Edy Wiyono
Prodi Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 57126, Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN IPA YANG BERBASIS KOMPUTER (ICT) BAGI GURU IPA SMP DI KARANGANYAR Sunarno, Widha; Wiyono, Edy; Raharjo, Trustho
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Kemajuan di bidang teknologi informasi memberikan dampak pada pembelajaran sains di sekolah. Guru sains dituntut mampu melakukan pembelajaran yang berbasis ICT. Bagi guru sains khususnya fisika perlu ditingkatkan kompetentensinya dalam pembelajaran fisika yang berbasis ICT.Pada kenyataannya para guru IPA belum semuanya memiliki kompetensi dalam kegiatan pembelajaran yang berbasis ICT, maka diperlukan pelatihan secara kontinyu.Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah: 1. Meningkatkan profesionalisme guru sains untukmengembangkan pembelajaran yang inovatif berbasis computer (ICT). 2. Meningkatkan kemampuan guru IPA SMP menyusun dan membuat media pembelajaran yang inovatif dan berbasis computer (ICT). 4. Meningkatkan ketrampilan guru sains SMP dalam implementasi media pembelajaran yang inovatif dan berbasis komputer (ICT) di kelas. Pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan beberapa langkah: 1. Penyiapan Materi, 2. Penyajian Materi, 3. Pelatihan dan Praktek 4. Praktek peerteaching, 5. Implementasi di Kelas, 6. Observasi, Supervisi, dan Evaluasi pembelajaran di kelas. Kegiatan pelatihan dilakukan pada setiap hari Sabtu, dalam kegiatan MGMP bagi Guru-guru IPA di Karanganyar.Peer teaching dilakukan di ruangan dalam tempat yang sama dengan pelatihan. Hasil pelatihan diimplementasikan di sekolah sesuai dengan jadwal mengajarnya.Evaluasi dan praktek pembelajaran dimplementasikan di sekolah masing-masing.Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa: 1. Artikel yang dimuat di Prosiding Seminar Nasional Magister Pendidikan Sains (S2) di FKIP UNS, yang dilaksanakan pada hari Kamis 19 November 2015. 2. Artikel yang dimuat di Jurnal Ilmiah ber ISSN: SAINMAT. 3. Modul Pedoman Pembuatan dan Penyusunan Media Pembelajaran Sains menggunakan software Ms. Powerpoint Interaktif, Flipbook Kvisoft, Lectora.  5. Software Media Pembelajaran berbasis komputer. Pengabdian masyarakat ini memberikan kesimpulan bahwa pelatihan dan peningkatan kemampuan di bidang pembelajaran sais sangat dibutukan oleh para guru IPA. Dari 34 guru yang mengikuti pelatihan, hampir 90 % kompetensinya meningkat secara signifikan.Kegiatan pelatihan sebaiknya dilakukan secara kontinyu dan tidak mengganggu tugas rutin guru sehari-hari.
PENGEMBANGAN MODEL PRAKTIKUM FISIKA BERBASIS ANALISIS KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN Fauzi, Ahmad; Wiyono, Edy; Budiawanti, Sri
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.821 KB)

Abstract

Di dalam setiap kegiatan laboratorium, dilakukan pengukuran dan analisis data untuk membuat suatu kesimpulan. Oleh karena itu analisis ketidakpastian pengukuran menjadi sangat penting. Praktikum merupakan salah satu bagian utama dari fisika, namun sayangnya tidak dijabarkan secara jelas sampai tingkat manakah pengetahuan dasar tentang pengukuran harus diajarkan dan langkah-langkah pengolahan data yang harus mahasiswa kuasai. Menurut hasil beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa tentang analisis ketidakpastian pengukuran rendah. Menurut beberapa penelitian, diketahui bahwa minimnya kemampuan mahasiswa dikarenakan banyak mahasiswa meremehkan analisis ketidakpastian. Tujuanpenelitianiniadalahmenghasilkan model praktikum fisika berbasis analisis ketidakpastian pengukuran yang sesuai untuk mahasiswa.Jenispenelitian yang digunakandalampenelitianiniadalahpenelitianpengembangan (R and D) yang meliputitahap (1) studipendahuluandan (2) pengembangan model.Penelitianinidilaksanakan di Pendidikan Fisika Jurusan PMIPA FKIP UNS. Data penelitiandikumpulkanmelaluiobservasi, tes, wawancaradanangket.Data dariobservasi, wawancaradanangketdianalisisdenganteknikdeskriptifkualitatifsedangkanhasiltesdianalisisdengan gain ternormalisasi.Berdasarkan hasil uji coba model praktikum yang dibuat disimpulkan bahwa model praktikum berbasis ketidakpastian yang sesuai untuk mahasiswa adalah model praktikum yang lebih menitikberatkan pemahaman tentang dasar-dasar analisis ketidakpastian pengukuran secara lengkap sebelum mahasiswa melaksanakan kegiatan laboratorium. Pada model ini, mahasiswa harus mengajukan hipotesis sendiri, melakukan percobaan untuk menguji hipotesis selain itu tiap kegiatan praktikum mahasiswa harus mengerjakan soal pre tes dan post tes. Hasilujicoba model praktikum denganprinsip One on One menunjukkanskor gain 0,43 yang tergolongsedang, hasilujicobakelompokkecilmenunjukkanskor gain 0,51. Gain diperolehpadaujicoba yang lebihluasadalah 0,42 yang tergolongsedang. Kata Kunci: Analisis, ketidakpastian, pengukuran
MEMPERSIAPKAN GURU UNTUK MENGAJAR FISIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS EMPAT PILAR PENDIDIKAN DENGAN APLIKASI SPREADSHEET Fauzi, Ahmad; Supurwoko, Supurwoko; Wiyono, Edy
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.368 KB)

Abstract

Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru dipengaruhi oleh pelatihan yang pernah dialami guru. Beberapa aspek yang diharapkan akan muncul dari proses pelatihan adalah atensi, retensi dan reproduksi. Oleh karena itu, langkah yang dilakukan untuk menyiapkan guru agar dapat mengajar fisika dengan model pembelajaran fisika berbasis empat pilar pendidikan dengan aplikasi Spreadsheet adalah dengan mengadakan pelatihan. Pelatihan diselenggarakan untuk menyamakan persepsi dan membekali calon guru model yang dilibatkan dalam penelitian pengembangan model pembelajaran fisika SMA berbasis empat pilar pendidikan dengan aplikasi Spreadsheet. Calon guru model terdiri atas dua mahasiswa Pendidikan Fisika dan tiga orang guru Fisika SMA. Pelatihan meliputi beberapa kegiatan seperti: sosialisasi kurikulum 2013, sosialisasi model pembelajaran fisika berbasis empat pilar pendidikan, dan sosialisasi model pembelajaran fisika berbasis empat pilar pendidikan dengan aplikasi Spreadsheet, pemberian contoh penyusunan perangkat pembelajaran, dan simulasi pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis RPP, LKS, alat evaluasi, kemampuan guru dalam mensimulasi perangkat pembelajaran dan kemampuan guru dalam menggunakan Spreadsheet dalam pembelajaran dapat disimpulkan bahwa pelatihan berhasil menyamakan persepsi tentang model pembelajaran fisika SMA berbasis empat pilar pendidikan dengan aplikasi Spreadsheet. Kata kunci : pelatihan, empat pilar pendidikan, Spreadsheet.
MASALAH INVERS DALAM TOMOGRAFI : INTERPOLASI PADA REKONSRUKSI CITRA DARI BERKAS PARALEL 2 DIMENSI Supurwoko, Supurwoko; Fitriana, Dyah; Wiyono, Edy; Pujayanto, Pujayanto
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.403 KB)

Abstract

Pada rekonstruksi citra tomografi terhjadi perubahan dari fungsi kontinu menjadi diskrit. Hal ini menyebabkan tidak semua data yang dibutuhkan dapat diketahui dengan pasti dan didapatkan dengan cara interpolasi. Karena itu pada penelitian ini diselidiki pengaruh interpolasi terhadap citra hasil rekonstruksi. Tampang lintang obyek uji yang akan diteliti adalah bentuk ?+? dan ?H?, sedangkan interpolasi yang digunakkan adalah rata-rata 2 titik, rata-rata berbobot dan interpolasi splin kubik. Dari hasil pengamatan disimpulkan bahwa jenis interpolasi tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap nilai rata-rata piksel termasuk juga kehomogennannya dan beda sisi obyek dengan lingkungannya.
TAK Distraksi Sebagai Upaya Penurunan Tingkat Halusinasi Pendengaran Pasien Skizofrenia Tak Terinci Anwar, Ahmad Fatih Nuril; Oktaviana, Wita; Wiyono, Edy
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33302

Abstract

     
PERANAN KRITERIA OSEANOGRAFIS DALAM MERUMUSKAN SOLUSI DILEMA INTEGRASI KEBIJAKAN RUANG PESISIR DI WAHA RAYA Asuhadi, Sunarwan; ., Hendrawanto; Deby, Rachmat; Wiyono, Edy
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - This study aims to encourage the use of oceanographic data as a basis for integrating spatial planning in coastal areas so that it becomes a fair synthesis for the RTRW, RZWP-3-K, and various other planning policies. The research data was obtained through literature study, both policy data, and oceanography. Data analysis was carried out descriptively by comparing the suitability of the spatial policy (RTRW Wakatobi Regency) with the condition of oceanographic factors in the Waha Raya coastal area. The results of the study show that oceanographic factors can be one of the criteria that determine the resolution of the Dilemma of the integration of coastal spatial planning policies, which so far tend to be ego-sectoral, including accommodating various space utilization needs, in the form of making technical design development in coastal areas. To minimize problems in spatial planning and management policies that have occurred so far, it is recommended that all spatial policies (RTRW, RZWP-3-K, RIPPDA, etc.) must be integrated, both administratively and functionally, especially coastal space as a slice area, one of which is by utilizing oceanographic data. Keywords : Oceanographic criteria, Dilemma of spatial policy integration, RTRW, RZWP-3-R