Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS XII IPA DI SMA KORPRI BEKASI Meilani, Ajeng; Diana, Hafsah Adha
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2022): RANGE Januari 2022
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v3i2.2008

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan kecerdasan emosional. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 3 siswa dengan kecerdasan emosional rendah, sedang, dan tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan hasil tes, angket, dan wawancara. Hasil analisis dari penelitian ini adalah siswa yang kecerdasan emosionalnya tinggi mampu menyelesaikan masalah dengan benar dan tepat sesuai dengan indikator pemecahan masalah, siswa yang kecerdasan emosionalnya sedang mampu memberikan solusi namun masih terdapat kesalahpahaman pada tahapan awal penyelesaian masalah yaitu pada proses menginterpretasikan informasi sehingga memberikan solusi yang kurang tepat, siswa yang kecerdasan emosionalnya rendah belum mampu menyelesaikan masalah karena ketidakpahaman konsep sehingga hasil yang diberikannya belum mengarah kepada solusi yang tepat.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI PADA MATERI MATRIKS DITINJAU BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA Sanvi, Ashilla Hanun; Diana, Hafsah Adha
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2022): RANGE Januari 2022
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v3i2.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi ditinjau berdasarkan kemampuan awal matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek terdiri dari 34 siswa kelas XI IPS tahun ajaran 2020/ 2021. Instrumen berupa tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan numerasi dan wawancara. Berdasarkan hasil tes awal kemampuan matematika diperoleh siswa dengan kemampuan awal matematika sangat tinggi sebanyak 38.3%, kemampuan awal matematika tinggi sebanyak 26.4%, kemampuan awal matematika sedang sebanyak 8.8%, kemampuan awal matematika rendah sebanyak 11.8%, kemampuan awal matematika sangat rendah sebanyak 14.7%. Dari setiap kemampuan awal matematika tersebut diberikan tes kemampuan numerasi dan wawancara diperoleh hasil, subjek dengan kemampuan sangat tinggi, tinggi, dan sedang yang mampu memenuhi sebagian dari indikator pemecahan masalah dan indikator numerasi sedangkan untuk subjek dengan kemampuan rendah dan sangat rendah sama sekali belum mampu memenuhi kedua indikator tersebut.
MODEL PROJECT BASED LEARNING TERINTEGRASI STEAM TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA BERBASIS SOAL NUMERASI Hafsah Adha Diana; Veni Saputri
Jurnal Numeracy Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v8i2.1609

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa berbasis soal numerasi dan kecerdasan emosional antara siswa yang memperoleh pembelajaran langsung dengan model PjBL-STEAM yang ditinjau dari kemampuan awal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method tipe sequential explanatory. Kelas eksperimen diberi perlakuan berupa model PjBL-STEAM, sedangkan kelas kontrol berupa model pembelajaran langsung. Populasi penelitian ini adalah siswa SMAI Panglima Besar Soedirman Bekasi kelas XI MIPA tahun ajaran 2021/2022. Data penelitian berupa hasil tes kemampuan berpikir kritis berbasis soal numerasi, angket kecerdasan emosional. lembar observasi PjBL-STEAM dan hasil wawancara siswa yang terpilih. Sebelum digunakan, instrumen telah melalui uji validitas isi, validitas konstruk, dan validitas empirik. Analisis data dalam penilitian ini adalah Anava dua jalur untuk peningkatan kemampuan berpikir kritis berbasis soal numerasi, dan uji-t untuk angket kecerdasan emosional. Dan data kualitatif bersifat induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan berpikir kritis berbasis numerasi siswa dengan kemampuan awal matematika tinggi yang mendapat perlakuan model PjBL-STEAM lebih tinggi dibandingkan siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran langsung, (2) Kecerdasan emosional siswa yang mendapat perlakuan model PjBL-STEAM lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran langsun, (3) Penerapan model PjBL-STEAM membuat siswa mampu membangun kecakapan dalam dunia nyata, seperti bekerjasama, mengambil keputusan, inisiatif, komunikasi, pemecahan masalah dan manajemen diri sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa berbasis soal numerasi (4) Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapat perlakuan model PjBL secara keseluruhan lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran langsung.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Hafsah Adha Diana
Idealmathedu: Indonesian Digital Journal of Mathematics and Education Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53717/idealmathedu.v6i2.98

Abstract

This study aimsto analyze the effect of PBL and direct learning model towards improvement of mathematical connection ability, anlysed based on the initial mathematics ability of senior high school students at North Bekasi. This is a quasi experiment research. The treatment of PBL model was applied to the experiment class, while the controling class applied a direct learning model. The population of this study was the students of SMA Negeri 4 Kota Bekasi grade XI IPA academic year 2016/2017 whic was a normal population consisting of homogenous students. The instruments used consisted of mathematical connection ability test, initial mathematical ability test. Prior to the aplication, the instrument has passed the test of content validity, construct validity, and empirical validity. Data analysis was done using two-way Anava test and t-test. Based on the research results, it is found that: (1) improvement of student’s mathematical connection ability given PBL model treatment is higher than those direct instruction models was applied. (2) there is an interaction between the learning model and the initial mathematical ability to improve students' mathematical connection ability. (3) the improvement of mathematical connection ability of students with high mathematics initial ability to whom PBL model was applied is higher compared to students who got direct learning model treatment.
PENERAPAN BRAIN BASED LEARNING (BBL) BERBANTU GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP MATERI BANGUN DATAR Melva Sitorus; Hafsah Adha Diana
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.9.1.2022.29-44

Abstract

The ability of mathematical connections is needed by students, because mathematics is a unit, where mathematics material is related and related to other sciences. The purpose of this study is to improve students' mathematical connection skills through the application of geogebra-assisted brain based learning (BBL) on geometry transformation material. This research method is experimental research. This type of research is qualitative research. The population in this study were all students of SMP 253 Jakarta Class VIII for the academic year 2021/2022. The sample of this study consisted of one class VIII which was selected using random sampling technique. The instruments used in the study were tests, interviews and observations. The analytical technique used in this research is descriptive analysis. Activities in the analysis in this study are data reduction (data reduction), data presentation (data display), and conclusions. The validity of the data used with this research technique there are 3 namely persistence of observation, tringulas, peer checking. Based on the results of the analysis, it can be obtained from the application of Brain Based Learning (BBL) assisted by Geogebra in improving mathematical connection skills in class VIII class VIII SMP Negeri 253 Jakarta.
Analysis of Learning Obstacle on Circle Material at SMPS Nasional Amanah Bangsa Rahma Maliana; Hafsah Adha Diana
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v3i1.29

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis learning obstacle yang dialami oleh siswa SMPS Nasional Amanah Bangsa pada materi lingkaran. Jenis learning obstacle yang diidentifikasi yaitu epistimological obstacle, ontogenic obstacle, dan didactic obstacle. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Sampel penelitian yaitu 3 orang siswa kelas IX yang sudah mempelajari lingkaran dengan kategori kemampuan rendah, sedang, dan tinggi. Sampel penelitian dipilih berdasarkan pengkategorian kemampuan siswa berdasarkan hasil PAS dan rekomendasi guru mata pelajaran. Instrumen penelitian yaitu tes tertulis learning obstacle, wawancara siswa, wawancara guru, analisis bahan ajar, dan analisis RPP. Hasil penelitian diperoleh siswa mengalami epistimological obstacle, ontogenic obstacle, dan didactic obstacle pada materi lingkaran.
DESIGN RESEARCH : PENGEMBANGAN LINTASAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Gavrilla Mei Sela Marande; Hafsah Adha Diana
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 8, No 1 (2022): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.8.1.31-46

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan lintasan belajar pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah Design Research yang dikemukakan oleh Gravemeijer & Cobb, dilaksanakan melalui 3 tahapan, yaitu tahap persiapan penelitian, penelitian di dalam kelas, dan analisis retrospektif. Adapun penelitian dilakukan di SMP Negeri 4 Mori Utara dengan subjek penelitian berjumlah 12 orang siswa dan terdiri dari tiga pertemuan, yaitu 1) pertemuan pertama : Konsep Relasi, Penyajian Relasi dan Konsep Domain, Kodomain dan Range, 2) pertemuan kedua : Konsep Fungsi, Ciri-ciri Fungsi dan Korespondensi Satu-satu dan 3) pertemuan ketiga : Notasi dan Nilai Fungsi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa hipotesis lintasan belajar dan data dikumpulkan melalui observasi, rekaman suara, dan Lembar Aktivitas Siswa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan belajar pada materi Relasi dan Fungsi dengan pendekatan PMR yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Lintasan belajar yang dihasilkan berupa alur kegiatan serta aktivitas yang dilakukan siswa di kelas guna mencapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan sebelumnya. Adapun, penelitian ini dilakukan hanya untuk melihat penerapan hipotesis lintasan belajar materi Relasi dan Fungsi pada pendekatan PMR.
Pembelajaran CORE Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Taruna Terpadu Bogor Indah Silvana Aprilia; Hafsah Adha Diana
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v3i1.2576

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CORE terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Berdasarkan observasi siswa masih mengerjakan soal dengan bentuk soal rutin sehingga kemampuan berpikir kritis siswa masih belum terlihat dengan jelas. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran CORE untuk melihat pengaruh terhadap kemampuan beripikir kritis matematis siswa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan uji Mann Whitney untuk melihat apakah ada pengaruh model pembelajaran CORE terhadap kemampuan berpikir matematis siswa. Populasi penelitian ini merupakan siswa SMP di Bogor dengan siswa kelas VII di SMP Taruna Tepadu dimana populasi tersebut tidak berdistribusi normal dan homogen. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah analisis regresi sederhana dengan menggunakan sampel 2 kelas. Instrumen tes penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi perbandingan senilai dan berbalik nilai. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa tidak terdapat pengaruh model pembelajaran CORE terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.The purpose of this study was to determine the effect of the CORE learning model on students' mathematical critical thinking skills. Based on observations, students are still working on questions in the form of routine questions so that students' critical thinking skills are still not clearly visible. This study uses the CORE learning model to see the effect on students' mathematical critical thinking abilities. The method used in this study is an experimental method using the Mann Whitney test to see whether there is an effect of the CORE learning model on students' mathematical thinking abilities. The population of this study was junior high school students in Bogor with class VII students at Taruna Tepadu Middle School where the population was not normally distributed and homogeneous. The type of research to be carried out is simple regression analysis using 2 class VII samples. The test instrument for this research was a test of students' mathematical critical thinking skills in material comparisons of value and value turning. Based on the results of the study it was found that there was no influence of the CORE learning model on students' mathematical critical thinking abilities.
Study of Ethnomathematics Exploration of Arul Games Lampung Culture Indah Cahyaningati; Hafsah Adha Diana
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v3i1.31

Abstract

The purpose of this research is to explore the mathematical concepts that exist in traditional arul games. This research is an exploratory study with an ethnographic approach. Data collection techniques used are observation, interviews and literature studies. The results showed that in traditional games arul found mathematical concepts including the concept of division, fractions, comparison, the revival of two circles, the determination of the center point of the circle, the unit is not standard, half hollow ball, circle, chance, distance, speed and time. The mathematical elements contained in traditional games can be used as learning materials in the classroom so that it is more contextual and a means in preserving local culture.
Design Research: Development of Learning Trajectories in Realistic Mathematics Education on Relation and Function Materials Gavrilla Mei Sela Marande; Hafsah Adha Diana
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v4i1.50

Abstract

The purpose of this study is to produce a learning trajectory on the material of relations and functions in class VIII. This type of research is Design Research proposed by Gravemeijer & Cobb, carried out through 3 stages, namely the research preparation stage, research in the classroom, and retrospective analysis. The research was conducted at SMP Negeri 4 Mori Utara with the research subjects totaling 12 students and consisting of three meetings, namely 1) the first meeting: Relation Concept, Relationship Presentation and Domain Concept, Codomain and Range, 2) second meeting: Function Concept, Function Characteristics and Correspondence One-on-one and 3) third meeting: Notation and Function Value. The research instruments used are in the form of learning trajectory hypotheses and data collected through observations, sound recordings, and Student Activity Sheets. The results showed that the learning trajectory in the Relation and Function material with a RME approach designed to improve mathematical problem-solving ability can be applied in the learning process. The resulting learning path is in the form of a flow of activities and activities carried out by students in class in order to achieve the learning goals that have been previously set. Meanwhile, this study was conducted only to see the application of the hypothesis of the learning trajectory of the Relation and Function material in the RME approach.