𝘢𝘯𝘥 𝘢𝘨𝘳𝘰𝘪𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺), 𝘸𝘩𝘪𝘤𝘩 𝘪𝘯 𝘵𝘶𝘳𝘯 𝘩𝘢𝘴 𝘪𝘮𝘱𝘭𝘪𝘤𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯𝘴 𝘧𝘰𝘳 𝘷𝘢𝘭𝘶𝘦 𝘢𝘥𝘥𝘦𝘥, 𝘱𝘳𝘰𝘧𝘪𝘵𝘢𝘣𝘪𝘭𝘪𝘵𝘺, 𝘢𝘯𝘥 𝘧𝘢𝘳𝘮𝘦𝘳𝘴' 𝘱𝘳𝘰𝘧𝘪𝘵.